This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 15 Juni 2023

Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Adakan Bakti Kesehatan Untuk Santri


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- Puluhan santri Pondok Pesantren (ponpes) Assalafi Al Fithrah Surabaya menerima pengecekan kesehatan jemput bola yang diadakan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (14/6/2023) pagi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Herlina mengatakan, kegiatan bertajuk Bakti Kesehatan (Baktikes) Polri tersebut diinisiasi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara 2023.

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin berkontribusi dalam mewujudkan generasi muda bangsa yang sehat, bugar, dan produktif.

“Kegiatan Baktikes Polri ini dilaksanakan jajaran Polres Tanjung Perak dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara. Total ada lebih dari 50 santri yang kami lakukan pengecekan kesehatan. Hasilnya sangat baik,” kata AKBP Herlina.

Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak antusias memeriksakan kondisi tubuhnya. Di sisi lain, jajaran polisi yang bertugas sebagai tenaga medis terlihat melayani dengan sepenuh hati dan seksama.

AKBP Herlina berharap, adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat. Terutama untuk meningkatkan kualitas kesehatan para santri.

“Dengan begitu, mereka bisa lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya,”pungkasnya.

Share:

BNN Jatim Bersama Dengan Pangdam V/Brawijaya," Bersih Narkoba Di kalang Prajurit TNI Angkatan Darat


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- Komitmen Kodam V/Brawijaya dalam upaya mencegah peredaran narkoba dan narkotika di wilayah teritorialnya ternyata bukan hanya gertak sambal. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A pun telah mewanti-wanti prajuritnya untuk tak coba-coba terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.

Hal itu, ditegaskan Pangdam ketika menerima audiensi Kepala BNN Jawa Timur, Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo di ruangan kerjanya pada, Rabu (14/06/2023).

Pangdam mengungkapkan, dirinya selalu menghimbau prajuritnya untuk menghindari adanya penyalahgunaan narkotika, hingga berbagai obat berbahaya lainnya.

Tak hanya itu saja, dirinya juga bakal memberikan sanksi tegas bagi prajuritnya yang terlibat dalam pusaran narkotika. 

“Kalau ada yang terlibat, tidak akan saya beri ampun,”tegas Mayjen Farid.

Selain imbauan pada prajurit, himbauan tersebut juga ia tujukan bagi anak-anak prajurit di wilayah teritorialnya agar tak sampai terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. 

“Sekarang banyak anak-anak masih usia dini sudah terdeteksi menggunakan narkoba. Itu sangat memprihatinkan,”ucap Pangdam.

Bahkan, dihadapan Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo dirinya menegaskan, jika berkomitmen untuk berpartisipasi melakukan pemberantasan terhadap peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah teritorialnya. 

“Kami siap bersinergi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo memberikan apresiasi penuh pada Pangdam dalam upaya penyalahgunaan narkotika.

Aris menambahkan, kerjasama antara Kodam V/Brawijaya dan BNN Provinsi Jatim itu, nantinya tak hanya sebatas pencegahan saja. Namun, juga terdapat upaya pemberdayaan masyarakat hingga pemberantasan. 

“Kasus narkoba sekarang cukup mendominasi. Itu bisa dilihat di seluruh lapas yang ada di Jatim. Rata-rata, dihuni oleh narapidana kasus narkoba,”ungkap Aris.

Aris pun berencana, nantinya pihaknya akan melibatkan aparat teritorial, khususnya Babinsa. Keberadaan Babinsa itu, nantinya akan bersinergi dengan pihak BNN dalam upaya memberikan sosialisasi di masyarakat soal bahaya peredaran narkoba.

“Narkoba tidak hanya beredar di kota-kota saja, tetapi sudah merambah hingga ke desa-desa,"pungkasnya.(Red)

Share:

Rabu, 14 Juni 2023

Polres Gresik Gelar Rakor PAM Jelang Kegiatan Uji Kelayakan Calon Warga PSHT


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id
- Menjelang kegiatan uji kelayakan calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang akan digelar, Polres Gresik menggelar rapat koordinasi PAM di Ruang Rupatama Sarja Arya Racana Polres Gresik. Selasa (13/6/2023).

Rapat koordinasi dipimpin langsung Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra., S.I.K., M. H. Kabag Ops Polres Gresik Kompol Andriana Diana., S.E., M.H.  Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdgan S.T.K, S.I.K Kasat Lantas Polres Gresik Agung Fitriansya, S.I.K, M. H. Kasat Samapta AKP Sugeng Sulistiyono, S. H. PJU Polres Gresik, Kapolsek Jajaran, Perwakilan Kodim 0817 Gresik, Ketua PSHT Cabang Gresik, Ketua Pamter Cabang Gresik, Perwakilan Kesbangpol Kab. Gresik, Perwakilan Satpol PP Kabupaten Gresik.

Wakapolres Gresik Kompol Erika mengatakan, ada 11 data perguruan silat di wilayah Kabupaten Gresik. Perguruan silat yang diisi dari berbagai perguruan silat. Bahwa kita ketahui bersama ada 4 basis massa perguruan silat yang cukup besar yaitu PSHT, IKSPI, PSHW dan PN. 

Lebih lanjut, konvoi perguruan silat terjadi bukan hanya di Gresik. Apapun permasalahan apapun latar belakang disitu ada tindakan hukum dari aparat penegak hukum dan itu menjadikan pekerjaan rumah bagi Polri khususnya Polres Gresik agar tidak terjadi di Wilayah hukum Polres Gresik. 

Banyak pemicu salah satunya konvoi dan menjadi sumber konflik. Gesekan dan konflik antar kelompok silat masih rentan terjadi bila ada akselerator pemicu. Kegiatan yang melibatkan  massa kelompok silat dalam jumlah besar rentan menjadi sumber konflik.

"Kami aparat kepolisian akan menindak tegas terhadap  oknum perguruan silat yang mengganggu ketertiban masyarakat," tegasnya.

Berdasarkan jukrah dari Kapolda Jatim melalui direktorat intelkam setiap kegiatan  perguruan silat tidak di perbolehkan  dilaksanakan pada malam hari dan hari libur namun dilaksanakan pada hari kerja dengan batas waktu paling lambat pukul 18.00 wib. 

"Mohon kepada Pamter PSHT agar memberitahukan kepada seluruh anggotanya dengan tujuan untuk mengelola kegiatan tersebut agar berjalan dengan lancar serta agar terselenggaranya Kamtibmas di Gresik,"terangnya.

Kabag Ops Polres Gresik Kompol Andriana Diana., S.E., M.H mengatakan bagaimana upaya yang bisa dilaksanakan dan seperti apa upaya dari pihak Pamter PSHT  serta intinya bagaimana kegiatan ini dapat terlaksana serta menjaga kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Gresik. 

Terkait kegiatan tersebut untuk peserta pemberangkatan agar menggunakan kendaraan tertutup / R4, dilaksanakan pengawalan dari rekan - rekan Polsek bersama Pamter PSHT dari masing - masing ranting untuk melakukan pengamanan. Dan untuk kegiatan di malam hari seyogyanya tidak dilaksanakan malam hari serta diarahkan dan diupayakan kegiatan tersebut dilaksanakan pada siang hari. 

"Tujuannya adalah kebaikan kita bersama dan prinsipnya siap membantu mengamankan kegiatan tersebut. Adanya aksi provokasi di medsos dan ini menjadi tanggung jawab bersama agar kita memerangi berita - berita hoax yang ada di medsos dan selalu mengingatkan anggota agar tidak terpancing berita hoax,"tuturnya.

Ketua Cabang PSHT Gresik Sukamto mengatakan, permasalahan ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kamtibmas di Kabupaten Gresik. Dan permasalahan konflik antar perguruan silat menjadi isu nasional pada saat ini. 

"Kita berperan untuk melestarikan budaya bangsa dan mendidik mental anak bangsa menjadi manusia yang berbudi luhur tahu benar dan salah,"ucapnya.

Mencegah permasalahan tersebut, maka setiap calon warga yang di sahkan akan di wisuda dan siswa dikumpulkan untuk kami beri pelajaran bela negara dan akan sudah di laksanakan mulai 2020. 

"Akan diagendakan kegiatan kedepan untuk memberikan wawasan kebangsaan dan bela negara serta kami laksanakan di seluruh ranting agar mempererat silaturahmi dengan forkopimcam dan anggota Polsek jajaran di Kabupaten Gresik. Bagi warga penggembira untuk setiap kegiatan kami anjurkan untuk tidak datang dan bagi warga yang tidak berkepentingan akan dikembalikan dan dikawal Pamter PSHT sampai ke rumah masing,"pungkasnya.(BDI)

Share:

Layanan Prima, Satlantas Polres Gresik Temukan Mobil Hilang Kurang Dari Satu Jam


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id
- Satlantas Polres Gresik berhasil menemukan mobil milik warga yang dilaporkan hilang di selatan terminal Bunder. Mobil Toyota Calya W 1808 CJ warna silver berhasil ditemukan di Jalan Kapten Darmosugondo Kecamatan Kebomas Gresik, Minggu (11/6/2023).

"Kurang dari satu jam mobil milik Ali Effendi berhasil kami temukan,"ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah.

Kronologi penemuan mobil bermula pukul 06.50 WIB didapati info kehilangan mobil Calya W 1808 CJ di sebelah selatan terminal Bunder masuk wilayah Desa Banjarsari.

Saat itu korban mendapat order dari Bungurasih ke bunder, sesampai di bunder ada informasi dari penumpang katanya temannya mau minta antar ke Situbondo.  Setelah sampai di Banjarsari penumpang ngajak ngopi,belum sempat minum kopi tiba-tiba ada yang bawa lari mobilnya lari yang kebetulan kunci masih nempel di mobil.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah langsung memberi komando lewat HT kepada seluruh anggota Satlantas yang piket agar melakukan blokir di tiap simpul.

Seluruh anggota yang piket dipimpin KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi melakukan peblokiran di tiap simpul dan sebagian anggota melakukan penyisiran di penggal-penggal jalan.

"Korban Ali Efendi langsung di jemput mobil patroli lantas dan diajak keliling bersama angg lalu lintas untuk melakukan penyisiran. Pkl 07.34 WIB, mobil ditemukan di Jalan Darmosugondo Kecamatan Kebomas depan. Selama kegiatan berlangsung berjalan secara aman dan terkendali," tutupnya.

Ali Effendi lega mobilnya telah ditemukan anggota Satlantas Polres Gresik. Anggota Satlantas menenangkan korban sambil duduk di dekat mobil.

"Alhamdulilah mobil sudah ditemukan, terimakasih Satlantas Polres Gresik,"tutur Ali kepada petugas Satlantas Polres Gresik, (BDI)

Share:

Selasa, 13 Juni 2023

Polda Jatim Ungkap Kasus PT. Penyaluran Tenaga kerja ilegal


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id -
Polda Jatim bongkar kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan mengamankan 5 tersangka diantaranya berasal dari PT Penyaluran Tenaga Kerja di Jawa Timur.

Menggelar Press Release di Gedung Rupatama dihadiri Kapolda Jatim Irjen pol Toni Harmanto MH, Kabidhumas Polda Jatim Kombes pol Dirmanto, Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes. Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.H., BP2Mi, Kemenaker Rl, dan jajarannya, Selasa (13/6/2023).

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Toni Harmanto,M.H mengatakan,  bahwa para tersangka merupakan perseorangan yang telah memberangkatkan dua Calon Pekerja Migran (CPMI) ke negara Kamboja tanpa dilengkapi dokumen yang lengkap.

Lagi pula yang, lima orang yang ditetapkan tersangka Tim Satgas TPPO Polda Jatim, masing masing berinisial MK (laki laki dari PT PBA) SA (PT SR) dan HWT alias AGS alias AG (PT AR).

Para tersangka telah dilakukan penahanan oleh Tim Penyidik Polda Jatim sejak 11 Mei 2023 di rutan Polda Jatim.

Sedangkan yang masuk daftar pencarian orang (DPO) berinisial JF (PT PBA).

“Sebelumnya, pelaku pernah memberangkatkan sebanyak 14 CPMI ke beberapa negara yakni, Taiwan, Hongkong dan Arab Saudi, dan rencananya mereka akan memberangkatkan 2 CPMI lagi ke Negara Jepang,”terangnya.

Alhasil dari pemeriksaan sementara, para tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 3.000.000,- hingga Rp. 5.000.000,-

“Dalam penangkapan terhadap 5 pelaku perdagangan orang dilakukan dalam kurun waktu sejak 5 Juni 2023,”imbuhnya 

Dimana dari modus tersangka memberikan sponsor dan informasi yang tidak sesuai kepada korbannya.

Itupun para korban hanya dijanjikan bekerja di luar negeri dengan gaji besar.

Bahkan korban di Jawa Timur, yang paling banyak berasal daerah Jember, Situbondo dan Pasuruan.

"Atas perbuatan para pelaku di kenai pasal 3  Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 tentang perdagangan orang dengan ancaman 15 tahun penjara,"pungkasnya.(HM)

Share:

Ruko Senilai 10 M Aset PT.SMI NET89 Batam di Segel Bareskrim Polri


BATAM, BeritaCakrawala.co.id
- Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri kembali menyegel Ruko 2 lantai atau Net 89 Cafe senilai 10 M di Ruko Batam Center Square Jalan Ahmad Yani No.9, Tik. Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau aset milik PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (PT SMI) - Net 89 dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang investasi robot trading Net 89, Selasa (13/06/2023)

Kanit V Subdit II Dittipideksus Bareskrim polri Kompol H. Karta, SH, MH memimpin penyegelan tersebut  mengatakan, penyegelan Ruko 2 lantai yang dijadikan Cafe Net 89 Batam pada hari ini merupakan hasil dari penyidikan di wilayah Batam berdasarkan LP/B/0737/XII/2022/SPKT/Bareskrim Tanggal 15 Desember 2022, LP/B/0007/I/2023/SPKT/Bareskrim Tanggal 5 Januari 2023 dan LP/B/0038/I/2023/SPKT/Bareskrim Tanggal 20 Januari 2023, dimana ruko 2 lantai dipekirakan senilai 10 M yang dijadikan Cafe NET 89 merupakan Aset dari PT.SMI - NET 89.

"Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri terus mencari aset Milik PT SMI NET89 di seluruh provinsi Indonesia dan apabila didapati akan kita segel agar tidak dialihkan ke pihak lain serta kami akan melakukan penyitaan dan mengajukan izin sita khusus ," jelasnya kepada awak media.

Lebih Lanjut, Karta mengatakan, kami sudah menyegel aset-aset milik PT SMI NET di beberapa daerah diantaranya    

1.Wilayah Riau 

Aset PT. SMI - NET 89 yang di jadikan Kantor di wilayah Riau, tepatnya di 2 Unit Ruko Sudirman Bisnis center Riau Blok A 2 dan A3, dengan Nilai Aset 10 Milyar, 

2. Wilayah Bandung.

Kantor NET 89 di Paskal Hyper Square, Kompleks Ruko, Jalan Pasir Kaliki No.50, Kb. Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung,  tanah dan bangunan di Komplek Gempol Asri GA no 8 RT 1 RW 10 Kelurahan Gempol, Bandung Kulon, Kota Bandung

3. Wilayah Bali

a). Alila Villas Uluwatu Unit C7 dan C8 Jalan Belimbing Sari Tambiyak, Pecatu, Badung Regency, Bali, dengan estimasi nilai asset 30 Milyar.

b). Abisha 89 Hotel, Sanur Bali Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur No.402, Sanur, Bali estimasi nilai asset  60 Milyar.

c). Abisha 89 Sport Club, Jimbaran Bali Jalan Nuansa Utama Raya No.257, Jimbaran, Kecamatan Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali, estimasi nilai asset 50 Milyar.

d). Abisha 89 Resort, Jimbaran Bali Jalan Wisma Udayana, Jimbaran, Kecamatan Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali, estimasi nilai asset 75 Milyar.

e). Tower Renon Jalan Kapten Tantular No 22, Renon, Denpasar, Bali, (Lokasi di depan gedung Kejaksaan Tinggi Bali di Denpasar) estimasi nilai asset 100 milyar.

"Seluruh aset-aset yang telah di segel milik PT. Simbiotik Multitalenta Indonesia (PT SMI) - Net 89 dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang investasi robot trading Net89,"tutup Kanit V Subdit II Dittipideksus Bareskrim Polri.


Dalam kasus ini Bareskrim Polri menjerat dengan pasal berlapis yakni, Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 105 dan/atau Pasal 106 Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja perubahan atas Undang - Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan/ atau Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 Undang - Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,"pungkasnya.(Mon203/Red)

Share:

Senin, 12 Juni 2023

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Berhasil Tangkap 2 Pengedar Sabu


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- Petugas kepolisian menyita 18 poket klip plastik bening berisi sabu-sabu dari penangkapan dua terduga pengedar narkoba, di Jalan Sidonipah Surabaya Jawa Timur.

Kepala Kepolisian Polrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasat Narkoba AKBP Daniel Marunduri mengatakan, kedua pelaku berinisial FH, (34 tahun), dan RA, (34 tahun) kedua pelaku merupakan warga Jalan Sidonipah Kelurahan Simolawang Kecamatan Simokerto Kota Surabaya.

"Kedua pelaku, berhasil ditangkap pada Selasa (13/06/23), anggota mengamankan barang bukti 18 poket sabu-sabu, alat isap, timbangan elektrik, dompet plastik warnah putih, handphone dan bendelan klip plastik kosong yang menguatkan peran pelaku sebagai pengedar narkoba,”tutur AKBP Daniel.

"Anggota menyita barang bukti, sabu-sabu dengan berat masing-masing, 5,46 gram, 1,38 gram, 0,35 gram, 0,31 gram, 0,31 gram, 0,32 gram, 0,33 gram. Kemudian 0,34 gram, 0,35 gram, 0,32 gram, 0,33 gram, 0,32 gram, 0,33 gram, 0,35 gram, 0,31 gram, 0,34 gram, 0,34 gram 0,29 gram, dengan berat total 12,08 gram beserta bungkusnya,”terang Daniel, pada Selasa (13/06/2023).

Ia menambahkan, penangkapan berawal tersangka FH mengaku, bahwa sabu sebanyak 18 poket dengan berat total 12,08 gram, dari seseorang berinisial ZN (DPO).

“Asalnya 12 poket dengan berat 7 gram kemudian dibagi lagi menjadi 19 poket dan sisanya tinggal 18 poket, rencananya akan dijual bersama RA yang mana jika siang hari tersangka FH yang menjual sedangkan jika malam hari tersangka RA yang menjual,”uraiannya.


Atas perbuatanya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika,"pungkasnya.(LKI)

Share:

Sudah Tiga Bulan, Penyidik Polsek Kenjeran Belum Memanggil Terduga Terlapor


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- Terkesan Lamban, Korban kasus dugaan penipuan dan penggelapan didampingi oleh suaminya kembali mendatangi Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, untuk menanyakan pengaduan atau dumas pada 16 Februari 2023, karena sampai saat ini belum ada titik terang dari Penyidik Mapolsek Kenjeran Surabaya. 

Kepada awak media, Maya mengatakan, Kami mendatangi polsek kenjeran karena sampai saat ini belum ada itikad baik dari terduga pelaku karena sudah tiga bulan lebih saya menunggu, bahkan sejak didumaskan sudah beberapa kali di mediasi namun tidak ada langkah kongkret terkait perkembangan kasus ini, Senin (13/6/2023) saat ditemui awak media. 

"Padahal kami sudah mengirimkan surat somasi sampai 2 kali kepada terduga pelaku dan juga sudah di mediasi di polsek kenjeran beberapa kali, sebelum saya membikin surat dumas di Mapolsek Kenjeran Surabaya,"terangnya.

Tak putus asa, Korban kembali ke Polsek Kenjeran, pada Rabu 7/6/2023 sekitar jam 19.30 WIB malam untuk menambahkan berkas-berkas yang sudah ditandatangani oleh para korban yang ktpnya sudah dibuat jaminan oleh terduga pelaku tanpa sepengetahuannya. 

Korban yang dipakai KTP nya tanpa sepengetahuannya, Karena Merasa dirugikan ia mendatangi Polsek Kenjeran untuk membuat laporan dan keluarlah LP tersebut Pada Hari Kamis 8/6/2023 jam 21.30 Wib, 

Kemudian korban di panggil oleh Penyidik Polsek Kenjeran untuk di mintain keterangan atau di periksa, Pada Jumat 9/6/2023 sekitar jam 21.30 Wib. 

Menurut penyidik Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dalam waktu dekat polisi juga akan memanggil para saksi dan terduga pelaku beberapa hari. 

"Mas jangan lupa yang yang dua lagi bawah ke sini ya kalau bisa untuk bisa membuat laporan juga,"terangnya.

Sampai berita ini diturunkan, kami akan mengkonfirmasi dan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait,"pungkasnya.(Red)

Share:

Ketua Presidium FPII: Apresiasi Untuk Rutan Kelas 1 Surabaya Bisa Melayani WBP Dengan Baik Ditengah Keterbatasan


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- Kunjungan kerja Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati bersama Pengawas Presidium Dewan Pers Independen (DPI) Lilik Adi Goenawan, S.Ag diterima langsung Karutan Kelas I Surabaya 

Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho.A.Md.IP, SH.M.Si., beserta jajaran pada Senin siang, (12/6/2023). 

"Kami meninjau langsung proses penataan ulang Rutan guna mengatasi kelebihan isi  hunian (over crowded), WBP Rutan Kelas 1 Surabaya tetap produktif dalam menghasilkan produk karya WBP dalam rangka melaksanakan program pembinaan," kata Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati.

Kepala seksi pelayanan Tahanan Thoha Yahya, A.Md.IP, SH saat mendamping Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI menuturkan bahwa terimbas dari progres penataan ulang dimana sebagian dari bangunan Blok hunian Rutan dibongkar rata dengan tanah kemudian dibangun ulang menjadi 2 lantai yang mengakibatkan beberapa ruang layanan terpaksa harus dipindahkan dan menempati ruang-ruang yang tersisa dengan kondisi yang kurang layak sesuai peruntukannya.

"Mulai dari ruang Poliklinik, Sidang Online, Dapur serta Ruang Bimbingan Kegiatan. Hal ini tidak dapat terhindarkan karena sebagai bentuk langkah kebijakan yang diambil oleh kementerian hukum dan HAM RI, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Jawa Timur guna mengatasi kelebihan isi hunian (over crowded) pada Rutan Kelas 1 Surabaya,"jelasnya. 

"Diperlukan strategi pengamanan yang kuat dalam hal segi keamanan dan ketertiban guna mengantisipasi gangguan keamanan dan Ketertiban (Pelarian, Penyusupan dan lain nya) demi menjaga kodusifitas Rutan selama progres penataan ulang, banyak muncul titik-titik rawan sehingga diperlukan pemetaan, pengawasan dan  penguatan intelijen,"ujar Kepala Satuan Pengamanan Rutan Deri Prihandoko, A.Md.IP . 

"Kami berkomitmen untuk mengawal progres penataan ulang Rutan dengan maksimal, beberapa langkah terus dilaksanakan melalui pemindahan WBP secara rutin ke Lapas dan Rutan di seluruh Jawa Timur,"kata Kepala Rutan Kelas 1 Surabaya Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho.A.Md.IP, SH.M.Si., saat diwawancara awak media. 

"Kami tetap melaksanakan program-program  pembinaan kepribadian dan kemandirian walau tempat terbatas, memberikan hiburan serta  layanan kesehatan,"tegas Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho. 

"Harapan kedepan pada hasil akhir adalah Rutan Kelas 1 Surabaya menjadi lebih layak dalam hal hunian WBP dan layak dalam memberikan pelayanan kepada WBP dan masyarakat,"imbuhnya. 

"Terima kasih atas kunjungan kerja Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI yang sudah berkunjung ke Rutan Kelas I Surabaya, semoga silaturahmi ini dapat terjalin kolaborasi dan sinergitas yang berkesinambungan,"tutupnya. 

"Kami apresiasi kinerja jajaran Rutan Kelas I Surabaya walau ditengah keterbatasan masih tetap menjalankan program-program pembinaan WBP yang akan berguna kelak saat mereka bebas dan kembali di masyarakat dapat mempergunakan ketrampilannya," tegas Kasihhati. 


"Semoga Rutan dan Lapas di seluruh Indonesia yang memang dianggap tidak layak ditata ulang dan dibangun sesuai standar kelayakan yang ditentukan oleh Kemenkumham RI,"pungkasnya.(Red)


*Sumber: Presidium FPII*

Share:

"Ada Apa Dengan Kasatlantas Polresta Sidoarjo"


SIDOARJO, BeritaCakrawala.co.id
- Kemacetan yang terjadi di perempatan lampu merah Jalan Gedangan Sidoarjo, tampak tanpa adanya Anggota Lantas Polresta Sidoarjo untuk mengurai kemacetan, Senin (12/06/2023).

Disaat awak media menanyakan kepada warga setempat dengan adanya kemacetan tersebut, mereka hanya bisa mengeluh, karena tanpa adanya anggota Kepolisian yang berada di perempatan Jalan Gedangan.

"Kalo pagi jam 06:00 WIB sampai jam 09:00 WIB pagi itu mas muacet parah, apalagi sore pas pulang kerja sekitar jam 16:30 WIB sampai jam 19:00 WIB itu padet mas. Heran saya, padahal sudah ada lampu merahnya, tapi tak dihiraukan, dan tak ada satupun dari Anggota Lantas Polresta Sidoarjo, maupun dari Anggota Polsek mas yang berjaga,"ujar warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya.

Pada saat di konfirmasi awak media Kasatlantas Polresta sidoarjo lewat via WhatsApp, Kompol Yanto Muyanto bungkam, seakan - akan tidak mau membalas konfirmasi awak media tersebut (Alergi kepada awak media...red)

Sampai berita diturunkan, kami akan berkordinasi dan mengkonfirmasi ke pihak - pihak terkait,"pungkasnya.(Re)

Share:

Sabtu, 10 Juni 2023

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Tangkap Pelaku Pembunuhan Berencana, Yang Dilakukan Oleh Guru Lesnya


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- guru les musik di Surabaya tega membunuh salah satu anak muridnya dan mayatnya dibuang di Mojokerto

Satu pelaku berinisial RBA (41), merupakan guru les musik dari korban, dan disebut -  sebut memiliki hubungan spesial dengan korban.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Royce Pasma yang didampingi Kasatreskrim AKBP Mirzal Maulana menjelaskan, pembunuhan dengan berencana yang telah diungkap oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, yang mana kasus ini diawali adanya pengaduan dari ayah korban, pada 5 Mei 2023 yang melaporkan bahwa ada seseorang yang telah hilang kontak dengan anaknya yang sudah dua hari tidak ada kabar serta tidak bisa dihubungi  

"Lalu melaporkan kejadian tersebut kepada Polisi engan adanya laporan tersebut, maka dibentuk tim yang dipimpin oleh Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data- data yang ada juga mengumpulkan keterangan saksi dan CCTV semuanya sehingga dilakukan penyelidikan. Maka pada 7 Juni telah diamankan seorang pelaku yang berinisial RBA, beralamatkan di Gunung Anyar Kidul Surabaya,"terangnya.

Selanjutnya, dari pengakuan pelaku bahwa yang bersangkutan mengakui merupakan orang terakhir yang telah bersama-sama dengan korban pada 3 Mei. 

"Setelah kita mendalami dari keterangan pelaku ini, maka didapatkan lah pengakuan bahwa pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban. Yang mana berdasarkan kronologisnya, bahwa pada 3 Mei 2023 korban berangkat dari rumah, daerah Sidoarjo, dengan mengendarai mobil expander pada pukul 06.30 dan langsung menjemput pelaku, setelah bertemu mereka melakukan berbagai aktivitas bersama korban antar ke kampus dulu dan pelaku berkeliling membawa mobil expander,"jelasnya.

"Setelah itu, dijemput lagi di Kampus Ubaya dan melakukan berbagai kegiatan baik makan dan bertemu dengan beberapa orang, dengan rencananya bahwa hp dan mobil expander ini, akan digadaikan karena sudah kehabisan uang. Si pelaku yang berencana akan membuat usaha di Kota Pacitan, namun belum memiliki modal karena tidak ada orang yang bisa ditemui untuk menerima pegadaian mobil, "tambahnya. 

"Mereka berkeliling sampai malam dan pada 4 Mei mereka tidur di sebuah apartemen di parkiran dalam mobil. Setelah itu, kira pukul 12.30 di sekitar Jalan depan Kebun Bibit Wonorejo, Jalan Kendangsari Surabaya. Mobil berhenti dan mereka berdua cekcok, karena pertengkaran tersebut, akhirnya kembali ke rumah,"uraianya.

Setelah itu, pelaku mengambil tas koper, dan membeli tali raping di toko atk al-hikmah di daerah rungkut. Dan korban dimasukkan kopernya dililit dan dibungkus pakai plastik setelah itu korban dibawa oleh pelaku yang sudah dimasukkan dalam koper dan mayatnya dibuang daerah pacet Mojokerto 


"Barang bukti yang sudah diamankan petugas antara lain, mobil expander, hp dan tas koper sebagai barang bukti utama atas kejadian pembunuhan seorang mahasiswa universitas Surabaya,"tegasnya.

Pelaku pembunuhan di jerat dengan pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman dihukum seumur hidup,"pungkasnya.(LKI)

Share:

Jumat, 09 Juni 2023

Sembilan Remaja Pengeroyokan diamantan Satreskrim Polrestabes Surabaya


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- Sembilan pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korban berinisial W mengalami luka lebam pada kepala, di Tunjungan Surabaya, berhasil ditangkap oleh Kepolisian Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Pengeroyokan yang mengakibatkan korban W mengalami luka lebam di bagian kepala itu, terjadi di Tunjungan Surabaya, pada Selasa (30/5/2023) lalu,” terang Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce, pada Kamis (08/06/2023)

Kombes Pol Pasma menjelaskan, sembilan pelaku yang diamankan itu ada Empat orang waga Kabupaten Sidoarjo dan Lima orang warga Surabaya.

Empat orang terduga pelaku yang berasal dari Sidoarjo adalah berinisial YM (21), MV (19),IM (17) dan APG (19).

Sedangkan Lima orang warga Surabaya adalah NR (20) warga Kendang Sari, MRM (20) Kendang Sari Surabaya, FAP (18) warga Gayungan Surabaya, PLS (18) warga Kendangsari Surabaya, dan MFL (17) warga Kendangsari Surabaya. 

Dijelaskan oleh Kombes Pasma, kejadian tersebut berawal dari para pelaku itu melihat konser di wilayah Kodam Brawijaya 5 Surabaya. 

Mereka berkumpul di SPBU dan selanjutnya melakukan aksi konvoi keliling Surabaya.

“Nah, Pada saat melewati di Jalan Tunjungan Surabaya, para pelaku menemukan salah satu sasaran yakni W yang ternyata anggota IKSPI yang mengucap salam SINSHO," tutur Kombes Pasma. 

Setelah itu, lantas para rombongan tersebut turun dari sepeda motor dan sempat mengejar korban W akan tetapi sempat dihalau oleh security Bank Of India. 

"Tidak jauh dari tempat kejadian tersebut, para pelaku langsung mengeroyok korban dengan membabi buta hingga terjatuh dari motornya,"jelas Kombes Pol Pasma. 

Ia menambahkan, dari adanya kejadian pengeroyokan tersebut, anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya, melakukan serangkaian penyelidikan dan meminta keterangan dari korban dan akhirnya sembilan pelaku berhasil diamankan. 

Adapun barang bukti yang diamankan, berupa baju yang digunakan pada saat melakukan pengeroyokan, sepeda motor beat, Scoopy merah tanpa nopol, topi yang dipakai pada saat kejadian, dua honda vario (sarana), rekaman CCTV, baju SHEBET yang digunakan saat pengeroyokan.

"Pasal yang disangkakan, Pasal 170 Ayat (2) Ke 3 KUHPidana Jo Pasal 55, 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara,"pungkasnya.(LKI)

Share:

Satreskrim Polres Gresik Ringkus Pria Bejat Setubuhi Mantan Pacar Diancam Dengan Pisau


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id -
Satreskrim Polres Gresik bergerak cepat merespon laporan masyarakat. Seorang pria diringkus Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gersik, tentang tindakan pemerkosaan di wilayah Kecamatan Cerme.

"Pelakunya sudah kami amankan di rumahnya. Sudah kami tetapkan sebagai tersangka, barang bukti pisau kami amankan,"tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Jumat (9/6/2023).

Diketahui tersangka berinisial JP (31th) warga Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Tersangka dijerat dengan Pasal 285 KUHP Pidana Pemerkosaan dan mendekam di balik jeruji tahanan Polres Gresik.

Tersangka pada Mei lalu memaksa korban berinisial CY (23 th) warga Cerme untuk bersetubuh di rumah tersangka. 

Kemudian pintu rumah dikunci oleh tersangka, selanjutnya, tersangka mengajak korban kedalam kamar, tetapi korban menolak dan selanjutnya ditarik oleh tersangka sehingga jaket korban sobek dan terjatuh. Lalu korban dipaksa berhubungan badan.

"Mulut korban dibungkam oleh tersangka sambil menunjukkan sebilah pisau, korban tidak bisa memberontak,"tegasnya.


Korban langsung melaporkan perbuatan tersangka ke orang tua korban, lalu orang tua korban melaporkan peristiwa ini ke Polisi Unit PPA Satreskrim Polres Gresik, langsung mengamankan tersangka JP di rumahnya yang berada di wilayah Kecamatan Cerme. Sebilah pisau yang digunakan untuk mengancam korban juga diamankan,"pungkasnya.(BDI)

Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support