This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Senin, 27 Oktober 2025
Direktur LKP "Bina Avia Persada" Angkat Bicara Terkait Dugaa Penipuan Calon Tenaga Kerja
Minggu, 26 Oktober 2025
Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia Gelar Diklat Pembinaan Moral dan Kedisiplinan di Kota Batu - Malang
Rabu, 22 Oktober 2025
Indrawati Kuasa Ahli Waris, Lakukan Pemasangan Benner, Agar Jelas Batas - batas Tanah dari Ahli Waris Dokter Hamzah Effendi
Selasa, 21 Oktober 2025
PT Araya Bumi Megah, Menguasai Tanah Milik Alm dr Hamzah Effendi
Sabtu, 18 Oktober 2025
Diduga Pihak Penyidik Reskrim Polres Sidoarjo Tidak Serius Dalam Penanganan Kasus Dugaan Penipuan, Mulai Juni 2024 Hingga 2025 Belum Ada Kejelasan
Senin, 10 Februari 2025
Adanya Kejanggalan dan Dugaan Intimidasi, Kuasa Hukum Terdakwa Lukman Fahirul Rafi Beserta Orang Tua Minta Bebas
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar sidang perkara pengeroyokan yang menyebabkan luka ringan, luka berat dengan Nomor Perkara 2228/Pid.B/2024/PN Sby, digelar pada ruang Garuda 1, PN Surabaya.
Banyak kejanggalan dari sidang perkara pengeroyokan dengan terdakwa Luqman Fahirul Rafi dan Louis Safarino Lake di PN Surabaya, pada (10/02/2025).
Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Nyoman Ayu Wulandari, S.H., M.H. ini beragendakan pembacaan duplik dari kuasa hukum kedua terdakwa Raden Bagus Wildan Fikri Hidayatullah, untuk menanggapi replik yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU..Red) Yustus One Simus Parlindungan sebelumnya.
Dalam dupliknya, kuasa hukum dari kedua terdakwa Wildan menguraikan semua kejanggalan dan adanya dugaan intimidasi dari polisi saat pemeriksaan tahap 2 di Kejari Tanjung Perak.
Termasuk barang bukti yang diajukan jaksa. Banyak barang bukti yang tidak berkesesuaian dengan rekaman CCTV.
"Seperti, kaus beda antara yang dibuat barang bukti di pengadilan dan CCTV," ujarnya.
Tak hanya itu, untuk masker yang dipakai terdakwa juga berbeda.
"Dari rekaman CCTV bahwa yang di duga terdakwa 1 memakai masker medis biasa warna hitam. Tapi yang dipakai bukti di pengadilan masker Type KF-94 warna hitam,"tegasnya.
"Kala itu, kedua terdakwa, yang tidak didampingi kuasa hukum ketakutan, karena ada polisi di ruang penyidikan saat tahap dua di kejaksaan,"ujar Wildan.
"Akibat rasa ketakutan itu, kedua terdakwa menandatangi semua berkas yang diajukan jaksa. Dalam keadaan ketakutan mereka memberikan tanda tangan,"tambah Wildan.
Wildan juga menyangkal, terkait keberadaan terdakwa 1 yang tidak ada di lokasi, dan itu dibenarkan oleh saksi AD Charge ketika memberikan kesaksian. Pada "Sidang Perdana"
"Terdakwa 1, bahwasannya, terdakwa Luqman Fahirul Rafi tidak ada di lokasi, dia tidur di rumah waktu kejadian itu,"tegasnya.
Banyaknya kejanggalan itu, Wildan selalu kuasa hukum Lukman Fahirul Rafi mengatakan, kepada yang mulia majelis hakim Nyoman Ayu Wulandari untuk mempertimbangkannya dan membebaskan terdakwa.
"Kami selaku kuasa hukum terdakwa, meminta kepada majelis, untuk menerima duplik kami. Dan meminta membebaskan terdakwa dari semua tuduhan,"terangnya.
bahwasanya orang tua dari terdakwa 1 atas nama Lukman Fahirul Rafi, sangat kecewa atas tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU..Red)
"Saya sangat kecewa atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum, karena adanya ketidakadilan atas tuntutan anak saya terdakwa 1 dengan terdakwa 2. Yang mana anak saya di tuntut 1 tahun 7 bulan, sedangkan terdakwa 2 di tuntut 1 tahun,"terang ibu dari terdakwa 1.
Ia menambahkan, anak saya tidak ada di tempat kejadian dan sudah di akui sama terdakwa 2, bahwa yang ada di CCTV merupakan teman dari Terdakwa 2 bukan anak saya.
"Saya berharap, untuk keadilan anak saya. Kepada Yang Mulia Majelis Hakim, untuk memberikan putusan yang terbaik, dan memutus anak saya tidak bersalah untuk bebas” ujar Ibu terdakwa Lukman Fahirul Rafi.(Red)
Minggu, 09 Februari 2025
Aksi Demo dan Diklat Pers Jadi Rangkaian Peringatan HUT FPII ke-IX Tahun 2025
JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) FPII ke-VIII & Peringatan HUT FPII ke-IX Tahun 2025 sukses digelar tanggal 4 sd 7 fsbruari 2025 di Hotel Puri Mega Jakarta Pusat.
Kepada sejumlah awak jaringan media FPII, minggu (9/2/2025), Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati menegaskan, kegiatan Mukernas dan Peringatan HUT FPII Tahun 2025 ini, memang sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Kemasan acaranya memang dirancang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, prinsipnya, kegiatan Mukernas tidak lagi dibuat formal, tetapi lebih kedepankan silahturahmi dan diskusi santai," ujar Kasihhati.
Dalam memperingati HUT FPII Tahun 2025 ini lebih memperteguh komitmen Forum Pers Independent Indonesia untuk menjaga dan merawat wibawa dan kehormatan insan pers dengan melakukan aksi damai di gedung Dewan Pers, Kementerian Komunikasi & Digital serta Kementerian Desa & PDT, rabu (5/2/2025).
"Termasuk untuk mempertegas komitmen FPII dalam meningkatkan kompetensi insan pers, digelar kegiatan Diklat Pers yang juga dihadiri sejumlah perwakilan Humas Rutan/Lapas dari berbagai Daerah,"urai Kasihhati.
Sementara itu, dalam penyampaian materinya sebagai narasumber Diklat Pers, akademisi UGM Jogyakarta Ki Drs.Priyo Hadiatmaja, S.Sos , MPA, P.h.D.Cand memberikan pencerahan kepada peserta terkait makna hakiki berita sebagai informasi, kamis (6/2/2025).
"Ada anekdot menarik, "anjing menggigit orang' adalah berita, namun 'orang menggigit anjing itu baru berita, karena itu dalam dunia jurnalistik, sebuah informasi baru merupakan salah satu unsur berita, banyak unsur atau elemen lain yang harus dipenuhi sebelum informasi disebut sebagai berita. Artinya tidak semua berita kayak tayang atau naik cetak (fit to broadcast/fit to print-red) sebab berita yang layak tayang/cetak, harus .memenuhi unsur nilai berita (news values-red) nilai-nilai jurnalistik," urai Priyo.
Dalam Musyawarah Kerja Nasional FPII, juga telah diputuskan untuk melakukan reposisi jabatan kepengurusan Presidium FPII yang semuanya dimaksudkan untuk lebih memaksimalkan kerja-kerja pengembangan organisasi FPII ditingkat Presidium, Setwil maupun Korwil.
"Benar, telah dilakukan reposisi jabatan di Presidium FPII yang tujuannya untuk lebih memaksimalkan kerja ditingkat Presidium maupun Setwil, jadi ada Pengurus Presidium yang dikembalikan ke daerah dan sebaliknya ada juga yang dari daerah ditarik ke Presidium,"tegas Kasihhati.
Mukernas dan Peringatan HUT FPII tahun 2025, kata Kasihhati, harus dijadikan momentum untuk lebih meningkatkan loyalitas dan militansi seluruh pengurus dan anggota FPII.
"Kalo mau organisasi FPII ini lebih eksis kedepan, yaa mari kita tingkatkan rasa kepedulian kita terhadap organisasi, kalo belajar dari pengalaman, masa hanya iuran bulanan yang tidak seberapa (Rp.20 ribu/bulan -- red), masih juga banyak yang tidak tunaikan, ini harus kita koreksi,"terang Kasihhati.
Kegiatan Mukernas FPII ke-VIII dan HUT FPII ke-IX tahun 2025 dihadiri oleh sejumlah perwakilan pengurus FPII dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya Maluku Utara, Riau, Sulawesi Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Jawa tengah, Maluku, Bangka Belitung, Inhil, Morotai, Halsel, Halbar, Haltim, Majalengka, Sukabumi, Purwokerto, dan sejumlah daerah lainnya,"pungkasny.(Red/Tim)
Sabtu, 08 Februari 2025
Jurnalis Konfirmasi Perkara Adanya Dugaan Gratifikasi PN Gresik Terkendala Biokrasi Berbelit
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Pendamping Hukum (PH) Dany Tri Hadianto, S.H, bersama Ketua Passer 3 Indonesia H. Achmad Fatoni hadir di Pengadilan Negeri (PN) Gresik guna klarifikasi dan peninjauan oleh Kepala PN Gresik pada perkara 100/Pdt.G/2021/PN.Gsk jo putusan yang dinilai syarat kepentingan pribadi bahkan adanya dugaan gratifikasi yang telah mencuat isu uang suap untuk pengaruhi putusan oleh oknum internal PN Gresik, Jum'at (07/02/2025)
Pada perkara tersebut banyak ditemui ganjalan salah satunya tanah senilai 10 milyar hanya dibeli seharga 60 juta rupiah, dan tidak pernah terjadi jual beli dihadapan notaris tetapi SHM sudah berganti nama sebelumnya atas nama H Sadji Ali Afandi menjadi Ketut Indrako.
Dalam hal ini pula Dany Tri di waktu yang sama juga melayangkan gugatan perlawanan klienya atas eksekusi Ketua PN Gresik 8/Pdt.Eks/2024/PN.Gsk jo putusan PN Gresik, 100/Pdt.G/2021/PN.Gsk, jo putusan Pengadilan Tinggi Surabaya 561/PDT/2022/PT.Sby, jo putusan Makamah Agung Republik Indonesia 1391 K/PDT/2023, jo peninjauan kembali 598 PK/2024.
Sangat disayangkan, saat awak media berupaya untuk menggali informasi lebih dalam guna konfirmasi menemui Pimpinan PN Gresik oleh pihak petugas di katakan Kepala PN Gresik atau Humas tidak ada ditempat, bahkan Ketua Passer Indonesia Fatony mengalami hal yang sama hanya disuruh menunggu tanpa ada kejelasan kapan tibanya Pimpinan PN Gresik tersebut.
Lebih aneh lagi menurut keterangan Ambari staf PN Gresik jika hendak menemui Pimpinan maupun Humas PN Gresik harus melalui suratan, jelas hal ini bagi awak media birokrasi berbelit. Sudah dijelaskan pada Undang undang Pers no 40 tahun 1999 salah satunya menyebutkan barang siapa saja yang menghalangi tugas wartawan dalam upaya mencari informasi untuk kelengkapan berita bisa diancam pidana dan juga denda, ada apa ? dengan PN tersebut.
Ketua Passer 3 Indonesia Abah Fatony panggilan akrabnya menyampaikan “kita selaku pendamping pada perkara ini, turut mengawal Abah Sadji pada perkaranya bisa berjalan Adil tanpa Manipulasi. Kita sebagai kontrol sosial berkomitmen untuk membantu penegakan keadilan terlebih lagi pada perkara ini” tegasnya.
Ditambahkan Pengacara Dany Try “kami mewakili klien kami NR mengajukan permohonan penundaan eksekusi.
Jadi klien kami kan sudah mendaftarkan gugatannya di PN Gresik, karena didalam tanah obyek sengketa yang akan di eksekusi terdapat bangunan warung kopi milik klien kami.
Klien kami merasa keberatan maka itu mengajukan penundaan eksekusi, karena klien kami adalah pembeli yang sah dan beretikad baik atas tanah tersebut.
Klien kami sudah membeli bangunan warung sejak tahun 2008 jauh sebelum terjadinya sengketa antara Ketut Indrako dengan Haji Sadji. Sebenarnya klien kami tidak tahu menahu adanya sengketa tersebut,"pungkas Dany. (Red)
Ngeri!!! JPU Terkesan Kurang Profesional Memaksakan Pasal 365, Kepada Terdakwa
Dalam sidang kali ini, dengan agenda pembacaan replik atau jawaban yang di bacakan oleh JPU terhadap nota pembelaan (pledoi), pada Selasa (4/02/2025) yang dibacakan oleh tim kuasa hukum terdakwa.
Jaksa Penuntut Umum Damang Anubowo SE, SH, MH menyampaikan, bahwasannya menurut saksi korban sepeda motornya dirampas.
"Lalu menurut saksi kemudian dikroyok kurang lebih 10 orang yang tidak dikenal tersebut,"terangnya.
Saat awak media wawancara kepada tim kuasa hukum terdakwa Donny Raynaldo Tungkiman SH, MH, didampingi Eric Bryan Timothy Widjaja SH, Rizchi Hari Setiawan SH, Moch Yahya SH, H.Muhammad Nur S.Sos, SH mengatakan, dalam persidangan pembacaan replik oleh JPU.
"Dalam Sidang kali ini, adalah sidang Replik, yang dimana JPU Damang menyangga pembacaan Pledoi dari kami sebagai kuasa hukum dari terdakwa Sofyan Hadi Bin Ikhsan. Dan kami akan mengajukan Duplik,"tegasnya.
"Terkait sidang kali ini, seakan - akan majelis hakim yang terhormat tergesa - gesa, dikarenakan. Besok, pada Senin (10/02/2025), selang 30 Menit pembacaan putusan. Dan kami sebagai kuasa hukum juga akan Menduplik terkait Replik yang di bacakan oleh JPU, pada Kamis Kemarin.
Dengan hal ini, harusnya terdakwa ditahana lebih lama, agar hakim bisa melihat dan membaca adanya Pledoi, kemudian, Dupliknya. Supaya majelis hakim yang terhormat, dan memahami kasus ini,"jelasnya.
Jaksa Penuntut Umum (JPU...Red) Damang Anubowo SE, SH, MH memaksakan pasal dengan dakwaan Pasal 365 yaitu "Pencurian Dengan Kekerasan"
"Padahal motor yang dituduhkan dicuri oleh terdakwa sudah ditemukan dalam selang waktu 2 Jam dalam waktu seketika, dikembalikan oleh pihak Kepolisian Polsek Simokerto kepada pelapor (Korban..Red), dan hal tersebut juga sudah disampaikan oleh saksi persidangan oleh polisi dan juga oleh saksi korban. Pihak terdakwa, menyampaikan Ia tidak mencuri, hanya mengamankan motor koban agar tidak di bakar oleh masa,"urainya.
Lebih lanjut, terkait kasus yang menimpa klaen kami, Sofyan Hadi. Berawal dari HUT Persebaya (Bonek..Red) dan klaen saya disangkakan oleh pihak Polsek Simokerto dengan Pasal 365. Yang di maksud pencurian, adalah memindah tangankan barang atau menjual barang curian nya. Terdakwa, atau klaen kami bukan untuk mencuri sepeda motor atau memindahkan ke tangan orang lain, hanya mengamankan agar tidak di bakar.
"Kedua, yang dituduhkan ke terdakwa klaen kami, terkait kekerasan ini tidak adanya disertai bukti - bukti visum tersebut,"tegasnya.
"Kami dari kuasa hukum terdakwa Sofyan Hadi Bin Ikhsan yakin. Bahwasannya yang Mulia Majelis Hakim, bisa memutuskan putusan yang terbaik buat Terdakwa Klaen kami,"pungkasnya.(Red/tim)
Selasa, 04 Februari 2025
JPU Diduga Memaksakan Pasal Kepada Terdakwa
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Banyaknya kejanggalan pasal yang dituduhkan oleh pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU..Red), saat membacakan pasal serta tuntutannya.
Pada persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Selasa (4/02/2025), dengan agenda pembacaan Nota Pembelaan (Pledoi..Red) tim kuasa hukum, Donny Raynaldo Tungkiman SH, MH, didampingi Eric Bryan Timothy Widjaja SH, Rizchi Hari Setiawan SH, Moch Yahya SH, H.Muhammad Nur S.Sos, SH terkait,"Kasus Pencurian Dengan Kekerasan." Dengan terdakwa Sofyan Hadi bin Ikhsan dalam nota pembelaan (pledoi).
Pledoi itu mengungkap berbagai kejanggalan yang muncul sepanjang proses hukum yang dijalani Sofyan Hadi, mulai dari proses penangkapan, dengan disangkakan pasal - pasalnya, hingga ranah di persidangan.
Saat awak media berita Cakrawala konfirmasi jaksa penuntut umum Damang Anubowo SE, SH, MH menyampaikan, bahwasannya sidang di lanjutkan pada Kamis (6/02/2025), untuk sangkaan Pledoi dari kuasa hukum terdakwa, dari kami (JPU..Ref) akan kami tuangkan tertulis besok pada Kamis".
Semua itu punya hak meminta untuk bebas atau segalanya, dan Saya (JPU..Red) akan memberikan jawaban terkait pledoi, Kamis besok.
Sementara itu pengacara terdakwa Donny Raynaldo Tungkiman SH, MH, didampingi Eric Bryan Timothy Widjaja SH, Rizchi Hari Setiawan SH, Moch Yahya SH, H.Muhammad Nur S.Sos, SH.
"Bahwa terdakwa Sofyan Hadi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan pidana dalam jaksa penuntut umum,"tegasnya.
"Kami selaku kuasa hukum terdakwa, meminta kepada Majelis Hakim, untuk membebaskan terdakwa, Sofyan Hadi Bin Ikhsan dari segala dakwaan dan tuntutan pidanaan, yang di ajukan oleh jaksa penuntut,"tambahnya
Memulihkan nama baik dan harkat martabat terdakwa, menetapkan biaya perkara ditanggung oleh negara dan menetapkan terdakwa dibebaskan dari rumah tahanan klas 1 Medaeng( rutan Medaeng),"urainya.
Perlu diketahui, di dalam pasal yang di tetapkan oleh JPU dengan Pasal 365 KUHP, itu tidak sesuai dan kami sebagai kuasa hukum terdakwa, tidak sependapat dengan tuntutan JPU tersebut.
Saat awak Media mengkonfirmasi dan meminta keterangan dari Jaksa penuntut umum yaitu Damang Anubowo, saat di singgung, kok bisa terdakwa di tetapkan dengan pasal 365 KUHP? Jaksa Damang Anubowo tidak berani menjawab, dan diam lalu pergi
Kuasa hukum terdakwa Sofyan Hadi Bin Ikhsan,"Dengan Hormat Majelis Hakim yang Terhormat" untuk memutuskan, apabila pendapat lain, mohon putusannya seringan ringannya, dikarenakan terdakwa tidak pernah melukan tindak pidana, dan juga terdakwa adalah tulang punggung keluarga,"pungkasnya.(Red/Tim)
Diduga Maraknya Peredaran Oli Palsu di Jawa Timur, Pertamina Harus Segera Ambil Tindakan Tegas
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Tidak bisa dielakan, oli palsu memang menjadi momok merugikan bagi pengguna kendaraan di Indonesia.
Kerusakan pada mesin tentunya jadi dampak terbesar dari akibat penggunaan oli palsu, tentunya banyak sebagian besar masyarakat awam mengalami kerusakan pada kendaraannya pasca mengganti oli.
Meski aparat hukum telah tegas mengenai permasalahan ini, namun masih ada saja oknum - okunum yang memanfaatkan ketidaktahuan pengguna terkait antara oli palsu dan asli.
Salah satunya seperti yang terjadi di Lamongan, ada salah satu pabrik yang ditengarai melakukan proses pemalsuan oli pelumas dengan merk Pertamina.
Mendengar fakta yang telah merugikan masyarakat dan negara ini, awak media mendatangi kantor Pertamina untuk mengkonfirmasi serta menanyakan kenapa tidak ada langkah yang dilakukan oleh Pertamina selaku pemilik brand.
Karena selama ini Pertamina hanya melakukan sosialisasi untuk dapat membedakan oli palsu dengan yang asli, tanpa adanya bukti untuk memberantas peredaran oli palsu.
"Kami sangat kecewa dengan pihak Pertamina, karena jika memang ada satu bukti saja Pertamina melakukan langkah menempuh jalur hukum atas permasalahan ini, saya pastikan oknum yang berani memalsukan oli palsu ini akan tidak berani mengolahnya lagi,"kata Bayu Pangarso selaku Pimpinan Redaksi Media Berita Cakrawala saat menemui staf Pertamina Regional Jalan Jagir Surabaya Jawa Timur
Tidak hanya menyampaikan permasalahan tersebut, beberapa sample dugaan oli palsu yang didapatkan dari hasil pembelian di salah satu toko distributor terbesar di Lamongan.
Mendengar apa yang dikonfirmasikan oleh awak Media Cetak dan Online Berita Cakrawala, dan Brilian-news.id, pihak Pertamina melalui Fany Humas Regional Pertamina Patra Niaga langsung menyambungkan kepada Intan selaku Humas yang menangani terkait produk Pelumas Pertamina mengtakan, jujur kami baru mendengar untuk permasalahan ini, karena menurutnya pihak Pertamina sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih jeli dalam membeli oli asli.
Masih menurut Intan, selaku humas Pelumas menyampaikan, kami juga ucapkan terima kasih atas laporan dan konfirmasi media kepada kami, nantinya laporan masyarakat serta konfirmasi awak media adanya oil palsu ini akan kami telusuri.
"Kami dari pihak Pertamina akan melakukan investigasi serta melakukan tes Laboratorium (Lab..red) untuk lebih memastikan indikasi atau dugaan oil palsu tersebut,"terangnya.
"Bilamana masyarakat yang di rugikan, beredarnya oli palsu tersebut, dan bilamana melakukan pelaporan ke pihak Kepolisian, kami dari Pertamina siap untuk datang, memberikan keterangan terkait produk Pelumas dengan Merk kami. Saya selaku Humas Pelumas akan membantu masyarakat untuk memeberikan keterangan kepada Kepolisian,"tambahnya.
Kami juga akan melakukan tindakan terhadap laporan masyarakat dan untuk tahapan nya, kami masih menunggu hasil lab. Disitu akan mengetahui kadar - kadarnya yang terkandung dalam pelumas yang terindikasi palsu tersebut,"imbuhnya.
"Jujur saja, kami baru mendengar permasalahan ini, untuk itu kita akan melaporkan akan kami tindak lanjuti, untuk sample yang diberikan kepada kami ini. Terindikasi palsu, tetapi kita juga akan melakukan uji Lab terlebih dahulu, untuk memastikannya, karena di dalam barcode yang tertera nomornya semuanya sama,"jelasnya.
"Untuk itu kita akan lebih mendalami permasalahan ini dengan mengambilnya untuk kita lakukan pengujian lebih lanjut,"lanjutnya.
"Sampai berita ini di turunkan, kami akan terus berkordinasi dan mengkonfirmasi ke pihak - pihak terkait,"pungkasnya.(Red)
Minggu, 02 Februari 2025
Jalin Silaturahmi Para Pimpinan Redaksi, Forum Pimpinan Nasional Jawa Timur Indonesia (Forpimnas Jatindo) Gelar Pertemuan Perdana
LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pimpinan media online di seluruh Jawa Timur, untuk menyatukan visi dan misi, Forum Pimpinan Nasional Jawa Timur Indonesia (Forpimnas Jatindo) menggelar pertemuan perdana di kantor redaksi Ankasa post, di Desa Sumber Agung Dusun Waru Lor Kecamatan Mantup Lamongan, pada Minggu (2/2/2025).
Forum ini diharapkan bisa menjadi ajang diskusi para pemimpin redaksi dan menjadi inspirasi untuk meningkatkan Pers yang berkualitas, meningkatkan Lembaga Pers atau Media dalam meningkatkan kualitas Jurnalistik dan fungsi Media.
Selain itu, dapat memberikan semangat membangun pers di Indonesia, Pers yang dalam pelaksanaannya sebagai insan yang mendedikasikan informasi kepada publik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kompetensinya.
Serta membangun pilar – pilar redaksi. Forum ini diharapkan dapat memberikan masukan terkait profesi kejurnalisan, yang dapat menghadapi segala tantangan.
Acara tersebut dihadiri Efendi (Ankasapost), Hadi Santoso (Komposisinews.com), Yudianto (Nusantara Abadi), Gunawan (Nusantara Abadi), Budi Mulyono (Kabarjagad), Djupri (Cakrasurya), Aziz (Bojonegoro Times), M. Agus (Global Siber), Ali Nurhadi (Komandopatastv), Lulu Dian Pramudya Wati (Suara Gajahmada), Bayu Pangarso (Berita Cakrawala), Faisal Achmad (Suara Global), Anam Joz (Orbit Nasional), Imam (Warta Malopati), Bambang (MMC), Tri Sunarti (Jagad Berita), Handoyo (MD. Grup), Danu (Lidik Media), Body (radarpenanews.com), Suhardi (Suara Gegana Indonesia).
Mengawali sambutan nya, Pimred Ankasapost Efendi selaku tuan rumah menjelaskan, sebagai tuan rumah dan juga dari Media Angkasapost saya sangat senang dan bangga, pertemuan perdana Forpimnas Jatindo di adakan disini.
"Yang jelas dalam pertemuan kali ini, banyak saudara, dan bisa bersama sama membahas tentang bagaimana bisa menyatukan visi dan misi,"jelasnya.
"Harapan saya, Forpimnas Jatindo bisa berkembang lebih baik, serta kita lebih profesional. Kalau bisa kita adakan secara rutin agar kita tetap berkesinambungan,"harap Efendi.
Sementara, selaku penggagas berdirinya Forpimnas Jatindo, Bambang Pemred MMC didampingi Handoyo Pemred MD Grup berharap, Forpimnas Jatindo bisa lebih maju.
"Tetap kita saling sinergi dengan para Pemred. Terima kasih atas kepercayaannya saya diangkat ketua Forpimnas Jatindo. Hal yang terpenting adalah kita menjaga kekompakan."Terangnya.
Acara ditutup Dengan sesi diskusi tanya jawab, menyatukan visi dan misi Forpimnas Jatindo, untuk membentuk kepengurusan serta mengisi struktur yang masih kosong.
Dalam kepengurusan Forpimnas Jatindo secara aklamasi, Bambang MMC terpilih sebagai Ketua Forpimnas Jatindo, Handoyo sebagai Sekertaris dan Efendi Bendahara,"pungkasnya.(Red)
Sabtu, 25 Januari 2025
Oknum Wartawan dan LSM Diduga Niat Memeras Uang 10, Dikasih 2 Juta Muncul Pemberitaan
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Dugaan aksi pemerasan kepada supir truck tangki BBM pada Jumat malam (24/01/2025) yang diduga dilakukan oleh gerombolan yang mengaku sebagai oknum awak media serta LSM dengan modus mencari kesalahan dan bahwa truck tangki BBM pertamina kencing ( istilah mengurangi muatan BBM) kembali terjadi.
Gerombolan yang mengaku sebagai oknum awak media serta LSM ini meminta uang sebesar Rp.10.jt ( sepuluh juta rupiah ) kepada supir berinisial (BT) serta dan kenek(FDY) , dengan dalih bahwa mereka kencing (mengurangi isi muatan BBM) pada saat akan mendistribusikan BBM ke SPBU yang dituju.
Kronologi kejadian saat (BT) dan (FDY) menceritakan bahwa saat dirinya sedang perjalanan dari depot Integritas Terminal BBM Pertamina Tanjung Perak Surabaya menuju ke SPBU 54.612.5* untuk mendistribusikan BBM , saat berada di jalan raya trosobo sidoarjo mereka ini diberhentikan oleh dua unit mobil dan salah satu yang berada di mobil ini berteriak agar kendaraan tangki BBM ini menepi.
Karena takut terjadi sesuatu akhirnya driver tangki memilih berhenti di sebuah SPBU 54.612.4* trosobo sidoarjo untuk mengetahui maksud dan tujuan mereka diberhentikan oleh para oknum ini.
Pada saat itu dua orang oknum ini membentak dan diduga menuduh (BT) dan rekan nya bahwa mereka ini telah mengurangi isi muatan BBM yang sedang diantar nya.
Dengan nada keras serta mengancam para crew mobil tangki BBM ini ketakutan karena diancam akan dilaporkan ke pihak berwajib dan memberitakan atas dugaannya ini.
Saya gak tau mas tiba tiba ada dua mobil meminta saya untuk berhenti saat di jalan raya trosobo, satu mobil Xenia dengan lama warna hitam dan satu mobil Ayla baru silver. Dua orang ini mengaku sebagai oknum wartawan dan LSM mas, lalu rekan lainnya juga ikut turun mobil dan total ada delapan orang dari dua kendaraan tersebut.
Saya kaget tiba-tiba disuruh berhenti, saya pikir apa saya nabrak orang kok sampai diberhentikan." tutur BT kepada awak media
Mereka ini meminta ID card saya dan mengatakan bahwa BT mengurangi isi muatan BBM ("kencing",)dan mengancam akan menaikkan pemberitaan serta meminta uang Rp. 10 jt (sepuluh juta rupiah) agar masalah bisa damai. BT menanyakan maksud dan tujuan gerombolan para oknum ini karena meminta nya menghentikan kendaraan yang sedang dikendarai nya.
BT menuturkan karena merasa tertekan dan takut BT dan rekannya memberikan uang sebesar Rp.2 jt (dua juta rupiah) kepada para oknum ini karena para oknum ini diduga menuduh bahwa BT telah kencing.
Dari beberapa oknum ini BT menyebutkan bahwa ciri ciri oknum ini memakai tindik plong (perching) di telinga diduga berinisial (CI) serta beberapa rekannya yang diketahui salah satunya adalah oknum wartawan yang sempat tertimpa masalah pemerasan lokasi Kedewan Kabupaten Bojonegoro (14/01/2024) berinisial (BS) dan diduga pernah terlibat kasus pemerasan di SPBU Gedangan Sidoarjo dengan modus yang sama.
Sementara itu BT menuturkan bahwa dirinya telah memberikan uang damai sebesar Rp.2jt (dua juta rupiah) kepada para gerombolan oknum tersebut dan sepakat untuk berdamai. Setelah itu BT dan rekannya melanjutkan perjalanan menuju SPBU yang akan ditujunya untuk mengirimkan BBM ke SPBU yang dituju.
Sementara itu salah satu dari oknum tersebut masih menghubungi BT melalui telepon dan pesan whatsapp dengan meminta kekurangan uang damai tersebut serta mengirimkan pesan singkat berupa DUM atau narasi pemberitaan
Dari bukti telepon serta pesan whatsapp yang ditujukan ke BT terkesan adanya dugaan unsur pemerasan, karena salah satu oknum yang berinisial SJ ini berkali kali menghubungi BT dan mengintimidasi agar segera mengirimkan uang kekurangan melalui transfer tunai ke rekening SJ.
Kami menduga bahwa adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh para oknum ini, sebagai kontrol sosial tidak seharusnya para oknum ini memberhentikan kendaraan yang notabene adalah kendaraan BBM yang khusus mensuplai BBM ke SPBU untuk masyarakat, dan meminta identitas crew mobil tangki mengingat tupoksi mereka sebagai kontrol sosial.
Kami sayangkan aksi yang dilakukan para oknum ini mengingat bahwa kendaraan truck tangki BBM pertamina ini sendiri sangat safety karena dilengkapi dengan GPS, apabila kendaraan ini berhenti di black spot akan terdeteksi oleh sistem dan akan terjadi pemblokiran oleh pihak manajemen dan saat ini semua armada tangki BBM sedang dalam tahap pemasangan kamera CCTV online yang terhubung ke SIOD.
Pemeriksaan yang ketat dari tahap pengisian saat akan mendistribusikan harus melalui berbagai tahap seperti pemeriksaan kesehatan crew, dan pengecekan kendaraan dan pemeriksaan segel pada saat berada di Gate out depo pertamina oleh petugas security.
Kalau memang ada indikasi mereka ini kencing kenapa tidak di tindak di lokasi dan meminta bantuan aparat kepolisian selaku penegak hukum. Bukan lalu mengambil langkah sendiri dan melangkahi petugas.
Kalau memang benar adanya dugaan mengurangi isi muatan BBM SPBU pun sudah komplain karena mengingat bahwa truck tangki BBM ini dilengkapi dengan buku tera yang dikeluarkan oleh Dinas Metrologi serta tangki pendam SPBU yang dilengkapi sistem ATG ( Automatic Tank Gauge) atau meter arus.
Atas kejadian ini kami berharap kepad aparat kepolisian agar menindak para oknum yang mengaku sebagai wartawan maupun LSM ini, mengingat bahwa Media maupun Lembaga Masyarakat adalah pilar ke empat NKRI serta sebagai kontrol sosial, mengingat perbuatan para oknum ini merusak nama baik serta profesi Wartawan dan LSM.
Atas perbuatan para oknum inj bisa dikenakan pasal pemerasan sesuai dengan yang sudah tertuang di KUHP yang berbunyi
Pasal 369 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur tentang tindak pidana pengancaman pencemaran nama baik. Pasal ini juga mengatur tentang pemerasan dengan ancaman.
Unsur-unsur dari Pasal 369 KUHP adalah: Barang siapa dengan maksudn utuk secara melawan hukum menguntungkan diri sendiri atau orang lain, memaksa seorang dengan ancaman pencemaran atau pencemaran tertulis, ataupun akan membuka suatu rahasia supaya memberikan sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang atau menghapuskan piutang
Tindak pidana ini diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Kejahatan ini tidak dituntut kecuali atas pengaduan orang yang terkena kejahatan.
Sampai berita ini diturunkan, kami akan mengkonfirmasi dan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait,"pungkasnya.(Red)
DR Roy Siregar SH, MBA Ketua IKASI Reborn Jatim, Adakan Kejuaraan Anggar Antar Club se - Jawa - Bali
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI REBORN..Red) Jawa Timur (JATIM), dibawah pimpinan DR Roy Siregar SH, MBA, tak lama dari pelantikan nya. Ia memenuhi janjinya, untuk menggelar Turnamen Kejuaraan Anggar Tingkat Provinsi. Dengan jumlah 15 club yang dipertandingkan, turnamen di selenggarakan mulai Sabtu 25 - Senin 27 2025.
Dalam Kejuaraan anggar kali ini, mengambil tema," Kejuaraan Anggar Antar Club Tingkat Nasional, Se - Jawa - Bali". Turnamen kali ini di selenggarakan di Gor Kodam V Brawijaya, jalan Hayam Wuruk no 54A Surabaya, Sabtu (25/01/2025).
Kejuaraan Anggar pertama kali diadakan oleh IKASI REBORN Jatim, dengan menampilkan Kelas Pemula (< 12 th), ada juga Kelas Pra Kadet (< 14 th), serta Kelas Kadet (< 17 th), dan juga ada Kelas Junior (<20 th), Serta Kelas Senior (>20 th).
DR Roy Siregar SH, MBA, Ketua IKASI Reborn Jatim mengatakan, bahawasannya Kejuaraan Anggar yang diselenggrakan kali ini mempertandingakan antar club se - Jawa - Bali.
"Kejuaraan ini bukan sekadar arena kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan yang penting dalam mempersiapkan generasi atlet unggul dari Jawa Timur yang siap bersaing di level nasional hingga internasional,"jelasnya.
"Dalam pertandingan kejuaraan kali ini, untuk persiapan para atlit anggar se - Jawa - Bali, agar bisa ikut dalam pertandingan tingkat Asian - International, yang akan diselenggrakan pada Juni - Juli 2025 di Bali. Itulah target kami,"tambahnya.
DR Roy menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan para atlit. Menurutnya, kenyamanan atlit sangat memengaruhi performa dan prestasi mereka. “Jika Atlit Merasa Nyaman, Mereka Akan Tampil Optimal".
"Jawa Timur memiliki potensi atlit luar biasa yang berani dan tangguh. Kami berharap mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai kompetisi mendatang,”tambah DR Roy Siregar.
Tak hanya itu, menurut Dewan Penasehat IKASI Reborn sekaligus Bendahara IKASI Reborn Jatim Kharisma Kaur, B.BussComm mengatakan, kejuaraan anggar kali ini bener - bener sangat bagus, dan dukungan dari DR Roy Siregar menjadi motifasi agar anak - anak punya percaya diri lebih, karena mereka tahu kita support agar lebih baik lagi.
"Kejuaraan anggar kali ini sangat bagus, apalagi dari DR Roy Siregar sangat mendukung dan menjadi motifasi kepada anak - anak punya percaya diri lebih. Dan nantinya mereka bisa mengikuti kejuaraan Asean - Internasional pada Juni - Juli 2025 yang bertempat di Bali nantinya dan yang menjadi target kami, agar Atlit Anggar dari Jatim bisa Go Internasional di Amerika,"terangnya.
Selain itu, menurut orang tua salah satu Atlit dari Sidoarjo mengatakan, dari kejuaraan Anggar yang di adakan kali ini. Untuk mengembangkan bakat dan kesiapan mental anak - anak muda Jatim bisa terus berlatih dan termotivasi. Ini bukan hanya kompetisi, juga sebagai ajang strategis bagi atlet-atlet muda untuk mengembangkan bakat dan kesiapan mental mereka.
"Oleh karena itu, kami selaku orang tua dari atlit muda berbakat Jatim, kita mau nya anak - anak kami agar bisa berkonsentrasi dalam bakat nya di Cabang Olah Raga (CABOR..Red) Anggar. Kita pinginnya organisasi khususnya Cabor Anggar tidak terbebani dengan adanya dualisme, sehingga anak - anak kami Atlit Jatim lebih konsentrasi dan lebih semangat lagi, serta nantinya bisa merah kemenangan di ajang kejuaraan di Bali pada Juni 2025 nanti"tegasnya.
Sangat disayangkan, Organisasi IKASI di Jatim adanya Dua Kubu Dualisme. Hal ini harus nya tidak lah terjadi, yang dimana hal ini bisa membuat Atlit - atlit muda Jatim tidak bisa berkembang. Dan harusnya Kemenpora bisa langsung lebih bijak, mengambil keputusan. Untuk bisa memanggil dan mendudukan ke Dua kubu Dualisme dalam Organisasi IKASI, agar nantinya IKASI tidak ada lagi Dualisme, sehingga Atlit bisa lebih fokus memenangkan kejuaraan dan kedepannya IKASI Anggar Jatim bisa mencetak Atlit muda berbakat khususnya dari Jatim,"pungkasnya.(Red)
Jumat, 24 Januari 2025
Polrestabes Surabaya Akan Tindak Tegas Para Pelaku Kejahatan, Untuk Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Warga Surabaya
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Polrestabes Surabaya terus menunjukkan keseriusannya dalam memberantas kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Dalam waktu 12 hari terakhir, tim gabungan Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran berhasil mengamankan 19 pelaku curanmor. Fakta ini disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, dalam konferensi pers pada Jumat (24/1/2025).
Dalam keterangannya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan mengungkapkan, bahwa dari 19 tersangka yang diamankan, sebanyak 10 di antaranya merupakan residivis yang kembali mengulangi perbuatannya.
"Total ada 49 TKP yang berhasil kami ungkap, dengan rincian 25 kasus di area parkir pertokoan, 19 kasus di pemukiman, dan 3 kasus di jalan umum,"tegasnya.
Barang bukti yang disita dari para pelaku meliputi 12 unit sepeda motor, sementara petugas masih melakukan pelacakan terhadap barang bukti lainnya.
Kapolrestabes Surabaya menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan kendaraan pribadi. Ia menyarankan penggunaan kunci ganda atau kunci rahasia untuk mempersulit aksi pelaku curanmor.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, terutama saat memarkir kendaraan di lokasi umum. Kerjasama antara masyarakat dan aparat kepolisian sangat penting untuk menekan angka kejahatan ini,"ujar Kombes Pol Luthfie.
Kombes Pol Luthfie menegaskan, bahwa pihaknya akan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku yang mencoba melawan saat penangkapan.
"Kami tidak akan berhenti memburu pelaku curanmor. Jika mereka masih beraksi, kami pastikan langkah hukum yang tegas akan menanti mereka,"tegasnya.
Selain penindakan, Polrestabes Surabaya juga menggandeng pemerintah setempat dan Satpol PP untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan, seperti area parkir pertokoan dan pemukiman. Kombes Pol Luthfie berharap langkah ini dapat meminimalisir peluang terjadinya pencurian kendaraan bermotor.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Menurutnya, kolaborasi ini sangat membantu dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan di Surabaya.
“Semoga dengan kebersamaan ini, kita dapat menciptakan Surabaya yang lebih aman dari aksi kejahatan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari aksi kriminalitas,”pungjasnya.(Red)
Kamis, 23 Januari 2025
Perhutani Jatim Jalin Silaturahmi dengan Media, Perkuat Sinergi
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Perhutani Jawa Timur terus memperkuat hubungan dengan media melalui silaturahmi yang digelar di kantor Perhutani Jatim pada Kamis (23/01). Acara ini dipimpin oleh Arif Tiasa dan dihadiri oleh Bima Andrayuwana, Sekretaris Divisi Regional Jatim, serta sejumlah jurnalis dari berbagai media di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Bima Andrayuwana menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis atas sinergi yang selama ini terjalin. Ia berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan semakin solid, sesuai dengan aturan dan harapan bersama.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan rekan-rekan media. Semoga sinergi ini menjadi awal yang baik untuk terus membangun kolaborasi yang lebih kuat di masa mendatang,” ujar Bima.
Arif Tiasa, selaku salah satu koordinator jurnalis, turut mengungkapkan komitmennya untuk mendukung Perhutani dalam menciptakan sinergi yang berkelanjutan. “Kerja sama antara jurnalis Jawa Timur dan Perhutani Jatim harus terus ditingkatkan, dan kami siap mendukung langkah-langkah Perhutani dalam mewujudkan kolaborasi yang lebih erat,” kata Arif.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor. Meski sederhana, momen seperti ini sering menjadi titik awal munculnya ide-ide segar dan solusi kreatif yang berdampak luas. Dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban, pertemuan ini menunjukkan nilai-nilai gotong royong yang terus dijunjung tinggi di masyarakat.
Semangat kebersamaan dalam acara tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi Perhutani Jatim, tetapi juga bagi para jurnalis dalam menyampaikan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat,"pungkasnya.(Red)
Senin, 20 Januari 2025
Media Berita Cakrawala Bersama PEPABRI dan BNNP Jawa Timur, Polda Jatim (Ditresnarkoba), Rumah Rehab Plato Foundation, MPW Pemuda Pancasila Gelar Seminar Anti Narkoba 2025," Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Narkoba Pada Kalangan Kaum Gen Z"
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Media online dan cetak BeritaCakrawala menggelar "Seminar Anti Narkoba" dengan tema "Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Narkoba Dikaum Gen Z" sebagai bentuk inovasi dalam rangka Penanggulangan dan pencegahan bahaya narkoba di kalangan Kaum Gen Z.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMA Kartika IV- 3 Surabaya dan diikuti para siswa siswi sekitar 155.
Beberapa narasumber diantaranya perwakilan BNN Provinsi Jawa Timur Sri Artanti M, S.sos, perwakilan Ditresnarkoba Polda Jatim AKBP Rony Purwahyudi, MPW Pemuda Pancasila Nurdin Longgari M.Pa, Perwakilan Rehabilitasi Plato Foundation Moch Cholik, Adv. Riki Wirawan, AMd.Kep., S.H., M.H., CPHCEP., CWCCA., CCCM., CSMS. Alumni yang sekarang berprofesi sebagai pengacara dan acara seminar dibuka oleh Sekretaris PEPABRI DPC Kota Surabaya Mayor Parlan.
BNN Provinsi Jawa Timur Artanti M, S Sos. menyampaikan, kepada peserta seminar siswa - siswi SMA Kartika IV-3, pentingnya peran generasi penerus bangsa sebagai pelopor dalam memerangi penyalahgunaan Narkotika.
Masa depan bangsa ini berada di tangan generasi muda,"terangnya.
Oleh sebab itu, pengetahuan dan kesadaran bahaya narkoba harus ditanamkan sejak dini agar mereka memiliki ketahanan diri dan tidak mudah terjerumus,”tambahnya.
Dikatakan dia, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi tentang jenis-jenis narkoba, dampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental, serta ancaman hukuman bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, Tanti panggilan sapaan sesi diskusi interaktif dengan para siswa menjadi momen yang dinamis karena mereka diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pandangan dalam kegiatan ini,"tegasnya.
Kegiatan ini, merupakan salah satu wujud komitmen BNN dalam melaksanakan strategi P4GN yang melibatkan berbagai elemen, termasuk institusi pendidikan, komunitas, dan media.
"Kami juga berharap kepada siswa- siswi untuk jauhi penyalahgunaan narkotika karena itu, bisa berdampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental kita semua" imbuhnya.
Bayu selaku penyelenggara, Pimpinan Redaksi sekaligus Direktur Media Cetak dan Online Berita Cakrawala menyampaikan, dukungan dari berbagai pihak terus dilakukan.
“Dengan dukungan dari seluruh pihak, kami optimis program ini akan semakin memperkuat ketahanan generasi muda dalam menghadapi ancaman narkoba,” tambah Bayu.
Melalui kegiatan seperti ini, Media dan BNN berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berintegritas.
Dilanjutkan Sambutan dari MPW Pemuda Pancasila Nurdin Longgari M. Pa menuturkan, pada saat ini narkoba sangat marak di kalangan generasi muda seperti pada siswa - siswi SMA IV-3 Kartika Surabaya. Untuk itu, harus memilih teman yang baik supaya tidak terjerumus oleh narkoba.
"Saya berharap kepada kalangan muda generasi Gen Z ini, harus memilih teman, pergaulan yang baik. Agar kalangan pemuda mellineal Kain Gen Z tidak terjerumus memakai Narkoba,"jelasnya.
Kesempatan sama, Rehabilitasi Napza Plato Foundation Moch Cholik mengatakan, Untuk adik adik sekalian jangan sampai mencoba atau mencicipi yang namanya narkoba sekali mencoba akan menjadi ketergantungan bisa berbahaya bagi tubuh kita.
"Kami berharap masyarakat bergerak bersama melawan narkoba mewujudkan khususnya Jawa Timur bersih dari Narkoba,"harapnya.
Tak luput pula, Perwakilan Ditrenarkoba Polda Jatim memaparkan terkait pengedar serta pecandu narkoba, banyak terjadi di generasi muda yang masuk penjara. Untuk itu para kaum Gen Z jauhi narkoba demi keselamatan bersama.
"Apa tidak kasihan pada keluarga kita semua, kalau masa depan kita menjadi suram karena Narkoba tersebut,"tuturnya.
Dengan kegiatan seminar Anti Narkoba pencegahan di kaum Gen z atau usia dini menjadi tanggung jawab moral untuk menyiapkan generasi bangsa yang produktif bermoral dan berkarakter,"tambahannya.
Bayu selaku penyelenggara, Pimpinan Redaksi sekaligus Direktur Media Cetak dan Online Berita Cakrawala menyampaikan, dukungan dari berbagai pihak terus dilakukan.
“Dengan dukungan dari seluruh pihak, kami optimis program ini akan semakin memperkuat ketahanan generasi muda dalam menghadapi ancaman narkoba,” tambah Bayu.
Melalui kegiatan seperti ini, Media dan BNN berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berintegritas.
"Melalui sosialisasi ini, Polri, BNN, Rehabilitasi Napza dan Masyakarat berharap dapat menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas dari narkoba,” katanya.
Bahwa sekali seseorang terjebak dalam penggunaan narkoba, tidak ada jalan kembali. Ini adalah tiket sekali jalan. Sekali mencoba, kalian akan ketergantungan.
"Jangan biarkan diri kalian menjadi korban meskipun ditawari secara gratis. Saya ingin kalian menjadi pemimpin bangsa di masa depan,”tutupnya.
Diujung acara Seminar Anti Narkoba, ditutup dengan doa, serta foto bersama, sekaligus membagikan cinderamata kepada Narasumber, ini adalah bentuk, bersinerginya antara Media khususnya Media Berita Cakrawala bersama BNNP Jatim, Polda Jatim, serta Rumah Rehab dan stecholder saling bersinergi,"pungkasnya.(Red)
Sabtu, 18 Januari 2025
Dituduh Menyerobot Lahan Sawah Warga Karanggeger, Musafak Alfarizi Angkat Bicara dan Ungkap Faktanya
PROBOLINGGO, BeritaCakrawala.co.id - Terkait pemberitaan di media online, pasca terjadinya keributan permasalahan penyerobotan lahan sawah warga di Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Pada Kamis 09/01/2025 beberapa Minggu lalu, Musafak Alfarizi yang dituduh menyerobot dan merampas lahan sawah, kini Muzafak Alfarizi angkat bicara dan ungkap kebenarannya.
Pasalnya, setelah keributan itu terjadi, muncul pemberitaan di salah satu Media online yang berjudul "Diduga Serobot Sawah Warga Karanggeger, Oknum TNI AL Dilaporkan Ke Pomal" dan terbit pada Rabu (15/01/2025).
Dalam pemberitaan tersebut, apa yang menjadi tuduhan oleh Kholifah terhadap Saya (Musafak Alfarizi..red) itu semua tidaklah benar adanya, dan banyak bahasanya yang di pelintir terkesan Musafak Alfarizi melakukan penyerobotan dan merampas lahan sawah, bahkan dituduh arogansi dan mengintimidasi warga.
Melalui Media ini, Musafak Alfarizi buka suara atas tuduhan itu, terkait penyerobotan dan perampasan. Ia menerangkan, bahwa lahan sawah tersebut sudah dibelinya dari Ahli Waris yang bernama Buati dan bisa dibuktikan melalui kwitansi.
"Saya tidak menyerobot ataupun merampas lahan sawah itu, sebelumnya saya beli dari Buati selaku Ahli Waris dari Sastro selaku atas nama lahan tersebut, dan bisa dibuktikan dengan kwitansi. Bahwasannya saya sudah memberikan uang muka (DP)," ujarnya saat ditemui awak Media dirumahnya, pada Jumat (17/01/2025).
Dirinya menambahkan, atas dasar kesepakatan bersama serta izin dari Abdul Halik atau Haji Holik selaku saudara Kholifah, bahwa lahan sawah tersebut bisa digunakan untuk menanam bawang.
"Saya sudah izin mas, sama Haji Holik, bahwa lahan itu bisa saya tanami bawang, bukan sembarangan menempati, perlu di garis bawahi, bahwa saya tidak menyerobot ataupun merampas lahan sawah itu, seperti apa yang disampaikan oleh Kholifah melalui salah satu Media Online itu tidaklah benar adanya,"ungkapnya.
Terkait Musafak Alfarizi dikatakan Arogansi, tidak benar adanya, karena didalam video yang sudah beredar melalui YouTube dengan tayangan "Detik Nusantara" sudah jelas bahwa dirinya merasa di intimidasi dan dikepung oleh beberapa orang yang tidak dikenalnya.
"Didalam video itu (YouTube), justru saya di intimidasi dan dikepung bahkan dicaci maki oleh beberapa orang, salah satu dari mereka saya tanya warga dari mana, dirinya menjawab warga Indonesia, bahkan salah satunya berusaha ingin memukul saya, namun dihalangi oleh salah satu orang yang saya tanya'i tadi," jelasnya.
Lanjut Musaffak Alfarizi, menyampaikan bahwa sejumlah kurang lebih 40 orang itu tidak dikenal, saya hanya mengenal 7 orang yaitu merupakan keluarga besar Kholifah.
"Saya hanya mengenal 7 orang saja, yaitu keluarga Kholifah, yang merupakan warga sekitar juga, dan yang lainnya itu warga dari mana saya tidak tahu dan tidak mengenalnya, saya rasa yang lain itu warga dari luar," imbuhnya.
Menurut informasi dari Petani yang bekerja di ladang sawah itu, kepada Musafak Alfarizi mengatakan, bahwa sejumlah massa kurang lebih 40 orang itu datang secara tiba-tiba dengan membawa cangkul dan diduga langsung merusak seluruh tanaman yang ada di area ladang sawah.
"Saya di telpon sama petani, bahwasanya, ada puluhan orang secara tiba-tiba datang membawa cangkul dan merusak tanaman bahkan puluhan orang itu juga menaburi benih kedelai," katanya.
Ia (Musafak Alfarizi..red) sangat menyayangkan kejadian ini, bukan nama Saya saja yang dirugikan, namun nama Institusinya juga dirugikan.
"Seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik dan dengan kepala dingin, bukan secara tiba-tiba membawa massa untuk menyerang lahan sawah warga seperti itu," ucapnya.
Atas kejadian ini, Bawon Santoso selaku Kades karanggeger sangat menyayangkan tindakan warganya yang terkesan melangkah tanpa adanya koordinasi dengan Desa maupun Polsek setempat.
"Sangat saya sayangkan tindakan seperti itu, kalau ada apa-apa siapa yang tanggung jawab? dan itu saya pastikan yang datang dilokasi pada saat itu bukan warga saya (Desa Karanggeger), tapi warga luar, kecuali keluarga Kholifah,"tandasnya.
Bawon menambahkan, agar permasalahan ini segera diselesaikan dengan kekeluargaan maupun jalur hukum. Dan kalau memang benar lahan sawah itu sudah bersertifikat, silahkan untuk menunjukkan sebagai pembuktian.
"Itu sudah saya sampaikan kepada kedua belah pihak yaitu warga saya, bahwa kalau memang benar ada sertifikatnya, monggo untuk segera menunjukkan sebagai pembuktian, dan kami berharap agar penyelesaian ini segera diselesaikan secara kekeluargaan maupun secara hukum, karena kedua belah pihak sudah ada Pengacaranya, monggo diselesaikan dengan kepala dingin,"terang Lurah Karanggeger yang menjabat dua periode itu.
Sampai berita ini diturunkan, kami tim awak media akan terus mengkonfirmasi dan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait,"(Red)
Kamis, 16 Januari 2025
Kapolres Pasuruan Kabupaten, Sertijab Kapolres Baru
PASURUAN, BeritaCakrawala.co.id - Upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Kabupaten Pasuruan berlangsung khidmat di Lapangan Sarja Arya Racana, Mapolres Pasuruan, Rabu 15 Januari 2025.
Pada sertijab tersebut, AKBP Tedy Chandra, S.I.K., resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. Setelah mengabdi selama satu tahun di Kabupaten Pasuruan, AKBP Tedy Chandra kini akan bertugas sebagai Wadit Lantas Polda Jawa Timur. Sementara itu, AKBP Jazuli Dani Irawan sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pamekasan.
Dalam sambutannya, AKBP Tedy Chandra mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran Polres dan masyarakat atas dukungan selama masa kepemimpinannya.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama dari semua pihak selama saya bertugas. Saya yakin, di bawah kepemimpinan AKBP Jazuli Dani Irawan, Polres Kabupaten Pasuruan akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,"ujarnya.
Sebagai Kapolres baru, AKBP Jazuli Dani Irawan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan serta meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di wilayah Kabupaten Pasuruan.
"Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus saya adalah menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta menjalin sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat,"tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas wilayah dan mengembangkan program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Dengan dukungan semua pihak, saya yakin kita dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,"imbuhnya.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pemberian cendera mata kepada Kapolres lama, serta sesi foto bersama. Pergantian ini diharapkan membawa semangat baru bagi Polres Kabupaten Pasuruan dalam melayani dan melindungi masyarakat,"pungkasnya.(Red)
Polrestabes Surabaya Gelar Rilis, Berhasil Ungkap 62 Kasus Curanmor Serta Amankan 32 Tersangka
SURABAYA, Berita Cakrawala.co.id - Polrestabes Surabaya bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap 62 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dalam kurun waktu Desember 2024 hingga pertengahan Januari 2025. Sebanyak 32 tersangka telah diamankan dalam operasi tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, (16/01/2025). Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras jajarannya dalam menindak kejahatan curanmor yang meresahkan masyarakat Surabaya.
“Dalam waktu ini, kami telah menangkap 32 pelaku pencurian kendaraan bermotor. Dari hasil penyelidikan, para pelaku ini diduga terlibat di 62 tempat kejadian perkara (TKP). Kami akan terus kembangkan penyelidikan karena kemungkinan masih ada TKP lainnya yang belum terungkap,”ujar Kombes Luthfie.
Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan 14 unit kendaraan bermotor yang diduga hasil curian. Kendaraan tersebut nantinya akan dikembalikan kepada pemiliknya melalui prosedur pinjam pakai, sehingga dapat kembali digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk bekerja.
Modus Operandi dan Langkah Pencegahan. Menurut Kombes Luthfie, para pelaku umumnya menggunakan modus klasik dengan kunci palsu, meski beberapa juga memanfaatkan kelengahan pemilik yang tidak mengunci stang kendaraan.
Selain itu, ada modus baru di mana dua pelaku bekerja sama; satu bertugas mencari motor yang tidak terkunci, lalu menaikinya, sementara pelaku lainnya mendorong motor tersebut ke bengkel yang menjadi tempat penampungan.
Polisi juga akan memeriksa bengkel - bengkel yang terindikasi terlibat dalam aksi kejahatan ini. Jika ditemukan bukti keterlibatan, tindakan tegas akan diambil terhadap pihak bengkel.
Kombes Luthfie mengimbau kepada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan dikunci ganda.
“Rata-rata aksi curanmor dilakukan pada malam hari hingga menjelang subuh, sekitar pukul 20.00 WIB hingga dini hari. Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati dan selalu mengunci ganda kendaraan yang ditinggalkan,"tegasnya.
Pengembalian Kendaraan kepada Pemilik. Dalam kesempatan yang sama, Polrestabes Surabaya mengembalikan tiga unit kendaraan kepada pemiliknya. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polrestabes Surabaya untuk membantu masyarakat yang menjadi korban curanmor.
“Kami memahami bahwa kendaraan ini sangat penting bagi pemiliknya, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun untuk bekerja. Oleh karena itu, kami akan mempercepat proses pengembalian kendaraan kepada para korban,"kata Kombes Luthfie.
Polrestabes Surabaya menegaskan, komitmennya untuk terus memberantas kejahatan curanmor hingga tuntas, demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Surabaya.
Polisi juga mengingatkan para pelaku kejahatan, untuk berhenti melakukan aksi yang meresahkan. Karena pihaknya akan terus mengejar mereka tanpa toleransi,"pungkasnya.(Red)





































