This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 25 April 2021

Arek sepulo Karang Taruna RW 10 Sawah Pulo SR, Gelar Satunan dan Berbuka Bersama Anak yatim "Sedekah Buat Hartamu Berkah"


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan, di momen yang sangat spesial ini hampir semua orang berlomba lomba dalam kebaikan salah satunya adalah arek Sepulo Karang Taruna RW 10 SawahPulo SR Kelurahan Ujung Kecamatan Semampir Surabaya.

Melakukan santunan dan berbuka bersama anak yatim piatu di Aula Gedung serbaguna RW 10, Minggu (25/04/2021).

Ubeidillah Faqih Ketua panitia santunan dan buka bersama Arek sepulo Karang Taruna RW 10 SawahPulo SR saat awak media Berita Cakrawala dilokasi mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda arek Sepulo dan kami merasa senang bisa saling berbagi di bulan Ramadhan kepada adik adik yatim piatu yang ada di wilayah RW 10, lebihnya lagi didalam kegiatan ini dihadiri oleh para donatur.

"Semoga kegiatan ini tetap terus berjalan dan bisa membahagiakan adik adik meskipun tidak seberapa yang diberikan semoga bermanfaat" Tegasnya

Tak luput pula M.Fahri ketua arek Sepulo karang taruna RW 10 Sawahpulo SR menyampaikan, Alhamdulillah, acara santunan anak yatim dan pemberian sembako berjalan dengan lancar dan semoga bermanfaat.

'"Semoga kegiatan ini menjadi lebih baik kedepannya, lantaran untuk menjalankan organisasi yang lebih positif, kalau bukan generasi pemuda-pemudi siapa lagi"'Katanya.

Dalam waktu yang sam, Ustadz Ahmad Jaelani dalam tausiyahnya menyampaikan mari kita jaga kedamaian dibulan suci ramadhan ini. Adik adik Yatim piatu yang kami cintai ini jangan bersedih ketika tidak ada orang tua akan tetapi bersedihlah ketika kita tidak punya ilmu.

" Kita doakan bersama semoga karang taruna RW 10 SawahPulo SR ini diberikan balasan kebaikan dari Allah SWT" Pungkasnya.(SJ)

Share:

Indahnya Berbagi, Kapas Baru RT 18 RW 07 Gelar Pembagian Takjil


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Keluarga Besar Kapas Baru RT 18 RW 07 menggelar pembagian takjil di Jalan Kapas Baru Surabaya, Minggu (25/04/2021) Sore.

Rosi selaku kordinator didampingi Mustofa mengatakan, dibulan suci yang penuh berkah ini mari kita senantiasa saling membagi kebaikan dan sekalian saling membantu satu sama lain.

"Kami mewakili Crew membagikan takjil kepada warga yang melintas di jalan ini, baik itu kendaraan Roda Dua, Tukang Becak dan warga sekitar" Tegasnya.


Tak luput pula Rohim Mekanik selaku pengendara Roda Dua yang melintas, saat Awak Media Berita Cakrawala wawancara menyampaikan, saya sangat berterima kasih kepada Keluarga Besar Kapas Baru RT 18 RW 07, dan kepada segenap warganya semoga di berikan kesehatan dan di lancarkan seluruh urusannya.

"Dan semoga Di ganti sama Allah SWT Dengan Berkah yang melimpah Amin" Pungkasnya.(UDN)

Share:

Delik Jatim Bersinergi Dengan Komunitas di Surabaya, Bagikan 1000 Takjil, dan Santuni Anak Yatim


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Dalam Rangka Safari Di Bulan Ramadhan, Media DelikJatim bersinergi dengan komunitas Lare Magetan (  KALEM AE ) Yayasan Peduli Yatim Duafa ( YPPD )  serta beberapa komunitas di Surabaya,

Berbagi 1000 takjil, buka bersama dan memberikan santunan kepada anak Yatim, Minggu (25/04/21) pukul 16.00 wib.

Kegitan tersebut berlangsung di Base Camp nya KALEM AE Jalan taman putro Agung no 5 Surabaya .

Bukan hanya Bersinergi dengan Komunitas Kalem AE dan Yayasan Peduli Yatim dan Duafa namun juga giat ini di support KJSS (Komunitas Jalin Sosial Solidarity), KSP (Komunitas Peduli Surabaya ) , KSS (Komunitas Sahabat Surabaya), Sahabat Bucan, Konco Dadi Dolor ( KDD )  Relawan C.O.D dan Komunitas Sahabat Setia ( K_SAS )

Tawassul kepada Junjungan nabi besar Muhammad SAW serta kepada Para donatur, menjadi pembuka dalam giat ini.

Usai Pembukaan acara di lanjut dengan pembagian 1000 takjil untuk warga sekitar dan pengendara di sekitar lokasi.

Kemudian dilanjutkan dengan acara pembagian bingkisan dan Santunan ke 30 anak yatim.

Achmad Fauzi Selaku Pimpinan Redaksi media cetak dan online Delikjatim.com mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua komunitas yang sudah mau Bersinergi dalam kegiatan ini.

"Alhamdulillah giat ini bisa berjalan lancar, giat Baksos kali ini adalah bentuk rasa syukur kami dan seluruh keluarga Delikjatim dimana dimasa Pandemi ini kita masih diberikan kesehatan dan rezeki oleh Allah". Ujar Fauzi.

Masih Fauzi, Semoga Kegiatan positif ini bisa terus Istiqomah dan Indonesia segera terbebas dari bencana Covid ini agar masyarakat bisa beraktivitas secara normal kembali.

"Semoga adik-adik yang berdiri disini kelak menjadi pribadi yang baik dan penerus bangsa yang membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi,"pungkasnya.(Red)

Share:

Jumat, 23 April 2021

Pencuri Kambing Babak Belur Dihajar Massa


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Laki-laki paruh baya nekat mencuri kambing betina warna putih yang tengah hamil dari kandangnya di area tambak Desa Wadak Kidul, Duduk Sampeyan.

Tersangkanya Suwardi, 46, warga Desa Sumurber, Panceng awalnya diketahui Kamlah menaruh curiga seorang maling kambing didekat kandang pada saat kaum Adam tengah melakukan ibadah Sholat Jumat 23 April.

Saksi kemudian memberitahukan kepada dua warga yang tengah melintas perihal pencurian tersebut, di ketahui pelakunya mengendarai motor matic warna putih.

Dikejar hingga kira-kira 500 meter, diduga pelaku berhasil dihentikan dan diperiksa keranjang kayu (ronjot) yang diboncengnya, ternyata berisi rumput.

"Rumputnya bergoyang-goyang menumbuhkan tidak percaya. Benar, dibawah rumput didalam ronjot sebelah kanan didapati seekor kambing diikat kakinya agar tidak berontak. Beberapa warga lainnya pun berdatangan, mengeroyok,mereka mendaratkan bogem mentah ke muka Suwardi sambil berkata, "woo..maling wedhus"(pencuri kambing)" Tutur warga sekitar.

Diketahui kambing betina itu adalah milik Nurul Yaqin, 47, warga desa setempat yang memang menaruh kandang ternak diluar pemukiman seperti halnya warga lainnya.

Selang beberapa menit  ada patroli reskrim tak jauh dari lokasi. Main hakim sendiri berhasil dihentikan dan pelaku yang babak belur dihajar massa diseret ke Mapolsek Duduk Sampeyan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kapolsek Duduk Sampeyan AKP Nur Sugeng Ari Putra, SH mengatakan pelaku mengaku baru pertama kali melakukan pencurian kambing betina, Sabtu (24/4/2021).

"Diperoleh informasi, Suwardi keseharian bekerja sebagai tukang mebel. Beruntung warga Duduk Sampeyan masih baik hati, tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan" Terangnya.

Pelaku nekat mencuri kambing lalu dijual. Hasilnya untuk menambah penghasilan dan mencukupi kebutuhan menjelang lebaran.

Selain kambing betina jenis gibas, petugas juga mengamankan seutas tali tampar sepanjang 2 meter, satu unit motor matic warna putih dan satu keranjang kayu sebagai barang bukti. 

Kini Suwardi hanya bisa tertunduk lemas di jeruji besi, menyesali perbuatannya.di kenai pasal 363 ayat (1) ke 1 KUHP) tentang pencurian ternak" Pungkasnya.(BDI)

Share:

Polda Jatim Di Bidang Humas Siap Wujudkan WBK dan WBBM


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Bahwa Pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokraei Bersih Melayani) Satuan Kerja (Satker) Bidang Humas Polda Jatim serta 12 Satker yang lain di Polda Jatim, Jumat, 23/4/2021.

Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menyebutkan, bahwa hari ini serentak satker - satker lain melalukan zona integritas.

"Dimana itu dengan pembangunan zona integritas ini untuk mendukung pemerintah mewujudkan Good Goverment dalam mewujudkan pemerintah yang bersih dari KKN. Sebagai wujud perbaikan pelayanan publik," Tegasnya.

Kami berharap bahwa di tahun 2021 ini ada tambahan 20 Satker Polda Jatim mendapatkan Predikat WBK dari Menpan RB. Bahwa tahun 2020 lalu, Satker dan Satwil polda jatim sudah mendapatkan predikat WBK sebanyak 15 Satker. 14 kewilayaan dan satu Direktorat Lalu Lintas.

Agar pembangunan zona integritas dapat berhasil dengan baik, maka perlu mempedomani beberapa hal diantaranya, lakukan tata kelola yang baik pada enam perubahan satker. Managemen perubahan, managemen laksana, managemeb SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, penguatan pengawasan dan penguatan kualitas layanan publik.

"Bahkan terus kembangkan inovasi yang berorientasi kepada pemenuhan kenutuhan pelayanan dan pe yelesaian permasalahn baik internal maupun kepada masyatakay yang ada di lingkup satker,"

"Disamping itu Saya sebagai kepala bidang humas polda jawa timur, kami bangga dan sangat menghargai komitmen upaya dan jerih payah para kasubdit bersama anggota dalam membangun kinerja institusinya kearah tujuan yang diingnkan pemerintah" Imbuhnya.

Mari kita gelorakan semangat meningkatkan pengabdian melalui tata kelola organisasi yang efektif dan efisien, dengan terus berkomitmen untuk berinovasi melayani masyarakat, terutama dalam upaya penanggulangan pemyebaran Covid-19.

Tidak luput juga Kepala Kominfo Provinsi Jawa Timur menambahkan, kominfo sudah menjadi mitra di bidang humas. Kami mengapresiasi keinginan  Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, yang mengingkan bahwa Bidang Humas ini menjadi salah satu satker mewujudkan zona integritas.

"Kami mendukung upaya - upaya bidang humas untuk mewujudkan WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani)," Pungkasnya.(HM)

Share:

Perakit Senjata Api (Senpi) Pemuda Asal Malang Di Ciduk Polisi Daerah Jawa Timur


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Perakit Senjata Api (senpi) ilegal, Seorang pemuda berinisial AR (23) warga Kecamatan Gondang Legi, Kabupaten Malang ditangkap Polisi. 

Tiga pucuk senpi hasil rakitannya dan puluhan amunisi turut disita sebagai barang bukti.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan tiga pucuk senjata api rakitan jenis Revolver, Baikal, laras panjang reminten kaliber 5,56 mm. 

Dalam Rilis press tersebut Di hadiri, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, didampingi Wadirkrimum AKBP Nasrun Pasaribu dan Kasubdit III Jatanras AKBP Lintar Mahardhono, Jumat(23/04/2021).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko Menyampaikan, tersangka melakukan kegiatan tersebut sejak Februari 2021 sampai ditangkap dan sudah dapat merakit senjata api sebanyak 7 pucuk senjata.

Sementara itu hasil pistol atau senjata rakitan tersangka jual dengan harga bervariasi sesuai pesanan, harganya berkisar antara Rp 3,5 juta hingga Rp 6,5 juta. 

" Dalam mengerjakan senpi rakitan, tersangka selalu memakai alat-alat perbengkelan diantaranya grinda, alat bubut dan alat las, sedangkan profesi sehari-seharinya adalah guru swasta" Imbuhnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka kini dijerat dengan Pasal 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait merakit atau membuat dan atau menguasai senjata api secara illegal,  ancaman hukumannya yakni maksimal 20 tahun penjara," Pungkasnya.(UDN)

Share:

Kamis, 22 April 2021

Diduga Buat LPPDK Fiktif DR Somvir Dilaporkan ke KPK


JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Anggota DPRD Bali, DR Somvir, kini tidak bisa tidur nyenyak. Betapa tidak? Satu -persatu permainan kotor selama Pemilu legilsatif 2019 lalu, kini mulai terbongkar. Bukan sekedar terbongkar ke public, tetapi dilaporkan ke lembaga penegak hukum.

Misalnya kasus LPPDK fiktif alias LPPDK Rp 0. kasus LPPDK fiktif dilaporkan sebelumnya telah dilaporkan ke DKPP per tanggal 12 Februari 2021 dan sedang diverifikasi materiel serta tinggal menunggu jadwal persidangan. Kini kasus LPPDK fiktif kembali dilaporkan ke lembaga anti rasuah KPK.

Kali ini pelapornya adalah Gede Suardana, S.Farm.Apt, sebagai penasehat LSM FMPK. Suardana melaporkan Somvir tanggal 19 April 2021 ke KPK karena melihat adanya dugaan konspirasi dan tindakan perlawanan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Karena dilaporkan menggunakan laporan dana kampanye fiktif untuk meraih jabatan kursi DPRD Bali, negara dirugikan menggaji Somvir yang seharusnya dipenjara sesuai pasal 497 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Somvir seharusnya ada di penjara dengan membuat laporan dana kampanye secara tidak benar. Terbukti Somvir memberikan banyak uang kepada kelompok orang, memasang baliho di banyak billboard berbayar, memberi APK kepada Ketut Adi Gunawan cs dan sejumlah uang,” beber Suardana.

Ia juga melihat ada dugaan konspirasi dengan Bawaslu Bali yang meloloskan Somvir sebagai terlapor dengan dalil yang berlawanan dengan fakta hukum. Bawaslu tidak menaikan ke penyidikan LPPDK fiktif dengan alasan konyol yaitu karena dikejar waktu padahal ada cukup waktu. “Alasan yang konyol lainnya yaitu karena adanya perbedaan pendapat,” ungkapnya lagi.

“Akibat pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Somvir, negara dirugikan miliaran rupiah,” urai Suardana.

Dalam pembuka surat laporannya, Suardana menyatakan, bersama ini melaporkan dugaan kerugian keuangan negara yang diakibatkan oleh pemberian honor dan tunjangan kepada Dr. Somvir selaku anggota DPRD Provinsi Bali yang diduga telah melakukan tindak pidana Pemilu dan seharusnya telah dicopot dari jabatannya semenjak ia dilantik.

Kemudian, Suardana secara panjang lebar dan rinci membeberkan kronologis peristiwa pelanggaran hukum yang dilukan Somvir, sang politisi NasDem asal India itu.

“Sebelum penetapan calon legislative terpilih pada tanggal 20 Juni 2019, kami telah melaporkan ke Bawaslu Provinsi Bali di Denpasar, perihal caleg terpilih Dapil 5 No. Urut 10 untuk DPRD Provinsi Bali atas nama Dr. Somvir dari Partai Nasdem telah memberikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) dengan nilai nol atau dengan kata lain caleg bersangkutan tidak pernah menerima ataupun mengeluarkan dana sama sekali selama masa kampanye,” urai Suradana.

LPPKD Rp 0 itu sebenarnya juga sudah dikaui oleh Somvir maupun KPU Bali. ”Bahwa KPU Provinsi Bali juga telah mengakui LPPDK Dr. Somvir Rp.0, meskipun saldo awal dana kampanye Dr. Somvir dilaporkan berisikan dana Rp. 1.000.000,” jelas Suardana.

Disebutkan Suardana, LKKPD Rp 0 itu itu merupakan sebuah kebohongan luar biasa dan merusak nilai-nilai demokrasi karena secara kasat mata masyarakat Kabupaten Buleleng menemukan puluhan baliho di billboard berbayar, penyebaran APK berupa Kartu Suara dan Spesimen Surat Suara banyak tersebar serta pada masa kampanye Pileg 2019 tepatnya di tanggal 7 April 2019 telah memberi uang kepada Ketut Adi Gunawan bersama sepuluh teman lainnya sebanyak Rp100.000,00 per orang di area Hotel Lilys, Lovina, Buleleng dengan dibekali pula kartu nama dan brosur yang berisikan foto Dr. Somvir sebagai Caleg dari Partai NasDem.

“Bahwa laporan masyarakat oleh Kami yang telah diterima oleh Bawaslu Provinsi Bali dengan tanda bukti penerimaan laporan Nomor : 007/ LP/ PL/ Prov/ 17.00/ VI/ 2019 tertanggal 20 Juni 2019 dengan penerima Sang Putu Aditya Palguna, S.Kom, tidak diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku yaitu UU No. 7 Tahun 2017 Pasal 334, 335, 339, 496, dan 497,” paparnya.

Suardana menjelaskan, bahwa kebenaran logika, untuk mendapat pemilih 11 ribu lebih, secara akal sehat dan pengalaman empirik peserta pemilu, pasti perlu sarana biaya komunikasi, transportasi, konsumsi dan lainnya sehingga tidak logis bila Somvir tidak mengeluarkan uang alias Rp 0 selama masa kampanye hingga pencoblosan.

“Ketaatan terhadap UU adalah keharusan mutlak, tapi Dr. Somvir melawan UU sepatutnya dianulir keterpilihannya sebab jika tidak perilaku Dr. Somvir akan menjadi? olok-olok untuk peserta Pemilu lainnya, penyelenggara pemilu dan terutama untuk UU Pemilu di Indonesia,” paparnya. 

Dengan dilaporkannya Dr somvir ke KPK ,kami berharap ,KPK dapat bertindak dengan cepat dan profesional,"pungkasnya.(Red)

Share:

Rabu, 21 April 2021

Penyekatan Jalur Mudik, Satlantas Polres Jember Siapkan Posko-Posko Disetiap Perbatasan Masuk Jember


JEMBER, BeritaCakrawala.co.id - Larangan mudik sesuai SE Nomor 13 Tahun 2021 mengatur tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 yang putuskan oleh Pemerintah pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 mulai akan diberlakukan pada 6 Mei 2021 mendatang. khususnya untuk di wilayah Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Kamis (22/4/2021)

Satlantas Polres Jember akan menyiapkan posko posko. Dan posko di tempatkan di setiap perbatasan masuk Wilayah Kabupaten Jember. Meski larangan mudik ini hampir sama dengan lebaran tahun lalu, sistem pengawasan, penindakan lebih ketat dibandingkan sebelumnya.

Wilayah Polda Jatim sendiri, menurut keterangan Kasatlantas Polres Jember AKP. Jimmy H Manurung melalui Kanit Dikyasa Ipda Heru siswanto mengatakan, penyekatan dilakukan guna menghalau serta memantau pemudik yang akan mudik mendekati Hari Raya Idul Fitri. 

"Pos pantau sudah kita siapkan, utamanya dipertigaan Desa Pondok Dalem, Petugas akan disiagakan baik di utara maupun selatan perlintasan rel Kereta Api. Untuk perbatasan Jember Lumajang di Kecamatan Jombang, juga akan akan kami siapkan pos pantau". Jelas Heru saat di Konfirmasi awak media Berita cakrawala.

Heru juga mengatakan, Larangan mudik juga sudah di sosialisasikan di beberapa jalur utama pintu masuk wilayah Jember selain di perbatasan Lumajang, daerah lainya seperti perbatasan Banyuwangi Jember di Kecamatan Silo juga sudah di kami berikan himbauan terkait larangan mudik saat Pandemi Covid-19,

'Sesuai intruksi perihal penyekatan ini, Kami sudah mengantisipasi gelombang pemudik baik dari luar daerah maupun pemudik warga wilayah Kabupaten Jember. hal ini kami lakukan terkait upaya Pemerintah yang harus dilakukan sebagai upaya mengendalikan dampak penyebaran covid-19 di Jawa Timur,” tukasnya.

Saat melakukan penyekatan, pihak petugas akan cek kelengkapan berkas persyaratan perjalanan pengendara yang melintas, jika tidak memenuhi syarat sesuai aturan, maka pengendara diharuskan melakukan swab antigen. 

Ipda Heru menambahkan, kami sebagai petugas nanti akan lebih mengedepankan protokol kesehatan, alat swab antigen sudah kami sediakan untuk pengendara yang melintas.

Sesuai data informasi yang dihimpun media berita cakrawala. sekitar 20 jalur titik penyekatan mengantisipasi mudik khususnya wilayah Jawa Timur antara lain berada di perbatasan Gresik Lamongan, Sidoarjo Pasuruan, Mojokerto Sidoarjo, Pasuruan Probolinggo, Probolinggo Situbondo, Pasuruan-Malang, Malang Lumajang, Situbondo Banyuwangi, Jember Lumajang, Nganjuk Jombang, Jombang Mojokerto. Blitar Kediri, Kediri Malang, Bojonegoro Tuban, Ngawi Madiun, Madiun Magetan, Madura sisi utara, Madura sisi selatan, gerbang tol Ngawi dan gerbang tol Probolinggo,"pungkasnya.(SF)

Share:

7 Titik dan 8 Rayon Penyekatan Siap Hadang Pemudik Nekat


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Forkopimda Jawa Timur, telah menetapkan 7 titik 8 Rayon dijalur penyekatan guna mengantisipasi pemudik saat perayaan ldul fitri. 

Dan itu sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor: 9 Tahun 2021 tentang larangan mudik, Rabu, 21/4/2021.

Dalam giat tersebut diikuti oleh, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, telah melakukan rapat koordinasi dengan Panglima TNI dan Kapolri, serta beberapa Menteri secara Virtual di gedung Rupatama Mapolda Jatim.

Gubernur jatim Khofifah lndar Parawansa mengatakan, proses-proses yang sudah dilakukan mulai dari diterbitkannya surat-surat edaran, baik dari BNPB maupun dari Kemendagri juga dari Kementerian Perhubungan tentang larangan mudik. 

"Bahkan Inilah yang di breakdown sangat detail titik-titik penyekatan, dari mulai Cikampek terutama KM 66, kemudian Jawa Barat, kemudian Jawa Tengah, dan Jawa Timur," Tegasnya.

Dimana Jawa Timur sendiri ada 7 titik penyekatan utama yang berbatasan. Diantaranya; Jalur Tol Ngawi - Solo, jalur Arteri Ngawi berbatasan dengan Sragen, Banyuwangi berbatasan dengan Bali, Magetan perbatasan dengan Karanganyar, Tuban berbatasan dengan Rembang, Pacitan perbatasan dengan Wonogiri, dan Bojonegoro berbatasan dengan Cepu. 

 "Jadi ada titik-titik yang memang kita lakukan penyekatan secara detail di situ," jelas Gubernur Jatim usai mengikuti Rapat Koordinasi persiapan Operasi Ketupat, dan persiapan Lebaran termasuk antisipasi mudik lebaran. 

Disamping itu sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor: 9 Tahun 2021 tentang larangan mudik, yang harus dipahami oleh masyarakat, khususnya bagi pemudik yang nekat. 

Dari 7 titik itu ada 8 rayon nanti, secara detail, ini wilayahnya pak Kapolda, tapi semua ini harus terkonfirmasi kepada masyarakat bahwa di dalam Instruksi Mendagri Nomor: 9 Tahun 2021 itu ada klausul dimana kalau ada yang kemudian nekat melakukan mudik, maka antara lain mereka akan dikarantina 5 x 24 hari dan biaya karantina ditanggung atas mereka yang mudik itu.

"Jadi format-format bagaimana peningkatan bagaimana kemudian proses delivery-nya, ketika misalnya ada yang sudah diputar balik di beberapa titik penyekatan sebetulnya ada proses putar balik mereka ke daerah asal, daerah asal bukan daerah tujuan ya, supaya mereka bisa menghindari kemungkinan hal yang tidak diinginkan,"lmbuhnya.

Alhasil tidak di inginkan itu adalah bahwa saat ini penyebaran covid-19 belum berhenti, berdasarkan data yang disampaikan oleh Bapak Kapolri tadi 48,3% lansia itu potensial mereka meninggalkan kita semua jikalau terkonfirmasi Covid. 

Padahal mungkin tujuan utamanya adalah silaturahim dengan yang paling dituakan di keluarga itu. Oleh karena itu, kalau kita menyayangi keluarga kita, terutama para pinisepuh di keluarga, kita harus menjaga kesehatannya.

Data yang di sampaikan oleh pak Kapolri tadi cukup tinggi, korban akibat terpapar Covid-19, yang dialami oleh para lansia. 

"Jadi sayangnya kita kepada pinisepuh di keluarga kita, maka tolong kita jaga juga kesehatan mereka dan mereka juga harus mendapatkan perlindungan dari kita semua," Pungkasnya.(HM)

Share:

KKB Serang Warga Sipil Yang Tidak Berdosa


PAPUA, BeritaCakrawala.co.id - Kondisi keamanan di Papua yang belum kondusif membuat Pemerintah perlu menyusun langkah dan strategi penyelesaian konflik. Belum lama ini Papua khususnya Intan Jaya dan Puncak  kembali memanas akibat terjadinya aksi kekerasan di Papua masih saja terjadi, tidak hanya baku tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata, warga sipil juga kerap menjadi korban penembakan oleh kelompok KKB. Situasi keamanan perlu dimonitor secara berkelanjutan. Aparat Mesti sensitif terhadap perkembangan di lapangan untuk melindung masyarakat Papua dari keganasan KKB.

Konflik yang ditimbulkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menjadi persoalan lama yang tidak pernah tuntas. Kini  warga sipil di Papua menjadi korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) apa dosa masyarakat sipil sebagai musuh KKB, mereka tidak bersenjata hanya hidup mencari nafkah untuk keluarganya, kenapa menjadi sasaran.

Aksi kekerasan KKB terhadap warga sipil Papua sepanjang Bulan April baru –baru ini, diantaranya:

8 April 2021, seorang Guru SD, Oktovianus Rayo di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak tewas usai dituduh sebagai mata-mata. Tiga sekolah juga hangus dibakar KKB.

9 April 2021, seorang Guru SMP 1 Julukoma tewas ditembak di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

11 April 2021, sebuah Helikopter dibakar di Apron Bandara Aminggura Ilaga, Kabupaten Puncak.

14 April 2021, Sopir Ojek tewas ditembak di Kampung Erogama, Distrik Omikuma, Kabupaten Puncak. KKB juga membakar rumah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Puncak.

15 April 2021, Siswa SMA di Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, bernama Ali Mom tewas ditembak karena dituduh mata-mata aparat.

Kalau kita lihat KKB  menarik taktik gerilya akhir-akhir ini dengan menggunakan cara  memprovokasi TNI-Polri disetiap tempat, Karena mereka kalah oleh taktik gerilya TNI/Polri dan logistiknya juga habis. Sekarang KKB hanya bisa menyerang di tengah-tengah pada saat ada keramaian warga sipil, dan menembaki Pesawat Sipil,  kelompok bersenjata itu berharap agar Personel TNI-Polri membalas tembakan sehingga bila jatuh korban warga sipil akan menjadi bahan fitnah dan berita bohong dari mereka bahwa para korban dibunuh Personel TNI/Polri. Itupun tidak berhasil, kini masyarakat sipil yang lemah menjadi sasaran tembak.

Aksi teror dan pembunuhan sadis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sejumlah daerah Papua khususnya Intan Jaya dan Puncak, kali ini menyerang warga Sipil untuk mencari perhatian masyarakat dunia. Sebab dukungan terhadap KKB untuk memisahkan diri dari Indonesia mulai sepi dan bahkan sudah tidak terdengar lagi, kini yang menjadi andalan KKB Negara Pasifik Vanuatu  pun sudah tidak peduli terhadap KKB,karena tidak bisa membuktikan bahwa TNI-Polri melanggar HAM, bisanya membuat berita bohong.

Pernah warga Indonesia marak memperbincangkan Vanuatu, sehingga dibuat malu di Dunia maya, Pasalnya, Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman mengangkat masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua pada Sesi ke-75 Sidang Umum PBB pada 26 September 2020. Indonesia menjawab dengan mengatakan bahwa Vanuatu mengangkat masalah HAM yang artifisial dan bahwa Vanuatu bukan perwakilan Papua. Hingga sekarang Perdana Menteri tersebut prustasi sudah tidak mau menyinggung Papua Merdeka.

Aksi teror dan pembunuhan sadis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga Sipil yang tidak berdosa Komnas HAM harus bisa ikut berperan aktip terhadap KKB, karena menyerang warga Sipil yang tidak bersenjata adalah pelanggaran HAM, bukan ke TNI/Polri saja tentang pelanggaran HAM itu, karena warga Sipil juga harus dilindungi jangan sampai menjadi korban dari  sekelompok orang yang terlibat dari komplik bersenjata tersebut.

konflik bersenjata yang terjadi di Papua sumbernya memang karena ada gerakan separatis bersenjata. Namun dibalik itu biasanya juga ada faktor lain mengapa eskalasi konflik bersenjata terus meningkat dan menyasar kepada masyarakat sipil. Pemerintah sudah melihat akar permasalahannya Papua, oleh sebab itu Pemerintah memberikan otonomi khusus dengan anggaran triliunan rupiah setiap tahun bertujuan untuk meningkatkan kesejateraan orang Papua sehingga kekerasan terhenti. Namun tujuan itu masih jauh dari harapan, malah semakin menjadi.

Data di atas menunjukkan bahwa jika Pemerintah terus melanjutkan pendekatan berbasis keamanan terhadap konflik Papua, konflik akan terus berlarut-larut dan meningkatkan jumlah panjang korban akibat keganasan KKB. Sebenarnya, selain pendekatan keamanan, Pemerintah pada masa jabatan pertama Presiden Joko Widodo (2014-2019) sudah tepat telah meningkatkan  di pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Papua. Pendekatan ini adalah pendekatan yang sudah betul dan harus diperpanjang dalam periode kedua Jokowi sekarang. 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD pernah mengatakan bahwa dalam lima tahun ke depan, Pemerintah akan mendorong lima program pembangunan di Papua, ini menandakan bahwa Pemerintah akan melanjutkan fokus pada pendekatan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Papua, untuk bisa mengejar ketertinggalannya dengan daerah-daerah di Indonesia lainya, setop terror, setop komplik bersenjata, setop kekerasan kepada masyarakat Sipil,"pungkasnya.(Red)

 

Penulis: Letkol Inf Drs. Solih (Kasubbid Branet Bidinfonet Puspen TNI)

Share:

Diduga Loloskan LPPDK Fiktif Sidang Doktor Somvir Segera Bergulir di DKPP


BALI,  BeritaCakrawala.co.id - Setelah melalui proses panjang, akhirnya pengaduan pembina LSM FPMK Bali Gede Suardana direspons pihak DKPP di Jakarta. Rabu, 21 April 2021.

Dalam pengaduan tersebut, diduga KPU dan BAWASLU Bali sangat jelas turut serta meloloskan peserta pemilu yang melanggar UU pidana pemilu No 7 Tahun 2017 pasal 334 dan pasal 335 yang mewajibkan setiap calon peserta pemilu Legislatif dan Kepala Daerah harus melaporkan dana kampanyenya, serta Pasal 497 yang bunyinya bahwa, “Setiap orang yang melaporkan dana kampanye secara tidak benar akan diancam dengan hukuman pidana 2 tahun penjara".

Ketegasan Lembaga DKPP yang dipimpin oleh Prof. Muhammad ini di pertanyakan kredibilitasnya oleh warga masyarakat, karena dalam menyikapi laporan warga perihal pelanggaran kode etik terlapor KPU dan Bawaslu Propinsi Bali sejak tgl 12 Februari 2021 sampai sekarang belum kunjung disidangkan sehingga terkesan lembaga itu sangat lamban.

”Bukti sudah jelas, hukum yang dilanggar juga., 

Bagaimana mewujudkan pemilihan yang kredibel dan mendapat kepercayaan publik jika proses awal sudah diduga ngak benar?", Jelas Suardana seraya mempertanyakan kepada awak media.

Suardana juga mengkhawatirkan bila kasus ini tidak diselesaikan, di Pilkada serentak tahun 2024 kasus seperti ini akan ada lagi. Publik tidak mau ada kecurangan dalam pelaksanaan pemilu yang Sakral dalam memilih Wakil Rakyat dan para Pemimpin Bangsa ini. "Saya berpendapat, jika ini benar, ini merupakan salah satu model baru kejahatan luar biasa",jelasnya.

Lebih lanjut Suardana membeberkan, Dalam UU pemilu no.7 thn 2017 dengan pasal 334-335 mewajibkan setiap peserta pemilu melaporkan dana kampanye tapi semua pengeluaran oleh Dr Somvir untuk membuat baliho, kartu suara, spesimen surat suara yang tersebar dimana-mana tidak dilaporkan. Pasal 338 menganulir keterpilihan bagi peserta pemilu yang tidak melaporkan dana kampanye. Sementara, Dr Somvir sama sekali tidak melaporkan dana kampanyenya.

"Dan Bahwa dalam Pasal 497, setiap orang yg melaporkan dana kampanye secara tidak benar dipidana penjara 2 tahun dan denda 24 jt. Somvir sebagai peserta pemilu yg melanggar UU Pemilu dan pidananya seharusnya dianulir keterpilihannya oleh KPU Propinsi Bali, dan oleh Bawaslu memproses pidana pemilu Somvir karena membuat LPPDK palsu", ungkap Gede Suardana. 

"Jadi Somvir-semua anggota KPU & BAWASLU Bali bersama-sama berkonspirasi melawan UU pidana pemilu, dan ini sudah mendapat respons bahkan akan segera disidangkan dalam waktu dekat, setelah verifikasi dilangsungkan", tegasnya.

Dari informasi terkini yang dihimpun oleh awak media dari Staff DKKP, hari ini, Rabu 21 April 2021 akan segera dilakukan klarifikasi dokumen aduan dan selanjutnya akan diteruskan ke proses penjadwalan sidang.

kita akan lihat tindakan apa yang akan diambil DKPP terhadap pelanggar undang undang tersebut,itupun jika DKPP masih punya nyali,"pungkasnya.(Red)

Share:

Satu Pelaku Pencurian HP Siang Hari Langsung Di Amankan Polsek Semampir Surabaya


SURABAYA, BeritaCakrawala.co id - Di siang bolong Bulan Ramadhan telah terjadi Pencurian hp di warung ayam geprek Jalan Wonosari wetan baru, kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir, Rabu (21-04-2021).

Jony selaku pemilik warung Menyampaikan, saya lagi mengambil bumbu cabe dan ayah lagi goreng ayam mas, tiba tiba ada dua orang masuk langsung mencuri  hp tersebut 

" Seketik itu ayah langsung teriak maling mas, lalu dibantu sama warga untuk mengamankannya salah satu orang kabur dan satu orang tertangkap," Tegasnya.

Saat awak media BeritaCakrawala.co.id menanyakan ke tersangka, atas nama Moch. Hasan alamat Hangtua GG 7 Surabaya.

" Tidak selang lama kemudian anggota Polsek Semampir langsung datang dan membawa tersangka beserta barang bukti sepeda motor ke Mako tersebut" Pungkasnya.(UDN)

Share:

Selasa, 20 April 2021

Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Media Berita Cakrawala Bagikan Takjil Kepada Masyarakat


SURABAYA, Beritacakrawala.co.id- Pada Bulan Suci Ramadhan ini Media Cetak dan online BeritaCakrawala bersama ayam bakar (Pak D) mengadakan pembagian takjil untuk masyarakat, Selasa (20/04/2021).

Perlu di ketahui dalam pembagian takjil dibagi dua titik diantaranya di wilayah lebo agung dan Jalan Wonosari Tegal Surabaya.

Bayu pangarso selaku pimpinan Redaksi media Berita Cakrawala didampingi Redaktur Sanjaya berserta Bendahara Harnik menyampaikan, Kami sebagai umat islam wajib saling berbagi kepada satu sama lain apalagi sekarang dibulan penuh berkah ini.

"Kami bersyukur di bulan suci Ramadhan ini, pada masa pendemi Covid - 19, bisa berbagi dengan saudara - saudara kita,"terang Bayu.

"Jangan tunggu kaya untuk bersedekah,"tambahnya.

"Kami ucapan terima kasih kepada ayam bakar pak "D" yang telah mensupport kegiatan pembagian takjil ini. Dan ini menjadi agenda rutin tahunan yang kami adakan,"terangnya.


Tak luput pula Efendi selaku masyarakat menambahkan, Saya sangat antusias kepada Media BeritaCakrawala yang telah memberikan takjil satu kotak makanan ayam bakar untuk berbuka puasa.

" Semoga media beritacakrawala semakin sukses dan jaya serta memberikan informasi kepada masyarakat yang baik," Pungkasnya.(UDN)

Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support