SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Kekacauan dan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 di Kota Surabaya kini menjadi sorotan publik. Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Wilayah Jawa Timur pun bergerak tegas dengan merencanakan aksi damai pada Kamis, 16 Juli 2026.
Langkah ini tertuang dalam surat resmi bernomor 021/PW-KASBI/07.2026 bertanggal 14 Juli 2026 yang disampaikan kepada Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dokumen tersebut menegaskan sikap tak kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran prosedur, manipulasi, dan praktik korupsi yang mencederai layanan pendidikan publik.
KASBI menegaskan pelaksanaan SPMB wajib berjalan murni berdasarkan ketentuan jalur afirmasi, prestasi, dan zonasi.
Tak boleh ada celah bagi pengaturan kuota, pungutan di luar aturan, maupun rekayasa data yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Posisi ini didasari Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi, serta hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024–2025 yang hanya mencatat indeks integritas sektor pendidikan sebesar 69,50—angka yang masih jauh dari standar kepercayaan publik.
“Pendidikan adalah hak konstitusional setiap anak bangsa. Setiap upaya merusak proses SPMB adalah pengkhianatan nyata terhadap keadilan dan masa depan generasi penerus. Kami menuntut kepolisian bertindak tanpa pandang bulu, tutup rapat ruang bagi praktik kotor yang memiskinkan harapan masyarakat,” tegas Pokemon.
Organisasi ini mengingatkan, kelalaian dan toleransi terhadap penyimpangan di sektor pendidikan hanya akan melanggengkan ketidakadilan struktural. Oleh karenanya, pengawalan menyeluruh dan penindakan tegas dari pihak berwenang adalah keharusan yang tak bisa ditawar.
Aksi damai dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, diikuti sekitar 100 peserta dengan tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara santun.
Surat resmi ditandatangani Koordinator/Korlap Aksi KASBI Jatim Syarifudin, dan telah ditembuskan kepada Polda Jawa Timur serta Polrestabes Surabaya. KASBI berjanji tak akan berhenti mengawal hingga tercipta sistem SPMB yang bersih, transparan, akuntabel, dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat" pungkasnya.(Red)
#kasbi #jatim #gelaraksi #kawalketat #tolakpraktikkorupsi






0 comments:
Posting Komentar