Lamongan, BeritaCakrawala.co.id
Program Ketahanan pangan Tahun 2025, Desa Barurejo Kecamatan Sambeng , telah merealisasikan ternak Sapi yang melalui BUMDESA (Prima Jaya...red) ini wujud salah satu Bentuk dukungan Program dari Pemerintah secara Nasional.
Yang mana anggaran tersebut bersumber dari Dana desa khususnya untuk ketahanan pangan 20% dari total anggaran yang ada, dan merupakan target Pemdes untuk mendukung serta mewujudkan pencapaian swasembada pangan secara nasional.
Selaku Direktur BUMDESA Prima jaya, Didik menjelaskan, mengenai program ketahanan pangan yang di peruntukkan ternak Sapi, dari awal sudah di laksanakan Musdes dan ada kesepakatan bersama, bahwa budidaya ternak di wilayah kami, sangat berpotensi.
Untuk mengenai biaya anggaran Ketahanan pangan yang melalui BUMDESA
sebesar Rp. 90.600,000,. itu termasuk buat sewa tempat, biaya pembibitan, pakan juga perawatan, ucapnya pada awak media saat dilokasi, Selasa 30/06/2026.
Dan kami, Direktur BUMDESA beserta pengurus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Desa, yang mana kami telah diberi kepercayaan dalam mengelola anggaran ketahanan pangan, insaallah akan kami kerjakan sebaik mungkin sesuai juklak juknisnya, semoga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat nantinya.
Di tempat terpisah, Kades Desa Barurejo Bibit menegaskan teknis untuk budidaya ternak sapi yaitu sistem penggemukan yang secara langsung di kelola oleh BUMDESA, dan ini merupakan bentuk wujud dukungan kami terhadap Program Pemerintah dalam pencapaian swasembada pangan khususnya daging, selain itu juga akan membuka lapangan kerja, hingga kesejahteraan masyarakat akan lebih baik nantinya.
Dan sekali lagi atas terwujudnya budidaya ternak Sapi, merupakan inisiatif bersama, selain untuk mendukung program ketahanan pangan secara nasional, kami berharap ke depanya juga sebagai ketahanan pangan bagi Desa sendiri, ucap kades.
Harapan (Kades)
dengan manajemen yang baik dan sistem pengelolaan yang benar adanya BUMDESA akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan selanjutnya akan bisa berkontribusi pada kebutuhan pangan secara berkelanjutan pungkasnya. (zn/prs)






0 comments:
Posting Komentar