This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 20 Juni 2026

Aipda Sigit Dwi Susanto, Opsnal Unit III subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Sebagai Katim Tetap Berdiri Kokoh Di Garis Depan.

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Di tengah riuh rendah kritik, sorotan tajam, dan skeptisisme publik yang kerap menerpa institusi kepolisian, Aipda Sigit Dwi Susanto bergeming. Pria yang lebih akrab disapa “Hellboy” ini tetap berdiri kokoh di garis depan sebagai Katim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

Bagi Hellboy, marwah seorang bhayangkara tidak lahir dari riuh tepuk tangan atau panggung popularitas. Pengabdian sejati adalah sebuah sunyi, diukur dari seberapa lelap masyarakat bisa tertidur, seberapa ditekannya angka kejahatan, dan seberapa kuat rajutan persatuan bangsa mampu dipertahankan.

Di balik setiap keberhasilan pengungkapan kasus, penangkapan pelaku kejahatan, hingga terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, ada harga mahal yang harus dibayar. Ada malam-malam tanpa tidur, risiko yang menantang maut, serta tekanan psikologis yang kerap mengintai keselamatan diri dan keluarga mereka.

“Hujatan silakan lempar ke kami, tapi biarkan rakyat tetap aman di belakang kami,” tegas Aipda Sigit Dwi Susanto, Sabtu (20/6/2026).

Kalimat tersebut bukan sekadar retorika usang. Bagi Hellboy, itu adalah doktrin hidup. 

Ketika lampu-lampu rumah warga mulai padam dan masyarakat terlelap, di situlah detak tugas mereka justru mengencang lewat patroli, penyelidikan, dan pengejaran senyap terhadap para pelaku kriminal.

Sebagai personel Jatanras, unit yang sehari-hari berhadapan dengan dunia hitam dan kekerasan, Hellboy sangat paham bahwa korpsnya kerap menjadi sasaran empuk cibiran di ruang publik. 

Namun, ia memilih kepala dingin. Menurutnya, seorang polisi tidak boleh terbang karena pujian, pun tidak boleh tumbang karena cercaan.

Fokus utamanya hanya satu, memastikan rasa aman masyarakat tidak terusik.

Kendati demikian, Hellboy menyadari bahwa keamanan bukanlah komoditas tunggal yang bisa dimonopoli oleh Polri atau TNI. 

Keamanan adalah fondasi peradaban bangsa yang rapuh jika hanya dijaga sepihak. 

Atas dasar kesadaran itulah, ia terus menggaungkan filosofi “Sabuk Kamtibmas”. Sebuah manifestasi gerakan yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dalam semangat bela negara.

“Menjaga keamanan bukan hanya tugas seragam kami. Ini adalah kontrak sosial seluruh warga negara Indonesia. Mulai dari pejabat, aparatur pemerintah, insan media, tokoh agama, pengusaha, hingga pemuda harus mengaitkan diri dalam Sabuk Kamtibmas ini,” ujarnya 

Di era kontemporer, Aipda Sigit Dwi Susanto, (Hellboy) mengingatkan bahwa musuh nyata tidak lagi sekadar kriminalitas konvensional di jalanan.

Ancaman laten justru kerap berseliweran di layar gawai dalam bentuk hoaks, narasi provokatif, dan polarisasi sosial yang berpotensi membelah bangsa.

Oleh sebab itu, kedewasaan digital masyarakat menjadi benteng pertahanan pertama dalam menjaga stabilitas nasional.

Terkait derasnya kritik terhadap Polri, ia justru melihatnya sebagai vitamin bagi demokrasi yang sehat. Kontrol sosial adalah hal yang mutlak. 

Namun, ia berharap kritik yang dilayangkan lahir dari rahim kejujuran, kritik yang menawarkan solusi, bukan sekadar cacian yang destruktif.

“Polisi dan masyarakat sebenarnya sedang menatap kompas yang sama. Kita sama-sama mendambakan Indonesia yang aman, tertib, dan berkeadilan.

Mari saling mengingatkan tanpa harus menjatuhkan, dan saling mendukung demi kepentingan bangsa yang lebih besar,” imbuh Aipda Sigit Dwi Susanto, Hellboy.

Di tengah dinamika bangsa yang kian kompleks, pesan dari belantara Jatanras Jatim ini menjadi refleksi mendalam. Hellboy mengajak semua pihak untuk meletakkan ego kelompok di bawah payung persaudaraan.

Sebab pada akhirnya, ketulusan bekerja memang tidak pernah butuh lampu sorot.

“Sejarah tidak akan mencatat berapa banyak sanjungan yang kita kumpulkan. Sejarah hanya akan merekam apa yang telah kita korbankan untuk rakyat dan negara. 

Pengabdian sejati adalah ketika masyarakat merasa aman, meski mereka tidak pernah tahu siapa yang terjaga untuk mereka,” pungkasnya. (FARID)
Share:

Jumat, 19 Juni 2026

Tiga WN Tiongkok Dideportasi Imigrasi Surabaya Buntut Manipulasi Data untuk Mendapatkan Visa

SIDOARJO, Berita Cakrawala.co.id- kantor Imigrasi Kelas I khusus TPI Surabaya deportasi dan cekal tiga warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok berinisial YJ, CN dan LJ.

Ketiga resmi di pulangkan dan di blacklist dari Indonesia setelah terbukti melakukan manipulasi data dan memberikan keterangan yang tidak benar untuk mendapatkan visa kunjungan bisnis dan pra investasi di Indonesia, Jumat (19/06/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga WNA tersebut masuk ke wilayah Indonesia
menggunakan Visa Kunjungan Prainvestasi (indeks C12) dan Bisnis (indeks C1 & C2). 

Namun, petugas imigrasi mendapati bahwa bisa tersebut diperoleh dengan cara memberikan surat, data dan keterangan penjamin yang tidak benar atau manipulasi.

Kepala kantor Imigrasi Surabaya Agus Winarto menyampaikan, kejanggalan dokumen mulai terendus dari sistem ke imigrasian yang menunjukkan adanya, ketidaksesuaian antara pihak penjamin yang terdaftar di sistem dengan dokumen digunakan untuk pengajuan visa ketiganya tersebut.

" Mereka bertiga tidak pernah berencana
akan berinvestasi maupun melakukan kegiatan bisnis di Indonesia" Tegasnya.

Selain itu, petugas mendapati berkas permohonan milik YJ dan CN memuat nomer seri materai.

Perlu diketahui, sama persis (materai kembar) yang mengindikasikan adanya rekasa dokumen secara sistematis.

" Setelah dilakukan penelusuran aktivitas di lapangan, klaim tujuan bisnis dan investasi para WNA tersebut terbukti hanya berkedok" Imbuhnya.

Tindakan manipulasi data dan penyalahgunaan izin tinggal ini telah memenuhi unsur pelanggaran terhadap Undang Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Khususnya pasal 122 huruf a terkait dengan Penyalahgunaan izin tinggal Keimigrasian serta pasal 123 huruf b dengan penggunaan bisa yang di dapatkan dari pemberian keterangan tidak benar.


Proses pemulangan dilaksanakan melalui bandara Internasional Juanda menggunakan penerbangan China Southern Airlines Nomor penerbangan CZ8138 dengan rute Surabaya (SUB)- Guangzhou (CAN) berangkat pukul 08.00 WIB dan tiba di Guangzhou sekitar 14.05 waktu setempat.

Seluruh proses pengawalan, pemeriksaan Keimigrasian hingga keberangkatan berlangsung aman, tertib dan lancar dibawah pengawasan petugas kantor imigrasi kelas I khusus TPI Surabaya.

Kami tidak akan memberi toleransi terhadap warga Negara Asing yang mencoba melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum di Indonesia berdasarkan peraturan Undangan yang berlaku.

Kami menjatuhkan sanksi keimigrasian berupa pendeportasian serta penangkalan (blacklist) selama 5 lima tahun terhadap ketiganya.

Langkah tegas ini menjadi bukti komitmen dari jajaran kantor imigrasi Surabaya dalam menegakkan hukum Keimigrasian, secara ketat diwilayah kerja kami, sejalan dienggan arahan direktur jendral imigrasi Hendarsam Marantoko bahwa imigrasi hadir untuk menjaga kedaulatan negara karena imigrasi untuk rakyat" Pungkasnya.(SJ)
Share:

Polres Pelabuhan Tanjung Perak (KP3) Ungkap Peredaran 292,93 Gram Sabu, Dua Tersangka Diamankan

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis methamphetamine (sabu) dengan barang bukti seberat bruto 292,93 gram. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka, yakni ASDP (22), seorang perempuan, dan CWH (33), laki-laki.

Pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/298/VI/2026/SPKT Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur tertanggal 12 Juni 2026.

Kedua tersangka ditangkap pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di sebuah warung makan di kawasan Jalan Kenjeran, Surabaya. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga paket besar sabu dengan berat bruto mencapai 292,93 gram yang diduga akan diedarkan kepada pemesan.

Dalam pemeriksaan, tersangka ASDP mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari seorang berinisial R yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Sabu tersebut dibeli dengan harga Rp45 juta per 100 gram dan rencananya akan dijual kembali dengan harga Rp55 juta per 100 gram, sehingga memberikan keuntungan sekitar Rp10 juta untuk setiap ons yang terjual.


ASDP juga mengungkapkan bahwa pembelian sabu tersebut dilakukan atas pesanan seorang berinisial M yang juga berstatus DPO. Dalam menjalankan transaksi, ASDP dibantu oleh tersangka CWH yang mendapatkan imbalan sebesar Rp500 ribu.

Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa ASDP telah tiga kali melakukan transaksi narkotika sejak Mei 2026. Ia mengaku melanjutkan aktivitas peredaran narkoba yang sebelumnya dijalankan oleh suaminya, yang kini tengah menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan akibat kasus serupa.

Selama menjalankan bisnis haram tersebut, tersangka mengaku telah memperoleh keuntungan sekitar Rp100 juta. Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Surabaya guna menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba."Pungkasnya.(FARID)
Share:

Rabu, 17 Juni 2026

Ribuan Suporter Persebaya Surabaya Bonek Bonita Merayakan Menyambut Ulang Tahun (HUT) ke-99 Persebaya Surabaya

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Suporter Persebaya Surabaya Bonek Bonita yang hendak merayakan Menyambut (HUT) Ulang Tahun ke-99 Persebaya Surabaya terus berdatangan dan meluas. Salah satunya di sepanjang Jalan Joyoboyo, Sawunggaling, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60242, Kamis dini hari (18/06/2026).

Ribuan Massa Bonek Bonita Persebaya Surabaya ini merupakan bagian dari perayaan menyambut (HUT) Hari Ulang Tahun ke-99 Persebaya Surabaya yang berjuluk Bajul Ijo yang jatuh pada Puncak keramaian diprediksi akan berlangsung pada pukul 00:01 Wib. Konvoi dan pesta kembang api yang dilakukan oleh para suporter Persebaya Surabaya ini merupakan agenda rutin tahunan menyambut hari lahir Persebaya Surabaya.

Situasi di Jalan Joyoboyo Wonokromo, malam ini turut dipadati warga yang ingin menyaksikan perayaan tersebut, yang membuat pihak kepolisian dan korlap suporter Persebaya Surabaya melakukan antisipasi pengaturan lalu lintas di tengah kota surabaya.

Terpantau malam ini oleh awak Media Cetak dan Online BeritaCakrawala.co.id di lokasi, terlihat massa suporter Bonek dan Bonita Persebaya Surabaya terbagi di beberapa titik jalan protokol Kota Surabaya.


Sebagian massa Bonek Bonita persebaya surabaya memilih berdiri di sisi kanan dan kiri jalan untuk menghindari kemacetan dan mengibarkan bendera Persebaya berukuran besar. 

Mereka berdiri untuk menyambut rombongan konvoi massa Bonek Bonita Persebaya Surabaya lain yang melintas menggunakan sepeda motor dan mobil.

Suasana malam pergantian malam hari ini jadi berlangsung riuh dengan yel-yel yang saling bersahutan, jabat tangan antar-suporter, hingga aksi bernyanyi bersama di jalanan kepadatan arus lalu lintas, terpantau berada di Jalan Joyoboyo depan polsek wonokromo arah jalan diponegoro.

Sedangkan kondisi ini di Jalan raya diperparah dengan banyaknya kendaraan masyarakat yang diparkir di bahu jalan. Warga dan pengguna jalan sengaja menepikan kendaraan mereka untuk menyaksikan langsung jalannya massa Bonek Bonita Persebaya Surabaya berkonvoi besar-besaran malam ini.


Untuk mengantisipasi kemacetan total dan menjaga kondusivitas, puluhan aparat kepolisian dan Sat Pol PP berseragam lengkap disiagakan di tempat lokasi tersebut. Petugas yang menjaga untuk mengatur arus lalu lintas dan mengarahkan rombongan konvoi agar tetap tertib dan tidak menutup seluruh akses jalan raya Kota Surabaya.

Di malam hari cuaca cerah dan dingin Kota Surabaya, tampak terlihat nyala kembang api dan flare terang menyala dan menjadi pemandangan menghibur bagi warga. Massa Bonek Bonita Persebaya konvoi terpantau berlangsung aman, tertib dan terkendali kondusif, Selamat Ulang Tahun ke-99 untuk Persebaya Surabaya semoga menjadi lebih baik" Pungkasnya.(FARID)
Share:

DPC PPP Kota Surabaya Gelar Silaturahmi dan Ta'aruf Pengurus Harian dan Majelis Periode 2026–2031

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya menggelar kegiatan Silaturahmi dan Ta'aruf Pengurus Harian serta Majelis DPC PPP Kota Surabaya Periode 2026–2031 pada Rabu (17/6/2026) di Sekretariat DPC PPP Kota Surabaya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, membangun soliditas organisasi, serta memperkuat komitmen seluruh jajaran kepengurusan dalam menjalankan amanah partai selama masa bakti 2026–2031.

Acara diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT serta memohon keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan tugas organisasi ke depan. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan yang dihadiri oleh pengurus harian, majelis, dan kader PPP Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PPP Kota Surabaya H.Muhaimin SH MM menyampaikan pentingnya menjaga persatuan, semangat pengabdian, dan kerja kolektif dalam membesarkan partai serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Surabaya.


Pada kesempatan tersebut, Ketua DPC PPP Kota Surabaya Cak Imin secara simbolis menyerahkan 53 Surat Keputusan (SK) Kepengurusan kepada jajaran pengurus harian dan majelis sebagai tanda resmi dimulainya kepengurusan periode 2026–2031. Penyerahan SK ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi dengan penuh dedikasi, integritas, dan loyalitas terhadap partai.

Kegiatan silaturahmi dan ta'aruf ini ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan baru. Acara kemudian diakhiri dengan doa penutup yang dipanjatkan bersama, memohon agar seluruh program dan langkah perjuangan PPP Kota Surabaya senantiasa mendapatkan ridha serta keberkahan dari Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, Cak Imin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menghadirkan perjuangan politik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemaslahatan umat.

"Bersatu, Berkhidmat, dan Berjuang untuk Umat serta Kota Surabaya yang lebih maju dan sejahtera" Pungkasnya.(ABD)
Share:

Senin, 15 Juni 2026

Sambut 1 Muharram 1448 H, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Jauhi Narkoba

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Adik Agus Putrawan, SH., MH., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Menurutnya, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan momentum penting untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik sebagaimana makna hijrah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Peristiwa hijrah mengajarkan tentang perjuangan, pengorbanan, kedisiplinan, dan tekad untuk meninggalkan hal-hal yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi sesama," ujar AKP Adik Agus Putrawan.

Ia menjelaskan bahwa bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Adik Agus Putrawan juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif, khususnya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan diri sendiri, keluarga, maupun bangsa.

"Tahun Baru Islam harus menjadi titik awal bagi kita semua untuk memperbaiki diri. Mari bersama-sama menjaga keluarga, lingkungan, dan generasi muda dari bahaya narkoba serta berbagai bentuk kenakalan yang dapat merugikan masa depan," tegasnya.

Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat memperkuat persatuan, meningkatkan kesadaran hukum, serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Di akhir pesannya, AKP Adik Agus Putrawan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam yang merayakan Tahun Baru Islam.

"Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta membimbing kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.(FARID)
Share:

Minggu, 14 Juni 2026

Gelar Ruwat Agung Soekarno Kembali kepada Jati Diri Bangsa Wujudkan Misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

KEDIRI, BeritaCakrawala.co.id — Momentum pergantian nama Sang Proklamator kemerdekaan Bangsa Indonesia, dari Koesno menjadi Soekarno, diperingati secara khidmat melalui perhelatan budaya bertajuk "Ruwat Agung Soekarno.

Acara yang berlangsung pada Minggu (14/06/2026) ini digelar di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, sebuah tempat bersejarah yang menjadi saksi perubahan nama Bung Karno masa kecil.

Kegiatan ini diinisiasi oleh pengelola Situs Ndalem Pojok dan Perkumpulan Instruktur Penggiat Jati Diri Bangsa (PIPJATBANG) serta dihadiri oleh Brigjen Pol. Langgeng Purnomo selaku Ketua Dewan Pengarah PIPJATBANG, jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri, Kapolres jajaran Polda Jatim eks Polwil Kediri, para tokoh lintas agama serta budayawan setempat.

R.M. Kushartono, Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan bahwa ndalem Pojok memegang peran vital dalam sejarah Bapak Bangsa. Di rumah tua inilah nama Soekarno dianugerahkan oleh Raden Mas Mendung atas restu sesepuh agung Raden Mas Panji Somohatmojo.

Melalui Ruwat Agung ini, Kami ingin memulihkan kembali karakter dan mentalitas jati diri bangsa yang mulai memudar. 

Kami berharap dapat membangkitkan kembali jiwa Soekarno di dalam sanubari generasi muda demi menyongsong Indonesia Emas 2045 dan mengantarkan bangsa ini sebagai Imam Perdamaian Dunia," ujar Kushartono.

Rangkaian acara diawali dengan Doa Pangruwatan Bangsa oleh para tokoh lintas agama, disusul Kirab Jati Diri yang mengarak Tumpeng Keselamatan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan Panglukatan (penyucian) patung Soekarno, peresmian monumen papan nama perubahan Koesno menjadi Soekarno, penandatanganan prasasti serta pementasan teatrikal padat lakon "Kembang Jagad".


Hadir sebagai narasumber utama, Brigjen Pol. Langgeng Purnomo yang memiliki kompetensi Master Instruktur Penggiat Jati Diri Bangsa berdasarkan Sertifikat dari BNSP dan selaku Ketua Dewan Pengarah PIPJATBANG yang saat ini menjabat sebagai Karobinkar SSDM Polri, menyampaikan pesan kebangsaan yang mendalam mengenai benang merah Jati Diri Bangsa dengan cita-cita Luhur Bung Karno untuk mewujudkan kedaulatan bangsa melalui "Tri Sakti Bung Karno" yaitu berdaulat di bidang Politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

"Saat ini kita berada di tengah tarik menarik geopolitik internasional, di mana setiap negara mengutamakan kepentingan nasionalnya, diantaranya agar bebas dari pengaruh asing. Untuk mewujudkan kedaulatan politik agar bebas dari pengaruh asing, pekerjaan rumah komponen bangsa Indonesia saat ini harus mau dan mampu gotong royong nasional dalam mewujudkan berdikari di bidang ekonomi terlebih dahulu," urai Brigjen Langgeng.

Ia menambahkan, kemandirian ekonomi tersebut kini sedang diimplementasikan melalui misi "Asta Cita" Presiden Prabowo Subianto yang antara lain berfokus pada swasembada pangan, energi, air, teknologi dan hilirisasi. Namun, Jenderal bintang satu ini mengingatkan bahwa prasyarat utama untuk mencapai kemandirian ekonomi melalui gotong royong nasional adalah pada poin Tri Sakti yang ketiga yakni kesadaran bersama untuk mewujudkan berkepribadian dalam kebudayaan.

"Kita sedang menghadapi dampak negatif globalisasi dan pengaruh budaya kapitalisme yang tanpa disadari menyuburkan 'pohon khabitsah' pada diri kita, yaitu sifat manusia berakar dari keserakahan, iri, kedengkian dan penyakit hati lainnya. Penyakit sosial ini jika dibiarkan akan meluluhlantakkan moral, hukum, budaya hingga keamanan nasional. Solusinya adalah kembali ke jati diri bangsa Indonesia," tegasnya.

Mengambil filosofi dari lagu Indonesia Raya, Brigjen Langgeng menekankan kata kuncinya adalah adalah "Bangun dan Membangun", bangun jiwa dan bangun badannya Bangsa Indonesia untuk membangun di segala bidang. Menurutnya, membangun jiwa berarti membentengi diri dari budaya asing yang destruktif dan memperkuat semangat gotong royong untuk mendukung program-program pemerintah.

"Kembali kepada jati diri bangsa adalah kunci utama. Dengan kebudayaan yang berkepribadian, ekonomi yang berdikari melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta politik yang berdaulat, Indonesia akan siap melangkah menjadi mercusuar imam perdamaian dunia yang abadi," pungkas Brigjen Langgeng menutup pesan kebangsaannya. (FARID)
Share:

Ribuan Peserta Siap Padati Jalan Tunjungan, SFF 2026 Kolaborasi Pemkot-Memorandum Dijamin Heboh

SURABAYA, Berita Cakrawala.co.id- dipastikan akan dibuat gempar dan penuh warna pada Minggu, 21 Juni 2026 mendatang. Mega-event tahunan Surabaya Fashion Festival (SFF) memasuki tahun kedua pelaksanaannya dan siap menyuguhkan kemeriahan yang jauh lebih heboh dari tahun sebelumnya. Ada lomba drum band, baris berbaris di antara peserta fashion.

Event akbar yang merupakan hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Harian Memorandum ini digelar khusus dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Istimewanya, SFF tahun ini akan memanfaatkan momentum dan menyambung langsung dengan agenda Car Free Day (CFD) di sepanjang koridor ikonik Jalan Tunjungan.

Ribuan peserta dari berbagai kalangan dipastikan akan memadati kawasan tersebut sejak pagi. Acara ini rencananya akan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tepat pada pukul 09.00 WIB.

Setelah bendera start dikibarkan, para peserta yang mengenakan beragam kreasi busana terbaik dan unik akan berjalan memamerkan karyanya menuju garis finis di Balai Kota Surabaya. 

Kemeriahan parade mode jalanan ini diperkirakan akan berlangsung semarak hingga seluruh rangkaian acara selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

Direktur Memorandum, Ahmad Syaiku, mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa atas kelanjutan sinergi besar ini. 

Menurutnya, dipercayanya Memorandum untuk mengawal event sebesar SFF merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang sangat tinggi.

"Kami merasa sangat bangga atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemkot Surabaya. Kami diberi amanah untuk ikut menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-733," ujar Ahmad Syaiku.

Syaiku menambahkan, SFF edisi kedua ini bukan sekadar acara satu hari. Agenda ini telah dirancang sebagai rangkaian festival tahunan yang padat dan menarik. 

Kemeriahan sudah akan mulai terasa sejak hari Jumat (19/6) dan Sabtu (20/6) melalui berbagai agenda pendukung, sebelum akhirnya ditutup dengan puncak acara yang spektakuler pada hari Minggu (21/6). 

Mengingat skala acara yang begitu besar dan lokasinya yang strategis menyatu dengan area CFD, Ahmad Syaiku juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melewatkan momentum langka ini.

"Kepada warga Surabaya dan sekitarnya, kami sangat berharap panjenengan semua ikut ambil bagian dan menjadi bagian dari sejarah gawe akbar di hari jadi kota tercinta ini," serunya.

Di akhir pernyataannya, Syaiku menyampaikan apresiasi, rasa hormat, dan terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Eri Cahyadi beserta seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Surabaya yang telah memberikan dukungan total.

Ucapan terima kasih juga mengalir kepada seluruh petugas di lapangan, panitia, serta pihak keamanan yang menjaga jalannya acara agar tetap kondusif, terutama dalam mengatur peralihan arus lalu lintas dari momen CFD hingga festival berakhir siang hari. Secara khusus, apresiasi tinggi diberikan kepada jajaran kepolisian yang mengawal ketat jalur protokol kota.

"Kepada semua petugas dan pihak yang terlibat dalam acara ini, termasuk kepolisian Polrestabes Surabaya, kami sampaikan salam presisi dan matur nuwun yang sebesar-besarnya," pungkas Syaiku.

Bagi warga yang ingin menyaksikan langsung kreativitas arek-arek Suroboyo, pastikan untuk datang lebih awal di arena CFD Jalan Tunjungan pada Minggu, 21 Juni 2026, dan bersiaplah menjadi saksi kemeriahan Surabaya Fashion Festival 2026" Pungkasnya. (SJ)
Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support