This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 21 Mei 2026

Diduga Dalam Pengaruh Miras, Tiga Pelaku Keroyok Pegawai Warung Lalapan Hingga Tersandung Pasal 466 dan 262 KUHP

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/48/V/2026/SPKT/POLSEK GAYUNGAN/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, atas nama pelapor sekaligus korban IMAM FATCHURROZI, telah dilaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di kawasan Jalan Ketintang Baru III Surabaya.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa malam, 20 Mei 2026 sekitar pukul 22.30 WIB di Warung Lalapan Lamongan Windi, Jalan Ketintang Baru III Surabaya. Dalam kejadian itu, korban diduga menjadi sasaran aksi kekerasan secara bersama-sama oleh beberapa pria yang diduga merupakan oknum tukang parkir liar di sekitar lokasi.

Berdasarkan isi laporan polisi, korban mengalami luka dan rasa sakit pada bagian pipi kanan dan kiri, dagu, perut atau ulu hati, lengan kiri, hingga bahu kanan akibat dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh terlapor berinisial NOPAN dkk.

Kronologis kejadian bermula saat korban sedang membersihkan meja warung, kemudian dipanggil oleh EDO yang diketahui bekerja sebagai tukang parkir di depan warung. Saat korban mendongakkan kepala dari bawah banner depan warung, korban tiba-tiba dipukul pada bagian kepala sambil ditanya alasan “melihat-lihat”.

Tak lama berselang, sekitar 10 menit kemudian, korban dipanggil keluar rumah oleh rekan kerjanya untuk menyelesaikan permasalahan. Namun sesampainya di depan warung, korban kembali didatangi terlapor NOPAN dan langsung menerima pukulan ke arah kepala dan dada. Korban sempat berusaha melindungi diri menggunakan tangan, namun beberapa pukulan tetap mengenai bagian pipi dan dada.

Menurut keterangan korban, situasi sempat dilerai oleh beberapa rekan kerja dan tukang parkir lainnya. Akan tetapi, sekitar 10 menit kemudian, EDO kembali mendatangi rumah korban dan kembali melakukan pemukulan ke arah kepala serta perut korban.

Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 23.00 WIB saat korban hendak menutup warung, dua orang terlapor yakni NOPAN dan MUJI kembali datang dan melakukan pemukulan secara bersama-sama ke arah kepala dan dada korban. Bahkan salah satu pelaku diduga menyabetkan benda tajam menyerupai senjata tajam ke arah kepala korban. Beruntung korban sempat menangkis menggunakan kedua lengannya sehingga sabetan tersebut mengenai bagian bahu kanan.

Dari kejadian tersebut, korban akhirnya melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan tersebut ke Polsek Gayungan guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas peristiwa yang menimpa IMAM FATCHURROZI, pihak keluarga korban berharap aparat penegak hukum (APH) Polsek Gayungan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, transparan, dan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, pihak keluarga juga meminta agar dugaan penggunaan senjata tajam dalam peristiwa tersebut menjadi perhatian serius penyidik, mengingat tindakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan korban dan masyarakat sekitar.

Sampai berita ini di turunkan masih mengkonfirmasi pihak pihak terkait" pungkasnya.(Farid)
Share:

Inovasi Tanpa Henti, Imigrasi Surabaya Gandeng Media Edukasi Masyarakat


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Kantor imigrasi kelas I khusus TPI Surabaya menggelar media gathering bertempat di aula, pada Kamis (21/05/2026).

Dalam kegiatan kali ini bertema sinergi media dalam mengawal informasi publik.

Kesempatan langsung dibuka oleh Kepala kantor imigrasi kelas I khusus TPI Surabaya Agus Winarto mengatakan bahwasanya dalam kegiatan ini bisa bersinergi media dengan instansi kami agar bisa memberikan informasi ke imigrasian yang cepat, aktual dan berimbang kepada masyarakat

Media bukan hanya mitra publikasi tetapi juga mitra strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

" Melalui kegiatan media gathering kami berharap sinergi antara imigrasi dan insan pers semakin kuat" Tegasnya.

Perlu diketahui, Kantor Imigrasi Surabaya juga memaparkan capaian kinerja dan berbagai inovasi pelayanan keimigrasian.

Seperti yakni  pada sepanjang tahun 2025, Imigrasi Surabaya mencatat realisasi anggaran yang sangat optimal, menerbitkan lebih dari 106 ribu paspor, serta melakukan pengawasan terhadap sekitar 2,4 juta perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Juanda.

Berbagai penghargaan turut diraih, mulai dari penghargaan IKPA terbaik hingga anugerah Humas Indonesia.

​sementara itu, tahun 2026 modernisasi pelayanan terus dilakukan melalui optimalisasi penerbitan e-Paspor yang hingga triwulan pertama telah mencapai 29.086 dokumen.

Selain mendukung iklim investasi melalui pemberian izin tinggal yang selektif dan produktif, Imigrasi Surabaya juga terus memperkuat pengawasan keimigrasian dengan tercatat 99 tindakan administratif keimigrasian yang telah dilaksanakan guna menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

​Pada kesempatan tersebut, Imigrasi Surabaya memperkenalkan inovasi komunikasi digital melalui sistem “Alur Komunikasi Satu Pintu” dan pembentukan Media Hub sebagai sarana penyampaian informasi resmi yang lebih cepat, akurat, dan terpusat.

Di tengah tengah acara ada sesi diskusi dan tanya jawab bersama insan media terkait isu-isu aktual keimigrasian, mulai dari antisipasi kasus haji non-prosedural hingga pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing yang melakukan pelanggaran izin tinggal maupun tindak kejahatan internasional.

Kantor imigrasi kelas I Khusus TPI Surabaya berharap hubungan baik dan kolaborasi bersama media dapat terus terjalin secara positif dalam mendukung keterbukaan publik.

Serta menghadirkan pelayanan keimigrasian yang transparan, akuntabel dan berorientasi kepada masyarakat sesuai semangat imigrasi untuk rakyat.

" ​Untuk kedepannya agar terus bisa berkembang dan maju kantor imigrasi kelas I khusus TPI Surabaya" pungkasnya.( SJ)
Share:

Rabu, 20 Mei 2026

Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H,. M.H,. Serukan “Jaga Tunas Bangsa” di Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang jatuh pada Rabu (20/5/2026) menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda Indonesia. Dalam semangat tersebut, Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., menyampaikan pesan tegas tentang pentingnya menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara.

Melalui pernyataannya, AKP Adik Agus Putrawan, S.H,. M.H,. mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai titik refleksi untuk memperkuat karakter, menjauhi narkoba, serta menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Jaga tunas bangsa demi kedaulatan negara bukan hanya slogan, tetapi tanggung jawab bersama. Masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang sehat, kuat, dan bebas dari narkoba,” tegasnya dalam pesan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional sendiri menjadi simbol bangkitnya kesadaran nasional rakyat Indonesia sejak lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Momentum bersejarah tersebut terus diperingati sebagai pengingat pentingnya menjaga semangat perjuangan, persatuan, dan kemajuan bangsa di era modern.

Dalam konteks saat ini, ancaman terhadap generasi muda tidak hanya datang dari persoalan sosial dan ekonomi, tetapi juga bahaya penyalahgunaan narkotika yang dinilai dapat merusak masa depan bangsa. Karena itu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus menggencarkan edukasi, pencegahan, dan penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

AKP Adik Agus Putrawan, S.H,. M.H,. menilai bahwa menjaga generasi muda merupakan bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan negara. Menurutnya, bangsa yang kuat lahir dari pemuda yang memiliki moral, disiplin, wawasan kebangsaan, dan terbebas dari pengaruh negatif.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun ini juga menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak boleh padam. Di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi, masyarakat diharapkan tetap menjaga nilai kebangsaan, gotong royong, dan kepedulian sosial demi Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.

Dengan mengusung semangat “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran bersama dalam melindungi generasi penerus bangsa dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan Indonesia"Pungkasnya.(Farid)
Share:

Selasa, 19 Mei 2026

Gebyar Diskon Pemasangan Sambungan Rumah Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya

SURABAYA,Berita cakrawala.co.id- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-733, Perumda Air Minum (PAM)Surya Sembada Kota Surabaya menghadirkan program “Gebyar Disk
on” pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat Kota Surabaya. 

“Program ini memudahkan warga kota Surabaya yang belum menjadi pelanggan PAM dengan diskon biaya pemasangan sampai 70% untuk pasang baru selama periode pendaftaran 18–31 Mei 2026,” ujar Louis Andilun Gatu, Manajer Tata Usaha dan Humas PAM Surya Sembada.

Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati tarif khusus pemasangan sambungan rumah sesuai dengan daya listrik yang digunakan. Diskon 70 Persen untuk pelanggan dengan daya listrik 450 watt dikenakan biaya sebesar Rp520 ribu dari harga normal Rp1.750.000,-. Sedangkan Pelanggan dengan daya listrik 900 watt biaya Rp625 ribu, dan pelanggan dengan daya listrik 1.300 watt dikenakan biaya Rp950 ribu.

Program ini bertujuan untuk memperluas akses layanan air bersih kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan bagi warga yang ingin melakukan pemasangan baru dengan biaya yang lebih terjangkau.

Syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi meliputi:

1. Surat kepemilikan tanah atau bangunan

2. Fotokopi KTP dan KK

3. Rekening listrik

4. SPPT PBB

Pendaftaran dapat dilakukan melalui WA Center di nomor 08123316666 atau melalui aplikasi Customer Information System (CIS). Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center bebas pulsa di 0800-1926-666. 

Info Kontak Marketing via WhatsApp (Berdasarkan Wilayah):

Jika Anda mengalami kesulitan atau butuh panduan lebih lanjut, silakan hubungi tim marketing kami sesuai dengan wilayah kecamatan tempat tinggal Anda:

ARON : 0811-3336-8457

(Mulyorejo, Sukolilo, Gubeng, Kenjeran)

LUKMAN : 0811-3336-8462

(Wonokromo, Wonocolo, Jambangan, Tenggilis, Mejoyo, Gunung Anyar, Rungkut, Gayungan)

DINAR : 0811-3336-8458

(Semampir, Simokerto, Tambaksari, Bulak)

RUDI : 0811-3051-4338

(Sambikerep, Lakarsantri, Wiyung, Karangpilang, Pakal, Tandes, Dukuh Pakis, Suko Manunggal)

IRWAN : 0811-3051-4339

(Benowo, Asemrowo, Sawahan, Krembangan, Bubutan, Pabean Cantikan, Tegalsari, Genteng)

JOKO : 0811-3051-4366

(Dukuh Pakis, Suko Manunggal, Tegalsari, Genteng, Tandes)

Yuk, manfaatkan kemudahan ini dan pastikan kebutuhan air bersih keluarga Anda terpenuhi dengan legal dan aman!

" Silakan bagikan informasi bermanfaat ini ke tetangga, saudara, atau grup warga lainnya" Pungkasnya.(Red)
Share:

Senin, 18 Mei 2026

Di Pendopo Kecamatan Paciran, Sami’an Serahkan Tongkat Komando Kepada Teguh Bagio


LAMONGAN, Berita cakrawala.co.id- Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti Pendopo Kantor Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, pada hari Senin, 18/05/2026.

 Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Paciran, menandai berakhirnya masa bakti Sami’an, SE., MM dan dimulainya kepemimpinan baru di bawah Teguh Bagio, S.STP., MM.

Upacara berlangsung di Pendopo Kecamatan yang dihadiri oleh Forkopimcam Paciran, para Kepala Desa dan Lurah, seluruh staf pegawai kecamatan, serta perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata dinamika penyegaran birokrasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah pesisir ini.
 
Dalam sambutan perpisahannya, Sami’an, SE., MM menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Paciran yang telah mendampinginya selama menjabat. Selama masa kepemimpinannya, berbagai program pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, hingga penguatan ketertiban umum telah direalisasikan secara bersama-sama.
 
“Seluruh capaian yang kita raih bukanlah hasil kerja sendiri, melainkan buah dari sinergi seluruh elemen yang ada di Kecamatan Paciran. Saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin masih terdapat kekurangan atau hal yang belum sempurna dalam pelayanan maupun pelaksanaan tugas. Terima kasih atas segala dukungan dan kebersamaan yang terjalin dengan erat di Pendopo ini,” ujar Sami’an di hadapan para undangan. 
Ia pun berharap kepemimpinan baru dapat membawa terobosan yang lebih maju dan bermanfaat bagi warga.
 
Selanjutnya, Teguh Bagio, S.STP., MM selaku Camat Paciran yang baru menerima amanah menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja pendahulu yang telah meletakkan dasar organisasi yang kokoh.

Dihadapan para tamu yang berkumpul di Pendopo Kecamatan, ia menegaskan komitmen untuk meneruskan program kerja yang sudah berjalan baik serta menghadirkan inovasi baru sesuai kebutuhan masyarakat.
 
Amanah yang diterima ini adalah tanggung jawab besar dari masyarakat Paciran. Saya berjanji akan bekerja dengan sepenuh hati, profesional, dan mengutamakan kepentingan umum. Bersama seluruh jajaran, kita akan terus membangun sinergi agar Paciran semakin maju, aman, dan sejahtera. 

" Pendopo ini akan tetap menjadi pusat pelayanan dan wadah aspirasi bagi seluruh warga,” tegas Teguh Bagio.
 
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, penyerahan dokumen administrasi,l secara simbolis di Pendopo. 

Dengan berakhirnya prosesi ini, roda pemerintahan Kecamatan Paciran resmi beralih kepemimpinan, dengan harapan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan lancar dan semakin meningkat kualitasnya" Pungkasnya.(MKD) 
 
 
Share:

Sabtu, 16 Mei 2026

DPRD Provinsi Jawa Timur Gelar Sosialisasi PPDB 2026 di Surabaya, Drs. H. Rasiyo, MS.i,. Tekankan Pentingnya Pemahaman Jalur Domisili

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Sosialisasi Optimalisasi Sistem Pendidikan untuk Mengenal Lebih Dekat dengan PPDB/SPMB SMA Negeri Tahun 2026 digelar pada Sabtu, (16 Mei 2026) di Favehotel MEX Tunjungan Jl. Pregolan No.1-2-3, Tegalsari, Kec. Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur 

Kegiatan tersebut menghadirkan Drs. H. Rasiyo, MS.i,. bersama Agus Hariono dari Tim SPMB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Acara dihadiri para orang tua siswa, tokoh masyarakat, insan pendidikan, dan berbagai stakeholder pendidikan yang ingin memahami secara langsung mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB SMA/SMK Negeri Tahun 2026 di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Drs. H. Rasiyo, MS.i,. menyampaikan bahwa masyarakat perlu memahami sistem PPDB secara menyeluruh agar tidak terjadi kebingungan maupun kesalahpahaman saat proses pendaftaran berlangsung.

Menurutnya, pola penerimaan siswa baru saat ini tidak hanya berdasarkan faktor domisili, tetapi juga mempertimbangkan nilai rapor, jalur prestasi akademik dan non-akademik, afirmasi, mutasi, hingga kemungkinan penerapan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

“Makanya kegiatan seperti ini penting dilakukan agar masyarakat memahami sistem PPDB dengan baik dan anak-anak tidak bingung dalam menentukan pilihan sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa jalur domisili nantinya dibagi kembali dalam beberapa persentase penerimaan, termasuk jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi. Karena itu, para orang tua diminta aktif mencari informasi resmi agar dapat menentukan strategi terbaik bagi putra-putrinya.

Drs. H. Rasiyo, MS.i,. juga mengingatkan masyarakat agar tidak memandang sekolah swasta sebagai pilihan kedua. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh status sekolah negeri atau swasta, melainkan oleh semangat belajar, kerja keras, doa orang tua, dan kesungguhan anak itu sendiri.

“Bukan berarti sekolah negeri pasti berhasil. Banyak juga yang biasa-biasa saja. Yang menentukan keberhasilan adalah anaknya sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut membagikan perjalanan hidupnya sebagai motivasi kepada peserta. Ia mengaku berasal dari sekolah STM swasta di Lamongan dan sempat bekerja sebelum melanjutkan pendidikan di IKIP Surabaya yang kini menjadi UNESA.

Berbekal kerja keras dan ketekunan, kariernya terus berkembang mulai dari guru, kepala sekolah SMP dan SMA, hingga dipercaya menduduki berbagai jabatan penting di pemerintahan.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa sekolah swasta juga mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas apabila dijalani dengan sungguh-sungguh.

“Yang penting anak jangan sampai putus sekolah. Kalau belum diterima di negeri, masih ada sekolah swasta yang juga berkualitas dan mendapat dukungan bantuan dari pemerintah,” katanya.

Selain membahas pendidikan, Drs. H. Rasiyo juga membuka ruang aspirasi masyarakat terkait bantuan pendidikan, kesehatan, pembangunan fasilitas sekolah, hingga fasilitas ibadah yang dapat diperjuangkan melalui mekanisme anggaran pemerintah daerah.

Ia menyebut penyusunan anggaran tahun 2027 saat ini mulai dibahas sehingga berbagai usulan masyarakat perlu segera dipersiapkan dengan data yang valid dan sesuai ketentuan.

“Kalau ada kebutuhan masyarakat seperti bantuan pendidikan, perbaikan sekolah, tambahan ruang belajar, atau pembangunan fasilitas ibadah, silakan disampaikan. Nanti akan kami perjuangkan sesuai aturan dan kemampuan anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, Agus Hariono dari Tim SPMB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjelaskan bahwa persaingan masuk SMA dan SMK Negeri tahun 2026 diprediksi semakin ketat karena keterbatasan daya tampung dibanding jumlah lulusan SMP sederajat.

Dalam pemaparannya, Agus Hariono menyampaikan apresiasi kepada Drs. H. Rasiyo, MS.i,. yang disebutnya sebagai sosok guru sekaligus inspirasi dalam perjalanan kariernya di dunia pendidikan.

“Beliau ini guru saya sekaligus inspirasi bagi saya. Kita bangga karena beliau memiliki latar belakang guru dan mampu menjadi sosok penting di dunia pendidikan,” ungkapnya.

Agus Hariono menjelaskan bahwa jumlah lulusan SMP sederajat di Jawa Timur tahun 2026 mencapai sekitar 618 ribu siswa. Sementara daya tampung SMA Negeri hanya sekitar 121 ribu siswa atau sekitar 19 persen, sedangkan SMK Negeri sekitar 123 ribu siswa atau hampir 20 persen.

Dengan kondisi tersebut, total daya tampung sekolah negeri hanya mampu menampung kurang dari separuh jumlah lulusan SMP sederajat di Jawa Timur.

“Artinya masih ada sekitar 60 persen lulusan yang tidak tertampung di sekolah negeri. Ini menjadi peluang sekaligus peran penting sekolah swasta dalam dunia pendidikan,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta masyarakat memahami jalur penerimaan secara detail agar dapat menentukan langkah strategis dalam proses pendaftaran.

Agus Hariono juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah menyiapkan langkah fasilitasi bagi calon murid yang tidak lolos sekolah negeri melalui kerja sama dengan sekolah swasta yang menyediakan bantuan pendidikan atau beasiswa bagi keluarga kurang mampu, khususnya kategori desil 1 hingga desil 5.

Selain itu, terdapat perubahan mekanisme penerimaan tahun 2026, di mana jalur domisili kini ditempatkan pada tahap pertama seleksi. Kebijakan tersebut bertujuan memberikan prioritas kepada masyarakat di sekitar sekolah agar memiliki kesempatan lebih besar diterima di sekolah terdekat.

Agus juga mengingatkan para orang tua agar benar-benar memanfaatkan seluruh jalur penerimaan yang tersedia, terutama jalur domisili yang kini menjadi prioritas utama dalam tahapan awal seleksi.

“Saya berharap semua jalur dimanfaatkan dengan baik, terutama jalur domisili. Jangan sampai disia-siakan karena itu menjadi kesempatan utama bagi warga sekitar sekolah untuk bisa diterima,” tegasnya.

Menurutnya, sistem zonasi maupun domisili secara perlahan berhasil mengurangi stigma sekolah favorit karena kualitas pendidikan antar sekolah negeri kini semakin merata.

“Sekolah yang berada di pinggiran sekarang juga mampu bersaing. Banyak siswanya diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi maupun nilai rapor. Jadi jangan lagi memandang sekolah hanya dari label favorit atau tidak,”Katanya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami mekanisme SPMB/PPDB Tahun 2026, termasuk jalur penerimaan, peluang pendidikan di sekolah swasta, hingga program bantuan pemerintah demi memastikan seluruh anak di Jawa Timur tetap mendapatkan hak pendidikan secara layak dan berkelanjutan"Pungkasnya.(Red)
Share:

Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak AKP Andik Agus Putrawan, S.H,. M.H,. Gembleng Tim Elit “The Silver Police”, Tekankan Gerak Cepat dan Strategi Handal

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjung Perak terus mematangkan kesiapan personel guna menekan laju peredaran barang haram di wilayah hukumnya. Langkah nyata dilakukan melalui kegiatan analisa dan evaluasi (Anev) yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba, AKP Adik Agus Putrawan, S.H,. M.H,. bersama dua unit tim serse unggulan, guna menyempurnakan strategi serta kesiapsiagaan anggota saat bertugas di lapangan.
 
Dalam kesempatan tersebut, AKP Adik Agus Putrawan memberikan pemaparan materi, arahan teknis, hingga penguatan mental kepada seluruh personel yang hadir. Ia menekankan bahwa kecekatan, kelincahan, dan kemampuan merespons dengan cepat adalah kunci utama keberhasilan setiap operasi pemberantasan narkotika.
 
Suasana kegiatan berlangsung penuh disiplin namun tetap akrab, di mana AKP Adik Agus Putrawan juga menyisipkan pesan-pesan motivasi yang disambut antusias oleh para anggota. Ia menegaskan pentingnya pemahaman dan kekompakan antarpersonel dalam menjalankan instruksi.
 
“Bila aku berlari kalian harus paham hendak apa. Bila aku berjalan cepat, sudah tentu para anggota harus paham hendak apa,” tegas AKP Adik Agus Putrawan di hadapan jajarannya.
 
Pada momen tersebut, julukan kebanggaan “The Silver Police” pun digaungkan sebagai simbol dari kekompakan, loyalitas, dan kesiapan tim dalam menghadapi beragam tantangan operasi. Julukan ini menjadi identitas baru yang diharapkan mampu membangun semangat kerja sama yang kuat di antara personel.
 
Kegiatan analisa dan evaluasi ini menjadi bagian strategis dari upaya berkelanjutan Satresnarkoba Polres Tanjung Perak untuk membentuk tim yang solid, tangguh, dan memiliki strategi andal. Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan, ketertiban, serta melindungi masyarakat dari bahaya ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika"Pungkasnya.(Farid)
Share:

Tangkal Berita Framing fitting, AKP Adik Agus Putrawan. SH,. MH dan Drs. Siswanto. CH, CHt,. CMt, Angkat Bicara di Forum Sinau Bareng

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Bertajub Sinau Bareng "Lawan Bahaya Narkoba Untuk Sematkan Anak Bangsa yang di gagas oleh Kasat Reskoba Pelabuhan Tanjung Perak (KP3) Surabaya bersama Drs. Siswanto. CH, CHt,. CMt, di sambut baik berbagai media yang ikut hadir dalam undangan itu, Sabtu (16/05/2026).

Acara tersebut ikut hadir tamu undangan khusus yakni Dr. Dhimam Abror Ketua Dewan Pakar PWI Pusat.

Setelah acara saresahan selesai Bertajub Sinau Bareng "Lawan Bahaya Narkoba Untuk Sematkan Anak Bangsa, yang ada juga hadir wartawan berbagai media. Awak media mengkonfirmasi perihal marakya Framing fitting terkait Rehab dan tangkap lepas AKP Adik Agus Putrawan. SH,. MH mengatakan, pentingnya sinergi antara wartawan dan pihak terkait agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga berdasarkan fakta dan pemahaman hukum yang jelas.

"Pemberitaan mengenai kasus narkoba maupun lembaga rehabilitasi dinilai memiliki dampak besar terhadap persepsi masyarakat sehingga harus dilakukan secara hati-hati dan bertanggung jawab," ucapnya.

Terkait pertemuan di acara ini, lanjut Adik, Pertemuan itu juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat pemahaman wartawan mengenai sistem rehabilitasi narkoba, khususnya rehabilitasi sosial berbasis masyarakat yang berbeda dengan rehabilitasi medis.

“Tujuan forum ini agar ada kesamaan persepsi antara jurnalis dan penegak hukum maupun lembaga rehabilitasi. Kami ingin pemberitaan tentang rehabilitasi narkoba berjalan benar, profesional, dan tidak menyesatkan masyarakat,” katanya.

Lain halnya Drs. Siswanto dengan sapaan Prof. Siswanto mengatakan di waktu yang sama, wartawan agar mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional dengan menggunakan sumber informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, jangan gunakan dasar "Framing fitting".

"Pemberitaan yang dibangun berdasarkan asumsi, rumor, atau penggunaan istilah seperti “katanya” tanpa verifikasi harus yang memadai," tegasnya.

Terkait lembaga rehabilitasi, lanjut Prof. Siswanto, tidak mempermasalahkan adanya pemberitaan yang menyorot lembaganya. Dorotan media justru membuat masyarakat semakin mengenal keberadaan lembaga rehabilitasi tersebut.

"Namun, saya berharap pemberitaan tetap dilakukan secara objektif dan berimbang agar tidak memunculkan stigma negatif di tengah masyarakat," lugasnya.

Kami tidak masalah diberitakan, sambung Prof. Siswanto, Justru masyarakat jadi tahu keberadaan lembaga kami, akan tetapi pemberitaan sebaiknya menggunakan narasumber yang jelas dan data yang valid, bukan berdasarkan rumor atau asumsi, apa lagi menggunakan lebel Framing fitting.

Perlu kami tegaskan, Masik sambung Prof. Siswanto, sistem operasional lembaga rehabilitasi sosial berbasis masyarakat yang selama ini berjalan secara mandiri, lembaganya tidak menerima anggaran operasional dari pemerintah sehingga seluruh kegiatan rehabilitasi dilakukan secara swadaya dengan dukungan masyarakat.

"Untuk perlindungan privasi pasien rehabilitasi, pihak lembaga terksit identitas pasien dan lokasi rehabilitasi bersifat rahasia demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan proses pemulihan pasien," jlentrenya.

Karena itu, wartawan maupun pihak luar diingatkan untuk tidak memaksa meminta data pribadi pasien atau lokasi rehabilitasi tertentu. Jika ingin memastikan legalitas atau status resmi tempat rehabilitasi, masyarakat maupun media disarankan untuk melakukan konfirmasi langsung kepada Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Identitas pasien rehabilitasi itu rahasia dan harus dilindungi. Tujuannya agar proses pemulihan berjalan baik tanpa tekanan sosial. Jika ingin mengetahui tempat rehabilitasi resmi, silakan konfirmasi langsung ke BNN,” ulas Prof. Siswanto.

Selain memperkuat profesionalisme jurnalistik, kegiatan itu juga diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa rehabilitasi merupakan bagian penting dalam upaya pemulihan pengguna narkoba, bukan sekadar persoalan hukum semata.

Melalui pertemuan tersebut, seluruh pihak berharap tercipta pola pemberitaan yang lebih edukatif, berimbang, dan mendukung upaya rehabilitasi serta perlindungan hak-hak pasien di Indonesia, jangan gunakan rumus-rumus Framing fitting," tutup Drs. Siswanto. CH, CHt,. CMt dihadapan para awak media"Pungkasnya.(Farid)
Share:

Jumat, 15 Mei 2026

Surabaya Vaganza 2026 Flower Parade Digelar, Dinas Perhubungan (Dishub) Siapkan Titik Parkir Resmi

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya siap menggelar event tahunan “Surabaya Vaganza 2026 Flower Parade” pada Sabtu, 16 Mei 2026 mulai pukul 18.00 WIB Surabaya Jawa Timur.

Kegiatan parade bunga yang menjadi daya tarik warga dan wisatawan ini akan mengambil rute dari Tugu Pahlawan hingga finis di kawasan Monumen Bambu Runcing.

Untuk mendukung kelancaran acara dan mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dishub Surabaya telah menyiapkan 16 titik parkir resmi yang tersebar di sejumlah lokasi strategis di pusat kota.

Beberapa titik parkir yang disediakan di antaranya Halaman Tugu Pahlawan, Gedung Siola, Basement Alun-Alun Surabaya, Pasar Tunjungan, Tunjungan Plaza, Surabaya Plaza, hingga Mall BG Junction dan Mall WTC.

Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan area parkir resmi yang telah disediakan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama berlangsungnya acara.

Warga juga diminta tidak memarkir kendaraan sembarangan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.

Selain itu, masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi parade.

“Surabaya Vaganza 2026 Flower Parade” sendiri menjadi salah satu agenda hiburan dan budaya tahunan Kota Surabaya yang selalu menarik antusiasme masyarakat. 

Parade kendaraan hias bertema bunga dipastikan akan memeriahkan suasana malam akhir pekan di Kota Pahlawan.

Dengan tersedianya fasilitas parkir resmi dan pengaturan lalu lintas yang optimal, diharapkan acara dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung."Pungkasnya.(Farid)
Share:

AKP RAHARJO, SH. Kasatresnarkoba Polres Tuban Ajak Generasi Muda Bangkit Lawan Narkoba di Momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026

TUBAN, BeritaCakrawala.co.id – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2026 dimaknai sebagai ajakan untuk membangun kembali semangat persatuan, kepedulian sosial, dan perjuangan bersama dalam menjaga masa depan bangsa dari berbagai ancaman, termasuk bahaya penyalahgunaan narkotika.

Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, Kasatresnarkoba Polres Tuban AKP Raharjo, SH., menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bangkit melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjadi ancaman serius bagi masa depan Indonesia.

Menurut AKP Raharjo, semangat kebangkitan nasional tidak cukup hanya diwujudkan melalui seremoni, melainkan harus dibarengi dengan tindakan nyata dalam menjaga moral, kesehatan, dan masa depan generasi penerus bangsa dari pengaruh narkotika.

Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum untuk membangkitkan semangat persatuan dan kepedulian bersama. 

" Saat ini bangsa kita menghadapi tantangan besar, salah satunya bahaya narkoba yang dapat merusak generasi muda dan menghancurkan masa depan bangsa,” tegas AKP Raharjo, SH.

Ia menambahkan, penyalahgunaan narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman sosial dan kemanusiaan yang harus diperangi bersama oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, peran keluarga, lingkungan, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dini.

Satresnarkoba Polres Tuban, lanjutnya, akan terus memperkuat langkah preventif melalui sosialisasi, edukasi bahaya narkoba, serta penegakan hukum terhadap jaringan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Tuban.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Jangan sampai dirusak oleh narkoba. Mari jadikan semangat Hari Kebangkitan Nasional sebagai kekuatan bersama untuk menciptakan Indonesia yang sehat, kuat, bersih dari narkoba, dan bermartabat,” ujarnya.

AKP Raharjo juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar, demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dengan mengusung semangat “Bangkit Bersama Melawan Narkoba untuk Indonesia Maju”, Satresnarkoba Polres Tuban berharap peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 mampu menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari ancaman narkoba merupakan bagian dari perjuangan menjaga keutuhan dan masa depan bangsa Indonesia" Pungkasnya.(Farid)
Share:

Kamis, 14 Mei 2026

ATURAN KEPALA SEKOLAHAN SMAN 1 BALEN JLN SUBUNTORO KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO YANG PENUH DENGAN TANDA TANYA

BOJONEGORO, BeritaCakrawala.co.id- SMAN 1 Balen kembali menjadi sorotan publik Pasalnya, saat sejumlah jurnalis berupaya Kordinasi dan konfirmasi di sekolahan SMAN 1 balen kecamatan balen kabupaten Bojonegoro, Rabu (13/05/2026).

Dari pihak sekolah mengeluarkan aturan yang tanpa ada izin resmi dari dinas pendidikan dan anehnya ketika awak media yang mau masuk ke sekolahan SMAN 1 balen harus menunjukan KTP dan kartu pers.

Ada apa dan apa yag terjadi sehingga pihak sekolahan SMAN 1 balen kecamatan balen kabupaten Bojonegoro terutama kepala sekolah seakan akan takut dan alergi sama temen - teman media, pihak kepala sekolah terkesan menghindar dan tidak memberikan ruang komunikasi yang terbuka.

Hal ini jelas jelas dari pihak SMAN 1 balen Menghalangi wartawan meliput adalah tindakan melanggar hukum, khususnya Pasal 18 ayat (1) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang mengancam pelakunya dengan pidana penjara maksimal 2 tahun atau denda hingga Rp500 juta. Pasal ini melindungi jurnalis yang menjalankan tugas profesional, mencari, dan menyebarluaskan informasi.Berikut adalah rincian pasal terkait:Pasal 18 ayat (1) UU Pers: "Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)".Pasal 4 ayat (3) UU Pers: Menegaskan bahwa pers nasional memiliki hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan serta informasi.Pasal 8 UU Pers: Wartawan mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya, yang menurut putusan MK (Januari 2026) menegaskan bahwa wartawan tidak bisa langsung dituntut pidana/perdata tanpa melalui mekanisme Dewan Pers.

Tindakan intimidasi, penyitaan alat, atau kekerasan fisik terhadap jurnalis saat bertugas di lapangan melanggar pasal-pasal di atas.

Sikap tertutup tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Sebab, sebagai lembaga pendidikan negeri yang dibiayai negara, sekolah semestinya menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik.

Terlebih ketika muncul persoalan yang menjadi perhatian wali murid dan masyarakat luas.

Beberapa pihak menilai, tindakan menghindari wartawan justru memperkuat dugaan adanya persoalan dalam mekanisme pergantian komite sekolah.

Padahal, media hadir bukan untuk mencari sensasi, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi yang berimbang kepada publik.

Kalau memang semua proses berjalan sesuai aturan, kenapa harus takut memberikan klarifikasi kepada wartawan?ujar salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Hingga kini, para jurnalis masih berupaya meminta hak jawab dan klarifikasi resmi dari pihak sekolah agar pemberitaan tetap berjalan profesional, objektif, dan sesuai kode etik jurnalistik.

Sampai berita ini di turunkan masih mengkonfirmasi pihak pihak terkait " pungkasnya. (Red)
Share:

Rabu, 13 Mei 2026

Dengan Sigap, Menteri HAM Kunjungi Pasien Keracunan MBG di Surabaya

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, melakukan kunjungan kerja mendadak ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) IBI Surabaya pada Rabu (13/5). 

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung penanganan medis para peserta didik yang menjadi korban dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kelurahan Tembok Dukuh, Kota Surabaya.

Dalam kunjungannya dihadiri,  Menteri HAM, Toar R. E. Mangaribi (Kepala Kanwil Kementerian HAM Jawa Timur).  Imam Hidayat (Asisten I Pemerintah Provinsi Jawa Timur), Jajaran manajemen dan tenaga medis RSIA IBI Surabaya.
Menteri HAM menyempatkan diri berdialog dengan keluarga pasien dan meninjau tujuh peserta didik yang masih menjalani rawat inap intensif. 

Laporan medis menyatakan bahwa seluruh pasien saat ini dalam kondisi stabil dan menunjukkan progres pemulihan yang signifikan.

Menteri HAM Natalius Pigai mengatakan bahwa meskipun Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan tumbuh kembang anak, aspek keamanan pangan tidak boleh dikompromikan.

“Program MBG ini tujuannya sangat mulia untuk masa depan anak-anak kita. Namun, jika terjadi kegagalan dalam proses pengelolaan, terutama di sisi dapur atau sanitasi, maka ini adalah alarm keras yang harus segera dievaluasi dan ditindaklanjuti secara hukum maupun administratif,” Tegasnya.

" Kami mendorongan moril langsung kepada para siswa agar tidak trauma dan tetap semangat untuk kembali ke bangku sekolah setelah dinyatakan sembuh total oleh tim dokter" Tegasnya.
Oleh karena itu program dari presiden Republik Indonesia itu bagus adanya makan bergizi gratis supaya anak pendidikan ini jangan sampai ada yang kelaparan disaat di sekolahnya.

" Kemudian setelah merasakan kenyang anak bangsa ini di sekolah agar menjadi kan cerdas bagi bangsa negara" Imbuhnya.

Dampak dari insiden ini melibatkan peserta didik dari 11 instansi pendidikan, di antaranya SDN Tembok Dukuh (01, 03, dan 04). Kompleks Sekolah Aletheia (TK, SD, dan SMP), SD Pancasila 45 dan SD Raden Wijaya. Kompleks Sekolah Ubaid (TK, SD 01, dan SD 02).

Hingga rilis ini dikeluarkan, tercatat sebanyak 131 peserta didik sempat dilarikan ke rumah sakit. Sebanyak 124 pasien telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang, sementara 7 pasien lainnya masih dalam observasi tim medis RSIA IBI.

Komitmen Perlindungan Hak Anak
Menutup kunjungannya, Menteri HAM menekankan bahwa pemenuhan hak atas kesehatan adalah bagian dari hak asasi manusia yang mendasar. 

Beliau meminta pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap vendor atau pengelola SPPG terkait.

Negara harus memastikan perlindungan hak anak atas keamanan pangan. Jika terbukti ada kelalaian prosedur, harus ada sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang di daerah lain.

Masalahnya bukan programnya akan tetapi dapur yang kurang profesional, karena itu pengelolaan harus di perbaiki total" pungkasnya.(SJ)
Share:

Selasa, 12 Mei 2026

Unit 2 subdit 1 Angkat Bicara Adanya Penangkapan Dua Pelaku, Tidak Benar

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Adanya beredar isu di pemberitaan penangkapan oleh unit 2 subdit 1 dua pelaku didaerah Gedangan itu tidak benar, Rabu (13/05/2026).

Saat awak media Berita cakrawala klarifikasi di Kanit 2 subdit 1 melalui telepon anggota Ilham angkat bicara terkait tersebut mengatakan, bahwa pemberitaan tersebut tidak benar.

Dari anggota kami tidak ada melakukan kegiatan penangkapan di rumahnya didaerah rumah Gedangan Sidoarjo berinisial AB dan AZ  pada Kamis 23/04/2026 malam hari.

" Penyidik dan anggota unit 2 subdit 1 tidak  pernah giat di Gedangan Sidoarjo mas " Tegasnya.

" Kita semua disini selalu transparan dan profesional dalam menjalankan tugas" pungkasnya.(Red)
Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support