This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 05 Januari 2021

Salah Satu Pelaku 17 Tahun Akhirnya Diringkus Polsek Tambak Sari Surabaya Karena Gelapkan Handphone Temannya


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Telah terjadi salah satu pemuda yang nekad menipu dan menggelapkan Hand Phone milik temannya sendiri, Minggu(03/01/2021).

Seorang pelaku tersebut berinisial MRE 17 tahun, Laki- laki, alamat jalan Kapas Baru gang 9 Surabaya. Pelaku mengaku lantaran ia tidak memiliki uang untuk merayakan malam tahun baru kemarin itu.  

Dengan identitas korban diantaranya M. Rohim, Laki laki, alamat Jalan kapas madya gang 6 Suarabaya. Dengan berpura pura ingin menelpon  seseorang anggota keluarganya pelaku lalu meminjam hand phone dari tangan korban.

Akan tetapi hand phone yang di pinjam justru malah di bawa kabur oleh pelaku. Korban baru sadar jika hp miliknya di bawah kabur saat itu,  korban bermaksud pulang kerumahnya setelah usai merayakan pesta malam tahun baru bersama teman temannya.

Pelaku yang tadinya terlihat berkumpul bersama di acara tersebut, alhasil  juga ia tidak lagi kelihatan (alias melarikan diri....red). Korban yang kebingungan langsung melaporkan kejadian ini kepada orang tuanya.

Mengetahui anaknya jadi korban pengelapan orang tua korban langsung melaporkan kejadian ini ke polisi. Tidak butuh waktu lama bagi polisi, pelaku akhirnya berhasil diringkus tak jauh dari tempat kejadian perkara( TKP).

Polisi mengamankan barang bukti dari tersangka 1 buah handphone merk vivo y 30.

" Informasi selanjutnya masih dalam  penyidikan dan kini tersangka sudah di amankan Polsek Tambak Sari Surabaya" Pungkasnya.(SJ)

Share:

Senin, 04 Januari 2021

Penyerahan Vaksin Covid 19 ke Wilayah Bali, oleh Bio Farma Bandung, yang diterima oleh Gubernur Bali


BALI, BeritaCakrawala.co.id - Bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Prov. Bali, Jalan Melati Dentim, telah berlangsung Penyerahan  Vaksin Covid 19 ke Wilayah Bali, oleh Bio Farma Bandung, yang diterima oleh Gubernur Bali, Selasa(5/1/2021).

Hadir pula pada saat penyerahan Vaksin covid 19 yaitu Pangdam IX Udayana,Kapolda Bali,Sekda Bali,Danrem 163 Wirasatya,Kadis Kesehatan Prov,Bali,dan Kapolresta Denpasar 

Rangkaian kegiatannya penyerahan vaksin oleh perwakilan Bio Farma Bandung kepada Gubernur Bali secara simbolis, sebanyak 31.000 vial

Serta Penyampaian Gubernur Bali terkait telah dikirimnya vaksin oleh Bio Farma Bandung ke wilayah Bali, yang berangkat pada tanggal 3 Januari 2021, dan tiba 5 Januari 2021, jumlah vaksin yang diterima sebanyak 31.000 vial, produksi sinovac 

Sementara vaksin masih dalam tahap pengujian oleh BPOM dan nantinya vaksin akan disimpan diruang penyimpanan vaksin Dinas Kesehatan Prov. Bali, sebelum didistribusikan ke seluruh wilayah Prov. Bali

vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan se- Prov. Bali, sebanyak 33.200 orang, untuk pendistribusian ke Kab./ Kota masih menunggu keputusan BPOM RI,Bali dijadikan target percepatan pemulihan kesehatan Covid 19, dalam rangka memulihkan pariwisata Bali, dan Indonesia, serta untuk segera memulihkan perekonomian Bali dan Indonesia, mengingat  Bali merupakan destinasi pariwisata dunia 


Gubernur Bali mengucapkan terimakasih kepada Pemerinta Pusat atas perhatiannya kepada Bali karena diberikan porsi vaksin yang cukup banyak 

Kegiatan penyerahan vaksin berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.Sampai berakhir,"Pungkasnya(PTI)

Share:

Polemik Maklumat Kapolri Soal FPI,Gerindra Akhiri Polemik Pasal 2D


JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Polri telah memberikan penjelasan terkait poin 2 huruf D dalam Maklumat Kapolri soal FPI yang melarang masyarakat menyebarluaskan konten terkait ormas tersebut. Gerindra menyebut penjelasan Polri mengenai poin tersebut cukup melegakan. Senin, 4/1/2021.

Dimana Klarifikasi Polri bahwa Pasal 2d maklumat soal FPI cukup melegakan," kata Waketum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan"

Anggota Komisi lll DPR RI Waketum Fraksi Gerinda Habiburokhman mengatakan, bahwa Polri secara resmi telah menegaskan poin 2 huruf D tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers menyampaikan pemberitaan. Ia menyebut hal yang dilarang terkait penyebaran ujaran kebencian hingga berita bohong (Hoax).

"Kami senang mendengar bahwa Polri secara resmi, tegas dan jelas menyatakan bahwa Pasal 2d tersebut sama sekali tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers dalam menyampaikan pemberitaan. Hal yang dibatasi oleh Pasal 2d tersebut adalah penyebaran ujaran kebencian, berita bohong, fitnah yang memang secara hukum dilarang oleh UU"Tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Anggota Komisi III DPR RI itu menganggap Polri telah membuka diri terhadap kritik masyarakat terkait poin 2 huruf D dalam Maklumat Kapolri soal FPI. Sebab, menurutnya, Polri sudah memberikan klarifikasi lisan guna menjelaskan maksud dari poin tersebut.

"Adapun terlepas dari dicabut atau tidaknya Pasal 2d tersebut, kami menganggap bahwa dengan adanya klarifikasi menunjukkan bahwa Polri membuka diri atas kritik dan masukan dari masyarakat sipil. Meskipun bukan dalam bentuk surat tertulis, namun klarifikasi atas maklumat tersebut mempunyai kekuatan mengikat yang sama dengan maklumat itu sendiri"lmbuhnya.

Terkait bunyi maklumat Kapolri poin 2 huruf D itu, Polri menjelaskan, asalkan konten itu tidak mengandung berita bohong, mengadu domba, perpecahan, dan SARA, masyarakat bebas mengakses. Polri menjelaskan maklumat ini tidak untuk membatasi gerak masyarakat di medsos.

"Artinya bahwa poin 2 d tersebut selama tidak mengandung berita bohong, potensi gangguan kamtibmas, ataupun provokatif, mengadu domba, ataupun perpecahan dan SARA itu, itu nggak masalah, tapi kalau mengandung itu, tidak diperbolehkan. Apalagi nanti kalau mengakses, atau meng-upload, ataupun menyebarkan kembali yang dilarang, maupun yang ada tindak pidananya UU ITE, misalnya, tidak diperbolehkan"jelas Kadiv. Humas Polri lrjen Argo Yuwono saat konfrensi pers, jumat, (1/1/2021).

Itupun juga menegaskan maklumat Kapolri ini tidak membredel kebebasan pers. Dan juga meminta setiap anggota Polri wajib mematuhi maklumat Kapolri.

"Bahkan itu yang dari kemarin mungkin banyak pertanyaan berkaitan dengan kebebasan pers dan berekspresi, yang terpenting bahwa dengan dikeluarkan maklumat ini, kita tidak artinya itu membredel berkaitan kebebasan pers, tidak.

 Tapi berkaitan dengan yang dilarang tidak diperbolehkan untuk disebar kembali, atau diberitakan kembali yang melanggar hukum, itu intinya maklumat yang ditandatangani.

"Bahwa dengan adanya maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai peraturan undang-undang, ataupun diskresi kepolisian"Pungkasnya.(SJ)

Share:

FPII Bintan Serahkan Sembako Ke Warga Terdampak Banjir


BINTAN, BeritaCakrawala.co.id - Forum Pers Independent Indonesia Korwil Bintan melakukan aksi peduli pada korban banjir Yang terjadi pada 2/1/2021 di Kabupaten Bintan.

Dalam aksi peduli ini juga sekaligus memperkenalkan pembina Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) Kabupaten Bintan, Yudi Iskandar yang mendukung penuh kegiatan ini. Penyerahan bantuan sembako kepada para korban banjir dilaksanakan Senin (04/01/2020).

Banjir yang melanda daerah Bintan, banyak menenggelamkan rumah-rumah, kejadian yang tidak terduga ini membuat hati Yudi Iskandar terketuk untuk ikut peduli dengan korban banjir ini

Bersama FPII Bintan Yudi langsung turun kelokasi rumah warga yang terkena musibah untuk menyerahkan langsung Bantuan, paket yang diberikan berupa makanan pokok dan air mineral.

Hadir saat penyaluran bantuan adalah Babinsa Kelurahan Kijang Kota, Ketua FPII korwil Bintan Arma Yunita dalam sambutannya menyampaikan keprihatinannya atas musibah ini dan berharap masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap kondisi cuaca saat ini, juga selalu terapkan menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, dan semoga pemberian bantuan ini dapat bermanfaat.

Selanjutnya, Yudi juga mengatakan  ingin memberikan bantuan yang bermanfaat secara langsung dalam hal ini berupa pemberian bantuan sembako  dalam bentuk makanan yang  dibagikan kepada yang membutuhkan.


Penyerahan bantuan sembako itu langsung disalurkan di lokasi banjir. " Kami bergerak dengan menyambangi dua tempat diantaranya Bintan Utara dan Bintan Timur, " Ujar Ketua FPII Bintan, Arma Yunita kepada awak media,saya berharap bantuan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terkena musibah banjir,"pungkasnya.(Red)


Sumber FPII korwil Bintan

Share:

Unit Reskrim Polsek Marga Berhasil Tangkap PelakuPencurian Handphone


TABANAN, Beritacakrawala.co.id - Unit Reskrim Polsek  Marga, Polres Tabanan hari Sabtu tanggal 02 Januari 2021 berhasil mengungkap kasus pencurian HP merk OPPO warna emas milik korban Ni Made Wissa Hendalina.

 Korban Ni Made Wissa Hendalina ,  pada hari Rabu, 09 Desember 2020 pukul 13.30 Wita, kehilangan HP merk OPPO warna emas miliknya di Warung makan Men Pleno 2 di Jalan Wisnu Marga Banjar Dinas Tembau, Ds/Kec. Marga, Kab. Tabanan, dilaporkan ke Polsek Marga hari Sabtu tanggal 02 Januari 2021 pukul 08.00 Wita.

Seijin dan atas perintah Kapolsek Marga  AKP I Nyoman Suadi, S.H., Unit Reskrim Polsek Marga yang dipimpin  IPTU I Kadek Supendodi, S.H., melakukan serangkaian penyelidikan, mendalami TKP dengan membuka rekaman CCVT, menggali keterangan para Saksi, berdasarkan alat bukti yang cukup berhasil menangkap terduga pelaku nama Ni Komang Ayu Seniwati alias Biang Candra, perempuan, umur 45 tahun, Hindu/Bali, Pekerjaan Pedagang, Alamat Jalan Pulau Menjangan Nomor 68 Desa Dauh Peken, Kec.amatan/Kabupaten Tabanan.

Pada Rabu, 09 Desember 2020 pukul 12.00 Wita, Korban Ni Made Wissa Hendalina, berangkat ke warung Nasi Men Plano 2 untuk berjualan menggantikan Wayan Pleno ( saksi ) karena akan mencoblos di TPS Cau  Desa Tua, saat itu korban menaruh HP Miliknya diatas Meja makan, kemudian ditinggal melayani pembeli.

Disaat melayani Pembeli sekitar pukul 13.00 wita datang Ni Komang Ayu Seniwati alias Biang Candra ( pelaku ) memesan nasi sambil bertanya  “ Habis lawarnya Gek ?”, dan dijawab korban “ masih ngambil BU, kemudian pekaku duduk di tempat korban menaruh HP miliknya.

Tidak seberapa lama terduga pamit bilangnya sebentar keperluan membeli beras, namun terduga tidak pernah kembali ke warung mengambil nasi pesanannya.

Setelahnya korban selesai melayani pembeli, korban bermaksud mengambil HP miliknya, namun HP miliknya sudah tidak ada ( hilang ), kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Marga.

Atas dasar laporan korban, Kapoksek Marga memerintahkan Unit Reskrim melakukan penyelidikan, Team mengawali mendatangi TKP menggali keterangan para saksi, mengecek / memeriksa rekaman CCTV, dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan Team berhasil mendapat alat bukti yang cukup dan berhasil mengantongi ciri-ciri pelakunya.

Setelah dikembangkan pelaku diketahui berasal dari Dauh Pala Tabanan, Tim bergerak ke Dauh Pala Tabanan melakukan penyelidikan lanjutan dan memperoleh informasi pelaku beralamat di Jalan Pulau Menjangan  Desa Dauh Pala, Kec./Kab.  Tabanan dan pelaku berhasil diamankan dirumahnya.

Saat pelaku diintrogasi terduga mengakui perbuatannya, mengambil HP milik korban diatas meja warung, disaat korban sedang sibuk melayani pembeli, dimasukan Tas, kemudian ditinggal pergi.

Barang bukti disita, 1 (satu) buah Handphone merk Oppo seri A83 2018 warna Emas, type CPH 1729  (disita dari pelaku), 1 (satu) buah SIM Card  (disita dari pelaku).

Kasubbag Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagio seijin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S Siregar S.I.K , M.H., membenarkan kejadian tersebut dan kasusnya ditangani Reskrim Polsek Marga,"pungkasnya.(Ard)

Share:

Dua Pelaku Modus Menjadi Pengunjung Di Mall TP III Akhirnya Berujung Malah Lakukan Pencurian Pakaian


SURABAYA, beritacakrawala.co.id - Lagi- lagi Polsek Tegal Sari meringkus dua orang pelaku tindak pidana pencurian baju( Pakaian...red) yang ada di Matahari Dept Store TP 3 Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Senin (04/01/2021).

Dua Tersangka diantaranya Rinto Budiono Bin Sugiarto (Alm.), Laki-laki, 31 Tahun,  Islam, Swasta, Pendidikan terakhir SD, alamat Jalan Ambengan Batu 4 / 31 Surabaya (Residivis perkara yang sama....red).

Jaka Saifuddin  Bin Chanafi, Laki-laki, 20 Tahun, Tempat tanggal lahir: Surabaya, Islam, Alamat Jalan Ambengan Batu 4 / 40-P Surabaya. 

Kapolsek Tegalsari Kompol Argya Satrya Bhawana, S.H., S.I.K., melalui Kanit Reskrim Iptu I Made mengatakan berawal dari dua pelaku tersebut menyamar menjadi pengunjung Mall di Matahari Dept Store TP III.

Kemudian si pelaku langsung menghampiri rak-rak pakaian, inisial RB mereka bertugas memasukan pakaian ke dalam tas plastic Matahari yang sudah disiapkan terlebih dahulu, lalu diserahkan kepada pelaku Jaka.

" Setelah berhasil menguasai selanjutnya kedua pelaku membawa keluar dari Matahari tersebut" Tegasnya.

" Pada saat keluar dari pintu kedua pelaku langsung di hentikan oleh pihak Security mengakui bahwa barang tanpa membayar di kasir," Imbuhnya.

Kami mengamankan dari tangan tersangka 1 (satu) kantong plastic Matahari berisi 10 (sepuluh) buah kemeja merk WALRUS.

1 (satu) kantong plastic MATAHARI berisi 5 (lima) buah kemeja merk RICARDO).

Kini  Korban mengalami kerugian Rp. 4.599.500,- (empat juta lima ratus sembilan puluh sembilan ribu lima ratus rupiah).

" Para tersangka di jerat  Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberataan " Pungkasnya.( SJ)

Share:

Minggu, 03 Januari 2021

Kapolri Terbitkan Maklumat Larangan Kegiatan dan Atribut FPI


JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan maklumat terkait tentang penghentian kegiatan Front Pembela Islam (FPI) Nomor: Mak/1/I/2021 tentang kepatuhan terhadap larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan FPI. Jumat, (1/1/2021).

Dimana isi dari Maklumat tersebut dikeluarkan setelah Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melarang kegiatan dan membubarkan FPI sebagai organisasi maupun organisasi masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan Maklumat Kapolri tersebut tidak melarang kebebasan pers. Menurutnya, maklumat itu mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan konten yang melanggar hukum.

"Adapun itu yang dari kemarin mungkin banyak pertanyaan berkaitan dengan kebebasan pers dan berekspresi, yang terpenting bahwa dengan dikeluarkan maklumat ini, kita tidak artinya itu memberedel berkaitan kebebasan pers, tidak. Tapi berkaitan dengan yang dilarang tidak diperbolehkan untuk disebar kembali, atau diberitakan kembali yang melanggar hukum, itu intinya maklumat yang ditandatangani Bapak Kapolri"Tegasnya.

Berikut isi maklumat Kapolri tentang pelarangan kegiatan FPI:

1. Itupun Masyarakat tidak terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan serta menggunakan simbol dan atribut FPI.

2.Nantinya, masyarakat segera melaporkan kepada aparat yang berwenang apabila menemukan kegiatan, simbol, dan atribut FPI serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

3.Tetap masih Mengedepankan Satpol PP dengan didukung sepenuhnya oleh TNI–Polri untuk melakukan penertiban di lokasi-lokasi yang terpasang spanduk/banner, atribut, pamflet, dan hal lainnya terkait FPI.

4. Masyarakat tidak mengakses, mengunggah, dan menyebarluaskan konten terkait FPI baik melalui website maupun media sosial.

"Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, ataupun diskresi Kepolisian"Pungkasnya.(Red/HM)

Sumber : Kadiv Humas Polda Jatim

Share:

Ketua PWNU Jatim Sangat Dukung Pembubaran FPI


MALANG - BeritaCakrawala.co.id - KH. Marzuqi Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad, Gesek, Malang dan sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, mendukung langkah pemerintah dalam menjaga kedaulatan negara, dengan membubarkan organisasi yang dapat mengganggu keamanan negara. Jumat, (1/1/2021).

Demi keamanan dan ketertiban bagi seluruh rakyat, dan umat maupun masyarakat Indonesia. Melalui pesan video yang di buat oleh Kh. Marzuqi Mustamar, yang menyatakan dukungan terhadap pemerintah, atas langkah tegas yang di ambil, dalam hal ini membubarkan organisasi, atau organisasi masyarakat, yang dapat mengganggu keamanan negara.

"Saya Kyai Haji Marzuqi Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad, Gesek, Malang menyampaikan, bahwa saya Mendukung sepenuhnya langkah, kebijakan, sikap, dan keputusan. Yang diambil pemerintah republik Indonesia. Dalam hal ini oleh TNI, Polri, Depkumham, Kejaksaan Agung, Menkopolhukam, untuk membubarkan semua organisasi maupun gerakan, yang menurut analisa aparat dan intelijen bisa mengganggu keamanan negara.

"Dimana itu didalam video tersebut juga dijelaskan organisasi yang dapat mengganggu keamanan negara dan mengganggu kedaulatan negara, seperti HTI dan FPI"Tegasnya.

Sekali lagi, saya mendukung sepenuh langkah pemerintah untuk membubarkan FPI dan yang lain.

 "Kami selaku pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, atau Ketua PWNU Jatim, dalam menyampaikan dukungan melalui video berdurasi satu menit empat puluh detik itu"Pungkasnya.(HM/SJ)

Share:

Sabtu, 02 Januari 2021

FPII Setwil Prov. Lampung Laporkan Kegiatan Tahun 2020


LAMPUNG, BeritaCakrawala.co.id - Sebagai Organisasi Pers yang baru berusia 2 tahun di Prov. Lampung, Forum Pers Independent Indonesia (FPII) dibawah Nakhoda Aminudin (Ketua Setwil) dan Jajaran Pengurus Sekretariat Wilayah (Setwil) lainnya tetap konsisten menjalankan garis komando yang telah ditetapkan Pengurus Presidium (Pusat).

Sebagai wadah para Jurnalis dan Media, Aminudin juga menyadari masih banyak kekurangan dalam menjalankan FPII di Prov. Lampung. Namun, dirinya yakin tahun 2021sedikit demi sedikit kekurangan tersebut dapat diperbaiki.

Hal tersebut disampaikan Aminudin dalam release resmi FPII Setwil Prov. Lampung yang disebarkan di WAG FPII, Jumat (01/01/2021).

Dalam laporan akhir tahun yang ditujukan kepada Ketua Presidium, Seknas, Ketua Deputy Organisasi dan Jajaran Presidium lainnya, Aminudin menjelaskan secara rinci kegiatan yang telah dilakukan jajarannya pada 2020.

"Ini sebagai tanggung jawab saya melaporkan kepada Presidium terkait kegiatan yang telah dilakukan FPII di Prov. Lampung," katanya.

Adapun laporan akhir tahun tersebut yaitu;

A. Perkembangan FPII

Sejak FPII Setwil Prov. Lampung di kukuhkan ( 27-12-2019 ) FPII di Prov. Lampung Alhamdulillah mengalami kemajuan. Dilihat dari tumbuhnya Korwil- korwil baru, seperti korwil Kota Metro, korwil Kabupaten Tanggamus dan korwil Pesawaran. Kemudian ada pergantian seluruh Pengurus Korwil Waykanan dengan pengurus yang baru (karna pengurus yang lama terlibat berbagai masalah). 

B . Garda Terdepan Membela Insan Pers

Berbagai kegiatan yang sudah dilakukan FPII Setwil Prov. Lampung dlm rangka membela hak- hak Jurnalis sesuai dengan motto FPII "Garda terdepan membela Insan Pers",  sepanjang tahun 2020 antara lain : Melakukan Aksi mendesak Kapolres Lampung Utara untuk menangkap seorang oknum Ketua Ormas yang menganiaya seorang Jurnalis, melakukan Aksi 1000 lilin di Bundaran Adipura dlm rangka  mendorong penegak hukum untuk menangkap pelaku pembunuhan seorang jurnalis di Mamuju Sulawesi utara, melakukan Aksi Damai di Kantor KPU Lampung Selatan terkait larangan meliput oleh Komisioner KPU setempat, memviralkan berita terkait dugaan Tambang Emas llegal di Kabupaten Waykanan, serta sepanjang tahun 2020 FPII Setwil Prov. Lampung selalu aktif ikut serta memviralkan semua release resmi Presidium, Setwil dan Korwil di luar Prov Lampung.

C. Kegiatan Sosial

Sepanjang tahun 2020 FPII Setwil Prov. Lampung juga sdh melakukan beberapa kegiatan sosial diantaranya; Pembagian sembako untuk masyarakat terdampak covid 19 pada bulan Mei dengan membagikan 400 paket sembako di tiga Kelurahan ( Kel. Labuhan Ratu Raya, Kel. Labuhan Ratu dan Kel. Bakung )  di Kotamadya Bandar Lampung, membagikan 100 paket sembako di Desa Sumur Kumbang Kabupaten Lampung Selatan.

Di penghujung tahun 2020 FPII Setwi Lampung ikut serta mendampingi Korwil Kota Metro untuk membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu yang terdampak covid 19 serta  menyerahkan sembako ke Panti asuhan.


D. Keagamaan

FPII Setwil Prov. Lampung membagikan 2000 buku *_Iqro dan Jus amma_* kepada seluruh musollah di Kabupaten Pesisir Barat.

E. Pengenalan dan sosialisasi FPII

FPII Setwil Prov. Lampung juga bertanggung jawab untuk mengenalkan FPII ke masyarakat dan memberikan arahan, motivasi secara berkala kepada Korwil-korwil agar FPII Semakin memasyarakat, dikenal. Dan untuk intern FPII semakin solid dan jaya dikemudian hari. Adapun langkah- langkah yang sdh dilakukan antara lain ; Melakukan kunjungan ke Korwil-Korwil guna menumbuhkan semangat kerja, motivasi dalam menjalankan roda Organisasi FPII. Dalam kesempatan ini juga saya mengucapkan terimakasih kepada Bpk. Wesly H Sihombing (Seknas) yang mendampingi saya ke Korwil Pesibar, Lampung Barat, Waykanan, Metro, Tanggamus, Pesawaran. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada Bapak Romy Marantika (Ketua Deputy Jaringan) telah memberikan motivasi ke Korwil Tanggamus, Lampung Barat, Pesibar. Kemudian Membuat ID Card FPII *sementara* non e-money (gratis), Sosialiasi dengan memasang spanduk FPII di sekolah-sekolah dengan tujuan agar anak- anak sejak usua dini sudah mengenal organisasi FPII. Pilihan ini dinilai karena sekolah merupakan tempat berkumpul anak- anak yg baru bisa membaca, serta di sekolah juga tempat berkumpulnya guru- guru, Wali Murid dari berbagai profesi sehingga FPII semakin dikenal. Lalu memasang spanduk himbauan untuk selalu menjaga kesehatan di beberapa puskesmas. 

Memasang spanduk himbauan anti narkoba  di beberapa polsek (ini msh sedikit, sehubungan jarak polsek dg polsek yg lain lumayan jauh).

Memasang stiker FPII pada kendaraan pengurus FPII (Mobil dan Motor), memasang stiker FPII  dan stiker Visi-Misi FPII di     pasilitas publik , seperti Kantor Lurah, Kantor Desa, Kantor Kecamatan , Kantor Kepala Sekolah, Kantor UPT, Kantor Camat dan di pintu- pintu Kantor Dinas.

F. Kendala- kendala yang ada

FPII Setwil Prov. Lampung juga menyadari disana sini masih mempunyai kelemahan ataupun kekurangan termasuk untuk menjalankan hasil Mukernas ke-III di Bangka Belitung.


Sehubungan dengan kondisi keuangan Setwil di tambah lagi ada wabah covid 19 sepanjang tahun 2020 Setwil Lampung belum dpt secara penuh melaksanakan hasil mukernas.

G. Lain-lainnya

Ikut hadir dalam Mukernasi ke-3 yang dilaksanakan di Bangka Belitung,   ikut dalam perayaan HUT FPII ke-III di Kota Bogor, melakukan tatap muka, tanya jawab antara Pengurus/Anggota se-Prov. Lampung dengan Ketua Presidum, Seknas, dan Ketua Deputy Jaringan saat HUT Media Tiras.

Aminudin juga mengharapkan motivasi, saran, pendapat, teguran dan nasehat  dari Presidium guna kemajuan FPII Setwil Prov. Lampung,"pungkasnya.(Red)


Sumber : FPII Setwil Prov. Lampung

Share:

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center yang juga merupakan mantan aktivis NII


JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center yang juga merupakan mantan aktivis NII Ken Setiawan melihat sisi lain dari fenomena banyaknya masyarakat yang melawan negara saat ini, sebenarnya bukan hal yang baru, apa yang dilakukan oleh aparat dan pemerintah selalu dianggap salah. Kejadian seperti ini sudah ada sejak dari jaman Nabi dan para sahabat , Lampung (02/01/21).

:Nabi Muhammad SAW dan para sahabat saja yang merupakan manusia pilihan juga dianggap tidak berlaku adil apalagi pemimpin kita hari ini yang merupakan orang biasa" jelas Ken.

Bahkan demo pertama kali didunia oleh pemberontak yang mengaku umat Islam ( Khawarij) adalah pada saat Khalifah Ustman, ribuan umat di provokasi dengan berita hoax bahwa Ustman tidak adil dan melakukan KKN hingga akhirnya Khalifah Ustman dikepung dan dibunuh.

"Jadi kalau hari ini demo anti terhadap pemerintah, dan mengaku mewakili umat Islam, bisa jadi itu adalah pengikut kelompok khawarij. Sebab demo tidak pernah di ajarkan dalam Islam" ujar Ken.

"Khalifah Sayyidina Ali juga dibunuh oleh pemberontak yang mengaku paling Islam bahkan dianggap ulama pada masa itu, rajin ibadah bahkan hafidz Alquran hanya karena menganggap Sayyidina Ali dianggap tidak memutuskan perkara dengan hukum Islam" tambah Ken.

Awal kisah para pemberontak dan pembangkang itu pada bulan syawal tahun 8 Hijriyah saat umat Islam memenangkan Perang Thaif dan Perang Hunain. 

Saat itu umat Islam Mendapatkan ghanimah (harta rampasan perang) yang sangat melimpah, kemudian melakukan pembagian di Ja’ranah.

Sahabat-sahabat Nabi Saw yang senior seperti Abu Bakar, Umar, Usman, Ali, Sa’ad dan lainnya tidak mendapatkan bagian ghanimah. 

Sebaliknya sahabat-sahabat ( mualaf) yang baru masuk islam meskipun meraka sudah kaya raya seperti Abu Sufyan tetap mendapatkan bagian ghonimah yang besar.

Saat pembagian ghanimah sedang berlangsung, tiba-tiba ada umat Islam yang berjenggot lebat menggertak Rasulullah Saw. Ia mengganggap Rasulullah Saw tidak berbuat adil.

Umat berjenggot lebat ini bernama Hurqush bin Zuhair atau yang lebih dikenal dengan sebutan Dzul Khuwaishirah al-Tamimi. Ia meminta agar Rasulullah Saw bersikap adil kepada seluruh sahabatnya dengan memberikan bagian secara merata, tidak pilih kasih.

“Wahai Muhammad, berbuatlah adil!,” Demi Allah kamu tidak berlaku adil, gertak Dzul Khuwaishirah.

“Celakalah kamu, siapalah lagi yang akan berbuat adil jika aku saja dipandang tidak adil?” timpal Rasulullah Saw

Gertakan Dzul Khuwaishirah kepada Rasulullah Saw yang sangat tidak sopan dan lancang ini membuat para sahabat lainnya marah, seperti Umar bin Khattab dan Khalid bin Walid langsung menghunus pedang.

Mereka pun ingin membunuhnya, namun dicegah oleh Rasulullah Saw demi menghindari api fitnah di kalangan umat Islam karena ia (Dzul Khuwaishirah) adalah tokoh Islam dan memiliki pengikut yang tidak sedikit.

Setelah Dzul Khuwashirah pergi Rasulullah Saw kemudian bersabda,

“Sesungguhnya akan muncul dari keturunan orang ini sekelompok orang yang membaca Al-Quran namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka (bacaannya tidak diterima oleh Allah Swt). Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah melesat dari busurnya,” (Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Muslim dan Sunan Abu Dawud).

Apa yang disampaikan Rasulullah Saw akhirnya terbukti benar. Sahabat Nabi Ustman di demo dan dibunuh. Sahabat sekaligus kerabat Nabi, Ali bin Abi Thalib juga dibunuh oleh Abdurrahman Ibnu Muljam.

Kemudian diketahui bahwa ada dua orang target lagi yang akan dibunuh oleh kelompok ini adalah Muawiyah bin abu sofyan Gubernur Syam dan Amr bin ash Gubernur Mesir. 

Mereka membunuhnya sebab menganggap Ali sudah kafir. Padahal mereka yang membunuh Khalifah Ali adalah golongan yang Ahli Quran, dianggap ulama pada saat itu, ahli Ibadah dan ahli puasa. Namun ternyata mereka adalah kelompok yang sangat tidak mengerti akan ajaran agama Islam sama sekali.

Perlu diketahui, menurut Imam Nawawi dalam kitabnya Idahram yang berjudul “Mereka memalsukan kitab-kitab karya ulama klasik” bahwa ciri-ciri Dzul Khuwashirah ini selain berjenggot lebat ia juga menonjol pipinya, cekung kedua matanya, nonong dahinya, gundul kepalanya, cingkrang sarungnya (celananya), dan diantara kedua matanya terdapat tanda bekas sujud. Dari sinilah asal muasal timbulnya kelompok pemberontak khawarij dan ekstrimis hingga hari ini,"Kata Ken.

Bukankah kita sudah banyak melihat orang bergelar ulama/ustadz yang pandai baca al Quran, rajin ibadah, rajin shalat namun gemar menghujat dengan mencaci maki menyalahkan dan mengkafirkan orang lain yang berbeda paham.

Tugas kita semua adalah mengkampanyekan bahwa siapapun itu jika perangainya adalah pemberontak dan pembangkang terhadap negara, walaupun bergelar ustadz atau ulama maka tidak layak untuk di ikuti karena akan membuat perecahan di muka bumi.

Islam melarang kita untuk memberontak, dalam sejarah bahkan terhadap Firaun, Allah tak perintahkan nabi untuk memberontak, tapi Allah menyuruh Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mendakwahi Firaun.

Perintah-Nya bukan untuk semisal memerangi atau membunuh Firaun. Para nabi itu hanya disuruh-Nya untuk mendakwahi pemimpin Mesir itu.

Allah berfirman: Pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia ingat atau takut. (QS Taha: 43-44).

Untuk saat ini, Ikutilah ulama yang mengajarkan kesejukan dan kedamaian, tolok ukurnya adalah ahlak, bila kita belajar agama lalu ahlak kita menjadi buruk, menjadi pemberontak, pembangkang dan  pemarah maka kita telah belajar dengan guru yang salah, stop jangan ikuti karena bisa tersesat. Tutup Ken. (*)

Share:

Deklarasi Negara Papua oleh Benny Wenda di Inggris Tak Perlu Direspon Berlebih, Pemerintah Fokus Bangun SDM dan Insfrastruktur Bumi Cendrawasih


JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Publik Indonesia sempat terkejut, dengan dideklarasikannya Negara Papua Barat oleh Benny Wenda. Deklarasi itu terkesan main-main, serta tidak gentlemen. 

Bagaimana mungkin mendeklarasikan kemerdekaan suatu Negara atau Bangsa dari wilayah yang ribuan mile jauhnya dari wilayah tempat di mana tanah yang diperjuangkan sebagai Negara dan penduduk Bangsanyanya bermukim? 

Ditambah lagi, deklarasi itu sendiri mendapat penolakan dari kelompok yang selama ini menganggap dirinya berjuang untuk kemerdekaan Papua Barat.

Jelas, tercium bau permainan politik praktis yang mungkin saja mendatangkan keuntungan atau donasi dari sejumlah oknum kepada oknum lainnya. Nah yang mengherankan dan lagi-lagi menimbulkan tanda tanya besar selama ini, apa benar Sebagian dari Bumi Cendrawasih (yakni Provinsi Papua dan Papua Barat) itu dijajah oleh Indonesia?

 Persoalan ini pelik, dan dari tahun ketahun seperti ada oknum-oknum yang sengaja membiarkan bara api bernama “Kemerdekaan Papua” itu tetap terjaga.

Cerita panjang masa lampau terkait diskriminasi dan pelanggaran HAM di atas Bumi Cendrawasi, seolah menjadi kipas yang dengan mudah dapat disulut untuk mengibarkan bara api itu seolah menjadi tambah panas dan siap untuk “memanggang daging” bernama dagangan politik yang diduga mendatangkan keuntungan bagi sejumlah oknum. “Dagangan” itu, seolah menjadi tambah laris dengan munculnya para “tengkulak” politik yang kerap berjualan isu baik di dalam maupun luar negeri.

Salah satunya, main-mainan deklarasi yang dilakukan oleh Benny Wenda. Benny Wenda itu kini menjadi warga negara Inggris, apa bisa dia dikatakan sebagai pejuang kemerdekaan yang pemberani? 

Padahal dia lari dan sembunyi serta mengganti kewarganegaraannya dengan warga negara lain. 

Jika belajar sejarah, yang Namanya pejuang tidak akan menggantikan apapun dalam dirinya yang membuat dirinya berkhianat apa tanah dan Rakyat yang diperjuangkannya.

Jikalau alasan fasilitas kehidupan dan piring makan mengakibatkan dirinya mengganti kewarganegaraan, perjuangannya sebagai orang yang katanya “pahlawan”, patut dipertanyakan. 

Belum lagi, dalam memperoleh warga negara ada syarat-syarat yang harus dilakukan untuk menunjukan kesetiaannya keapda negara yang memberikan kewarganegaraan. 

Seperti, bersumpah setia kepada negara pemberi warga negara, hormat bendera, nyanyi lagu kebangsaan, dan mendukung pemerintahan negara itu.

Nah loh, kalau sudah begitu apakah Benny Wenda masih bisa dibilang setia kepada Rakyat dan Tanah Papua yang katanya dia perjuangkan? Di gunung dan di hutan, banyak mereka yang disebut sebagai pejuang Papua harus bertaruh hidup, dan kadang menahan lapar. 

Banyak yang dari mereka pada akhirnya kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi dan Bersumpah Setia Kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kalau pahit-pahitnya harus diakui sebagai pahlawan, bukankah mereka yang di hutan itu yang harusnya disebut sebagai “pahlawan”? 

Bukan malah Benny yang wara wiri ke sejumlah acara talk show dan kampus, guna bertahan hidup dengan status warga negara Inggris.

Lagipula, mendirikan suatu Negara tidak semudah membuat komunitas motor atau pencinta susu coklat. Ada syarat dan prasyarat yang harus dipenuhi, serta harus ada kondisi serta prakondisi yang menjadi dasar berdirinya suatu Negara atau Negara Bangsa. Syarat berdirinya Negara seperti yang mungkin telah kita pelajari sejak di bangku Sekolah Dasar (SD), ada syarat de jure yaitu punya konstitusi atau sejenisnya, pengakuan dari negara lain, dan punya pemerintahan; ada lagi syarat de facto, yaitu ada wilayah dan punya masyarkat.

Nah, ditambah lagi syarat kondisi tertentu. Apakah kondisi di Papua seperti berada di bawah penjajah? Seperti yang telah disebutkan di atas, pada masa lalu mungkin memang ada diskriminasi dan pelanggaran HAM. 

Namun, satu persatu itu semua coba diperbaiki, walau memang mungkin ada oknum yang sengaja melakukan pembiaran. Tetapi kalau kita lihat hari ini, nampaknya kondisi di Papua dan Papua Barat sangat jauh berbeda dengan kondisi 25 tahunan lalu.

Ya jikalau memang ada perlakuan yang kurang menyengkan kepada masyarakat, rasa-rasanya bukan hanya di Papua, wilayah lain ada juga yang merasakan demikian. Tetapi semua itu dalam tahap perbaikan. 

Fokus pembangunan diarahkan untuk Papua dan Papua Barat, juga wilayah-wilayah yang selama ini tidak merasakan pembangunan dan perhatian dari pemerintah pusat. 

Semua itu perlu proses, dan prosesnya sedang berjalan. Harap bersabar, jangan gegabah dan kata orang Papua “stop bikin Gerakan tambahan yang bikin tong susah, tapi kamorang untung yo”. 

Jadi, deklarasi itu sebaiknya tidak perlu terlalu direspon berlebihan, tapi harus tetap waspada dan menggunakan jalur-jalur diplomasi untuk mengatisipasi segala kemungkinan yang ada. Pemerintah hari ini harus lebih fokus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Papua dan Papua Barat yang unggul, dalam ranngka membuka lebih luas lagi kesempatan bagi Putera Puteri Papua untuk menjadi subjek pembangunan di atas Tanahnya sendiri.

Pembangunan fisik atau insfrastruktur pelu, tetapi lebih perlu lagi membangun SDM Papua dan Papua Barat yang unggul. Itu semua, sedang diupayakan dalam rangka mendukung proses menuju Indonesia Emas 2045. 

Papua Sejahtera, Indonesia Maju,"pungkasnya.(*)

Sumber/ penulis: Anthony Danar , Dir Strategi Istitute



Share:

Jumat, 01 Januari 2021

Malam Pergantian Tahun Baru, Forkopimda Jatim Cek Pos Pelayanan


SURABAYA, beritacakrawala.co.id- Malam ini akan  memantau malam pergantian tahun baru. Namununtuk saat ini tidak seperti tahun sebelumnya, dimana saat ini masih di masa Pandemi Covid-19. Kamis(31/12/2020).

Dalam giat tersebut dihadiri Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, melakukan pengecekan dan pemantauan Pos Pelayanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Dimana Cek pos pelayanan natal 2020 dan tahun baru 2021, dimulai 19.30 WIB dari Gedung Negara Grahadi Surabaya. Forkopimda bergerak menuju ke Pos Pam di Suramadu hingga ke Bangkalan Madura.

Forkopimda Jatim melanjutkan cek pos pam Taman Bungkul, di tempat inilah Gubernur, Pangdam dan Kapolda melakukan pengecekan dengan melihat kondisi lalu lintas di wilayah Surabaya melalui pantauan CCTV.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai melakukan tinjauan pos pam menyampaikan, di malam pergantian malam tahun baru biasanya ada tradisi untuk melakukan penyambutan tahun baru yang menimbulkan kerumunan.

Namun hari ini kita semua harus melakukan kewaspadaan bertingkat untuk bisa mematuhi protokol kesehatan,  karena penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur masih menunjukkan trend kenaikan. 

" Bahkan di malam pergantian tahun ini, ada surat edaran di jatim yang menerapkan adanya jam malam dimulai pukul 20.00 - 04.00 WIB. Dan usai keliling banyak masyarakat yang mentaati aturan tersebut"Tegasnya.

Itupun ditetapkan jam malam ini tidak hanya di Kota Surabaya saja, namun di seluruh Jatim juga diberlakukan jam malam mulai pukul 20.00 WIB. Sehingga alun-alun di seluruh kota/ kabupaten ditutup. Sehingga tidak ada kerumunan disaat perayaan malam tahun baru.

"Kami harapkan dengan diberlakukan jam malam mulai pukul 20.00-04.00 WIB. Sehingga seluruh kota/kabupaten di jatim juga diberlakukan hal serupa, ini dilakukan untuk menghindari kerumunan disaat perayaan malam tahun baru"Pungkasnya.

Share:

Munarman FPI Membangkang, Polri Akan Menindak Tegas Menantu Rizieq Shihab


JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Biar sudah jadi tersangka Munarman FPI tetap membangkang. Giliran Hanif Alatas menantu Muhammad Rizieq Shihab (MRS) akan diseret Polisi. Tinggal menunggu waktu. Hanif Alatas terkait cyber terrorism.

Hanif Alatas di balik Group Telegram AnginGunung dan People Power313. Sumber dan produsen hoaks, fitnah, provokasi, ajakan demo, perpecahan bangsa, jihad sesat ala FPI.

Negara tidak boleh kalah oleh political deal. Oleh pengkhianat bangsa MRS. MRS membuat hoaks: seolah ada dokumen perjanjian antara FPI dengan Badan Intelijen. Untuk bargaining position. Tidak pernah ada deal dan dokumen antara Intelijen dengan teroris FPI. Bualan MRS tukang obat mabuk agama.

Polda Metro dan Mabes Polri harus tegas. Hanif Alatas harus dicokok. Bukan hanya soal kerumuman. Namun soal cyber terrorism yang sangat berbahaya. Hanif Alatas adalah pembangkang sama dengan Munarman. 

Hanif otak FPI bersama dengan Munarman. Sejak 2017, 2018 dia menjadi aktor kerusuhan. Hanif Alatas mengajak demo reuni 212, meski Jakarta dalam PSBB. Hanif bersama Rizal Kobar aktor demo gagal total 1812.

Bersama Munarman dan Sobri Lubis, Hanif Alatas mengatur strategi pergerakan ormas FPI. Dia giring menjadi lebih dekat dengan gerakan radikal dan terorisme. Strategi pendanaan FPI dia kelola. Hadiahnya anak provokator cabul MRS.

Hanif Alatas dan Bahar Smith juga dengan kedok agama merusak keharmonisan Manado. Untungnya, warga Manado mengusir mereka di Bandara Sam Ratulangi. Hanif Alatas bukan sembarangan. Dia aktor FPI bersama Munarman dan Sobri Lubis.

MRS sebenarnya budak kacung Munarman. Tapi soal duit dari Cikeas, Cendana, dan Chaplin, Munarman dan MRS berbagi proporsional. Mewah bersama. Berkedok agama. Islam sebagai alat bisnis. Bisnis FPI provokasi mengumpulkan massa, dengan cara menjual program radikalisme, terorisme, pembangkangan hukum dan demo.

Itulah sebabnya Munarman tetap melestarikan nama: FPI. Nama FPI dipakai Munarman untuk membangun imajinasi kisah sukses bisnis kebohongan. Hanif Alatas juga setuju.

Hanif Alatas sebagai Ring 1 MRS mengelola dana besar untuk menghancurkan NKRI. Bersama Cendana, Chaplin, dan Cikeas. Plus sumbangan dari ratusan ribu kotak amal di minimarket, kerjasama teroris dengan cukong. Kotak amal di minimarket dikuasai selain oleh teroris MMI, ACT, JAT, juga PKS dan gerakan Ikhawanul Muslimin (IM).

Untuk itu, Polri harus bertindak tegas. Menyeret mastermind: Muhammad Hanif Alatas. Menantu MRS selain dua anak MRS: Zahra dan Zulfa. Sebelum semuanya terlambat dan kabur ke luar negeri. Kini Wahyu Budi Laksono bercokol di Syria dengan @Opposite6891-nya.

Merasa di atas angin, kuat tanpa batas dia menamai diri: Poros Mekkah. Poros Petamburan. Yang terlibat dalam akun itu Zahra Shihab, Zulfa Shihab. Sesuai bukti, keluarga otak cabul MRS, anak-anak dan menantu, terlibat dalam gerakan Cyber Terrorism.

Cyber terrorism digunakan untuk membangun opini. FPI terus menyebarkan berita bohong. Lewat intenet. Kebencian terhadap Jokowi, TNI, Polri, mengadu domba umat. Terakhir terungkap Jerman terlibat teroris FPI di Indonesia.

Kasus Hanif Alatas pelanggaran PSBB yang dilakukan menantu MRS harus diusut. Karena Sobri Lubis dan kawan-kawan sudah menjadi tersangka kasus kerumuman.

Munculnya Hanif Alatas ke permukaan sebenarnya menjadi pesaing Munarman dalam mengendalikan FPI. Karena baik Munarman maupun Hanif Alatas, termasuk begundal anak-anak MRS adalah para provokator. Dalam video beredar anak cewek MRS juga provokator dan kebencian. Persis seperti MRS membual mengadu-domba, memanipulasi informasi.

Hanif Alatas harus ditangkap. Bukan soal kerumuman saja. Kasus terorisme siber alias Cyber Terrorism. Terorisme siber yang dilakukan Hanif Alatas sangat membahayakan negara. Karena setiap hari dia aktif menyebarkan berita bohong.

Dengan segala kecerdasan di bidang siber, Hanif Alatas mengendalikan konten, lalu memanfaatkan proxy cyber, dan menaikkan materi ujaran kebencian, provokasi, kebohongan, untuk melawan negara. Perbuatan Hanif Alatas dengan FPI yang memang teroris mengarahkan Hanif Alatas sebagai teroris siber. 

Polisi yang sudah memiliki bukti terkait akun group telegram AnginGunung dan Peoplepower13. Juga 

BIN, BAIS, harus bertindak untuk secara komprehensif menghancurkan terorisme. Maka segera menangkap Hanif Alatas. Ini harapan Jokowi. Juga harapan NKRI yang aman dan damai Tanpa FPI,"pungkasnya.(*)


 (Penulis/Sumber : Ninoy Karundeng).

Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support