This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 25 Mei 2021

Inovasi Humas Polres Jember, Reporter Kepo Live Streaming FB dan Instagram


JEMBER, BeritaCakrawala.co.id - Humas Polres Jember membuat inovasi dalam memberikan informasi kepada masyarakat yakni meluncurkan program live streaming di Medsos Facebook dan Instagram. Program siaran langsung diberi nama Reporter Kepo ( Kegiatan Polisi ) yang dipandu oleh Bripka Rizky. Tayang perdana. Selasa 25 Mei 2021 pukul 08:00 WIB. 

Pada siaran perdana ini mengupas tentang permasalahan kecelakaan lalulintas bersama narasumber Kanit Lakalantas Ipda Kukun Waluwi dan seorang anggota Lakalantas Aipda Aries Indra P. Lokasi siaran di halaman kantor Satuan Lakalantas Polres Jember di Jalan Panjaitan.

Reporter Kepo diawal ngobrol santai dalam live streaming mengawali dengan menanyakan data lakalantas di Jember. Diungkapkan oleh Kanit Ipda Kukun bahwa tahun 2020 jumlahnya 295 kasus. Reporter Kepo membandingkan dengan jumlah kasus korban Covid-19 dan ternyata hampir sama. Semestinya penanganan antisipasi lakalantas diterapkan seperti penanganan antisipasi penyebaran Covid-19. 

Ipda Kukun menjawab pertanyaan Reporter Kepo jika ada kasus lakalantas dimana sepeda motor versus sepeda pancal (angin) dimana pengendara sepeda motor malah yang meninggal dan pengendara sepeda pancal hanya luka ringan. "Yang akan mendapat santunan adalah pengendara sepeda pancal," jawab Kanit lakalantas, Selasa (25/5/2021). 

Kanit Lakalantas menyarankan kepada para orangtua supaya jangan memberikan kesempatan pada anak-anak yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) mengendarai motor ataupun mobil. Dan juga ia mengingatkan agar masyarakat jangan pandang enteng penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor. 

Salah satu pemirsa, Sigit Priyono Azeta, menanyakan apa pertimbangan polisi dalam hal memediasi Lakalantas. Ipda Kukun menjelaskan, yang bisa dimediasi adalah kecelakaan-kecelakaan bukan tabrak lari atau pengendara dalam keadaan mabuk atau korban meninggal dunia. "Jadi kecelakaan bukan unsur sengaja. Setiap terjadi lakalantas masyarakat harus segera menghubungi pihak kepolisian," katanya. 

Terlebih dulu diberikan ruang agar para pihak membuat kesepakatan penyelesaiannya. Bila tidak terjadi maka pihak polisi (Lakalantas) akan memediasi mereka di kantor kepolisian. Apabila mereka, para pihak, setuju maka akan dibuatkan surat pernyataan. "Biasanya yang menjadi pertimbangan adalah korban menuntut santunan pengobatan dan biaya ganti rugi kendaraan," ujar Aipda Aries Indra menambahkan jawaban Kanit Lakalantas.

Sat Lantas Polres Jember menghimbau masyarakat agar lebih waspada ketika melintas di daerah blank spot seperti di simpang tiga Sempolan-Suren. Di titik itu kondisi jalan menurun sehingga pengendara cenderung meningkatkan laju kendaraan. 

Bila terjadi lakalantas Polres Jember menghimbau masyarakat segera menghubungi call Center di 0331-334178 atau di call center polisi 110,"pungkasnya.(SF)

Share:

Polres Mojokerto Ungkap Kasus Penipuan Arisan Lebaran Senilai Rp 1 Miliar


MOJOKERTO, BeritaCakrawala.co.id - Seorang Perempuan asal Kabupaten Mojokerto berhasil diamankan Polres Mojokerto di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Perempuan bernama Tarmiati alias Mia (42) ini diduga kabur membawa uang arisan lebaran senilai total Rp 1 Miliar hasil dari menipu ratusan emak-emak, Senin (24/5/2021).

AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. dan jajaran menggelar konferensi press di halaman Polres Mojokerto

Dalam kesempatan ini, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. menjelaskan, bahwa terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan 4 warga pada tanggal 15 April 2021 yang menjadi korban penipuan dengan modus arisan lebaran. Para korban diming-imingi beberapa hal yang bersifat menguntungkan. 

"Dimana Mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan kepada Pihak Kepolisian. Pada tanggal 27 April 2021, tersangka bersama suami dan kedua anaknya melarikan diri dengan membawa dua kendaraan roda empat dan beberapa aset yang masih disimpan oleh Tersangka"Tegasnya.

Bahkan terdapat 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi lokasi Tersangka mengadakan arisan lebarannya, TKP yang pertama di rumah Saudari Jami'ah di Desa Lolawang Kecamatan Ngoro dan TKP yang kedua di rumah Tersangka Tarmiati di Desa Kembangsri Kecamatan Ngoro. Tersangka mengadakan arisan lebaran ini sejak tahun 2014.

Itupun dalam menjalankan arisan lebaran ini, Tersangka menawarkan brosur arisan paket lebaran tahun 2020 dan 2021 dan menjelaskan keuntungan-keuntungan yang akan di dapat dari setiap paket lebaran yang dipilih oleh korbannya.

Adapun modus yang Tersangka tawarkan yakni uang para korban nantinya akan dikembalikan utuh serta mendapatkan bonus 5% menjelang Idul Fitri. Selain itu, tersangka juga menjanjikan bonus berupa parsel lebaran berisi kue.

"Disamping itu, terdapat 400 orang yang merasa menjadi korban dari arisan lebaran ini dengan total kerugian sekitar Rp 1 Miliar"lmbuhnya.

Alhasil dari penangkapan yang kami lakukan pada tanggal 18 Mei 2021, kami berhasil mengamankan Tersangka dengan beberapa Barang Bukti seperti Mobil Toyota Avanza dan Mobil Mitsubishi Colt, Tabungan BCA dan Tabungan BNI, dan Buku Catatan Arisan.

"Atas perbuatannya, Tersangka bakal dijerat dengan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 4 tahun penjara"Pungkasnya.(HM)

Share:

Senin, 24 Mei 2021

Empat Dari Belasan Preman Pelaku Pengeroyokan, Berhasil Diringkus Polisi


SIDOARJO, BeritaCakrawala.co.id - Satu  anggota TNI AL diduga dikeroyok oleh beberapa preman. Kejadian ini terjadi di pintu keluar Terminal Bungurasih,Waru Sidoarjo. Pengeroyokan sendiri terjadi pada Minggu, sekitar pukul 03.00 WIB (23-5-2021).

Atas kejadian tersebut, Polresta Sidoarjo  bekerjasama dengan Intel dari AL bergerak cepat memburu pelaku.

“Mulai pagi hingga malam, polresta sidoarjo akhirnya berhasil menangkap 4 (empat) orang yang diduga pelaku utama pengeroyokan tersebut,” jelas Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji. Senin (24/5/2021).

Empat pelaku pengeroyokan yang berhasil ditangkap yakni, UNH (20) asal Trenggalek, Moch RTR (19) asal Waru, FCP (19) asal Waru dan YMK (20) asal Bungurasih,

Empat preman tersebut saat ini sudah di amankan di Mapolresta Sidoarjo guna penyelidikan lebih lanjut. Diduga pengeroyokan dilakukan lebih dari 10 orang.

“Alhamdulillah tadi mulai pukul empat sampai saat ini sudah diamankan empat pelaku utamanya. Sementara lainnya sedang kami kejar terus sampai dapat,” pungkas Kapolres.

“Anggota TNI AL berpangkat pratu ini sedang melakukan pendidikan kejujuran di Karang Pilang Surabaya. Dikeroyok puluhan preman,"imbuhnya.


Kronologinya, disaat korban lewat pintu keluar Bungurasih menggunakan motor, langsung diteriaki maling oleh salah satu pelaku. Tanpa berfikir panjang, teman-teman yang lain lantas mengeroyok anggota TNI AL.

“Kondisi saat ini korban sudah dibawa pulang setelah siang tadi dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim. Korban mengalami luka di bagian kepala, pelipis mata dan badan,”tambahnya.

"Kami akan tertibkan para preman yang ada disini, yang sudah meresahkan masyarakat,” tutup Kapolres,"pungkasnya.(TN/ABN)

Share:

Ditemukan Gorong Pembuangan Cairan Limbah Berbau Busuk di Desa Pada Asih Subang


JABAR, BeritaCakrawala.co.id - Ditemukan Gorong-Gorong yang mengeluarkan cairan di duga Limbah B3 yang berbau sangat menyengat di Kali Desa Pada Asih Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang Jawa Barat, Selasa (24/5/2021)

Saat di telusuri sekitar pukul 22.09 Wib, terlihat jelas adanya aliran cairan limbah diduga limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) yang di buang oleh salah satu perusahaan setempat, terlihat dugaan keras pembuangan limbah tersebut berasal dari PT.Eco Paper.

Selanjutnya, awak media Purna Polri mencari informasi dengan warga sekitar, warga berinisial SI, mengatakan bahwa benar adanya pembuangan limbah tersebut dari perusahaan PT.Eco Paper.

"Dimana sebelumnya Masyarakat pernah melakukan musyawarah di Kantor Desa, Kecamatan dan Dinas LH Subang namun sampai saat ini belum ada progress terkait laporan kami,"ujarnya.

Lanjutnya, kami masyarakat merasa terganggu dengan bau yang ditimbulkan, sampai-sampai kami sering merasa mual dan pusing, kemungkinan dampak negatife yang akan timbul jangka panjang akan menimpah keturunan kami kedepan.

Akibat lainnya dari pembuangan limbah tersebut juga telah merusak ekosistem dimana ikan-ikan pada mati.

Permasalahan ini sudah menjadi teriakan hati kami dari beberapa tahun lalu, namun teriakan kami diabaikan dan tidak ada solusi terbaik yang diberikan pihak perusahaan.

Kami meminta instansi terkait khususnya kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan untuk mengambil sikap tegas untuk membantu kami masyarakat kecil,agar tidak terkesan kebal hukum,"pungkasnya.(LS/Red)

Share:

KRYD, Polres Gresik Pertebal Pengamanan dan Pengawasan Tempat Wisata


GRESIK , BeritaCakrawala.co.id - Meski Operasi Ketupat Semeru 2021 berakhir 17 Mei, penyekatan usai namun pengetatan mobilitas masyarakat diberlakukan hingga 24 Mei.

Kepolisian Negara Republik Indonesia menerapkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Tujuannya meningkatkan kedisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan.

Disamping telah dilakukan pengamanan secara rutin, dilakukan pula peningkatan pengawasan protokol kesehatan di beberapa tempat. Personel pengamanan dipertebal.

Di Kota Santri, Polres Gresik meningkatkan pengamanan dan pengawasan pencegahan penyebaran Covid-19 di beberapa tempat wisata, maupun tempat biasa masyarakat berolahraga dihari Minggu pagi.

Tercatat terdapat destinasi wisata pasir putih di Desa Dalegan Kecamatan Panceng, Setigi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah. Keduanya sama-sama dalam balutan ciri khas Gresik utara, bernuansa pantai dan pegunungan kapur.

Ditengah kota dapat kita jumpai wisata religi makam Maulana Malik Ibrahim yang berada di Kelurahan Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik, dan Makam Sunan Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas.

Sementara dijantung perumahan Gresik Kota Baru, mempunyai GKB Convex termasuk Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar. Sebuah lapangan terbuka biasa diramaikan masyarakat sekitar untuk menikmati Minggu ceria dengan melakukan olahraga bersama keluarga.

Kegiatan masyarakat boleh dilakukan, dengan syarat pembatasan dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini disebabkan karena pandemi Covid-19 masih membayangi dalam setiap aktifitas.

Jikalau biasanya pengamanan dan pengawasan dilakukan personel Polsek setempat, kali ini berlipat ganda dengan dikerahkannya personel Polres.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM mengatakan masyarakat jangan lengah, virus corona masih ada disekitar kita dan bukan rekayasa, Minggu (23/5/2021)

"Tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna menghindari paparan Covid-19. Meski vaksinasi terus bergulir, namun masyarakat tetap diminta mematuhi upaya pencegahannya,"ujarnya.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk saat ini. Sebagai ikhtiyar memutus rantai penyebaran virus corona.

"Pihaknya mengaku tidak akan pernah bosan mengingatkan masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan. Meski begitu, tidak meninggalkan tugas pokok dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban,"pungkasnya.(BDI)

Share:

Satlantas Polres Gresik Gencar Laksanakan Sosialisasi Prokes, Cegah Meningkatnya Kasus Covid-19


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Satlantas Polres Gresik gencar mengajak masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penularan covid-19 melalui sosialisasi 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak fisik.....red), Senin (24/5/2021).

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto, P, S.H,. S.I.K., melalui Kanit Dikyasa Satlantas polres Gresik Iptu Sri Maryani, S.H. memimpin kegiatan sosialisasi tersebut menyatakan kegiatan sosialisasi dilaksanakan dibeberapa titik lokasi pusat keramaian seperti di Gressmall, Mall Pelayanan Publik, Kantor Pelayanan SIM dan Satpas serta dibeberapa hotel dikawasan Gresik Kota. 

"Menyasar sejumlah lokasi sosialisasi terus dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus covid-19 di wilayah Kabupaten Gresik sehingga kasus covid di Gresik bisa ditekan," terangnya.

Sosialisasi tidak hanya berisi himbauan kepada masyarakat tetapi juga edukasi tentang pentingnya mengatur pola hidup sehat di masa pandemi seperti saat ini. 

"Selain himbauan kita juga memberikan brosur protokol kesehatan dan masker gratis kepada masyarakat yang belum menggunakan masker,"pungkasnya.(BDI)

Share:

Polres Gresik Berikan SIM Gratis Dan Pengurusan Surat Kendaraan Bagi Keluarga Korban KRI Nanggala 402.


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Sebagai bentuk tanda  kepedulian terhadap keluarga korban tenggelamnya KRI Nanggala 402, Polres Gresik memberikan SIM gratis bagi keluarga korban.

Seperti diketahui KRI Nanggala membawa 53 awak saat tenggelam, 6 diantaranya merupakan warga Gresik. Pemberian SIM gratis dilakukan di lantai 3 Mapolres Gresik Gresik Jl.Dr.Wahidin Sudiro Husodo No.214 Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto,S.H,.S.I.K,.M.M yang di dampingi Kasat lantas AKP Yanto Mulyanto menuturkan selain SIM gratis, pihaknya juga membantu  dalam percepatan pengurusan Surat Kendaraan Bermotor yang terbawa oleh korban.

Adapun keluarga penerima adalah sbb , Andika candra oktavian (kluarga alm.Kapten Anumerta Yohanes Heri santoso) menerima bantuan surat Izin Mengemudi, Listiani dwi rahayu (keluarga alm.Kapten Anumerta Yohanes Heri santoso) menerima bantuan surat Izin Mengemudi dan percepatan pengurusan surat surat kendaraan bermotor, Nina monika (keluarga alm.Sertu anumerta Syahwi mapala menerima bantuan surat Izin Mengemudi,Ana roisatul jana (Keluarga Sertu anumerta Hendro purwanto) menerima bantuan surat Izin Mengemudi, Imroa un kas( Keluarga Sertu anumerta Hendro purwanto) menerima bantuan surat Izin Mengemudi, Diana supriati (keluarga Lettu anumerta Adhi laksono) penerima bantuan surat Izin Mengemudi.

"Kegiatan Polres Gresik peduli keluarga Korban KRI Nanggala 402 adalah pelaksanaan  perintah dari Bapak Kapolri untuk membantu keluarga Korban dari KRI Nanggala 402 yang telah ditinggalkan,"tuturnya

Kegiatan penyerahan surat izin mengemudi serta surat kendaraan ini adalah bentuk keperdulian Polri khususnya Polres Gresik terhadap Keluarga korban KRI Nanggala 402 yang ada di wilayah kab.Gresik. Polres Gresik telah membantu sebanyak 6 (enam) buah surat izin Mengemudi dan 2 (dua)pengurusan surat kendaraan kepada kluarga korban KRI Nanggala 402.

"Selain surat izin mengemudi Polres gresik juga membantu dalam percepatan pengurusan Surat kendaraan bermotor yang terbawa oleh korban.”pungkasnya.(BDI)

Share:

Aktivis 98 Laporkan Gubernur Jatim, Terkait Pesta Ulang Tahun


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id – Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan adanya laporan ke SPKT Polda Jatim terkait video viral acara Ulang Tahun (Ultah) Gubernur Jatim Khofifah Indra Parawansa, lokasi acara di Gedung Negara Grahadi Surabaya, beberapa hari lalu. Terkait dugaan kerumunan serta melanggar Protokol Kesehatan (Prokes), Senin (24/5/2021).

Aktivis 98, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur. Kedatangan aktivis tersebut, bertujuan melaporkan dugaan pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) pada saat perayaan ulang tahun Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (19-5-2021) di rumah Dinas Gubernur Jatim.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko usai menerima laporan dari Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mengatasnamakan Arek Aktivis 98 Suroboyo Tangi.

“Memang ada laporan Prokes dan laporan ke SPKT Polda Jatim ini masih didalami,” ucapnya.

Aktivis 98 yang tergabung dalam “Arek 98 Suroboyo Tangi”  ini tidak hanya melaporkan tentang dugaan pelanggaran Prokes, namun juga melaporkan dugaan adanya gratifikasi penyelenggaraan perayaan ulang tahun Gubernur Jatim.

“Selain melaporkan Gubernur Jatim, kami juga melaporkan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Plh Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Provinsi Jatim Heru Tjahjono,” kata Roni Agustinus, Aktivis 98 kepada awak media.

“Gubernur Jatim tidak seharusnya merayakan ulang tahun, apalagi dia adalah pejabat publik. Terlebih lagi, saat ini masih di massa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Menurut Roni juga menyayangkan dan menyesalkan statment klarifikasi Gubernur Khofifah, yang mengatakan bahwa viralnya beberapa berita soal perayaan ulang tahun dirinya yang terlihat berkerumun dianggap tidak faktual dan tidak obyektif.

“Meski sudah meminta maaf pun tidak menghilangkan proses hukum. Sehingga proses hukum harus tetap ditegakkan. Sama seperti masyarakat yang lain ketika melakukan kegiatan juga dibubarkan dan di proses hukum,”terangnya..

Perlu diketahui, Klasifikasi terhadap masalah pesta Ultah di Grahadi, Agung Subagyo, Kepala Biro Administrasi, pimpinan yang membawahi Humas Pemprov Jatim beberapa hari lalu menyatakan, perayaan ultah Khofifah adalah acara internal OPD (Organisasi Perangkat Daerah). 

"Yang ikut staf dan kepala dinas. Semua juga sudah rutin di swab. Dhaharnya (makannya) juga katering langganan Grahadi yang sudah dipastikan kesehatannya,"ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/5/2021).

Pihaknya memastikan acara yang berlangsung sudah sesuai protokol kesehatan. “OPD sudah paham dengan aturan. Dan tidak ada pihak eksternal. sebab itu acara internal,"pungkasnya.(Red)

Share:

Sabtu, 22 Mei 2021

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi : Sudah Saatnya Dilakukan Pengangkatan Status Honorer Pendamping Desa Jadi PPPK


JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan bahwa sudah saatnya honorer pendamping desa untuk dilakukan pengangkatan status menjadi PPPK. "Ini adalah langkah tepat dan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan, kompetensi dan kualitas pendamping desa," jelas Fachrul Razi yang juga alumni politik Universitas Indonesia.

Ketua Komite I DPD RI juga menyambut positif rencana Abdul Halim terkait wacana peningkatan kualitas pendamping desa dengan cara menaikkan status mereka dari pegawai honorer ke Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), demikian disampaikan kepada media, Sabtu (22/5/2021).

Fachrul Razi melihat pentingnya para pendamping desa dalam memajukan desa-desa di Indonesia. Mengingat banyaknya desa yang ada di Indonesia tidak akan sepenuhnya terjangkau oleh Kementerian Desa PDTT secara keseluruhan.

"Para pendamping adalah salah satu aktor yang telah banyak berjasa dalam pembangunan desa. Tanpa mereka sulit bagi pemerintah khususnya Kementrian Desa PDTT untuk menjangkau seluruh desa yang ada di Indonesia, yang jumlahnya mencapai 74.961 Desa." Ujar Senator asal Aceh tersebut.

Fachrul Razi beranggapan, mengangkat para pendamping desa menjadi PPPK merupakan suatu bentuk penghargaan negara terhadap jasa mereka dalam memajukan Indonesia.

Mengenai proses pengangkatan, Fachrul Razi menyampaikan biar kementrian terkait yang mengaturnya. DPD RI tetap akan melakukan pengawasan nantinya.

"Mengenai mekanisme dan prosedurnya, biar lembaga terkait yang akan mengatur detailnya seperti apa, yang menjadi catatan dari kami DPD RI, langkah dari pak menteri sangat bagus. Kami akan mendukung," tutur Ketua Komite I DPD RI.

"Peralihan status pendamping desa dari honorer ke PPPK diharapkan bisa mengangkat etos kerja para petugas pendamping desa menjadi lebih baik lagi. Artinya, negara sudah berusaha untuk menyejahterakan para petugas pendamping desa,"pungkasnya.(Red)

Share:

Polsek Duduksampeyan Gresik, Berhasil Ringkus Komplotan Pencuri Dongkrak Truk Antar Provinsi


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Komplotan pencuri dongkrak menyaru sebagai sopir dan kernet truk trailer, apes. Ulahnya berakhir di Kota Santri.

Joko Santoso, 43, warga Lingkungan Karangtengah, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Menyatroni sebuah bengkel tambal ban di Jalan Raya Desa Setrohadi, Duduksampeyan.

Pelaku tidak bekerja sendiri, dengan kernetnya (RN) yang kini menjadi buronan Polisi. Berdua berbagi tugas, Joko Santoso berperan mengawasi situasi sekitar. Sementara RN sebagai pencongkel pintu.

Dengan menggunakan potongan besi sepanjang 15 Cm, tidak sulit bagi RN merusak engsel gembok tempat tambal ban yang kosong ditinggal pemiliknya menunaikan Sholat Jumat 21 Mei.

Dongkrak hidrolik pengangkat beban 50 ton warna merah dan pendongkrak beban 30 ton warna hijau, milik Taufikur Rohman, 42, warga Dusun Mandepo, Desa Setrohadi, Duduksampeyan. Digondol maling menyamar sopir dan kernet truk.

Mendapat firasat tidak enak, korban bergegas kembali ketempatnya mengais rejeki. Benar, pintu triplek bilik tambal bannya telah jebol, 2 dongkrak amblas. 

Masih terlihat oleh Taufikur Rohman, truk trailer pengangkut bahan triplek yang barusan keluar dari bengkelnya. Sambil berteriak maling! ia berusaha mengejarnya.

Teriakannya disiang bolong didengar anggota Polsek Duduk Sampeyan yang ketika itu tengah melakukan kring Reskrim Jumat siaga tak jauh dari lokasi.

Sontak, kedua Polisi berpakaian preman mengejar truk dimaksud lari kearah barat. Berhasil disergap di Jalan Raya Tumapel. Dongkrak warna merah dan hijau milik korban didapati berada didalam truk. Namun RN, si kernet berhasil menghilangkan jejak.

Joko Santoso diseret ke Mapolsek Duduk Sampeyan. Diperoleh informasi, sopir dan kernet tersebut merupakan komplotan spesialis pencuri dongkrak antar provinsi. 

Selain di Gresik, mereka juga beraksi di daerah Jawa Tengah. Pelaku menyebut dongkrak hasil curian akan dijual dan uangnya dipakai nyawer di warung ayu (warung penjaganya perempuan cantik) disepanjang jalur tujuan bongkar muatan.

"Dua dongkrak hidrolik itu masih laku terjual dua juta lima ratus ribu rupiah Pak, biasanya uangnya saya habiskan foya-foya di warung ayu di Jawa Tengah Pak." pengakuan tersangka gemetar dihadapan penyidik.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kapolsek Duduk Sampeyan AKP Bambang Angkasa (mantan Kasubbag Humas Polres gresik) mengatakan komplotan tersebut sudah melanglang buana di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Sabtu (22/5/2021).

"Spesial pencuri dongkrak truk itu kini meringkuk dibalik jeruji besi. Dijerat pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP, diancam hukuman paling lama lima tahun mendekam didalam penjara."tegasnya

"Polisi memburu RN, yang identitasnya kini telah dikantongi. Dongkrak kapasitas 50 ton dan 30 ton beserta potongan besi 15 Cm dan sebuah gembok dijadikan barang bukti melengkapi berkas perkara"pungkasnya.(BDI)

Share:

Jumat, 21 Mei 2021

Polres Gresik Hadirkan Pocong dan Corona, Ingatkan Masyarakat Pentingnya Prokes


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Untuk mengingatkan kembali soal bahaya Covid-19 yang masih mengintai,Polres Gresik menggelar teaterikal saat sosialisasi prokes di Pos Pam Check Point Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jumat (21/5/2021).

 Sosok pocong dan tenaga kesehatan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap serta sosok berkostum Corona untuk menarik perhatian pengguna jalan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto P, S.H., S.I.K., mengatakan, dua sosok itu memperagakan beberapa aksi untuk mengingatkan pengguna jalan bahwa Covid-19 masih belum berakhir. 

"Langkah unik ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. Covid-19 masih ada hingga saat ini, sehingga diharapkan masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus berbahaya tersebut,,"ungkapnya

pocong yang dipakai sebagai maskot dalam sosialisasi itu memiliki banyak pesan.

"Salah satunya, sebagai pengingat bagi pengguna jalan bahwa risiko saat abai terhadap prokes adalah kematian yang sia-sia,"imbuhnya


Selain memperagakan berbagai aksi, lanjut AKP Yanto Mulyanto, pocong dan tenaga kesehatan itu juga menghampiri para pengguna jalan untuk mengingatkan bahaya Covid-19. Mereka berkeliling sambil membawa papan bertuliskan imbauan-imbauan untuk menaati protokol.

“Dalam kampanye ini, petugas juga membagikan ratusan masker kepada masyarakat. Juga membagikan brosur, memasang stiker imbauan patuh prokes di kendaraan-kendaraan baik roda dua dan roda empat yang melintas,” pungkasnya.(BDI)

Share:

Anggota Polres Gresik Jalani Rapid Test Usai Jaga Pos Check Point


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Puluhan anggota Polres Gresik jalani rapid test usai bertugas di pos check point dalam rangka penyekatan arus balik lebaran 2021, Jum'at (21/5/2021).

Ditinjau langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH SIK MM., didampingi Paurkes Polres Gresik Ipda Sugioto rapid test dilaksanakan diruang Urkes Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH SIK MM.,menjelaskan rapid test untuk anggota bertujuan untuk memastikan kondisi para petugas dilapangan aman dari paparan virus covid-19.

"Petugas check point dilapangan sangat rentan dapat terpapar covid-19 karena banyak bertemu dengan warga dari luar daerah, termasuk dari sejumlah wilayah" Ungkapnya.

Pelaksanaan rapid test ini juga dilaksanakan sebagai langkah cepat penanganan penyebaran virus covid - 19 dilingkungan Kepolisian.

"Alhamdulillah dari hasil rapid test tidak ditemukan anggota yang reaktif atau positif terpapar covid-19, Semoga kedepan kita semua diberikan perlindungan dan kesehatan oleh Allah SWT dalam melaksanakan tugas menjaga kamtibmas diwilayah Gresik" Pungkasnya.(BDI)

Share:

Cegah Kenaikan Kasus Covid-19,Polres Gresik Terus Lakukan Penyekatan Arus Balik Lebaran 2021


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Guna mencegah kenaikan angka kasus covid-19 di Kabupaten Gresik, Polres Gresik melakukan pemeriksaan dalam rangka penyekatan pada sejumlah kendaraan yang melintasi pos chekpoint di exit Tol Kebomas Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jum'at (21/5/2021).

Dalam pemeriksaan tersebut dilakukan pengecekan asal dan tujuan, kelengkapan persyaratan perjalanan disertai pelaksanaan tes swab dan rapid tes bagi para pengendara asal luar kota yang akan memasuki wilayah Kabupaten Gresik.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Kasat Sabhara Polres Gresik AKP Yudhi Prasetya dan Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto serta diikuti anggota siaga on call Polres Gresik, Dishub dan Dinkes Gresik.

"Dengan melakukan penyekatan dan melakukan swab dan rapid tes terhadap para pemudik arus balik dapat mencegah kenaikan kasus Covid-19" Terangnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi terjadinya penularan  covid-19 diwilayah Kabupaten Gresik.

Penyekatan pagi ini dilakukan rapid antigen terhadap 10 orang pengendara pengguna jalan (asal luar kota).

"Untuk teknisnya dilakukan pemeriksaan dan rapid tes antigen, ada 10 orang pengendara yang dilakukan tes rapid antigen dan hasilnya negatif" Pungkasnya.(BDI)

Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support