This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 14 Maret 2023

Polres Pasuruan Kota Ungkap Kasus Kriminal Jalanan, 19 Tersangka Berhasil Diamankan


PASURUAN KOTA, BeritaCakrawala.co.id
- Dalam 2 bulan menjelang Bulan Ramadan, Satreskrim Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap para pelaku tindak kriminal jalanan sebanyak 19 pelaku pencurian kendaraan bermotor dengan berbagai modus.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H,S.I.K,M.Si dalam pers rilisnya menjelaskan, 19 pelaku curanmor yang diamankan tersebut dari beberapa TKP di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dengan berbagai modus.

"Untuk yang pertama pelaku dengan modus penipuan penggelapan dengan mengaku sebagai anggota TNI dengan menipu daya korban kemudian mengambil kendaraan bermotor dan menjual kepada penandanya."terang  Kapolres, kemarin Senin (13/3/2023).

Selanjutnya kata Kapolres Pasuruan Kota itu,  pencurian dengan pemberatan tersebut pelaku masuk di pekarangan, baik kos-kosan, tempat tinggal, pertokoan, dan pemukiman warga.

Tidak hanya dua modus pelaku pencurian namun Polres Pasuruan Kota juga mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan.

Selain itu, Polres Pasuruan Kota berhasil mengamankan pencurian dengan kekerasan yang mana pelaku menggunakan senjata tajam jenis pedang maupun celurit.

"Pelaku ini melukai korban dengan sajam kemudian merampas kendaraan bermotornya,"jelas Kapolres Pasuruan Kota. 

Ditambahkan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari S.H S.I.K, M.Si bahwa 19 pelaku tindak pidana ini adalah merupakan residivis yang berulang-ulang dan semua ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. 

Adapun barang bukti yang berhasil di amankan 7 unit sepeda motor, yaitu Nmax warna putih merk Yamaha bernopol L 2245 AAC, Vario warna abu-abu merk Honda Tanpa Nopol, Beat warna hitam merk Honda bernopol P 5250 HT, Supra warna hitam merk Honda Tanpa Nopol, Beat berwarna hitam merk Honda Tanpa Nopol, dan Scoopy warna abu-abu merk Honda bernopol AG 2776 REP.

Selain kendaraan bermotor, Sat Reskrim juga mengamankan senjata tajam jenis celurit, Korek berbentuk Senjata Api jenis Glock, Celana Panjang Loreng TNI, Sepatu Pdl Warna Hitam, Kaos dalaman Loreng TNI, Borgol, dan pakaian pelaku tindak pidana yang digunakan saat melakukan aksinya.

Share:

Pengendara Motor Heran, Melihat Tanaman Pohon Pisang di Tengah Jalan Aspal Desa Tegalrejo


BANYUWANGI, BeritaCakrawala.co.id
-  Waduh ada apa ini, kok bisa pohon pisang berada di tengah jalan beraspal,” suara salah seorang pengendara sepeda motor saat melintas dikawasan pertigaan arah selatan Kantor Desa Tegalrejo dan arah timur menuju Kantor Urusan Agama (KUA ) .

Dengaran  suara itu, saat media filesatu berada di lokasi untuk melakukan  investigasi. Pantauan di lapangan pada Senin (6/3/2023) ada puluhan pohon pisang berbagai jenis tertancap pada tengah jalan dengan menggunakan alat bantu bambu dan batu agar bisa berdiri.

Anehnya tanaman tanaman tersebut berada pada akses prioritas jalan masyarakat umum untuk berbagai pengurusan maupun pelayanan seperti ke kantor Desa dan KUA, bahkan ke kantor MWC NU.

Secara geografis jalan tersebut sangat potensi, apalagi di era sekarang agar bisa cepat lancar sampai ke tujuan tanpa ada gangguan.

Dengan demikian, kalau akses jalan mengalami gangguan hambatan ada tanaman pisang tidak mungkin bisa semua akses bisa lancar, apabila roda perekonomian warga sekitar meningkat.

Ternyata hasil penelusuran tanaman tanaman pohon pisang tersebut, untuk  antisipasi kerusakan jalan yang lebih parah apalagi ada yang baru di bangun.

“Masyarakat disini bertahun tahun menunggu jalan aspal, saking senengnya dulu pertama kali di aspal, ada warga yang tidur di atas aspal, nah giliran sekarang belum sampai puas sudah mau rusak lagi, bahkan aspal berubah menjadi tanah urug,” gerutu Abdur Rossid salah seorang tokoh masyarakat dan pemuda Tegalrejo sekaligus  anggota LSM Cobra saat ditemui media ini.

Dikatakan Rossid, ada dugaan terjadi kerusakan cepat jalan akibat kendaraan besar lalu lalang bermuatan seperti Dum truk.

“Sekelas Jalan Desa di lewati Dum Truk tiap hari, tidak membawa muatan saja rusak apalagi membawa muatan tanah urug hasil galian C di dusun Tugurejo,”tambah Rasid.

Bahkan, lanjut Rossid adanya aktivitas galian C sehingga banyak kendaraan besar, dulu pernah lakukan media oleh Forpimka Tegalsari dan hasil tidak boleh beroperasi.

“Kita juga tidak tahu kenapa sekarang beroperasi lagi,”katanya.

“Kebanyakan para pemuda dan masyarakat Tegalrejo sangat tidak setuju, bahkan para tokoh sempat duduk membahas hal penolakan adanya galian C tersebut seperti,  Porwanto warga Bulurejo, Aris warga Panduman, Hasan warga Tugurejo, Rizkoni lowyer sekaligus perwakilan pemuda Tugurejo,” pungkasnya.(Red)

Share:

Perisapan Event Drag Bike 2023, Tim BOSC Koordinasi Pematangan Kalender Festival Pemda Banyuwangi


BANYUWANGI, BeritaCakrawala.co.id
- Pengurus Banyuwangi Otomotif Sport Club (BOSC) terus bergerilya berkoordinasi antar Dinas terkait untuk persiapan kalender Banyuwangi Festival Drag Bike yang rencana diselenggarakan pada 14 Mei 2023 mendatang.

Mengawali komunikasinya BOSC mendatangi Dinas Pariwisata dan Budaya Banyuwangi  di jalan Jendral A Yani pada Senin (13/3/2023) untuk menyatukan data kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan event Drag Bike.

Ditemui Kabid Pemasaran  Ainur Rofiq didampingi staf kegiatan Banyuwangi Festival melakukan koordinasi untuk menentukan seputar tema kegiatan dan posisi lokasi hingga flayer digital.

Terdapat beberapa pengajuan yang sebelumnya sudah disiapkan tim BOSC, namun setelah dilakukan diskusi yang panjang akhirnya tema kegiatan dan  flayer menyesuakan konteks alam dan budaya Banyuwangi.

“Kita tentukan sesuai yang sudah disepakati dalam B-fest, karena itu sudah melalui pendalaman Dinas  instansi terkait, Jadi Temanya ”Banyuwangi Deag Bike 2023,”kata Ainur.

Pembahasan dilanjut terkait jadwal Drag Bike  tanpa ada perubahan tanggal di 14 Mei 2023 cuma akan disentralkan pengecekan lokasi  untuk rekasaya.

Selain itu juga, masih banyak hal- hal yang terus dikmunikaskan selama waktu masih  ada agar saat pelaksanaan nanti lebih bagus dari sebelumnnya.

”Tetap tinjau lapangan untuk melihat situasi, kemudian untuk metode pelaksanaan seperti apa nanti di lapangan kita teknis dan digelar dalam rapat panitia bersama intansi terkait,”ujar Rofiq.

Kemudian usai pembahasan seputar Drag Bike  saran Ainur juga dilakukan pembahasan mengenai tempat pelaksanan Road Race karena waktu jarak yang tidak begitu jauh dari bulan, untuk Drag Bike di Leter S desa Dasri dan rencana Road Race di Pantai Marina BOOM pada tanggal 18 Juni 2023.

Ketua BOSC Banyuwangi Supri Handoyoyitno Didampingi Hadi Winarno bersama Kabid Pemasaran Dinas kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Ainur Rofiq.

”Tetap tinjau lapangan untuk melihat situasi, kemudian untuk metode pelaksanaan seperti apa nanti di lapangan kita teknis dan digelar dalam rapat panitia bersama intansi terkait,” ujar Rofiq.

Kemudian usai pembahasan seputar Drag Bike saran Ainur juga dilakukan pembahasan mengenai tempat pelaksanan Road Race karena waktu jarak yang tidak begitu jauh dari bulan, untuk Drag Bike di Leter S desa Dasri dan rencana Road Race di Pantai Marina BOOM pada tanggal 18 Juni 2023.

”Untuk Race nanti kita bicarakan dengan pihak Management Pantai Boom atau PPI nya,”tambah Roifq.

Sementara, Ketua unun BOSC Supri Handoyoyitno melalui Sekretarisnya Supono Eno mengatakan bahwa Event Banyuwangi Drag Bike 2023 tidak hanya sekedar gelaran otomotif namun bagaimana ada dampak positif bagi warga sekitar juga Banyuwangi.

”Even kita di tahun lalu diikuti Jawa- Bali sampai NTB, artinya event ini bisa mendatangkan banyak orang baik lokal maupun nasional,  untuk dampak positif jelas ada, khususnya perkonomian  warga semakin meningkat, penginapan juga restoran sekitar yang jaraknya tidak begitu jauh,"kata pria yang akrab disapa Eno.

Bukan hanya itu, event nanti juga dikemas dengan UMKM untuk menampilkan produk - produk olahan warga sekitar.

Kita mengandeng UMKM sekitar untuk tampilkan,  bahkan kita memberikan kesempatan bagi mereka yang mempunyai produk terkini atau home stay,”pungkasnya.(Red)

Share:

Polres Kediri, PoldaJawa Timur, Memberi Pengamanan Aksi Demo LSM di Kantor Pemkab Kediri


KEDIRI, Beritacakrawala.co.id
- Personel Polres Kediri, Polda Jawa Timur, memberi pengamanan jalannya unjuk rasa oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di depan kantor Pemkab Kediri, tepatnya jalan Soekarno Hatta no.1 Kecamatan Ngasem, Senin (13/3/2023).

Massa yang berjumlah sekitar 70 orang datang dari arah kantor Dinas Perhubungan. Tiba pukul 10:20 WIB, petugas Kepolisian telah membuat barikade agar massa tidak dapat memaksakan diri memasuki kantor Pemkab Kediri.

Aksi damai tersebut agenda untuk menyampaikan aspirasi terkait permasalahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh Camat Pagu dan lanjutan kasus dugaan korupsi dana Penyebaran Informasi Publik (PIP) Dinas Kominfo.

LSM yang bergabung diantaranya PPI, Mapko Nusantara, Gerak, Aksi, Srikandi Kediri dan Bima Sakti. Turut hadir perwakilan pedagang kaki lima (PKL) monumen Simpang Lima Gumul (SLG) yang menuntut kelanjutan sengketa tanah SLG.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, SIK melalui Kasi Humas AKP Uji Langgeng menyampaikan, massa menggunakan 2 unit mobil komando berisi _sound system, 4 unit ranmor R4, serta puluhan ranmor R2.

Dijelaskannya, massa berorasi dengan membawa atribut berupa banner, poster dan bendera LSM masing-masing. Massa mendesak pemerintah segera memeriksa 50 anggota DPRD yang diduga menerima aliran dana korupsi hasil dari kegiatan fiktif dan membentuk panitia khusus (pansus) untuk menangani. 

Selanjutnya, massa bergeser ke kantor Kejaksaan Negeri guna menyerahkan surat pengaduan untuk segera ditindaklanjuti. 

“Pukul 12:00 giat penyampaian pendapat gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat selesai, berjalan aman dan kondusif,” terang Kasi Humas AKP Uji Langgeng. 


Sementara, pihak Kejari berjanji akan menindak lanjuti kasus ini dengan serius. Masyarakat dapat memastikan dengan mengecek perkembangannya tiap minggu" Pungkasnya.(w)

Share:

Senin, 13 Maret 2023

Polrestabes Surabaya Ungkap Narkoba Jaringan Jawa Sumatera, 24 Kg Sabu Berhasil Disita dari Kurir


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id
- Dua orang tersangka, yang berperan sebagai kurir narkotika jenis sabu-sabu asal Kendari dan Palembang tujuan Surabaya berhasil ditangkap Polisi di Surabaya.

 Dalam pengungkapan ini, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya selain mengamankan dua orang tersangka sebagai kurir juga menyita 24, 181 kg sabu.

Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Kombespol Achmad Yusep Gunawan, pada Senin (13/3/2023) menjelaskan, pengungkapan sindikat kurir sabu antar provinsi ini pada Sabtu 04 Februari 2023. 

Dimana kedua tersangka diamankan dalam gerbong 8 Kereta Api Sembrani Stasiun Pasar Turi Kota Surabaya. 

"Adapun kurir narkoba jenis sabu-sabu yang berhasil diamankan merupakan jaringan Antar provinsi. Dua tersangka ditangkap di dalam gerbong 8 Kereta Api Sembrani dengan Kursi 11-B Stasiun Pasar Turi Surabaya, pada 04 Februari 2023 lalu,”kata Kombes Yusep.

Ia menjelaskan penangkapan pada kedua tersangka atas nama MF (23) warga Jalan Kelinci Kelurahan Tipulu Kecamatan Kota Kendari Prov. Sulawesi Tenggara dan AP (28), warga Jalan Lorong Juwit Jakabaring Palembang, yang dengan menumpang Kereta Api Sembrani membawa 24,181 kg sabu sabu. 

"Dari keterangan kedua tersangka saat diperiksa disebutkan bila barang haram sabu-sabu tersebut mendapat perintah melalui telepon dari seseorang berinisial KS (DPO) untuk mengambil narkotika jenis sabu dengan cara ranjau di salah satu hotel wilayah Pekanbaru,"tegas Kombes Yusep. 

Dan dari hasil keterangan tersangka kedua tersangka, sabu tersebut diperoleh dari Pekanbaru. Keduanya dijanjikan upah sebesar Rp. 100.000.000 juta setiap pengiriman. 



Kedua tersangka, yang kini ditahan dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika Pidana penjara paling singkat 6 tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman matimati,"pungkasnya.(LKI)

Share:

Peduli Kesehatan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Lamongan Gelar Fogging Di Desa Desa


LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id
- Meskipun musim penghujan sudah mulai berakhir akan tetapi adanya wabah penyakit sangatlah perlu diwaspadai, oleh karena itu guna mencegah penyakit tersebut Polres Lamongan dalam hal ini Satbinmas Polres Lamongan mengerahkan Bhabinkamtibmas melaksanakan Fogging di Desa binaannya, Selasa (14/03/2023)

Adalah Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti Kecamatan Kembangbahu Bripka Sumantri, S.H. bersama dengan Kepala Desa Sidomukti dan Perangkat Desa beserta Warga Masyarakat setempat melaksanakan kegiatan Fogging di Pemukiman Warga Desa Sidomukti Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan pada Senin pagi hingga sore, (13/03/2023).

Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K., M.Si melalui Kasatbinmas AKP Turkhan Badri, S.H menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan Fogging, “Kegiatan Fogging oleh Pemerintah Desa Sidomukti untuk pemberantasan Nyamuk Aedes Aegypti sebagai vektor penular Demam berdarah Dengu (DBD) dengan sasaran rumah rumah penduduk desa Sidomukti,” Jelasnya.

Disamping melaksanakan Fogging, Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti juga memberikan Pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada warga masyarakat  tentang Demam berdarah Dengu (DBD) dan upaya pencegahannya yang bisa dilakukan sendiri dirumah masing masing.

“Diantaranya dengan membersihkan tempat-tempat yang menampung air, caranya dikuras, tutup rapat bak penampungan air serta mengubur kaleng bekas supaya tidak menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak.”tambahnya.


“Ini merupakan salah satu bagian dari kehadiran Polri di tengah masyarakat, peduli terhadap kesehatan warga di desa binaan, semoga apa yang kami ikhtiarkan dan kami upayakan membuahkan hasil serta masyarakat semakin mencintai Polri,"pungkasnya.(Roy)

Share:

Tujuh Oknum Pesilat diduga Terlibat Penganiayaan, Di amankan oleh Polres Tulungagung, Polda Jatim


TULUNGAGUNG - BeritaCakrawaka.co.id
-  Kembali Polres Tulungagung, Polda Jatim mengamankan tujuh oknum pesilat warga Kabupaten Tulungagung.

Ketujuh oknum Pesilat ini diamankan Polisi karena diduga telah terlibat kasus penganiayaan pada Sabtu 11 Maret 2023 sekitar pukul 01.30 Wib di Jalan Raya Desa Podorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Agung Kurnia Putra akibat ulah ketujuh oknum pesilat tersebut mengakibatkan 2 (dua) orang menjadi korban.

Sementara, ketujuh terduga pelaku tersebut terdiri dari 4 orang dewasa dan 3 orang pelaku masih anak anak – anak.

“Tersangka 7 (tujuh) orang, 4 orang diantaranya dewasa dan 3 orang pelaku masih anak anak,"ujar AKP Agung saat menggelar Konferensi Pers, Senin (13/3).

AKP Agung yang didampingi Kasi Propam, Kasi Humas dan Kanit Pidum, menjelaskan modus operandinya yakni 2 korban dari salah satu perguruan pencak silat dan 7 tersangka merasa sakit hati karena rekan rekan tersangka dianiaya di wilayah kabupaten Kediri.

“Tersangka menyanggung korban saat pulang dari wilayah Kediri saat di TKP tersangka menghentikan korban secara paksa hingga terjatuh, kemudian dilakukan penganiayaan dan diambil atribut milik korban,"lanjutnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain Hasil Visum Eat Repertum Kaos identitas perguruan hasil rampasan Sabuk mori Pagar Nusa 1 (satu) buah sepeda motor.

Untuk diketahui, bahwa kasus ini merupakan kasus ke 7 sampai bulan maret 2023 di wilayah hukum Polres Tulungagung.

Dimana kasus perkelahian antar perguruan di wilayah Tulungagung hingga Maret 2023 ada 36 tersangka yang sudah dilakukan proses penyidikan.

“Dari 36 tersangka terdiri dari 22 orang dewa dan 14 orang anak anak, yang melibatkan perkelahian yang melibatkan perguruan pencak silat,"ucapnya.

Kasat Reskrim juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung apabila melihat adanya konvoi atau indikasi perkelahian antar perguruan untuk menginformasikan ke pihak Kepolisan.

“Untuk seluruh warga Perguruan Pencak Silat yang ada di Kabupaten Tulungagung agar bisa menahan diri menjaga marwah perguruan agar tidak mencoreng nama perguruannya dengan melakukan tindak pidana,"himbauannya.

Selain itu upaya upaya preventif Polres Tulungagung setiap hari sudah melakukan himbauan himbauan kepada para tokoh perguruan, juga warga perguruan. 

“Di beberapa bulan terakhir ini juga dilakukan operasi atribut perguruan, juga operasi minuman keras dimana merupakan salah satu pemicu terjadinya kasus perkelahian antar perguruan pencak silat,” pungkasnya.(W)

Share:

Kapolres Lamongan Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kasat Intelkam Dan Kenaikan Pangkat Pengabdian, Inilah Pesanya


LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id
- Polres Lamongan menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim beserta Kasat Intelkam Polres Lamongan yang dipimpin langsung oleh kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K., M.Si dan digelar di Halaman Polres Lamongan pada, Senin pagi, (13/03/2023).

Selain Upacara Serah Terima Jabatan Polres Lamongan, juga menggelar upacara kenaikan pangkat pengabdian anggota Polres Lamongan.

Adapun 2 Pejabat Utama yang melaksanakan Sertijab adalah Kasat Reskrim Polres Lamongan dari pejabat lama AKP Komang Yogi Arya Wiguna, S.I.K, S.H.,M.H. kepada pejabat baru AKP Christian Kosasih,S.I.K., Kasat Intelkam Polres Lamongan IPTU I Nyoman Sukenesa,S.H.,M.H. dan nama Anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat yaitu AIPTU Pantja Tunggal (anggota Bagren Polres Lamongan) AIPTU Mashari (Polsek Brondong Polres Lamongan).

Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan memberikan selamat kepada para Pejabat dan Anggota yang melaksanakan. “Puji syukur kita ucapkan atas rahmad ALLAH SWT karena pada hari ini kita masih dalam keadaan sehat wal afiat dan sholawat serta salam selelu tercurahkan kepada junjungan Nabi MUHAMMAD SAW dan semoga diyaumul kiamah nanti kita mendapatnya safaatnya,"ucapnya.

Prosesi serah terima jabatan yang merupakan tindak lanjut dari surat telegram Kapolda Jatim tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan perwira di lingkungan Polda Jatim, jabatan Kasat Reskrim dari AKP Komang Yogi Wiguna, S.I.K., S.H.,M.H diserah terimakan kepada AKP Christian Kosasih, S.I.K dan pengukuhan jabatan Kasat Intelkam kepada IPTU I Nyoman Sukenesa, S.H.,M.H serta kenaikan pangkat pengabdian dari AIPTU ke IPDA periode 1 Maret 2023 kepada dua anggota polri atas nama IPDA Pantja Tunggal (Paur Subbagdalprogar Bagren) dan IPDA Mashari Kasium Polsek Brondong.

“Serah terima jabatan dilingkungan Polri merupakan hal yang biasa dan rutin, karena itu merupakan rangkaian proses pembinaan terhadap daya kemampuan Polri, terutama dalam memelihara kesinambungan kepemimpinan di berbagai tingkatan kesatuan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab dan perlu diketahui bahwa jabatan adalah sementara sedangkan struktur organisasi bersifat melekat dalam lembaga kepolisian sehingga tujuan alih tugas jabatan hanya merupakan penyegaran kepemimpinan dalam melaksanakan tugas kepolisian,"tambahnya.

“Kepada pejabat lama, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian tugasnya selama ini sebagai Kasat Reskrim dan telah berhasil dengan sangat baik dan menunjukan dedikasi yang tinggi semoga keberhasilan yang dicapai menjadi pengalaman yang berharga dalam mengemban tugas di tempat yang baru,"lanjutnya.

Kepada pejabat baru AKP CHRISTIAN KOSASIH, S.I.K dan IPTU I NYOMAN SUKENESA, S.H.,M.H akan memangku jabatan dengan segala tuntutan penugasan yang telah diembankan baik dalam usaha melanjutkan misi yang telah dilaksanakan oleh pejabat lama maupun tugas – tugas lain sebagai konsekuensi semakin berkembangnya situasi kamtibmas, segera kenali tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, kenali adat istiadat serta karakteristik masyarakat.

Kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada anggpta Polri atas dedikasi dan tugasnya selama ini dengan tidak pernah cacat atau terlibat sanksi di lingkup Polri. 


“Sebagai Kapolres Lamongan saya mengucapkan terima kasih banyak atas kinerja yang telah dilakukan untuk instansi Polri dan nanti setelah kembali ke masyarakat agar dapat membaur dan bermanfaat bagi masyarakat,"pungkasnya.(Roy)

Share:

HUT Radarjatim.co ke-2 di warnai pemotongan tumpeng dan Santunan Anak Yatim


GRESIK BeritaCakrawala.co.id
– Rayakan Hari  ulang tahun yang ke-2,Media online RadarJatim .co gelar tasyakuran,acara tersebut di warnai dengan santunan  puluhan anak yatim, berlokasi di Resto Bintang sofa dan Cafe Jalan Raya Bunder Gresik, No 16 ,Banjarsari Kecamatan Cerme, Kabupateb Gresik, Sabtu (11/3/2023).

Tampak hadir di acara tersebut,Kompol Didik WD dari Polres Gresik , Penrem Wijarnako dari Korem 084 BJ , LSM Madas Gresik dan Bangkalan ,Gemas ,Granat ,LPHM Pandawa dan seluruh staf redaksi dan wartawan wilayah Gresik serta rekan insan pers Surabaya.

Pimpinan Redaksi Drs.Sahar Sulur dalam sambutannya mengucapkan ” Terima kasih kepada Para tamu undangan dan para rekan wartawan yang tidak bisa saya sebut satu persatu dan yang telah memberikan motivasi.

" Semoga media ini semakin  maju dan solid dalam hal pemberitaan yang akurat dan nyata,jangan takut untuk mengungkap suatu kebenaran, terus berkarya terus membantu sesama,"ungkapnya.

Perayaan HUT RadarJatim .co yang ke 2 Tahun ini berjalan dengan lancar dan meriah di awali dengan pemotongan Tumpeng dari  Gubernur Jawa Timur khofifah indarparawansa.

Berbagai karangan bunga juga tampak dari gubernur jawa timur, kapolres Gresik,Dinas Kominfo Jawa timur dan karangan bunga dari berbagai Instansi berjajar.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia HUT, Mamad mengatakan, dalam rangkaian Kegiatan HUT yang ke 2 tahun ini kami berbagi kebahagiaan dengan memberikan santunan kepada 35 anak yatim,

“Semoga dengan santunan ini dapat membawa berkah  manfaat adik adik dan semoga kami media radar jatim rutin menebar kebaikan ini,"tandasnya.

Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-2 dengan bertambahnya umur  semoga Radarjatim.co sukses,berkualitas, bersinergi solid dan kompak 


“Dapat terus eksis dalam memberikan informasi pemberitaan dan semakin produktif, menghasilkan karya karya jurnalistik yang berkualitas dan berimbang,"pungkasnya.(BDI)

Share:

Minggu, 12 Maret 2023

Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bebadra Jaya Diduga Menipu Calon Tenaga Kerja Migran Indonesia Ke Korea


Ilustrasi : Penipuan Lowongan Pekerjaan

NGANJUK, BeritaCakrawala.co.id
- Lembaga Pelatihan kerja (LPK) Bebadra Jaya, sebagai Lembaga Penyalur Tenaga Kerja Migran dan Lembaga Pelatihan Kerja ke Korea, yang beralamat di Jalan Warujayeng Desa Kecubung, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, Minggu (12/03/2023)

Lembaga pelatihan Kerja (LPK) Bebadra Jaya berdiri sejak 2020, di duga tidak mempunyai izin, dengan tidak ada papan namanya, yang berhasil merekrut puluhan Calon Tenaga Kerja Migran ke Korea. Dengan perjanjian membayar uang 90 juta, pembayaran 45 juta sebagai proses Administrasi dan selama 7 bulan tidak ada realisasi, maka uang pembayaran yang pertama akan di kembalikan ke calon TKI Migran tersebut.

Sangat disayangkan, LPK Bebadra Jaya, yang diduga tidak mempunyai ijin, ada salah satu pengurus atas nama Triyono yang sekarang berada didalam pengurus struktur LPK Tribuana Jaya Mandiri. Padahal Triyono yang telah menandatangani perjanjian dan yang menerima uang transferan dari calon pekerja Imigran ke Korea, waktu di LPK Bebadra Jaya.

Yang menjadi pertanyaan kami, baik awak media dan mayoritas masyarakat. Kenapa Triyono yang dulu pengurus dari LPK Bebadra Jaya, yang diduga telah membawa uang calon pekerja Imigran ke Korea, sekarang ada di LPK Tribuana Jaya Mandiri, juga menjadi pengurus di LPK Tribuana Jaya Mandiri?

Saat awak media Berita Cakrawala, mendatangi kantor LPK Tribuana Jaya. Dan bertemu dengan kuasa hukum yang bernama Supriyanto SH mengatakan, Triyono juga menjadi pimpinan di LPK tersebut. 

Ia juga menjelaskan, bahwasanya Triyono sudah diarahkan untuk mengembalikan uang yang dibawa dari calon pekerja Imigran padahal sudah ada perjanjian yang jelas untuk mengembalikan uang tersebut. Sangat disayangkan hingga saat ini, Triyono tidak mempunyai etika baik, untuk mengembalikan calon pekerja Imigras. 

Terkait LPK Bebadra Jaya, lebih dari 12 bulan para calon Tenaga Migran tidak ada proses, baik pelatihan maupun verifikasi data apapun dari pihak LPK Bebadra Jaya, sehingga para calon Tenaga Kerja Migran banyak yang mengundurkan diri, dan meminta uang pembayaran pertama kembali.

Dari beberapa calon Tenaga Migran, yang sebagian besar dari Kabupaten Lamongan mempercayakan ke kuasa hukum dari kantor Lowyer HRD and Patner Suhardi Kusumo Ongko SH dan Rohmat, SP (Asisten) untuk mengurus pengembalian dan proses hukum kepada TR alias SYN dan AKN yang mengatasnamakan LPK Bebadra Jaya, yang telah membuat surat perjanjian ke 5 klaien, calon tenaga kerja migran Indonesia ke Korea. dengan perjanjian E7, yang di buat bervariasi penarikan sebesar 10 juta sampai 45 juta isi perjanjian uang tersebut sebagai proses : Pendidikan Bahasa Korea, Pra medical, bantuan proses kerja ke Korea dan konsultasi

Dan jika dalam waktu 7 bulan pihak 2 belum realisasi mendapat Surat perjanjian Kontrak (SLC) maka pihak 1 (TR) dan AKN berkewajiban mengembalikan uang awal yang di setor di potong biaya Medikal dan pendidikan kalau sudah proses

Dalam proses awal perjanjian sampai sekarang tidak ada realisasi baik pelatihan dan pendidikan di BLK sehingga banyak calon tenaga Kerja banyak yang  mengundurkan diri dengan perjanjian yang sudah lebih dari 1 tahun 

Pada saat tim awak media datang, Senin (02/1/2023) bersama Lowyer /Kuasa Hukum HRD and Patners, untuk mendampingi ke 5 Calon Tenaga Kerja, yang sudah membayar kepada Triyono alias Suyaman dan Ana Kristia Ningsih di kantornya.

Guna untuk klarifikasi dan memintakan uang yang sudah di bayarkan (di titipkan..red) kepada Triyono alias Suyaman memberi jawaban, bahwa akan mengembalikan uang ke dua Calon Tenaga Kerja Migran yang bernama Eko BS dan Sapari, dengan perjanjian 3 bulan. Dari Januari sampai Maret.

"Saya akan kembalikan uang kepada ke dua Calon Tenaga Kerja Migran yang bernama Eko BS dan Sapari, dengan perjanjian 3 bulan. Dari Januari sampai Maret lunas sebesar 89 juta dan ke tiga orang akan di bayar nanti sambil menunggu proses hukum dengan direkturnya yang dulu,"katanya

Bahkan dia tidak sadar bahwa ke 6 calon tenaga Kerja ke Korea tersebut dalam Perjanjian dan membayar bukti kwitansi atas Nama Triyono alias Suyaman dan Ana Kristiya Ningsih dan tidak ada sangkut pautnya dengan direkturnya yang dulu.

"Dari kuasa hukum, cuma meminta untuk mengembalikan uang dari klainnya, yang besarnya ke 6 orang tersebut. Sebesar Rp 190 juta, tapi, kalau tidak bisa dan mempersulit, kuasa hukum akan menempuh jalur hukum,"jelasnya.

"Perlu di ketahui calon tenaga Kerja Migran yang daftar melalu LPK Bebadra Jaya, membuat perjanjian dengan Triyono alias Suyaman dan Ana Kristiya Ningsih itu, sudah puluhan orang, hanya saja baru 6 orang ini minta bantuan Lowyer,"tambahnya.

Setelah sulit di hubungi (02/03/2023) Kuasa hukum datang lagi ke kantor LPK Bebadra Jaya, akan tetapi kantor keadaan kosong, dari informasi kalau sudah pindah ke Kecamatan Brebek Kabupaten Nganjuk.

Sampai berita ini diturunkan, kami akan terus mengkonfirmasi dan berkordinasi dengan pihak - pihak terkait,"pungkasnya.(Roy/Red)

Share:

Polres Kediri Kota, Polda Jawa Timur, Fasilitasi Deklarasi Damai Perguruan Silat se Kota Kediri


KOTA KEDIRI, BeritaCakrawala.co.id
-   Deklarasi Damai yang diikuti seluruh perguruan silat se Kota Kediri untuk jaga Kamtibmas yang Kondusif di Balai Kota Kediri dihadiri oleh Forkopimda Kota Kediri diselenggarakan usai olah raga jalan sehat, Sabtu (11/03/2023).

Wali Kota Kediri Abdulah Abu Bakar S.E. mengatakan selama ini di Kota Kediri tidak ada permusuhan namun sedikit kesalah pahaman. 

"Mari kita bangun kota kediri dengan citra yg baik, kita saling toleransi dan juga saling menghargai perbedaan,"ujarnya.

Walikota Kediri mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk perguruan silat untuk menjadikan Kota Kediri sebagai kota yang asyik, kota yang nyaman sehingga menjadi kota yg bahagia.

"Mari kita rajut bersama - sama dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh perguruan silat yang ada di Kota Kediri yang sudah melaksanakan deklarasi damai, dan klu ada permasalahan sampaikan kepada kami maupun Pak Kapolres," tambah Walikota.

Ada 5 poin deklarsai seluruh perguruan pencak silat yang ada di Kota Kediri diantaranya :

1. Menjunjung tinggi norma hukum adat istiadat demi bangsa Indonesia,

2. Menjunjung tinggi harkat dan martabat menjalin persaudaraan dan meningkatkan solidaritas sesama angggota perguruan, 

3. Menghargai perbedaan sanggup hidup berdampingan mengedepankan toleransi, 

4. Tanggap cekatan tanpa pamrih mengadi masyarakat dan negara, 

5. Mendukung sepenuhnya cinta masyarakat yg cinta damai adil makmur dan sejahtera.

Sementara itu Kapolres Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra, S.I K., M.Si. menambahkan bahwa lewat forum komunikasi antara Kepolisian, TNI, Pemkot Kediri, IPSI dan para pengurus perguruan silat di Kota Kediri ini, pihaknya ingin mendorong para perguruan silat untuk mempererat silaturahmi dan meminimalisir eksklusifitas.

"Momen ini sebagai sebuah media untuk menjalin komunikasi, mempererat persaudaraan antar perguruan dan pesilat, sehingga tidak perlu lagi ada konflik-konflik yang dapat memecah belah," ujar AKBP Teddy.

Meskipun gesekan antar perguruan silat hampir tidak pernah terjadi di Kota Kediri, namun pihak Polres Kediri Kota,Polda jatim ini memastikan keamanan tersebut tetap terjaga.

“Perlu kita lakukan silaturahmi, komunikasi dan tetap bersinergi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,"tambah AKBP Teddy Chandra.

Kapolres Kediri Kota berharap peran aktif dari masing-masing perguruan untuk mengedepankan kerukunan dan meminimalisir pergesekan. Dengan demikian kondusifitas dapat tercipta dan keamanan terus terjaga. 


"Mari kita lestarikan pencak silat ini sebagai warisan budaya, seni bela diri asli Indonesia. Kita hiasi dengan prestasi-prestasi yang membanggakan,"pungkasnya. (W)

Share:

Polda Jatim Memberikan Bantuan Keluarga Korban Kanjuruhan


BLITAR, BeritaCakrawala.co.id -
Bentuk rasa kepedulian terhadap sesama, Polda Jatim melalui Direktorat Intelkam kunjungi keluarga korban Kanjuruhan, almarhum Kusaini, di Desa Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.

Kunjungan yang dipimpin Kompol Edy Priswanto dari Tim Subdit 3 Unit 1 Ditintelkam Polda Jatim itu masih dalam mewujudkan kepedulian Polri dalam hal ini Polda Jatim kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

"Secara bertahap dan bergilir kami bersilaturahmi menyampaikan rasa belasungkawa dan berdoa semoga almarhum diterima di sisiNya, serta keluarga yang di tinggalkan diberikan kesabaran," ujar Kompol Edy, Sabtu (11/3).

Pihaknya menyebut bersama tim akan mendatangi semua keluarga korban tragedi Kanjuruhan, namun bertahap, karena keluarga korban Kanjuruhan terdapat di beberapa kota.

"Semua akan kami kunjungi untuk bersilaturahmi, namun keterbatasan waktu dan rumah keluarga korban Kanjuruhan ada di beberapa wilayah jadi kami kunjungi secara bertahap,"ungkapnya. 

Sementara itu, Sutrisno selaku orangtua Korban menyampaikan ucapan terimakasih, karena bersedia silaturahmi di kediamannya yang sederhana itu. 

"Semoga kebaikan bapak serta tim yang silaturahmi disini mendapat balasan dari Allah SWT. Alhamdulilah saya beserta keluarga sudah legowo atas meninggalnya anak saya pada saat insiden suporter arema, di stadion Kanjuruhan dan saat ini kami tidak sama sekali mempermasalahkan insiden tersebut,"ungkapnya Sutrisno Bapak dari Almarhum Kusaini. 

Selain itu, hal senada juga disampaikan oleh Enik istri Almarhum Kusaini, ia juga mengatakan dirinya telah ikhlas menerima kepergian sang suami tercinta. 

"Saya sebagai istri almarhum sudah menerima kejadian tersebut, dan saya berupaya mengikhlaskan atas meninggalnya suami saya, agar almarhum tenang di sana,"ungkapnya.

Sebelum mengakhiri silaturahmi ini, tim Ditintelkam tak lupa memberikan bantuan sosial terhadap keluarga Almarhum Kusaini, korban tragedi Kanjuruhan,"pungkasnya.(W)

Share:

Amankan Wilayah Polres Kediri,Polda Jatim Siap Siaga di Hari Akhir Pekan


KEDIRI, BeritaCakrawala.co.id
- Dalam suasana libur akhir pekan (weekend), personel Polres Kediri tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Salah satunya dengan melaksanakan pengamanan di daerah-daerah rawan gangguan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kali ini (Sabtu 11/3/2023) kegiatan dilaksanakan oleh sejumlah peleton siaga Polres Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, SIK melalui Kasi Humas Polres Kediri AKP Uji Langgeng membenarkan adanya hal tersebut. Ia menuturkan, tiap peleton telah diberi tanggung jawab pada lokasi penugasan masing-masing, yang juga dibantu oleh personel Polsek jajaran wilayah setempat.

Pengamanan utamanya digelar di Kecamatan Ngasem yang merupakan salah satu daerah rawan aksi tindak kejahatan di Kabupaten Kediri, antara lain depan Balai Desa Tugurejo, simpang 4 Desa Tugurejo, simpang 4 Paron, dan simpang 3 Tepus.

Kemudian di simpang empat Kecamatan Papar serta perbatasan Nyawangan Kecamatan Kras.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kegiatan malam itu diadakan untuk mencegah terjadinya  konvoi arak-arakan simpatisan perguruan silat yang rencananya akan mengikuti giat Hitamkan Gresik.

Petugas melakukan pemantauan terhadap kelompok-kelompok pengendara R2 dan R4, terutama yang menggunakan atribut perguruan silat dan merazia kendaraan dengan sasaran sajam, miras, narkotika, dan barang berbahaya lainnya.

Berdasarkan laporan di lapangan, uji mengatakan, Kegiatan penyekatan dan razia berjalan tertib dengan aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya potensi gangguan maupun rombongan simpatisan perguruan silat.

Selesai penyekatan, kegiatan dilanjutkan patroli mobiling dalam rangka antisipasi balap liar. Mengingat di hari Sabtu malam Minggu mobilitas muda-mudi meningkat,"pungkasnya.(W)

Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support