This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Senin, 27 Oktober 2025
PIVERI Kota Surabaya Ikut Jadi Peserta GOW, Yang Diselenggarakan Kota Surabaya
Direktur LKP "Bina Avia Persada" Angkat Bicara Terkait Dugaa Penipuan Calon Tenaga Kerja
SAMSAT Surabaya Utara Berikan Pelayanan Yang Humanis
Minggu, 26 Oktober 2025
Ketua PKK Kabupaten Sidoarjo, Hadir Dalam Acara Challenge Cooking, yang Diadakan di Monstero Fishing Park
Sidoarjo "Fun Strike Challenge," di Monstero Fishing Park
Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia Gelar Diklat Pembinaan Moral dan Kedisiplinan di Kota Batu - Malang
Rabu, 22 Oktober 2025
Hari Santri Nasional Menjadi Momen Besar di SMK Model Aiwa Untuk Mengembangkan MBG
Selasa, 21 Oktober 2025
Media AnkasaPost Genap Berusia 5 Tahun, Semoga Jadi Sumber Informasi Terpercaya Bermanfaat Bagi Masyarakat
Sabtu, 18 Oktober 2025
Diduga Pihak Penyidik Reskrim Polres Sidoarjo Tidak Serius Dalam Penanganan Kasus Dugaan Penipuan, Mulai Juni 2024 Hingga 2025 Belum Ada Kejelasan
Ketum For-WIN: Profesionalisme dan Etika Kunci Utama Wartawan Independen
Minggu, 02 Februari 2025
Jalin Silaturahmi Para Pimpinan Redaksi, Forum Pimpinan Nasional Jawa Timur Indonesia (Forpimnas Jatindo) Gelar Pertemuan Perdana
LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pimpinan media online di seluruh Jawa Timur, untuk menyatukan visi dan misi, Forum Pimpinan Nasional Jawa Timur Indonesia (Forpimnas Jatindo) menggelar pertemuan perdana di kantor redaksi Ankasa post, di Desa Sumber Agung Dusun Waru Lor Kecamatan Mantup Lamongan, pada Minggu (2/2/2025).
Forum ini diharapkan bisa menjadi ajang diskusi para pemimpin redaksi dan menjadi inspirasi untuk meningkatkan Pers yang berkualitas, meningkatkan Lembaga Pers atau Media dalam meningkatkan kualitas Jurnalistik dan fungsi Media.
Selain itu, dapat memberikan semangat membangun pers di Indonesia, Pers yang dalam pelaksanaannya sebagai insan yang mendedikasikan informasi kepada publik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kompetensinya.
Serta membangun pilar – pilar redaksi. Forum ini diharapkan dapat memberikan masukan terkait profesi kejurnalisan, yang dapat menghadapi segala tantangan.
Acara tersebut dihadiri Efendi (Ankasapost), Hadi Santoso (Komposisinews.com), Yudianto (Nusantara Abadi), Gunawan (Nusantara Abadi), Budi Mulyono (Kabarjagad), Djupri (Cakrasurya), Aziz (Bojonegoro Times), M. Agus (Global Siber), Ali Nurhadi (Komandopatastv), Lulu Dian Pramudya Wati (Suara Gajahmada), Bayu Pangarso (Berita Cakrawala), Faisal Achmad (Suara Global), Anam Joz (Orbit Nasional), Imam (Warta Malopati), Bambang (MMC), Tri Sunarti (Jagad Berita), Handoyo (MD. Grup), Danu (Lidik Media), Body (radarpenanews.com), Suhardi (Suara Gegana Indonesia).
Mengawali sambutan nya, Pimred Ankasapost Efendi selaku tuan rumah menjelaskan, sebagai tuan rumah dan juga dari Media Angkasapost saya sangat senang dan bangga, pertemuan perdana Forpimnas Jatindo di adakan disini.
"Yang jelas dalam pertemuan kali ini, banyak saudara, dan bisa bersama sama membahas tentang bagaimana bisa menyatukan visi dan misi,"jelasnya.
"Harapan saya, Forpimnas Jatindo bisa berkembang lebih baik, serta kita lebih profesional. Kalau bisa kita adakan secara rutin agar kita tetap berkesinambungan,"harap Efendi.
Sementara, selaku penggagas berdirinya Forpimnas Jatindo, Bambang Pemred MMC didampingi Handoyo Pemred MD Grup berharap, Forpimnas Jatindo bisa lebih maju.
"Tetap kita saling sinergi dengan para Pemred. Terima kasih atas kepercayaannya saya diangkat ketua Forpimnas Jatindo. Hal yang terpenting adalah kita menjaga kekompakan."Terangnya.
Acara ditutup Dengan sesi diskusi tanya jawab, menyatukan visi dan misi Forpimnas Jatindo, untuk membentuk kepengurusan serta mengisi struktur yang masih kosong.
Dalam kepengurusan Forpimnas Jatindo secara aklamasi, Bambang MMC terpilih sebagai Ketua Forpimnas Jatindo, Handoyo sebagai Sekertaris dan Efendi Bendahara,"pungkasnya.(Red)
Sabtu, 25 Januari 2025
Oknum Wartawan dan LSM Diduga Niat Memeras Uang 10, Dikasih 2 Juta Muncul Pemberitaan
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Dugaan aksi pemerasan kepada supir truck tangki BBM pada Jumat malam (24/01/2025) yang diduga dilakukan oleh gerombolan yang mengaku sebagai oknum awak media serta LSM dengan modus mencari kesalahan dan bahwa truck tangki BBM pertamina kencing ( istilah mengurangi muatan BBM) kembali terjadi.
Gerombolan yang mengaku sebagai oknum awak media serta LSM ini meminta uang sebesar Rp.10.jt ( sepuluh juta rupiah ) kepada supir berinisial (BT) serta dan kenek(FDY) , dengan dalih bahwa mereka kencing (mengurangi isi muatan BBM) pada saat akan mendistribusikan BBM ke SPBU yang dituju.
Kronologi kejadian saat (BT) dan (FDY) menceritakan bahwa saat dirinya sedang perjalanan dari depot Integritas Terminal BBM Pertamina Tanjung Perak Surabaya menuju ke SPBU 54.612.5* untuk mendistribusikan BBM , saat berada di jalan raya trosobo sidoarjo mereka ini diberhentikan oleh dua unit mobil dan salah satu yang berada di mobil ini berteriak agar kendaraan tangki BBM ini menepi.
Karena takut terjadi sesuatu akhirnya driver tangki memilih berhenti di sebuah SPBU 54.612.4* trosobo sidoarjo untuk mengetahui maksud dan tujuan mereka diberhentikan oleh para oknum ini.
Pada saat itu dua orang oknum ini membentak dan diduga menuduh (BT) dan rekan nya bahwa mereka ini telah mengurangi isi muatan BBM yang sedang diantar nya.
Dengan nada keras serta mengancam para crew mobil tangki BBM ini ketakutan karena diancam akan dilaporkan ke pihak berwajib dan memberitakan atas dugaannya ini.
Saya gak tau mas tiba tiba ada dua mobil meminta saya untuk berhenti saat di jalan raya trosobo, satu mobil Xenia dengan lama warna hitam dan satu mobil Ayla baru silver. Dua orang ini mengaku sebagai oknum wartawan dan LSM mas, lalu rekan lainnya juga ikut turun mobil dan total ada delapan orang dari dua kendaraan tersebut.
Saya kaget tiba-tiba disuruh berhenti, saya pikir apa saya nabrak orang kok sampai diberhentikan." tutur BT kepada awak media
Mereka ini meminta ID card saya dan mengatakan bahwa BT mengurangi isi muatan BBM ("kencing",)dan mengancam akan menaikkan pemberitaan serta meminta uang Rp. 10 jt (sepuluh juta rupiah) agar masalah bisa damai. BT menanyakan maksud dan tujuan gerombolan para oknum ini karena meminta nya menghentikan kendaraan yang sedang dikendarai nya.
BT menuturkan karena merasa tertekan dan takut BT dan rekannya memberikan uang sebesar Rp.2 jt (dua juta rupiah) kepada para oknum ini karena para oknum ini diduga menuduh bahwa BT telah kencing.
Dari beberapa oknum ini BT menyebutkan bahwa ciri ciri oknum ini memakai tindik plong (perching) di telinga diduga berinisial (CI) serta beberapa rekannya yang diketahui salah satunya adalah oknum wartawan yang sempat tertimpa masalah pemerasan lokasi Kedewan Kabupaten Bojonegoro (14/01/2024) berinisial (BS) dan diduga pernah terlibat kasus pemerasan di SPBU Gedangan Sidoarjo dengan modus yang sama.
Sementara itu BT menuturkan bahwa dirinya telah memberikan uang damai sebesar Rp.2jt (dua juta rupiah) kepada para gerombolan oknum tersebut dan sepakat untuk berdamai. Setelah itu BT dan rekannya melanjutkan perjalanan menuju SPBU yang akan ditujunya untuk mengirimkan BBM ke SPBU yang dituju.
Sementara itu salah satu dari oknum tersebut masih menghubungi BT melalui telepon dan pesan whatsapp dengan meminta kekurangan uang damai tersebut serta mengirimkan pesan singkat berupa DUM atau narasi pemberitaan
Dari bukti telepon serta pesan whatsapp yang ditujukan ke BT terkesan adanya dugaan unsur pemerasan, karena salah satu oknum yang berinisial SJ ini berkali kali menghubungi BT dan mengintimidasi agar segera mengirimkan uang kekurangan melalui transfer tunai ke rekening SJ.
Kami menduga bahwa adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh para oknum ini, sebagai kontrol sosial tidak seharusnya para oknum ini memberhentikan kendaraan yang notabene adalah kendaraan BBM yang khusus mensuplai BBM ke SPBU untuk masyarakat, dan meminta identitas crew mobil tangki mengingat tupoksi mereka sebagai kontrol sosial.
Kami sayangkan aksi yang dilakukan para oknum ini mengingat bahwa kendaraan truck tangki BBM pertamina ini sendiri sangat safety karena dilengkapi dengan GPS, apabila kendaraan ini berhenti di black spot akan terdeteksi oleh sistem dan akan terjadi pemblokiran oleh pihak manajemen dan saat ini semua armada tangki BBM sedang dalam tahap pemasangan kamera CCTV online yang terhubung ke SIOD.
Pemeriksaan yang ketat dari tahap pengisian saat akan mendistribusikan harus melalui berbagai tahap seperti pemeriksaan kesehatan crew, dan pengecekan kendaraan dan pemeriksaan segel pada saat berada di Gate out depo pertamina oleh petugas security.
Kalau memang ada indikasi mereka ini kencing kenapa tidak di tindak di lokasi dan meminta bantuan aparat kepolisian selaku penegak hukum. Bukan lalu mengambil langkah sendiri dan melangkahi petugas.
Kalau memang benar adanya dugaan mengurangi isi muatan BBM SPBU pun sudah komplain karena mengingat bahwa truck tangki BBM ini dilengkapi dengan buku tera yang dikeluarkan oleh Dinas Metrologi serta tangki pendam SPBU yang dilengkapi sistem ATG ( Automatic Tank Gauge) atau meter arus.
Atas kejadian ini kami berharap kepad aparat kepolisian agar menindak para oknum yang mengaku sebagai wartawan maupun LSM ini, mengingat bahwa Media maupun Lembaga Masyarakat adalah pilar ke empat NKRI serta sebagai kontrol sosial, mengingat perbuatan para oknum ini merusak nama baik serta profesi Wartawan dan LSM.
Atas perbuatan para oknum inj bisa dikenakan pasal pemerasan sesuai dengan yang sudah tertuang di KUHP yang berbunyi
Pasal 369 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur tentang tindak pidana pengancaman pencemaran nama baik. Pasal ini juga mengatur tentang pemerasan dengan ancaman.
Unsur-unsur dari Pasal 369 KUHP adalah: Barang siapa dengan maksudn utuk secara melawan hukum menguntungkan diri sendiri atau orang lain, memaksa seorang dengan ancaman pencemaran atau pencemaran tertulis, ataupun akan membuka suatu rahasia supaya memberikan sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang atau menghapuskan piutang
Tindak pidana ini diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Kejahatan ini tidak dituntut kecuali atas pengaduan orang yang terkena kejahatan.
Sampai berita ini diturunkan, kami akan mengkonfirmasi dan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait,"pungkasnya.(Red)
Kamis, 23 Januari 2025
Perhutani Jatim Jalin Silaturahmi dengan Media, Perkuat Sinergi
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Perhutani Jawa Timur terus memperkuat hubungan dengan media melalui silaturahmi yang digelar di kantor Perhutani Jatim pada Kamis (23/01). Acara ini dipimpin oleh Arif Tiasa dan dihadiri oleh Bima Andrayuwana, Sekretaris Divisi Regional Jatim, serta sejumlah jurnalis dari berbagai media di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Bima Andrayuwana menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis atas sinergi yang selama ini terjalin. Ia berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan semakin solid, sesuai dengan aturan dan harapan bersama.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan rekan-rekan media. Semoga sinergi ini menjadi awal yang baik untuk terus membangun kolaborasi yang lebih kuat di masa mendatang,” ujar Bima.
Arif Tiasa, selaku salah satu koordinator jurnalis, turut mengungkapkan komitmennya untuk mendukung Perhutani dalam menciptakan sinergi yang berkelanjutan. “Kerja sama antara jurnalis Jawa Timur dan Perhutani Jatim harus terus ditingkatkan, dan kami siap mendukung langkah-langkah Perhutani dalam mewujudkan kolaborasi yang lebih erat,” kata Arif.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor. Meski sederhana, momen seperti ini sering menjadi titik awal munculnya ide-ide segar dan solusi kreatif yang berdampak luas. Dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban, pertemuan ini menunjukkan nilai-nilai gotong royong yang terus dijunjung tinggi di masyarakat.
Semangat kebersamaan dalam acara tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi Perhutani Jatim, tetapi juga bagi para jurnalis dalam menyampaikan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat,"pungkasnya.(Red)
Sabtu, 18 Januari 2025
Dituduh Menyerobot Lahan Sawah Warga Karanggeger, Musafak Alfarizi Angkat Bicara dan Ungkap Faktanya
PROBOLINGGO, BeritaCakrawala.co.id - Terkait pemberitaan di media online, pasca terjadinya keributan permasalahan penyerobotan lahan sawah warga di Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Pada Kamis 09/01/2025 beberapa Minggu lalu, Musafak Alfarizi yang dituduh menyerobot dan merampas lahan sawah, kini Muzafak Alfarizi angkat bicara dan ungkap kebenarannya.
Pasalnya, setelah keributan itu terjadi, muncul pemberitaan di salah satu Media online yang berjudul "Diduga Serobot Sawah Warga Karanggeger, Oknum TNI AL Dilaporkan Ke Pomal" dan terbit pada Rabu (15/01/2025).
Dalam pemberitaan tersebut, apa yang menjadi tuduhan oleh Kholifah terhadap Saya (Musafak Alfarizi..red) itu semua tidaklah benar adanya, dan banyak bahasanya yang di pelintir terkesan Musafak Alfarizi melakukan penyerobotan dan merampas lahan sawah, bahkan dituduh arogansi dan mengintimidasi warga.
Melalui Media ini, Musafak Alfarizi buka suara atas tuduhan itu, terkait penyerobotan dan perampasan. Ia menerangkan, bahwa lahan sawah tersebut sudah dibelinya dari Ahli Waris yang bernama Buati dan bisa dibuktikan melalui kwitansi.
"Saya tidak menyerobot ataupun merampas lahan sawah itu, sebelumnya saya beli dari Buati selaku Ahli Waris dari Sastro selaku atas nama lahan tersebut, dan bisa dibuktikan dengan kwitansi. Bahwasannya saya sudah memberikan uang muka (DP)," ujarnya saat ditemui awak Media dirumahnya, pada Jumat (17/01/2025).
Dirinya menambahkan, atas dasar kesepakatan bersama serta izin dari Abdul Halik atau Haji Holik selaku saudara Kholifah, bahwa lahan sawah tersebut bisa digunakan untuk menanam bawang.
"Saya sudah izin mas, sama Haji Holik, bahwa lahan itu bisa saya tanami bawang, bukan sembarangan menempati, perlu di garis bawahi, bahwa saya tidak menyerobot ataupun merampas lahan sawah itu, seperti apa yang disampaikan oleh Kholifah melalui salah satu Media Online itu tidaklah benar adanya,"ungkapnya.
Terkait Musafak Alfarizi dikatakan Arogansi, tidak benar adanya, karena didalam video yang sudah beredar melalui YouTube dengan tayangan "Detik Nusantara" sudah jelas bahwa dirinya merasa di intimidasi dan dikepung oleh beberapa orang yang tidak dikenalnya.
"Didalam video itu (YouTube), justru saya di intimidasi dan dikepung bahkan dicaci maki oleh beberapa orang, salah satu dari mereka saya tanya warga dari mana, dirinya menjawab warga Indonesia, bahkan salah satunya berusaha ingin memukul saya, namun dihalangi oleh salah satu orang yang saya tanya'i tadi," jelasnya.
Lanjut Musaffak Alfarizi, menyampaikan bahwa sejumlah kurang lebih 40 orang itu tidak dikenal, saya hanya mengenal 7 orang yaitu merupakan keluarga besar Kholifah.
"Saya hanya mengenal 7 orang saja, yaitu keluarga Kholifah, yang merupakan warga sekitar juga, dan yang lainnya itu warga dari mana saya tidak tahu dan tidak mengenalnya, saya rasa yang lain itu warga dari luar," imbuhnya.
Menurut informasi dari Petani yang bekerja di ladang sawah itu, kepada Musafak Alfarizi mengatakan, bahwa sejumlah massa kurang lebih 40 orang itu datang secara tiba-tiba dengan membawa cangkul dan diduga langsung merusak seluruh tanaman yang ada di area ladang sawah.
"Saya di telpon sama petani, bahwasanya, ada puluhan orang secara tiba-tiba datang membawa cangkul dan merusak tanaman bahkan puluhan orang itu juga menaburi benih kedelai," katanya.
Ia (Musafak Alfarizi..red) sangat menyayangkan kejadian ini, bukan nama Saya saja yang dirugikan, namun nama Institusinya juga dirugikan.
"Seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik dan dengan kepala dingin, bukan secara tiba-tiba membawa massa untuk menyerang lahan sawah warga seperti itu," ucapnya.
Atas kejadian ini, Bawon Santoso selaku Kades karanggeger sangat menyayangkan tindakan warganya yang terkesan melangkah tanpa adanya koordinasi dengan Desa maupun Polsek setempat.
"Sangat saya sayangkan tindakan seperti itu, kalau ada apa-apa siapa yang tanggung jawab? dan itu saya pastikan yang datang dilokasi pada saat itu bukan warga saya (Desa Karanggeger), tapi warga luar, kecuali keluarga Kholifah,"tandasnya.
Bawon menambahkan, agar permasalahan ini segera diselesaikan dengan kekeluargaan maupun jalur hukum. Dan kalau memang benar lahan sawah itu sudah bersertifikat, silahkan untuk menunjukkan sebagai pembuktian.
"Itu sudah saya sampaikan kepada kedua belah pihak yaitu warga saya, bahwa kalau memang benar ada sertifikatnya, monggo untuk segera menunjukkan sebagai pembuktian, dan kami berharap agar penyelesaian ini segera diselesaikan secara kekeluargaan maupun secara hukum, karena kedua belah pihak sudah ada Pengacaranya, monggo diselesaikan dengan kepala dingin,"terang Lurah Karanggeger yang menjabat dua periode itu.
Sampai berita ini diturunkan, kami tim awak media akan terus mengkonfirmasi dan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait,"(Red)
Kamis, 16 Januari 2025
Kapolres Pasuruan Kabupaten, Sertijab Kapolres Baru
PASURUAN, BeritaCakrawala.co.id - Upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Kabupaten Pasuruan berlangsung khidmat di Lapangan Sarja Arya Racana, Mapolres Pasuruan, Rabu 15 Januari 2025.
Pada sertijab tersebut, AKBP Tedy Chandra, S.I.K., resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. Setelah mengabdi selama satu tahun di Kabupaten Pasuruan, AKBP Tedy Chandra kini akan bertugas sebagai Wadit Lantas Polda Jawa Timur. Sementara itu, AKBP Jazuli Dani Irawan sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pamekasan.
Dalam sambutannya, AKBP Tedy Chandra mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran Polres dan masyarakat atas dukungan selama masa kepemimpinannya.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama dari semua pihak selama saya bertugas. Saya yakin, di bawah kepemimpinan AKBP Jazuli Dani Irawan, Polres Kabupaten Pasuruan akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,"ujarnya.
Sebagai Kapolres baru, AKBP Jazuli Dani Irawan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan serta meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di wilayah Kabupaten Pasuruan.
"Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus saya adalah menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta menjalin sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat,"tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas wilayah dan mengembangkan program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Dengan dukungan semua pihak, saya yakin kita dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,"imbuhnya.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pemberian cendera mata kepada Kapolres lama, serta sesi foto bersama. Pergantian ini diharapkan membawa semangat baru bagi Polres Kabupaten Pasuruan dalam melayani dan melindungi masyarakat,"pungkasnya.(Red)
Polrestabes Surabaya Gelar Rilis, Berhasil Ungkap 62 Kasus Curanmor Serta Amankan 32 Tersangka
SURABAYA, Berita Cakrawala.co.id - Polrestabes Surabaya bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap 62 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dalam kurun waktu Desember 2024 hingga pertengahan Januari 2025. Sebanyak 32 tersangka telah diamankan dalam operasi tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, (16/01/2025). Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras jajarannya dalam menindak kejahatan curanmor yang meresahkan masyarakat Surabaya.
“Dalam waktu ini, kami telah menangkap 32 pelaku pencurian kendaraan bermotor. Dari hasil penyelidikan, para pelaku ini diduga terlibat di 62 tempat kejadian perkara (TKP). Kami akan terus kembangkan penyelidikan karena kemungkinan masih ada TKP lainnya yang belum terungkap,”ujar Kombes Luthfie.
Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan 14 unit kendaraan bermotor yang diduga hasil curian. Kendaraan tersebut nantinya akan dikembalikan kepada pemiliknya melalui prosedur pinjam pakai, sehingga dapat kembali digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk bekerja.
Modus Operandi dan Langkah Pencegahan. Menurut Kombes Luthfie, para pelaku umumnya menggunakan modus klasik dengan kunci palsu, meski beberapa juga memanfaatkan kelengahan pemilik yang tidak mengunci stang kendaraan.
Selain itu, ada modus baru di mana dua pelaku bekerja sama; satu bertugas mencari motor yang tidak terkunci, lalu menaikinya, sementara pelaku lainnya mendorong motor tersebut ke bengkel yang menjadi tempat penampungan.
Polisi juga akan memeriksa bengkel - bengkel yang terindikasi terlibat dalam aksi kejahatan ini. Jika ditemukan bukti keterlibatan, tindakan tegas akan diambil terhadap pihak bengkel.
Kombes Luthfie mengimbau kepada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan dikunci ganda.
“Rata-rata aksi curanmor dilakukan pada malam hari hingga menjelang subuh, sekitar pukul 20.00 WIB hingga dini hari. Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati dan selalu mengunci ganda kendaraan yang ditinggalkan,"tegasnya.
Pengembalian Kendaraan kepada Pemilik. Dalam kesempatan yang sama, Polrestabes Surabaya mengembalikan tiga unit kendaraan kepada pemiliknya. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polrestabes Surabaya untuk membantu masyarakat yang menjadi korban curanmor.
“Kami memahami bahwa kendaraan ini sangat penting bagi pemiliknya, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun untuk bekerja. Oleh karena itu, kami akan mempercepat proses pengembalian kendaraan kepada para korban,"kata Kombes Luthfie.
Polrestabes Surabaya menegaskan, komitmennya untuk terus memberantas kejahatan curanmor hingga tuntas, demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Surabaya.
Polisi juga mengingatkan para pelaku kejahatan, untuk berhenti melakukan aksi yang meresahkan. Karena pihaknya akan terus mengejar mereka tanpa toleransi,"pungkasnya.(Red)
Minggu, 12 Januari 2025
Hampir 4 Bulan Warga Melaporkan ke Pihak Polres Blitar Kabupaten, Pelaku Belum Juga Tertangkap. Diduga Polres Blitar Dinilai Tidak Serius Dalam Menangani Kasus Penggelapan
KABUPATEN BLITAR, BeritaCakrawala.co.id - Nasib sial menimpa Mohan Azwar (Gus mohan) warga Kelurahan Sonokerep, Kecamatan Sananwetan. Ia kehilangan motor berjenis Honda PCX dengan Nopol AG 6751 NU berwarna hitam yang dipinjam karyawannya, bernama Asep alasan untuk pulang ke wilayah Kecamatan Wonodadi. Namun beberapa hari menunggu motor tersebut tak kunjung dikembalikan.
Hal ini memunculkan kecurigaan jika motor nya di bawa lari terduga pelaku, mengetahui akan hal ini Mohan Azwar (Gus Mohan) melaporkan Asep ke SPKT Polres Blitar dengan nomer aduan LPM407 SATRESKRIM/X/2024/POKRES BLITAR/ pada 27 Oktober 2024, namun hampir Empat (4) Bulan menunggu hasil dari penyelidikan Polisi, terduga pelaku Asep belum juga ditangkap.
"SP2HP ke 1 dan yang ke 2 memang sudah saya terima beberapa bulan yang lalu, kata penyidiknya terduga pelaku sudah dikirimi surat panggilan kedua kali namun tidak pernah datang, seharus kalau terduga pelaku dipanggil tidak pernah datang, pihak Kepolisian mengejar terduga pelaku penggelapan dan penipuan atau paling tidak menetapkan ia sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) kalau begini saya menilai Polres Blitar tidak ada keseriusan untuk menegakan hukum,"keluhnya. Senin (13/01/2025).
Saat awak media mengkofirmasi kepada Kasat Reskrim Blitar AKP Momon untuk menanyakan, adanya keluhan warga terhadap pelaporan yang belum di tangani serius oleh pihak reskrim.
"Mas saya sudah atensi dan sudah saya buatkan surat tugas khusus kepada angota untuk melakukan penangkapan, jika sampean tahu alamatnya, mas tolong beritahu kami dan ayo ikut anggota kami. Saya kirimkan surat tugas tersebut ke sampean. Jika sampean tidak percaya,"ujar Kasat Momon.
"Jika kepingin jelasnya hub angota langsung sugik resmob,"tambahnya.
Namun sangat disayangkan, sampai saat ini blm ada titik temu dan blm ada kejelasan yang serius. "Ada Apa Dengan Pihak Kasat Reskrim Polres Blitar Kabupaten"
"Saya tidak pernah capek, untuk meminta keadilan, dan saya berharap juga meminta kepada pihak aparat hukum. Polres Blitar untuk secepatnya memproses kasus ini secara hukum yang berlaku di Indonesia,"urainya.
"Hampir empat bulan berjalan kasus pelaporan sepeda motor saya yang hilang belum juga ada kejelasan,"keluhnya.
"Saya berharap secepatnya Polres Blitar secepatnya memproses kasus ini karena tugas utamanya. Polisi adalah melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat Indonesia,"sambungnya.
"Sampai berita ini diturunkan, kami akan terus mengkonfirmasi dan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait,"pungkasnya.(Red/Tim)
Sabtu, 11 Januari 2025
Asper Ngimbang Menggelar Baksos Penanaman Pohon Bersama TNI- Polri,KKN Unair, Forkopimcam Dan Stack holder Se Kecamatan Ngimbang
LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id - Dalam rangka mensukseskan dan meneruskan program dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Jajaran Perum Perhutani KPH Mojokerto, BKPH Ngimbang bersama TNI, Polri, Forkopimcam dan Mahasiwa KKN Unair Surabaya menggelar Kegiatan Karya Bakti penanaman pohon ekologis di area bukit Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Kamis (09/01/2025)
Kegiatan Karya Bakti penanaman pohon ekologis ini di pimpin langsung oleh Waka Admistrator (ADM) KPH Mojokerto Moh.Sabri Masjid, S. Hut, bersama Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han, Asper Ngimbang Martono, Camat Ngimbang beserta Staf, Kapolsek Ngimbang beserta Anggota Polsek Ngimbang, Danramil Ngimbang beserta Anggota Koramil Ngimbang, seluruh Karyawan BKPH Ngimbang, Kepala Desa Tlemang beserta Perangkat Desa dan masyarakat Desa Tlemang
Kegiatan yang mengambil tema “TNI Polri Bersinergi Hijaukan Negeri”dalam sambutannya, Wakil Kepala Administrator KPH Mojokerto, Moh. Sabri Majid S.Hut mengatakan, salah satu asta cita presiden adalah perbaikan lingkungan.
“Bahwa issue yang santer di Negara kita adalah deforestasi yaitu penurunan luas hutan secara drastis. Ini tentunya harus kita sikapi dengan bijaksana,"katanya.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut bertujuan untuk mencegah bencana. Harapannya pohon yang sudah ditanam tetap dirawat dan dijaga agar nanti bisa tumbuh suburban.
“Kami perintahkan Asper dan Mandor Perhutani agar pohon yang ditanam tetap subur dijaga sampai nanti. Sebagai bekal untuk anak cucu kita nantinya.”tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., mengatakan bahwa kegiatan pagi itu merupakan upaya dari Kodim 0812/Lamongan melalui Koramil 0812/06 Ngimbang dalam menjaga dan melestarikan alam.
“Sasaran pagi ini kita fokuskan penanaman pohon di lokasi yang rawan terjadi longsor. Kita tahu bersama bahwa alam merupakan ciptaan Tuhan YME yang wajib kita jaga dan lestarikan. Kami yakin apabila kita baik dengan alam, maka alam akan baik juga dengan kita."ujarnya.
Dandim juga mengucapkan terimakasih kepada semua yang hadir untuk bersatu dalam kegiatan yang sederhana namun penuh makna yaitu menanam pohon.
“Manfaatnya alam menjadi hijau yang bermanfaat dan memberikan apa yang kita butuhkan salah satunya adalah oksigen. Ini juga merupakan bentuk tanggapan dan mitigasi kita terhadap berbagai ancaman bencana, salah satunya mencegah tanah longsor.” pesan nya.
Di akhir sambutan, Dandim menyinggung ketahanan pangan, dan mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan nya.
Asper Ngimbang Martono saat di konfirmasi oleh awak media BeritaCakrawala mengatakan, bahwa Kegatan ini merupakan Sinergitas bersama TNI - Polri dan Steckholder yang ada di wilayah Lamongan dan masyarakat untuk mendukung program Asta Cita serta kelestarian lingkungan hidup.
Dengan ikut kegiatan Penanaman bersama, bisa tercipta kaliborasi dan menjalin kemitraan dengan Instansi dan Steakholder. Untuk melestarikan Hutan dan Lingkungan, hidup di wilayah BKPH Ngimbang khususnya,"pungkasnya.(Roy)
Kapolsek Modo Pimpin Pengurukan Jalan Berlubang, Meminimalisir Lakalantas dan Keselamatan Warga
LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id - Dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, Polri melalui Polsek Modo menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi infrastruktur di wilayah hukumnya.
Kapolsek Modo, AKP Anang Purwo Widodo, S.H., bersama anggota kepolisian dan masyarakat setempat bergotong-royong melaksanakan pengurukan jalan berlubang di sepanjang Jalan Raya Dradah - Bluluk Kecamatan Modo (11/01/2025)
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat terhadap keluhan masyarakat terkait jalan berlubang yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
Kapolsek Modo menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kecelakaan, terutama di musim hujan ketika genangan air sering menutupi lubang jalan.
“Kami dari Polri ingin memastikan keselamatan masyarakat yang melintasi Jalan Raya Dradah - Bluluk. Jalan berlubang ini bisa membahayakan, terutama pada malam hari."tegasnya.
"Oleh karena itu, kami berinisiatif melakukan pengurukan bersama warga sebagai langkah antisipatif,”tambah AKP Anang.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Modo bersama warga sekitar menggunakan material sederhana seperti pasir dan batu untuk menutup lubang-lubang jalan.
Warga yang terlibat mengapresiasi kepedulian pihak kepolisian dalam menangani masalah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kapolsek dan anggota yang turun langsung membantu kami. Semoga jalan ini menjadi lebih aman untuk semua pengguna,”ujar salah satu warga yang turut membantu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri Peduli Keselamatan yang bertujuan mendekatkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Harapannya, inisiatif ini dapat terus berlanjut dalam rangka menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalanjalan,"pungkasnya.(Roy)
Kamis, 09 Januari 2025
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jatim Tabur Bunga di Makam Pahlawan, Dalam Peringati HUT ke - 68
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - DPD LVRI Jawa Timur menggelar tabur bunga dan tasyakuran. Pada Selasa, 7 Januari 2025, dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Acara tersebut dihadiri oleh veteran perwakilan dari DPC LVRI, PPM, DHD ’45, Mahasiswa Universitas 45, Bakesbangpol, dan Pangdam, Kamis (9/01/2025).
Peringatan HUT LVRI ini yang sejatinya diperingati setiap 2 Januari tersebut, memiliki sejarah panjang. HUT LVRI bermula dari kongres besar yang diselenggarakan para veteran di Jakarta pada akhir 1956. Kongres tersebut berlangsung pada 22 Desember 1956 hingga 2 Januari 1957, dihadiri ribuan peserta veteran. Para veteran sepakat untuk bergabung dalam satu organisasi, yaitu LVRI.
Setelah kongres, Presiden Soekarno meresmikan LVRI melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI No. 103 Tahun 1957. Keppres tersebut menetapkan bahwa LVRI resmi dibentuk terhitung mulai 1 Januari 1957. Dengan demikian, LVRI diakui sebagai satu-satunya institusi yang mewakili veteran Indonesia di seluruh dunia.
"Melalui UU tersebut dikatakan, bahwa negara perlu memberikan penghargaan kepada mereka yang telah menyumbangkan tenaganya secara aktif. Yakni, atas dasar sukarela dalam ikatan kesatuan bersenjata baik resmi maupun kelaskaran,"jelas Dea Melanie SH, Kordinator Srikandi Jaskom.
HUT Ke-68 LVRI tahun ini mengusung tema “Dengan jiwa, semangat, dan nilai Juang 45 LVRI bersama komponen bangsa lainnya siap mendukung kepemimpinan nasional menuju Indonesia emas tahun 2045”
Srikandi Jaskom (Jurnalis Satu Komando) turut menghadiri acara tasyakuran Hut ke-68 LVRI, untuk memberikan ucapan sekaligus karangan bunga. Serta dapat Support dari Owner Nasi Kotak Ayam Bakar P"D".
"Kami Srikandi Jaskom sangat bangga kepada beliau para veteran,"tambahnya.
"Ayah saya almarhum Kol. Armed. Suharto S,SE di semayamkan Taman Makam Pahlawan 10 Nopember Jalan Mayjend Sungkono,"pungkasnya.(Red/13EA)
























