This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 28 Oktober 2026

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Patriotik, Gigih dan Berempati

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Rabu (28/10/2026).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, pengabdian serta kepedulian generasi muda terhadap bangsa dan masyarakat.

Wakapolda Jawa Timur Kombes Pol Feri Handoko Soenarso bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir.

Dalam sambutan Menpora yang dibacakan Wakapolda Jatim tersebut, generasi muda diajak untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air, memiliki kegigihan dalam menghadapi berbagai tantangan, serta membangun kepedulian dan empati terhadap sesama.

Momentum Hari Sumpah Pemuda sekaligus mengingatkan kembali makna historis ikrar 28 Oktober 1928. Para pemuda dari berbagai latar belakang menyatukan tekad kebangsaan dan menempatkan persatuan di atas berbagai perbedaan.

“Semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi membumi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa,” demikian petikan sambutan Menpora yang dibacakan Wakapolda Jatim.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, kekuatan karakter, semangat pengabdian serta kepedulian terhadap sesama.

Tiga nilai utama dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, yakni patriotik, gigih dan berempati, diharapkan dapat diwujudkan generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.

Patriotisme diwujudkan melalui kecintaan kepada bangsa dan negara yang dibuktikan dengan tindakan nyata. Kegigihan menjadi semangat untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Sementara empati diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat serta kesediaan membantu sesama.

“Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” demikian pesan dalam sambutan Menpora.

Generasi muda juga didorong untuk berani bermimpi, bekerja keras, terus berkarya dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa, tanpa meninggalkan kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

Semangat patriotik, kegigihan dan empati tersebut juga sejalan dengan semangat “Jogo Omah” yang terus digaungkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Melalui semangat Jogo Omah, masyarakat diajak membangun kepedulian dan menjaga keamanan mulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga, kemudian lingkungan tempat tinggal, hingga bersama-sama menjaga Jawa Timur sebagai rumah bersama.

Bagi generasi muda, semangat tersebut dapat diwujudkan dengan menjaga diri dan keluarga, merawat persaudaraan dan toleransi, bijak serta bertanggung jawab di ruang digital, sekaligus berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Polda Jatim mengajak generasi muda menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan dan keamanan. Semangat Sumpah Pemuda dan Jogo Omah memiliki titik temu dalam membangun kesadaran bahwa menjaga persaudaraan, keamanan dan masa depan bangsa membutuhkan kepedulian serta peran bersama.

Generasi muda juga diharapkan mampu menggunakan ruang digital secara bijak dan bertanggung jawab, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi maupun konten provokatif yang berpotensi memecah persatuan.

Sebaliknya, ruang digital diharapkan menjadi ruang untuk menyebarkan gagasan, kreativitas, prestasi dan berbagai hal positif yang memperkuat persaudaraan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus merawat persatuan dan mengambil bagian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Semangat “Jogo Omah, Jogo Lingkungan, Jogo Jawa Timur” diharapkan menjadi bagian dari kepedulian bersama untuk mewujudkan Jawa Timur yang aman, damai dan kondusif.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 harus terus dirawat dan diwujudkan melalui karya, pengabdian serta kepedulian nyata kepada masyarakat, bangsa dan negara" Pungkasnya.(Farid)
Share:

Camat Brondong Sampaikan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun

LAMONGAN, BeritaCakrawala.co id- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun, Camat Brondong.Nurul Khumaidah, SH, MM menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemuda di wilayah Kecamatan Brondong dan Kabupaten Lamongan.

Kecamatan Brondong yang bertema Patriotik, Gigih, Berempati. Pemuda Untuk Indonesia, Camat Brondong mengajak seluruh pemuda untuk terus menjaga semangat persatuan dan nasionalisme.

Poster tersebut menampilkan Camat Brondong, Nurul Khumaidah dengan mengenakan seragam dinas lengkap berlatar belakang Tugu Pahlawan dan kibaran Bendera Merah Putih, sebagai simbol semangat kepahlawanan dan patriotisme pemuda.

Nurul Khumaidah berharap momentum Sumpah Pemuda ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi generasi muda di Brondong untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi positif bagi bangsa.

Selamat Hari Sumpah Pemuda Mari Kita Wujudkan Pemuda Yang Patriotik,Gigih,dan berempat untuk Indonesia yang lebih maju.

Pemuda brondong harus menjadi motor penggerak pembangunan mengilan, Brondong Rapatkan,pesanya.

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di kalangan pemuda, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Brondong" Pungkasnya.(MKD)
Share:

Bikin KTP Digital Nggak Perlu Ribet Tim Kelurahan Tanjung Perak Turun Langsung ke Wilayah RT

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) kini banyak dilakukan melalui program layanan jemput bola oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang mendatangi langsung tingkat wilayah seperti kantor kelurahan, rumah RW, hingga kediaman ketua RT.

Kali ini seperti halnya yang ada di Kalimas Baru 1  RT 09 kelurahan Tanjung Perak tepatnya di kantor Media Berita Cakrawala melaksanakan kegiatan aktivasi IKD tersebut, Selasa (27/10/2026) sore.

Ketua RT 09 Sulaiman menyampaikan Alhamdulillah atas berkat kerja sama dan dukungan masyarakat, kegiatan aktivasi IKD berjalan dengan lancar sebagai bentuk apresiasi.

" Saya juga berterima kasih kepada petugas kelurahan Tanjung Perak yang sudah hadir mendampingi warga kami untuk Aktivasi IKD" Tegasnya.

Antusiasme masyarakat untuk melakukan aktivasi  IKD sangat tinggi kegiatan ini turut di monitor langsung oleh pihak kelurahan Tanjung Perak Kecamatan Pabean Cantikan, guna  memastikan kelancaran proses  pelayanan kepada warga.

" Diakhir kegiatan berjalan dengan lancar, aman dan kondusif" Pungkasnya.(SLM)
Share:

Momentum Sumpah Pemuda, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Persatuan

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, serta semakin bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, nilai-nilai Sumpah Pemuda tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Jika dahulu para pemuda dipersatukan oleh tekad kebangsaan, maka generasi muda saat ini memiliki tantangan untuk merawat persatuan di tengah derasnya arus informasi dan dinamika ruang digital.

“Momentum Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan masa depan bangsa. Mari jadikan ruang digital sebagai tempat menyebarkan gagasan, kreativitas, dan hal-hal positif yang memperkuat persaudaraan,” ujar Kombes Pol Abast, Selasa (27/10/2026).

Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terlebih informasi yang mengandung provokasi, ajakan kekerasan, maupun narasi yang berpotensi memecah persatuan.

“Jangan mudah terprovokasi dan jangan sekadar ikut-ikutan terhadap ajakan yang belum dipahami tujuan maupun risikonya. Jadilah generasi muda yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab,” pesan Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, Polri menghormati ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pendapat, gagasan, kritik, maupun aspirasi. Namun, kebebasan tersebut hendaknya dijalankan secara bertanggung jawab, tertib, dan damai, serta tetap menghormati hak dan keselamatan orang lain.

Dalam momentum Sumpah Pemuda, Polda Jatim juga mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak serta memberikan pendampingan terhadap lingkungan pergaulan dan aktivitas mereka di ruang digital.

Menurut Kombes Pol Abast, menjaga generasi muda sekaligus keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat tersebut sejalan dengan pesan “Jogo Omah” yang terus digaungkan Kapolda Jawa Timur.

“Jogo Omah bukan hanya menjaga rumah secara fisik. Kita menjaga keluarga kita, menjaga anak-anak kita, menjaga lingkungan kita, dan pada akhirnya bersama-sama menjaga Jawa Timur sebagai rumah kita agar tetap aman dan kondusif,” ungkap Kombes Pol Abast.

Ia berharap momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa semangat menjaga persatuan dapat dimulai dari lingkungan yang paling dekat, yakni keluarga dan masyarakat.

“Semangat Sumpah Pemuda adalah semangat persatuan. Mari kita mulai dari rumah kita sendiri. Jogo Omah, Jogo Lingkungan, lan Jogo Jawa Timur. Bersama-sama kita jaga Jawa Timur tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.(Farid)
Share:

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Dua Korban di Madiun, Satu Tersangka Diamankan

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang perempuan dan seorang anak berusia empat tahun di Kota Madiun.

Dalam perkara tersebut, penyidik menetapkan seorang pria berinisial DBM (40), warga Kota Madiun, sebagai tersangka. Tersangka diketahui memiliki hubungan pernikahan siri dengan korban perempuan.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy H.M. Sihombing menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari laporan orang hilang yang disampaikan keluarga korban kepada Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan korban.

“Kasus ini berawal dari adanya laporan orang hilang pada 5 Oktober 2026 yang dilaporkan ke Polres Madiun Kota. Berdasarkan laporan tersebut, dilakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan korban,” ujar Kombes Pol Roy H.M. Sihombing saat memberikan keterangan pers, Selasa (27/10/2026).

Dalam proses penyelidikan, petugas melakukan penelusuran terhadap sejumlah informasi, termasuk rekaman CCTV, jejak digital, serta lokasi yang diketahui pernah didatangi korban.

Dari hasil pendalaman tersebut, penyidik memperoleh petunjuk yang kemudian mengarah pada dugaan terjadinya tindak pidana.

“Dari hasil pengembangan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan fakta yang mengarah bahwa korban yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga telah meninggal dunia. Selanjutnya, perkara tersebut kami dalami sebagai dugaan tindak pidana pembunuhan,” jelas Kombes Roy.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kedua korban diduga meninggal dunia pada 20 September 2026 di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Madiun.

Korban perempuan diduga meninggal dunia di salah satu hotel di Kota Madiun, sedangkan korban anak diduga meninggal dunia di dalam kendaraan di wilayah Kota Madiun.

Penyidik selanjutnya melakukan serangkaian pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti hingga menetapkan DBM sebagai tersangka.

Terkait motif, Kombes Roy mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terdapat dugaan perselisihan dalam hubungan pribadi antara tersangka dan korban perempuan yang menjadi salah satu latar belakang peristiwa tersebut.

“Motif sementara yang kami peroleh berkaitan dengan adanya perselisihan antara tersangka dengan korban perempuan. Namun, motif secara keseluruhan masih terus kami dalami berdasarkan keterangan, alat bukti, serta hasil pemeriksaan lainnya,” ungkap Kombes Roy.

Sementara terkait meninggalnya korban anak, penyidik juga masih mendalami rangkaian peristiwa dan motif tersangka.

“Berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik, terdapat kekhawatiran bahwa korban anak mengetahui peristiwa yang terjadi terhadap korban perempuan. Keterangan tersebut masih terus kami dalami dan akan disesuaikan dengan alat bukti lainnya,” jelas Kombes Roy.

Setelah kedua korban meninggal dunia, tersangka diduga melakukan serangkaian tindakan untuk menyembunyikan keberadaan jenazah sekaligus menghilangkan jejak perbuatannya.

Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi dan menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

“Penyidik telah menemukan sejumlah material yang diduga berkaitan dengan korban. Material tersebut telah diserahkan untuk pemeriksaan forensik, termasuk pemeriksaan DNA. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan keterkaitannya dengan kedua korban,” terang Kombes Roy.

Selain melakukan pemeriksaan forensik, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan, telepon seluler, peralatan, serta barang lain yang diduga berkaitan dengan perkara.

Seluruh barang bukti tersebut saat ini masih diperiksa dan didalami untuk memperkuat pembuktian serta merekonstruksi rangkaian peristiwa secara utuh.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan ketentuan pidana terkait kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia serta tindak pidana pembunuhan dan/atau pembunuhan berencana.

Penerapan pasal dilakukan berdasarkan konstruksi hukum, fakta serta alat bukti yang diperoleh penyidik dalam proses penyidikan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau masyarakat maupun insan media untuk menghormati privasi korban dan keluarganya, terutama korban anak yang masih di bawah umur.

“Kami mengingatkan seluruh masyarakat dan rekan-rekan media untuk tetap menghormati privasi korban. Jangan menyebarluaskan identitas, foto, alamat, maupun informasi pribadi lainnya yang dapat mengungkap identitas korban anak,” ujar Kombes Pol Abast.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi dalam proses penegakan hukum tetap harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap korban dan keluarganya.

“Kami berharap semua pihak membantu menjaga privasi korban dan keluarganya. Mari mengedepankan empati serta tidak menyebarluaskan dokumentasi maupun informasi mengenai korban secara berlebihan yang dapat menambah beban maupun menimbulkan trauma bagi keluarga,” tegasnya.

Polda Jatim memastikan proses penyidikan masih terus dikembangkan, termasuk melalui pemeriksaan forensik, pendalaman keterangan para saksi dan tersangka, serta pemeriksaan alat bukti lainnya.

Penyidik juga terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui ataupun berkaitan dengan perkara tersebut.

“Proses penyidikan masih berjalan. Kami akan menangani perkara ini secara profesional, transparan dan berdasarkan alat bukti serta ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Kombes Pol Abast" pungkasnya.(Farid)
Share:

Diduga Pelaku Penganiayaan AS di Valhala Specta Surabaya Terekam HP Pengunjung, Sosok Berinisial R Jadi Sorotan

Surabaya, Berita cakrawala.co.id – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pria berinisial AS (25) di Valhala Specta Surabaya menjadi perhatian. Seorang pria berinisial R, yang diduga berasal dari kawasan Pulo Wonokromo, Surabaya, disebut-sebut sebagai sosok yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keberadaan pria berinisial R sempat terekam oleh salah seorang pengunjung Valhala Specta Surabaya. Rekaman tersebut diketahui diambil ketika pengunjung sedang merayakan ulang tahun temannya di lokasi hiburan tersebut.

Dalam rekaman yang beredar, sosok pria yang diduga berinisial R terlihat mengenakan sejumlah pakaian yang menjadi ciri penampilannya saat berada di lokasi.

Pria tersebut disebut menggunakan topi berwarna hitam, kaos putih, tas hitam, celana hitam, serta sandal jepit.

Keberadaan rekaman tersebut menjadi salah satu informasi yang menarik perhatian dalam penelusuran dugaan penganiayaan terhadap AS.

Meski demikian, identitas pria dalam rekaman tersebut maupun keterlibatannya dalam dugaan penganiayaan masih perlu dipastikan melalui proses verifikasi dan keterangan pihak terkait.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai dugaan keterlibatan pria berinisial R masih bersumber dari keterangan yang dihimpun. Belum terdapat keterangan resmi yang dapat memastikan identitas maupun peran yang bersangkutan dalam peristiwa tersebut.

Pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian, kondisi korban AS, serta perkembangan penanganan perkara.

Redaksi juga membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini guna memperoleh informasi yang berimbang.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi awal dan tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan seseorang bersalah. Dugaan keterlibatan maupun identitas sosok dalam rekaman tetap perlu dibuktikan melalui proses hukum dan klarifikasi resmi.

Sampai berita ini di turunkan masih mengkonfirmasi pihak pihak terkait" pungkasnya.(Red)
Share:

Senin, 26 Oktober 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Semeru Satlantas polres pelabuhan Tanjung perak Berikan Edukasi

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Hari pertama Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan melaksanakan pemasangan banner di tempat strategis dan rawan laka lantas, Senin (26/10/2026).

Selain itu, petugas Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga melaksanakan penempelan stiker dan brosur tertib lalu lintas, sosialisasi di media, serta bimbingan penyuluhan dan sosialisasi tertib berlalu lintas ke sekolah, komunitas sopir di buffer area, ojol, ekspedisi, dan kelompok masyarakat lainnya.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Syaifuddin Rodji, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, pihaknya lebih mengedepankan kegiatan preemtif.

"Tujuannya untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya. Sehingga harapan kami, Operasi Patuh Semeru 2026 dengan tema 'Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas Tertib, Aman, dan Berkeselamatan' tersampaikan kepada seluruh masyarakat. Harapan kami, kesadaran akan tertib berlalu lintas bisa tumbuh dari diri sendiri, bukan karena takut terhadap petugas," ujar AKP Imam Syaifuddin Rodji kepada wartawan.

"Ingat, kecelakaan bermula dari pelanggaran lalu lintas. Jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan, sehingga kita bisa menjaga diri sendiri dan pengguna jalan lain," tambahnya.

Untuk kegiatan represif merupakan alternatif terakhir apabila pelanggaran tersebut benar-benar berpotensi menimbulkan laka lantas dan bisa berakibat fatal kepada pengendara sendiri maupun pengguna jalan lain" pungkasnya.(Red)
Share:

Cepat Tanggap URC Jatanras Polda Jatim, Terungkap Ibu dan Anak Dibunuh, Jasad Dibakar dan Dicacah, BGS Ditangkap di Jombang

SURABAYA, Berita cakrawala.co.id - Tim Jatanras Polda Jawa Timur menangkap BGS, terduga pelaku pembunuhan ibu berinisial DH dan anaknya yang masih berusia empat tahun. Keduanya diduga dibunuh secara keji sebelum jasadnya dibakar dan dicacah.

Sisa jasad korban kemudian diduga dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak. Terduga pelaku diamankan di sebuah rumah di Kabupaten Jombang.

Kasubdit Jatanras AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan, kasus ini bermula dari pertengkaran antara DH dan BGS di Hotel Mataraman Baru Madiun Kota, pada 20 September 2026.

"Awalnya, keduanya terlibat soal waktu. Karna mungkin sama-sama sibuk sehingga memicu pertengkaran saat bertemu hotel Mataram Baru di Madiun Kota," kata Jumhur, Minggu (25/10/2026).

Ia mengatakan, pertengkaran tersebut diduga memicu emosi BGS hingga berujung pada pembunuhan DH dengan cara dicekik. "Karna dari pertengkaran BGS emosi. Sehingga berujung pembunuhan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Jumhur mengungkapkan bahwa anak korban yang akrab disapa Koko juga diduga dibunuh di dalam mobil Suzuki Karimun. Bocah tersebut sebelumnya terlihat masih hidup dalam rekaman CCTV.

"Koko ini awalnya digendong oleh BGS saat keluar dari Hotel. Ia terlihat dari CCTV. dan kemudian Koko juga dibunuh didalam mobil Karimun dengan cara di cekik," tuturnya.

Ia menambahkan, kedua jasad kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibawa ke wilayah Jombang.

Jasad korban diduga sempat dibiarkan selama dua hari sebelum dibakar dan dicacah menggunakan mesin pertanian. Sisa-sisanya lalu dibuang ke sungai.

"Setelah keduanya dibunuh, dibakar, lalu di cacah dengan mesih pencacah pertanian. Dan sisa-sisa jasad tersebut kemudian dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak agar tak terendus kepolisian," jelasnya.

BGS yang tak lain suami siri DH, sempat berpura-pura ikut melaporkan hilangnya korban bersama adik DH ke Polsek Madiun Kota. "Jadi si pelaku ini sempat pura-pura ikut melaporkan bersama adiknya," imbuhnya.

Penyelidikan polisi akhirnya mengarah kepada BGS hingga ia ditangkap di Jombang. Kasus ini selanjutnya diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku" pungkasnya.(SJ)
Share:

KAI Jawa Timur Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Dorong Perlindungan Sosial bagi Advokat

SURABAYA, Berita cakrawala.co.id– Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI/ADVOKAI) Jawa Timur menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah memperkuat perhatian terhadap perlindungan sosial dan kesejahteraan anggota profesi advokat.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi kalangan profesional, termasuk advokat yang menjalankan praktik secara mandiri.

Profesi advokat memiliki karakteristik pekerjaan yang berbeda dengan pekerja dalam hubungan kerja pada umumnya. Sebagian advokat menjalankan praktik secara independen dengan tingkat aktivitas, mobilitas, dan risiko pekerjaan yang beragam.

Kondisi tersebut menjadikan pemahaman mengenai perlindungan sosial sebagai salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.

Memperluas Akses Perlindungan bagi Advokat.

Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, KAI Jawa Timur membuka peluang penguatan edukasi dan fasilitasi kepesertaan program jaminan sosial bagi anggota yang memenuhi persyaratan.

Dalam sistem BPJS Ketenagakerjaan, pekerja bukan penerima upah, termasuk kalangan profesional mandiri yang memenuhi ketentuan, dapat memperoleh perlindungan melalui program yang sesuai dengan kategori kepesertaannya.

Program tersebut antara lain mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT), sesuai ketentuan yang berlaku.

Perlindungan sosial memiliki arti penting karena risiko pekerjaan dan ketidakpastian ekonomi tidak hanya dihadapi oleh pekerja dalam hubungan kerja formal, tetapi juga oleh profesional yang menjalankan kegiatan usaha atau praktik secara mandiri.

Organisasi Profesi Tidak Hanya Berfokus pada Penegakan Hukum.

Kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa pengembangan organisasi profesi advokat dapat diarahkan tidak hanya pada peningkatan kompetensi dan perlindungan hukum dalam menjalankan profesi, tetapi juga pada aspek kesejahteraan anggota.

Upaya tersebut merupakan bagian dari pendekatan organisasi yang lebih menyeluruh dalam membangun profesi advokat yang kuat dan berkelanjutan.

Selain memperkuat pemahaman mengenai manfaat program jaminan sosial, kerja sama kelembagaan dapat menjadi sarana untuk memperluas akses informasi, konsultasi kepesertaan, dan pelayanan administratif bagi anggota organisasi.

Pelaksanaan program tetap perlu memperhatikan ketentuan kepesertaan, kewajiban pembayaran iuran, serta persyaratan manfaat yang ditetapkan BPJS Ketenagakerjaan.

Membangun Perlindungan Profesi yang Berkelanjutan.

Penguatan kesejahteraan advokat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan organisasi profesi yang sehat.

Advokat yang memiliki pemahaman mengenai pengelolaan risiko pekerjaan dan perlindungan sosial diharapkan dapat menjalankan aktivitas profesionalnya dengan lebih terencana.

Melalui kerja sama ini, KAI Jawa Timur diharapkan mampu mengembangkan program yang memberikan manfaat langsung kepada anggota sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan.

Langkah tersebut juga dapat menjadi contoh pengembangan organisasi profesi yang memberikan perhatian seimbang terhadap profesionalitas, perlindungan hukum, dan kesejahteraan anggotanya" Pungkasnya.(Red)
Share:

Cegah Tawuran Dini Hari, Polres Lamongan Amankan 26 Pemuda Beserta Sejumlah Barang Bukti

Lamongan, Berita cakrawala.co.id- – Polsek Karanggeneng Polres Lamongan mengamankan 26 orang pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan sebuah tugu perguruan silat yang ada di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Senin (26/10) sekitar pukul 01.30 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat petugas jaga SPKT Polsek Karanggeneng menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Karanggeneng IPTU Sofian Ali, S.H bersama anggota segera mendatangi lokasi dan mengamankan 26 pemuda beserta sejumlah barang bukti.

Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan Polres Lamongan dan membawa seluruh pemuda beserta barang bukti ke Polres Lamongan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi 14 unit sepeda motor, 21 unit handphone, serta sejumlah benda berupa kayu balok, batu, selang, dan ruyung yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tawuran tersebut.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid membenarkan adanya pengamanan tersebut, bahwa langkah cepat petugas dilakukan setelah menerima laporan masyarakat guna mencegah terjadinya aksi tawuran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saat ini, ke-26 pemuda tersebut beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan rencana aksi tawuran tersebut" jelasnya.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas demi menjaga situasi Kabupaten Lamongan tetap aman dan kondusif" pungkasnya.(MKD)
Share:

Minggu, 25 Oktober 2026

Minggu Kasih, Kapolsek Kenjeran Pererat Sinergi Polri dan Jemaat Gereja Nazareth

SURABAYA, Berita cakrawala.co.id — Upaya memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat terus dilakukan Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui program Minggu Kasih.

Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Gereja Protestan Nazareth, Jalan Wiratno No. 40, Komplek TNI AL, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Minggu (25/10/2026).

Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., hadir bersama Kanit Binmas Ipda Tonny Arisandy dan personel piket fungsi. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pengurus gereja dan jemaat.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Yuyus menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami memohon doa, dukungan, dan kerja sama seluruh masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik serta memberikan pelayanan terbaik,” ujar Kompol Yuyus.

Ia menegaskan bahwa program Minggu Kasih menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, menyerap aspirasi, sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi atau berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman.

Masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi atau menghadapi gangguan kamtibmas juga diimbau memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk mendapatkan respons kepolisian.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga kerukunan, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif,” pesannya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama. Pengurus Gereja Protestan Nazareth menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap program Minggu Kasih dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kenjeran kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis, membangun komunikasi yang terbuka, serta memperkuat semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

#polsekkenjeran #polrespelabuhantanjungperak #polisibersamamasyarakat #jogoomah #jogoperak
Share:

Siapa Jagoan Surabaya Malam Ini?Hoofdbureau City Night Race Gaspol Tepat di Depan Mapolrestabes Surabaya

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id-Suara knalpot menggelegar, aroma bensin bercampur adrenalin, dan lampu sirkuit yang menyala di tengah kota. Bukan di jalanan gelap yang mempertaruhkan nyawa, melainkan di lintasan resmi yang aman dan terukur. Inilah Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026, ajang drag bike 201 meter yang siap mengguncang Kota Pahlawan malam ini, Sabtu (24/10/2026).

Tepat di Depan Markas Polisi, Bukan Lagi Kucing-kucingan, Digelar di Sirkuit Sikatan Race Way, Jl. Sikatan, persis di depan Mapolrestabes Surabaya, event ini menjadi pesan tegas sekaligus ajakan hangat bahwa hobi kebut-kebutan tak harus dilarang, tapi harus disalurkan ke tempat yang benar. Para pecinta kecepatan yang biasanya "main" di jalan raya kini punya panggung resmi, lengkap dengan pengamanan dan lintasan yang diperhatikan kelayakan aspalnya.

Balapan dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai dengan konsep Night Drag Bike, sehingga malam di jantung kota bakal berubah jadi pesta kecepatan.

Dari Pembalap Pro sampai Anak Sunmori, Semua Dapat Tempat. Ajang ini tidak pilih kasih. Berbagai kategori disiapkan untuk mengakomodasi pebalap profesional, pemula, hingga komunitas.

Lebih dari sekadar adu cepat, event ini membawa misi sosial menyalurkan hobi generasi muda dan pencinta top speed metropolis ke jalur yang aman, sekaligus menekan angka kecelakaan akibat balap liar yang selama ini meresahkan warga.

Pendekatan ini dinilai efektif oleh seluruh pecinta kecepatan di surabaya, alih-alih hanya melarang, anak-anak muda diajak terlibat, ditantang, dan diberi ruang untuk membuktikan skill secara sportif.

Dengan kelas yang beragam dan semangat komunitas yang membara, City Night Race diprediksi menjadi magnet ribuan penonton. Dari motor 2 tak yang meraung ganas, matic yang tak boleh diremehkan, hingga bebek 4 tak yang sering bikin kejutan, semua punya peluang jadi bintang malam ini.

Jadi, buat kamu yang suka kecepatan tapi sayang nyawa, ini saatnya membuktikan bahwa gaspol itu keren kalau di tempat yang benar" pungkasnya.(Farid)
Share:

Sabtu, 24 Oktober 2026

Tak Kenal Lelah, Imigrasi Juanda Fasilitasi Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial Di Just Yoga

SIDOARJO, Berita cakrawala.co.id- Tak kenal lelah, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Juanda memfasilitasi pertemuan antara manajemen JUST YOGA dan dua tenaga kerja asing (TKA) asal India yang bekerja sebagai instruktur yoga, Kamis (22/10). 

Kegiatan ini dihadiri jajaran Kantor Imigrasi Juanda, Bakesbangpol Kota Surabaya, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, pihak manajemen JUST YOGA beserta penasihat hukum, kedua TKA beserta penasihat hukum, serta perwakilan member JUST YOGA.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Imigrasi Juanda tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait untuk mendengar keterangan para pihak dan mendorong penyelesaian perselisihan sesuai kewenangan masing-masing.

Dalam sesi dengar pendapat, pihak manajemen menyampaikan bahwa perselisihan bermula dari kondisi keuangan perusahaan yang berdampak pada pemenuhan kewajiban pembayaran upah. 

Dua TKA berinisial AB dan R, masing-masing mengajukan tuntutan kekurangan pembayaran upah sekitar Rp145 juta hingga Rp150 juta dan Rp50 juta. 

Nilai tersebut masih memerlukan verifikasi karena terdapat perbedaan perhitungan antara pihak perusahaan dan pekerja.

Sementara itu, kedua TKA menyampaikan bahwa pembayaran upah yang semula berjalan lancar mulai mengalami hambatan dan tidak lagi sesuai kesepakatan sejak Oktober 2024. Keduanya menyebutkan bahwa kesepakatan awal pendapatan sebesar Rp12 juta per bulan terdiri atas gaji Rp10 juta dan biaya akomodasi Rp2 juta. 

Seluruh pembayaran disebut dilakukan melalui transfer. Keterangan dari masing-masing pihak masih memerlukan pendalaman dan pencocokan dengan dokumen pendukung.

Selain persoalan pembayaran upah, pertemuan turut membahas sejumlah hal yang masih memerlukan klarifikasi, termasuk dugaan ketidakhadiran pekerja selama lebih dari lima hari berturut-turut serta klaim terkait kewajiban dalam kontrak pembiayaan visa dan administrasi keimigrasian. 

Para pihak menyatakan kesediaan untuk melanjutkan pembahasan guna mencari penyelesaian atas perselisihan tersebut.
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya mengarahkan penyelesaian perselisihan melalui mekanisme mediasi tripartit sesuai kewenangannya. 

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur merencanakan pemeriksaan dan pengawasan terhadap perusahaan sebagai tindak lanjut atas pengaduan yang telah diterima dari kedua TKA.

Bakesbangpol Kota Surabaya turut menekankan pentingnya menjaga iklim investasi dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. 

Keberadaan dan kegiatan orang asing juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah. 

Koordinasi lintas instansi diharapkan dapat mendukung penanganan permasalahan secara proporsional dan sesuai ketentuan.

Kantor Imigrasi Juanda akan terus memantau perkembangan penyelesaian perselisihan serta berkoordinasi dengan instansi terkait. 

Sejalan dengan semangat Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, Imigrasi untuk Rakyat diwujudkan melalui pengawasan, koordinasi, dan fasilitasi sesuai kewenangan untuk mendukung kepastian hukum, ketertiban, serta penyelesaian permasalahan secara objektif dan bertanggung jawab" Pungkasnya.(SJ)
Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support