This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 24 Juli 2026

Polres Gresik Bongkar Peredaran Narkoba Sistem Ranjau, Dua Kurir Sabu Diamankan

GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jatim yang di pimpin oleh Kasatnarkoba AKP Achmad Yani, SH. kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran Narkotika.

Kali ini, Dua pria berinisial DE (32) dan MWF (30) berhasil ditangkap bersama barang bukti sabu seberat total 38,066 gram yang diduga siap diedarkan di wilayah Gresik selatan.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bukti keseriusan Polres Gresik Polda Jatim dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

“Kasus ini terungkap setelah Polisi menerima informasi masyarakat mengenai maraknya peredaran narkoba di kawasan Gresik selatan,” ujar AKBP Ramadhan, Jumat (24/7/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan hingga menggerebek sebuah rumah kos di Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, pada Minggu (19/7/2026).

Dari lokasi tersebut, Polisi mengamankan kedua tersangka beserta 17 paket sabu yang telah dipecah untuk diedarkan sesuai pesanan.

Selain sabu, Polisi turut menyita timbangan digital, alat hisap, plastik klip, dua telepon seluler, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.
“Nilai ekonomis sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp68,4 juta,” ujar AKBP Ramadhan.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap kedua tersangka berperan sebagai kurir dengan modus sistem ranjau, yakni meletakkan paket sabu di titik-titik tertentu untuk kemudian diambil pembeli.

“Kedua tersangka diketahui telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar empat bulan dengan wilayah edar meliputi Wringinanom, Driyorejo, Karangandong hingga Legundi,” terang AKBP Ramadhan.

Dalam sepekan, keduanya mampu mengedarkan sekitar 40 gram sabu dan memperoleh upah Rp25 ribu untuk setiap titik ranjau yang dipasang.

Kapolres Gresik menambahkan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap pemasok utama yang kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, melaporkan melalui Call Centre 110 dan selain itu Masyarakat juga bisa menghubungi melalui Hotline khusus ‘Lapor Cak Rama’ di nomor 0811-8800-2006,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan, dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun" Pungkasnya.(FARID)
Share:

Cegah Sengketa Waris, BHP Surabaya Perkuat Literasi Hukum Masyarakat Melalui Diseminasi di Madiun

MADIUN, BeritaCakrawala.co.id - BHP Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan Diseminasi bertema "Balai Harta Peninggalan dan Dinamika Kompleksitas Hukum Waris: Antara Kehendak Pewaris, Perlindungan Ahli Waris, dan Penguasaan Harta Kekayaan" di Hotel Aston, Kota Madiun, Kamis (23/7).

Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi BHP Surabaya Kementerian Hukum agar dapat diakses lebih luas oleh publik .

Tema tersebut menjadi fokus utama kegiatan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap berbagai persoalan kewarisan yang semakin kompleks. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang merupakan pengelola Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dari seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Madiun - garda terdepan layanan bantuan hukum yang bersentuhan langsung dengan persoalan hukum masyarakat, termasuk sengketa waris.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Raden Fadjar Widjanarko, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Dekan Fakultas Hukum Universitas Merdeka Madiun, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kabupaten Madiun, serta para pengelola Pos Bantuan Hukum Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Madiun.

*Perlindungan Hak Keperdataan Masyarakat*
Dalam laporannya, Kepala BHP Surabaya selaku Ketua Pelaksana, Hendra Andy Satya Gurning, menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hukum waris sekaligus memperkenalkan tugas dan fungsi Balai Harta Peninggalan dalam memberikan perlindungan terhadap hak-hak keperdataan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun pemahaman yang komprehensif mengenai sistem hukum waris Indonesia, mekanisme perlindungan hak ahli waris, serta pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan kepastian hukum.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas para pengelola Pos Bantuan Hukum Desa dan Kelurahan. Menurutnya, persoalan kewarisan kerap menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat apabila tidak dipahami dengan baik. Oleh karena itu, peningkatan literasi hukum waris di tingkat desa diharapkan mampu mendorong penyelesaian permasalahan secara damai melalui konsultasi dan mediasi sebelum berkembang menjadi sengketa di pengadilan.

*Kompleksitas dan Pluralisme Hukum Waris*
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Raden Fadjar Widjanarko, menegaskan bahwa hukum waris merupakan salah satu bidang hukum yang memiliki kompleksitas tinggi karena berkaitan erat derngan hubungan kekeluargaan, hak keperdataan, dan peralihan harta kekayaan. Keberadaan sistem hukum waris yang pluralistik di Indonesia yang menganut tiga rezim hukum sekaligus, yakni hukum waris perdata (KUHPerdata), hukum waris Islam (Kompilasi Hukum lslam), dan hukum waris adat - menjadi kekayaan hukum nasional, namun juga memerlukan pemahaman yang memadai agar tidak menimbulkan perbedaan penafsiran maupun sengketa di tengah masyarakat.

la juga menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kewenangan Balai Harta Peninggalan, mulai dari pengurusan harta peninggalan yang tidak terurus (onbeheerde nalatenschap), penerbitan Surat Keterangan Hak Waris bagi golongan tertentu, pelaksanaan perwalian dan pengampuan, hingga berbagai tugas keperdataan lainnya. Karena itu, kegiatan diseminasi seperti ini menjadi bagian penting dari upaya mendekatkan pelayanan hukum kepada masyarakat sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak keperdataan warga negara. 

*Empat Perspektif dalam Satu Panggung Diskusi*
Melalui forum ini, peserta memperoleh pemahaman dari berbagai perspektif melalui narasumber yang berasal dari Balai Harta Peninggalan Surabaya, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Madiun, dan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia Kabupaten Madiun, yang mengusung format round table selama satu hari penuh:
 • Perwakilan Balai Harta Peninggalan Surabaya membedah eksistensi dan kewenangan BHP dalam pengurusan harta peninggalan tidak terurus, penanganan ahli waris yang tidak hadir (afwezigheid), penerbitan Surat Keterangan Hak Waris, hingga perwalian dan pengampuan bagi ahli waris rentan, serta memaparkan Hukum Perdata Internasional dalam bidang waris melalui narasumber Yaffed Septian Bernada, mencakup warisan lintas negara hingga mekanisme penyelesaian sengketa waris internasional.

* Dr. Sigit dari Fakultas Hukum Universitas Merdeka Madiun mengupas dari sisi akademik kompleksitas subjek hukum waris - mulai dari kedudukan anak angkat, anak luar kawin, hingga ahli waris dalam perkawinan beda agama termasuk dampak Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIl/2010 yang mengubah cara pandang hukum terhadap hak waris anak luar kawin.

* Dr. Arpa mewakili Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia Kabupaten Madiun, menghadirkan perspektif praktik dari dunia kenotariatan, membahas tata cara pembuatan akta waris dan wasiat yang sah, kewajiban pendaftaran wasiat pada Daftar Pusat Wasiat, hingga proses balik nama sertifikat hak waris atas tanah.

Jalannya diskusi yang dinamis dan interaktif ini dipandu oleh moderator M. Reza Arif Rahman. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang utuh mengenai dinamika hukum waris, baik dari sisi teori, praktik, maupun implementasi pelayanan hukum kepada masyarakat.

*Membangun Ekosistem Waris yang Berkeadilan Kegiatan*
 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran hukum, meminimalisasi potensi sengketa kewarisan, serta mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan ekosistem yang solid dan pemahaman yang merata hingga tingkat desa dan kelurahan, hak-hak ahli waris termasuk kelompok rentan seperti anak di bawah umur dan ahli waris yang tidak hadir diharapkan dapat terlindungi secara lebih efektif.

Dengan semakin meningkatnya literasi hukum masyarakat, BHP Surabaya optimistis perlindungan terhadap hak-hak keperdataan masyarakat akan semakin optimal serta kepercayaan publik terhadap layanan Kementerian Hukum terus meningkat" Pungkasnya.(Red)
Share:

Kamis, 23 Juli 2026

Menjalin Asa dan Sinergitas Kebangsaan, KJN dan AMP Gelar "NGOPI" di Jantung Kota Pahlawan

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Semangat kebersamaan dalam memperkuat persatuan dan mempererat sinergitas kebangsaan kembali digaungkan di Kota Pahlawan. 

Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) bersama Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) menggelar kegiatan bertajuk "NGOPI" (Ngobrol Penuh Inspirasi) sebagai wadah silaturahmi, diskusi, dan bertukar gagasan demi membangun Indonesia yang lebih harmonis dan bermartabat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026, di sebuah warung kopi dan kuliner, Jalan Perak Barat No. 47, Surabaya, tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) Agus Setiawan, S.H., Ketua Umum Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) H. Holis, serta sejumlah tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemuda.

Mengusung semangat "Bersama Membangun Negeri", forum ini menjadi ruang dialog yang menekankan pentingnya kolaborasi antara insan pers dan elemen masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa, menyebarkan informasi yang edukatif, serta menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi.

Pers Sebagai Mitra Strategis Masyarakat

Ketua Umum KJN, Agus Setiawan, S.H., menegaskan bahwa jurnalis tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis masyarakat dalam membangun kehidupan berbangsa yang sehat dan demokratis.

"Komunitas Jurnalis Nusantara hadir dengan semangat independensi dan profesionalisme. Melalui forum NGOPI ini kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh elemen masyarakat. Dari ruang diskusi sederhana seperti ini dapat lahir gagasan-gagasan besar untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta membangun Indonesia yang lebih baik," ujarnya.

Menurut Agus, kolaborasi antara media dan organisasi masyarakat akan menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan informasi yang objektif, berimbang, dan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat luas.

AMP Dorong Kolaborasi Positif

Sementara itu, Ketua Umum AMP, H. Holis, menyambut baik terjalinnya sinergi bersama KJN. Ia menilai masyarakat perantau memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan sosial maupun ekonomi sehingga membutuhkan dukungan informasi yang akurat serta jaringan komunikasi yang kuat.

"Masyarakat perantau merupakan bagian dari denyut nadi pembangunan. Dengan bersinergi bersama rekan-rekan media dari KJN, kami optimistis setiap langkah organisasi dapat tersampaikan secara transparan, objektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ungkapnya.

Menurut H. Holis, forum NGOPI juga menghasilkan sejumlah komitmen bersama, di antaranya memperkuat penyebaran informasi positif, meningkatkan solidaritas sosial antaranggota, membangun jejaring komunikasi yang responsif, serta menjadikan forum diskusi sebagai agenda rutin untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Tokoh Masyarakat Apresiasi Sinergi

Dalam kesempatan tersebut, H. Romli, tokoh masyarakat Madura-Surabaya, memberikan apresiasi atas terbangunnya komunikasi antara organisasi masyarakat dan insan pers.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pers dan masyarakat harus berjalan beriringan menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta menjadi perekat kebhinekaan. Forum seperti ini perlu terus dilaksanakan karena mampu melahirkan solusi, mempererat persaudaraan, dan memperkuat semangat gotong royong demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutur H. Romli.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

Pesan Kebersamaan

Ketua Umum Ormas KPK Jatim, H. Yusuf Santana, turut memberikan pesan singkat namun penuh makna kepada seluruh peserta.

"Jaga kekompakan. Dengan persatuan, kita akan semakin kuat dalam membangun masyarakat dan bangsa," pesannya.

Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kenjeran, Aba Inda Sutoko, mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk terus memperkuat persaudaraan lintas komunitas.

"Perbedaan organisasi bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru kebersamaan inilah yang harus kita rawat agar tercipta suasana yang aman, damai, dan saling mendukung demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Hadir Sejumlah Tokoh

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain H. Yusuf Santana (Ketua Umum Ormas KPK Jatim), H. Romli (Tokoh Masyarakat Madura-Surabaya), H. Abdul Sidi (Tokoh Masyarakat Madura-Surabaya), Cak Selamet (Tim Koordinator Lapangan AMP), Aba Inda Sutoko (Ketua PAC Pemuda Pancasila Kenjeran), serta sejumlah pengurus dan anggota Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) dan Aliansi Masyarakat Perantau (AMP).

Melalui kegiatan "NGOPI" ini, KJN dan AMP berharap sinergi yang telah terbangun tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan informasi yang mencerdaskan, memperkuat solidaritas sosial, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera" Pungkasnya.(FARID)
Share:

Rabu, 22 Juli 2026

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., Resmi Tutup Kontingen Karate Cup Piala Polda Jatim di Pantai Rindu Bangkalan

BANGKALAN, BeritaCakrawala.co.id – Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP A.A. Putrawan, S.H., M.H., secara resmi menutup kegiatan kontingen Karate Cup Piala Polda Jawa Timur dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan di objek wisata Pantai Rindu, Kabupaten Bangkalan, Rabu (22/7/2026) pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Acara penutupan tersebut diikuti sebanyak 30 atlet karate yang telah berjuang membawa nama baik Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada ajang Karate Cup Piala Polda Jawa Timur. Momen tersebut dikemas sebagai ajang silaturahmi sekaligus rekreasi untuk memberikan semangat baru kepada para atlet setelah menjalani rangkaian pertandingan.

Dalam sambutannya, AKP A.A. Putrawan menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat juang tinggi selama mengikuti kejuaraan.

"Hari ini saya nyatakan secara resmi kegiatan kontingen Karate Cup Piala Polda Jawa Timur ditutup. Terima kasih kepada adik-adik semua yang telah membawa nama harum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Prestasi yang telah diraih menjadi kebanggaan bagi kami semua," ujar AKP Putrawan.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga menyalurkan bantuan operasional serta memberikan bingkisan kepada seluruh atlet yang hadir.

Tak hanya memberikan penghargaan, AKP Putrawan juga berpesan agar para atlet tetap mengutamakan pendidikan di samping terus mengembangkan bakat di bidang olahraga.

"Jangan lupa untuk terus meningkatkan semangat belajar. Jadilah pelajar yang cerdas dan raihlah cita-cita setinggi langit. Prestasi olahraga harus berjalan seiring dengan prestasi akademik," pesannya.


Ia juga mengajak para atlet untuk terus menjalin hubungan baik dengan keluarga besar Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Yang paling kami rindukan, tetaplah bersahabat dengan kami. 

Jangan sungkan bermain atau berkunjung ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Pintu Satresnarkoba selalu terbuka untuk kalian semua," tambahnya.

Menurut AKP Putrawan, dipilihnya Pantai Rindu sebagai lokasi penutupan bertujuan memberikan suasana yang menyegarkan bagi para atlet setelah menjalani aktivitas yang padat.

"Saya sengaja mengajak adik-adik ke Pantai Rindu agar hati menjadi lebih fresh, pikiran kembali segar, sehingga semangat untuk belajar dan berlatih semakin meningkat," ungkapnya.


Kegiatan penutupan berlangsung dengan penuh keakraban, canda, dan kebersamaan. 

Suasana haru sekaligus bahagia tampak mewarnai acara tersebut sebagai bentuk perhatian Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam membina, memotivasi, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengukir masa depan yang lebih baik. 

Dan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya dari kelima atlit berprestasi peraih medali emas,medali perak ,medali perunggu, begitupun dari atlit peraih juara harapan" pungkasnya.(FARID)
Share:

Selasa, 21 Juli 2026

Tak Terima Diberitakan Tangkap Lepas Kasus Pencurian Besi, Kasat Reskrim Blokir WhatsApp Media

MOJOKERTO, BeritaCakrawala.co.id- Dugaan praktik tangkap lepas kembali mencuat di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. 

Kali ini, sorotan mengarah pada penanganan kasus dugaan pencurian besi di area pabrik ban CV Indah Jaya Ban, Jalan Bypass Kedungsari, Mojokerto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga orang berinisial B, U, dan A, warga Kecamatan Jetis dan Ketapang, Kabupaten Mojokerto, diamankan oleh Satreskrim Polres Mojokerto Kota pada Juni 2026 terkait dugaan pencurian besi.

Selain mengamankan ketiga terduga pelaku, polisi juga disebut menyita sejumlah barang bukti beserta satu unit kendaraan pikap yang diduga digunakan dalam aktivitas pengangkutan besi.

Namun perkara ini menjadi perhatian publik setelah muncul informasi bahwa ketiga terduga pelaku tersebut telah dipulangkan pada 16 Juli 2026, atau sekitar satu bulan setelah diamankan.

Tidak hanya itu, beredar pula informasi mengenai dugaan adanya uang tebusan senilai Rp225 juta yang disebut-sebut berkaitan dengan keluarnya ketiga terduga pelaku tersebut.

Untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, awak media telah mengirimkan permintaan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Mangara Panjaitan pada, Jumat (17/7/2026).

Namun hingga berita pertama diterbitkan, tidak ada tanggapan maupun klarifikasi resmi yang diberikan oleh perwira menengah tersebut.
Lebih lanjut, setelah berita mengenai dugaan tangkap lepas itu terbit dan tautannya dikirimkan kepada yang bersangkutan untuk mendapatkan hak jawab, AKP Mangara Panjaitan juga tidak memberikan penjelasan ataupun bantahan atas substansi pemberitaan.

Alih-alih memberikan klarifikasi, nomor telepon wartawan yang melakukan konfirmasi justru diketahui telah diblokir.
Sikap tersebut memunculkan pertanyaan, mengingat konfirmasi dan klarifikasi merupakan bagian penting dalam menjaga transparansi penegakan hukum serta menghindari berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat.

Kanit Akui Ada Penangkapan

Di tengah belum adanya penjelasan dari Kasat Reskrim, salah satu Kanit di jajaran Satreskrim Polres Mojokerto Kota bernama David membenarkan adanya penangkapan terhadap ketiga orang yang dimaksud.
Namun ia membantah besaran nominal yang beredar di masyarakat.

"Penangkapannya memang ada, tetapi nominalnya bukan sebesar itu," ujarnya kepada media ini.

Pernyataan tersebut menjadi satu-satunya keterangan dari internal Satreskrim Polres Mojokerto Kota yang berhasil diperoleh hingga saat ini.

Meski demikian, keterangan tersebut belum menjawab sejumlah pertanyaan mendasar terkait status hukum ketiga terduga pelaku, perkembangan proses penyidikan, dasar pemulangan mereka, maupun penjelasan mengenai nominal yang disebut-sebut beredar dalam perkara tersebut.

Bertolak Belakang dengan Arahan Mabes Polri 

Sikap bungkam pejabat penyidik dalam menghadapi isu yang berkembang di ruang publik dinilai bertolak belakang dengan berbagai arahan pimpinan Polri yang selama ini menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan respons cepat terhadap pemberitaan yang berpotensi memengaruhi citra institusi.

Dalam berbagai kesempatan, pejabat Mabes Polri melalui Divisi Humas Polri berulang kali menegaskan bahwa setiap informasi yang berpotensi merugikan institusi harus segera dijawab melalui mekanisme klarifikasi yang cepat, transparan, dan berbasis fakta.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mencegah berkembangnya informasi liar sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Karena itu, pilihan untuk tidak memberikan klarifikasi dan bahkan memblokir akses komunikasi wartawan berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah publik, terutama ketika isu yang berkembang menyangkut dugaan penyimpangan dalam proses penegakan hukum.

Publik Menunggu Penjelasan Resmi

Hingga saat ini belum diketahui apakah perkara dugaan pencurian besi tersebut masih dalam tahap penyelidikan, penyidikan, telah dihentikan, atau diselesaikan melalui mekanisme hukum tertentu.

Belum ada pula penjelasan resmi mengenai alasan pemulangan ketiga terduga pelaku setelah diamankan selama kurang lebih satu bulan.

Sebagai institusi penegak hukum yang mengemban fungsi pelayanan publik, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas penanganan perkara.

Sampai berita ini di turunkan masih mengkonfirmasi pihak pihak terkait" pungkasnya.(Red)
Share:

Senin, 20 Juli 2026

Sinergi Jaga Marwah Lembaga Negara, MKD DPR RI Kunjungi Polres Gresik Perkuat Kolaborasi dan Pengawasan TNKB Khusus

GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Polres Gresik menerima kunjungan kerja Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI di Ruang Sarja Arya Racana (Rupatama) Mapolres Gresik, Senin (20/7/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan Kepolisian dalam menjaga kehormatan lembaga negara, sekaligus menyosialisasikan tugas, fungsi, hak imunitas anggota DPR RI, serta pengawasan penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) khusus anggota DPR RI.

Rombongan MKD DPR RI dipimpin Ketua Tim Drs. Adang Daradjatun dari Fraksi PKS, didampingi Wakil Ketua MKD Dr. I Wayan Sudirta, dari Fraksi PDI Perjuangan dan Dr. H. Agung Widyantoro, dari Fraksi Partai Golkar, bersama jajaran anggota serta tim ahli MKD.

Kedatangan rombongan disambut langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, didampingi Wakapolres Kompol Shabda Purusha Putra, para Pejabat Utama (PJU), serta para Kapolsek jajaran Polres Gresik.

Dalam sambutannya, AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MKD DPR RI yang menjadikan Polres Gresik sebagai lokasi pelaksanaan kunjungan kerja. Menurutnya, sinergi antarlembaga merupakan kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang profesional sekaligus menjaga wibawa institusi negara.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Gresik memiliki karakteristik sebagai kawasan industri dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.


Karena itu, Polres Gresik berkomitmen mendukung kelancaran tugas-tugas kedewanan dengan tetap mengedepankan profesionalisme, kepastian hukum, dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kapolres juga mengarahkan seluruh personel yang mengikuti kegiatan agar menyimak materi sosialisasi secara serius sehingga dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di lapangan, khususnya terkait koordinasi dengan anggota DPR RI serta pemahaman terhadap ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Ketua MKD DPR RI Dr. H. Agung Widyantoro menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara MKD DPR RI dan institusi Polri mengenai tugas dan fungsi MKD, hak imunitas anggota DPR RI, serta mekanisme pengawasan penggunaan TNKB khusus anggota DPR RI.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan fasilitas kedewanan sekaligus menjaga kehormatan dan marwah DPR RI sebagai lembaga negara.

"Kunjungan kerja ke Polres Gresik bertujuan untuk memperkuat sinergi antara MKD DPR RI dan Polri dalam menjaga kehormatan serta marwah DPR RI melalui sosialisasi tugas, fungsi, hak imunitas anggota DPR, hingga pengawasan penggunaan TNKB khusus anggota DPR RI guna mencegah penyalahgunaan," ujarnya.

Usai pemaparan materi oleh tim ahli MKD DPR RI, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, penyerahan cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan, serta foto bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif, sekaligus mempertegas komitmen bersama antara MKD DPR RI dan Polres Gresik dalam membangun koordinasi yang solid demi menjaga integritas, kehormatan, dan profesionalisme lembaga negara" Pungkasnya. (FARID)
Share:

Minggu, 19 Juli 2026

Kebersamaan Polri Dengan Masyarakat, Kasat Narkoba Polres Situbondo Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026

 
SITUBONDO, BeritaCakrawala.co.id- Antusias menyambut partai puncak Final Piala Dunia FIFA 2026 semakin terasa. 

Polres Situbondo mengundang seluruh masyarakat untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga Spanyol vs Argentina yang akan digelar di Mapolres Situbondo dan seluruh Polsek jajaran, pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Kasat Resnarkoba Polres Situbondo, IPTU Tatang Purwohadi, S.H., M.H. menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam semangat sportivitas.

Pertandingan final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, dipastikan akan disiarkan melalui videotron berukuran besar yang telah disiapkan oleh Satuan Binmas Polres Situbondo, sehingga masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan nyaman dan lebih meriah.

Tak hanya itu, Polres Situbondo juga telah menyiapkan berbagai doorprize menarik bagi masyarakat yang hadir. 

Kehadiran hadiah tersebut diharapkan semakin menambah semarak suasana nobar sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada warga yang ikut menyukseskan kegiatan.

Kegiatan nobar ini merupakan bagian dari semangat “Polri Untuk Masyarakat” dalam rangka 80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat, sekaligus mengusung tema Merajut Kebersamaan dalam Semangat Sportivitas.

Masyarakat diajak hadir bersama keluarga, sahabat, dan tetangga untuk menikmati laga final sepak bola terbesar di dunia dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh keakraban.

“Kami mengundang seluruh masyarakat Situbondo untuk hadir dalam kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 di Mapolres Situbondo. Mari kita saksikan pertandingan ini dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” tegasnya.

Polres Situbondo juga mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, mengikuti arahan petugas, serta bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif sehingga acara dapat berjalan lancar hingga pertandingan usai.

“Kami berharap kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat persatuan melalui olahraga" imbuhnya.

Dengan dukungan videotron besar, doorprize menarik, dan semangat kebersamaan, kami mengajak seluruh masyarakat Situbondo hadir bersama keluarga, sahabat, dan tetangga untuk menyemarakkan malam final Piala Dunia. 

Kami berharap dengan adanya nobar di Mapolres Situbondo tertib, aman dan kondusif" Pungkasnya.(SJ)
Share:

Apel malam Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus memperkuat komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui apel malam dan Analisa Evaluasi (Anev) yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., di kawasan Jalan Raya Bambu Runcing, Simpang Enam Surabaya, Sabtu malam (18/7/2026).

Berbeda dari biasanya, apel digelar di ruang publik sebagai bagian dari strategi pembinaan untuk meningkatkan disiplin, soliditas, dan semangat personel yang bertugas di lapangan.

Dalam arahannya, AKP Adik Agus Putrawan menegaskan bahwa evaluasi rutin pada malam hari merupakan langkah penting untuk memastikan setiap anggota tetap siap menghadapi dinamika pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Malam hari ini sengaja para anggota kami ajak melaksanakan Anev langsung di lapangan demi terciptanya kinerja yang semakin baik. 

" Kegiatan seperti ini akan terus kami galakkan sebagai bentuk antisipasi terhadap maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujar AKP Adik Agus.

Selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, Kasat Narkoba juga memberikan penekanan agar seluruh personel selalu bekerja secara profesional, humanis, dan berintegritas. Menurutnya, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas.

Seluruh personel mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh perhatian. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan anggota dalam mencegah sekaligus menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Melalui penguatan internal tersebut, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta mewujudkan wilayah hukum yang aman dan bebas dari ancaman narkoba" Pungkasnya.(M. Samsul Bahri)
Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support