SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id- Lingkungan pondok sosial (Liponsos) Surabaya akibat kurangnya pengaman dan standar Operasional Prosedur (SOP) terjadi beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui ODGJ kabur dari tiga orang, salah satunya atas nama inisial AM warga Sawapulo kelurahan Ujung kecamatan Semampir pada Kamis 4 Juni 2026.
Yang lebih memprihatinkan, apabila setelah penghuni diketahui kabur tidak segera dilakukan upaya pencarian yang maksimal, hal ini dapat mencerminkan kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab pengasuhan dan perlindungan.
Salah satu anggota Liponsos Surabaya pernyataan bahwa penghuni sering kabur.
Tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menganggap kejadian tersebut sebagai hal biasa. Setiap penghuni tetap berhak mendapatkan pengawasan dan perlindungan sesuai prosedur yang berlaku.
Narasumber yang tidak mau disebut namanya menuturkan bahwasanya inisial AM sudah dirawat di Menur 15 hari sedangkan di liponsos Surabaya menjalani perawatan 26 hari.
" Saya dapat kabar 3 hari setelah kaburnya pada tanggal 6 Juni 2026 inisial AM tidak ada di tempat liponsos tersebut" tutur kepada awak media.
" Kenapa pihak liponsos hanya membiarkan saja, tidak mencarinya akan tetapi petugas malah mengatakan itu sering kabur" imbuhnya.
Saat awak media beritacakrawala konfirmasi dengan kejadian ditemui kepala UPT Liponsos Didik Dwi Winarno menyampaikan saya minta maaf mas atas kaburnya ODGJ, Jumat (12/06/2026).
" Sekali lagi saya minta maaf selaku kepala UPT di liponsos tersebut, dan waktu itu petugas keluar semua ada acara dan petugas mengantar dirumah sakit pasien ODGJ" Tegasnya.
" Akan saya langsung mencarinya dan petugas biar datang dirumah keluarga" Tambahannya.
Awak media menggali informasi justru kaburnya ODGJ itu sekitar 03.00 pagi menjelang subuh.
Sangat disayangkan setelah awak media konfirmasi kepala UPT Liponsos langsung gerak cepat, beberapa waktu sebelumnya kemana.....!!! seolah olah membiarkan saja atas kejadian kaburnya pasien ODGJ.
Sampai berita ini di turunkan masih mengkonfirmasi pihak pihak terkait" Pungkasnya.(SB)






0 comments:
Posting Komentar