This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 09 Mei 2020

Bertambah Lagi, Korban Meninggal Dunia Akibat Virus Corona

LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id - Siswanto (50) tahun Dusun Sukorejo RT 24 RW 02 Desa Sukorame Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan, Sabtu (9/5/2020)

Ratna, Bidan Desa yang sempet merawat Siswanto Sepulang kerja dari kalimantan mengatakan, Ia merasa badanya kurang enak, di kiranya terkena penyakit biasa atau pilek biasa, bahkan sudah berusaha melakukan periksa diri. Dari hasil pemeriksaan pun juga tidak menduga kalau Siswanto ternyata terindikasi kena virus corona.

"Akhirnya Siswanto dirujuk kerumah sakit pada Jum'at (8/5/2020) tepatnya pukul 15.00 Wib. Dikarenakan Ia punya riwayat penyakit Strok, kurang lebih hampir 4 bulan," terangnya.

Tak hanya itu menurut AKP Sampun mengatakan, dalam kurun waktu 3 hari Siswanto badanya tidak kunjung ada perubahan. Akhirnya pada jam 15.00 Wib  pihak keluarga di bawa ke RSUD Ngimbang. Dan dirumah sakit Ngimbang lah baru di ketahaui bahwasanya kalau Siswanto ternyata terindikasi virus corona.

"Dengan di lakukan perawatan dan juga pengecekan menggunakan test rafit. Akhirnya Sswanto di nyatakan kena COVID 19," terangnya.

"Siswanto pasien terkena virus corona dinyatakan meninggal pada pukul 20.00 wib. Selanjutnya prosesi pemakaman dilakukan sesuai dengan protokol Covid 19, dan selesai pada pukul 23.45 malam.

"Alhamdulillah tidak ada penolakan dari pihak warga masyarakat setempat," pungkasnya.(GT/RMT)
Share:

Kegiatan Bhakti Sosial Komunitas Wartawan dan LSM Mendapat Support dan Do'a Dari Warga Penerima Sembako.

BANYUWANGI, BeritaCakrawala.co.id - Wujud nyata diperlihatkan Wartawan dan LSM di Banyuwangi, berawal lewat  diperbincangan WA Group Banyuwangi Update berkeinginan mengadakan kegiatan Bhakti Sosial  dengan cara membagikan bingkisan sembako  ke beberapa warga terdampak  Covid-19.akhirnya setelah ada kesepakatan semua  dengan  suka rela menyumbangkan dana pribadi  dari sebagian rezekinya sehingga para  LSM dan wartawan  Banyuwangi  kompak untuk dijadikan satu dana tersebut guna dibelikan  paket sembako dan berhasil  mendapat sebanyak 250 bungkus sesuai nilai dana yang terkumpul, Sabtu(9/5/2020).

Selanjutnya teknis pembagian paket sembako agar bisa tersalur merata di bagi menjadi tiga wilayah yaitu kota, melingkupi kota dan sekitarnya, tengah melingkupi Kecamatan Rogojampi, Singojuruh, Srono dan Sempu, sedangkan wilayah selatan wilayah Kecamatan Genteng ,Tegalsari, Glenmore, Bangorejo, Siliragung, dan Pesanggaran.

Erwin Yudianto SH , perwakilan komunitas wartawan dan LSM juga sebagai penggagas kegiatan mengatakan, dengan sudah bisa membuktikan serta melaksanakan kegiatan Bhakti sosial wartawan dan LSM ditengah kesulitan perkonomian masyarakat terdampak Covid-19. 

"Ini wujud kekompakan yang luar biasa, artinya kalau hanya sembako saja wartawan juga bisa untuk sosial dari dana sendiri, tidak harus menunggu untuk melakukan kegiatan Bhakti sosial  dananya menunggu dari Pemerintah atau APBD," terang Erwin.

"Tidak hanya hal ini saja, kegiatan yang lainpun perlu kita adakan agar  kekompakan terus terjalin,"katanya.

Sementara ditempat berbeda Satiyem ( 74) salah seorang penerima sembako warga desa Tegalrejo Kecamatan Tegalsari  menyampaikan,rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada seluruh wartawan dan LSM yang rela membantu sebagian warga yang terdampak Covid-19.

"Memang dengan adanya kejadian adanya virus corona ini, perkonomian kami sangat susah, biasannya jualan di sekolahan sekarang tidak bisa,"keluhnya

"Alhamdulillah saya sangat terimakasih dapat bantuan sembako dari
Wartawan dan LSM Banyuwangi semoga dengan memberikan bantuan ini diberi kesehatan dan tambahkan rezekinya," pungkasnya.(EN)
Share:

FPII Lampung Menyesalkan Adanya Kegiatan Mengumpulkan Massa Oleh KJS

LAMPUNG SELATAN, BeritaCakrawala.co.id - Sekretaris Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Lampung Didik Prastyawan angkat bicara terkait adanya kegiatan mengumpulkan kelompok jantung sehat (KJS) di lapangan yang berada dekat dengan kantor kecamatan penengahan, Kamis (07/05/2020).

Didik mengatakan kegiatan yang menimbulkan kontoversial ditengah masyarakat tersebut diakibatkan karena kurangnya kesadaran pengurus KJS terhadap apa yang telah menjadi himbauan pemerintah dalam penanggulangan wabah Virus Covid-19, seharusnya pengurus KJS yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut memahami protokoler Covid-19 dan maklumat Kapolri.

Dihadapan awak media Jum'at (08/05/2020), Didik Prastyawan meminta kepada pihak instansi yang berwenang dalam hal penanggulangan virus corona, agar kejadian tersebut menjadi sebuah pelajaran sehingga kedepannya tidak terjadi kembali kegiatan mengumpulkan massa dengan meningkatkan koordinasi dengan semua pihak, karena saat pandemic wabah Virus Covid-19 saat ini tidak diperbolehkan adanya pengumpulan massa.

Didik sangat menyayangkan kegiatan mengumpulkan kelompok jantung sehat (KJS) yang terjadi beberapa waktu yang lalu

"Sangat disayangkan kegiatan dari KJS dengan mengumpulkan anggotanya, itu artinya mereka sudah tidak mematuhi apa yang sudah di anjurkan oleh pemerintah apalagi ketua dari Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Lampung Selatan adalah Bu Winarni yaitu istri dari orang nomor satu di Lampung Selatan". Ujar Didik

"Kedepan diharapkan tidak ada lagi kegiatan pengumpulan massa lainnya, hal tersebut untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran corona virus disease (Covid-19) di Kabupaten Lampung Selatan khususnya". Tambah Didik," pungkasnya.(Red)

Sumber : FPII LAMPUNG SELATAN
Share:

Jumat, 08 Mei 2020

Tindak Tegas Balap Liar Yang Meresahkan Masyarakat,67 Remaja Dan 35 Sepeda Motor Diamankan Polsek Kenjeran Surabaya

SURABAYA, beritacakrawala.co.id - Kapolsek Kenjeran menindak tegas dengan adanya balap liar yang meresahkan masyarakat  di wilayah hukumnya Polsek Kenjeran Polres pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (09/05/2020).

Adapun formasi Tapal Kuda Polsek Kenjeran Kompol Esti Utami SH bersama Kanit Reskrim Iptu Evan Andias SH serta Iptu Ahmad Saiful dan panit lantas Doni Adi serta anggota personilnya, yang terbatas mampu menindak pembalap liar sebanyak 67 pemuda dan mengamankan 35 unit sepeda motor  di  depan BPWS sekitaran jembatan Suramadu sekitar 17.00 WIB (08/05/2020).

Kapolsek Kenjeran Kompol Esti Setija Oetami, S.H., mengatakan, banyaknya masyarakat yang resah dengan aksi balap liar disekitaran Jembatan Suramadu membuat kepolisian bertindak tegas apalagi disaat memutus tali rantai penyebaran virus di area zona merah covid 19 ini.

“Sasaran kami terkait dalam razia balap liar ini, terutama kendaraan yang  tidak sesuai dengan standart, yang tidak memiliki surat atau perlengkapan kami akan dilakukan penindakan tilang dan nanti sidang tanggal 22 bulan Juni 2020 habis lebaran,  dan 35 unit sepeda motor ini, kami diamankan dihalaman Polsek Kenjeran," Tegasnya.

“ jika mau mengambil sepeda motornya harus juga di lengkapi sesuai dengan standart sepeda motornya masing – masing, dan kami menghimbau kepada masyarakat khusunya di walayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak agar selalu menaati peraturan ketika berkendara" Tambahannya.

Di sisi lain dari 67 orang remaja itu membuat pernyataan secara lisan, mereka mengatakan  dengan kompak bahwa "kami  tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi karena akan menimbulkan dampak yang membuat masyarakat resah" Tuturnya.

" Setelah itu dari 67 remaja kembali ke rumah masing-masing dijemput bersama keluarganya" Pungkasnya.(MGO)
Share:

Diduga Pemuda Mabuk, Lakukan Tindakan Tidak Menyenangkan

LAMONGAN, BeritaCakrawala.co.id - Berawal dari seorang pemuda mabuk yang diduga meminta uang kepada Mol, pemilik buah garbis. Didesa Talun Kecamatan Bluluk Kabupaten Lamongan Jawa Timur (Jatim), Jum'at (8/5/2020) tepatnya pukul 15.00 Wib.

Saat awak media online BeritaCakrawala.co.id mengkonfirmasi  dengan kejadian, Rabu (6/5/2020) terkait adanya pengerusakan buah garbis, disertai dengan perbuatan tidak menyenangkan yang di alami oleh Mol selaku pemilik buah garbis yang ada di Desa Talun Kecamatan Bluluk Kabupaten Lamongan Jatim.

Menurut keterangan Kepala Desa Talun Kecamatan Bluluk Sutikno mengatakan, saya beserta Didik juga saksi pada waktu kejadian tersebut.

Ia telah memberikan keterangan terkait dengan awal kejadianya, bahwa memang di benarkan sebelumnya telah terjadi cekcok antara pelaku perusakan dan perbuatan yang tidak menyenangkan, yang telah di lakukan oleh Nardi dengan pemilik buah garbis Mol, keduanya warga Desa Talun Kecamatan Bluluk Kabupaten Lamongan.

"Saya beserta warga yang melerai kejadian antara Mol pemilik buah garbis dengan Nardi," terangnya.

Akan tetapi tidak begitu lama kejadian cekcok tersebut sudah bisa di lerai oleh Kepala Desa yang juga di bantu oleh warga setempat yang mengetahui pada waktu kejadian.
Selanjutnya tidak begitu lama si pelaku Nardi, di suruh pulang kerumahnya.

Masih menurut Sutikno, Kepala Desa,  dalam kurun waktu kurang lebih satu jam, Nardi kembali lagi ketempat kejadian semula, dengan mebawa seorang teman untuk menemui Mol yang punya buah garbis tersebut.

Dari situlah kejadian berlanjut, adu mulut atau cek-cok yang berujung benturan fisik.
Setelah itu Mol pemilik buah garbis juga korban melarikan diri ke rumah Kepala Desa Talun untuk meminta perlindungan.

Selanjutnya Sutikno, Kepala Desa menghubungi Babinsa setempat supaya mendatangi lokasi, tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saat kemudian di perkirakan sudah aman, Mol pemilik buah garbis di suruh pulang.

Mereka meminta tolong kepada Kepala Dusun setempat agar ikut mendampingi untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat," pungkasnya.(SKN/PTW)
Share:

Kapolda Jatim Diserah Terimakan Tongkat Kepemimpinan

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Serah terima jabatan sejumlah pejabat polri dan Kapolda dilaksanakan dilingkungan Mabes Polri, Jumat (8/5/2020).

Dalam giat Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jendral Polisi Drs. Idham Azis, M.S.I. dan beserta jajaran.

Dan upacara tersebut dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan terhadap Covid-19, yakni memakai masker dan menjaga jarak.

Walaupun dalam sertijab tersebut, salah satu tongkat kepemimpinan yang mengalami pergantian yakni Kapolda Jatim, yang sebelumnya dijabat oleh lrjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.S.I. diserah terimakan kepada lrjen Pol Dr. M Fadil lmran, M.S.I. yang sebelumnya menjabat sebagai Sahli Sosbud Kapolri.

Itupun berdasarkan, Surat Telegram Kapolri nomor ST/1377/V/KEP/2020 tanggal 1 Mei 2020, lrjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.S.I. mendapat promosi jabatan baru sebagai Wakalemdiklat Polri.

kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. menambahkan, bahwa mutasi merupakan penyegaran dalam institusi Polri dengan memperhatikan kompetensi yang telah dirumuskan.

Dalam pergantian di tubuh institusi Polri merupakan hal yang biasa. Hal ini bentuk dari sebuah penyegaran dalam tubuh institusi Polri.

Demikian juga nanti, saatnya di Polda Jatim akan diberlakukan rangkaian yang mungkin ditiadakan atau sangat syarat dengan pembatasan sosial.

Yang berlaku sesuai aturan atau protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19. Situasi Pandemi Covid-19 telah dirasakan dan diketahui oleh kita semua secara global.

Secara nasional dan juga secara Propinsi dan wilayah kota atau Kabupaten jajaran Jawa Timur.

" Secepatnya Kapolda Jatim lrjen Pol Dr. Mohammad Fadli lmran S.l.K M.S.I. akan tiba besok disurabaya Jatim pada hari sabtu tanggal 9/5/2020" Pungkasnya. (HM)
Share:

Kamis, 07 Mei 2020

Indahnya Berbagi: LSM PAB Bagikan Sembako Tahap II, Tukang Becak PinggirJalan Dalam Massa Virus Covid-19 dan PSBB

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Persatuan Anak Bangsa (PAB) membantu masyarakat dengan pemberian sembako serta Mie Instans di sekitar kota Surabaya, dalam masa Covid-19 dan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kamis (7/05/2020).

Kegiatan di hadiri para ketua LSM PAB, pengurus dan anggota lainya.

Kesempatan ini LSM PAB membagikan 50 kantong plastik yang berisi Sembako 5 Kg, dan Mie Instan kepada tukang becak di pinggir Jalan.

Suhadak panggilan akrabnya Pak Po selaku Ketua LSM PAB mengatakan, dengan pemberian sembako oleh kami dapat meringankan beban kebutuhan apalagi kepada tukang becak dipinggir Jalan tersebut.

" Dalam pemberian sembako bukan hanya ini saja tetapi setiap satu minggu sekali selama masa PSBB sampai selesai," Tegasnya.

"Target sasaran kami dalam pembagian sembako, kepada tukang becak, oleh karenanya mata penghasilannya kurang apalagi masa virus pandemi Covid-19 seperti ini" Tambahannya.

Tak luput pula Krisno salah satu tukang becak juga mengucapkan trima kasih banyak  kepada para LSM PAB yang telah memberikan bantuan sembako, 1 kantong plastik yang berisi Beras dan Mie Instans kepada kami.

Pak Po selaku LSM PAB berharap semoga virus Covid-19 ini segera berakhir, gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan.

" Kami berharap semoga LSM PAB bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya" Pungkasnya.(LI)
Share:
Bahwasannya oknum ini bukan wartawan dari Media BeritaCakrawala...
Share:

Rabu, 06 Mei 2020

Polda Jatim Peresmian Gedung Pelayanan Administrasi Satu Atap

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id -Ditintelkam Serta Gedung Pelayanan Terpadu SPKT Polrestabes Surabaya, Rabu (6/5/2020).

Dalam giat dihadiri lrjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.S.I. didampingi Wakapolda Jatim, lrwasda, Kabidhumas dan beserta jajaran. Dihalaman Gedung Pelayanan Satu Atap

Saat awak media beritacakrawala dilokasi Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.S.I. mengatakan, Polda Jatim dari tahun ke tahun ini memperoleh penghargaan dari pemerintah. Dalam intergritas WBK dan WWBM.

"Dan saya menginginkan khususnya direktorat inteljennya, dengan pelayanan Skcknya, pelayanan surat pemberitauan" Katanya.

"lni kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal terhadap kebutuhan warga masyarakat Jawa Timur, di Mapolda Jatim" lmbuhnya.

Makanya ditengah-tengah virus corona ini Dir intel tetap terus berupaya menyelesaikan gedung ini, alhamdulilah baru pertama kali gedung satu atap.

"Dan saya terima kasih kepada Dirintel semoga ke depan semakin sukses" Pungkasnya. (HM)
Share:
SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mendistribusikan bantuan sembako ke warga terdampak Covid-19, Rabu (6/5/2020). Warga terdampak Covid-19 ini merupakan warga yang tidak masuk dalam data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kota Surabaya.

Koordinator Perencanaan, Data, Pakar dan Analisis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan setelah dilakukan verifikasi ulang, warga terdampak Covid-19 ini sebanyak 26.122 Kartu Keluarga (KK). Data ini bergerak dinamis setiap waktunya.

"Jadi, sebanyak 26.122 KK yang akan mendapakan bantuan sembako. Data ini terus bergerak dinamis seiring dengan laporan dari para RW, sehingga kami mohon bantuannya para RW untuk proaktif melaporkan warganya yang terdampak Covid-19 ini," kata Eri di Balai Kota Surabaya.

Adapun kriteria warga terdampak Covid-19 ini adalah warga yang pendapatannya berkurang dan tidak bisa menyimpan, seperti terkena PHK dan pedagang SWK yang dagangannya sepi akibat Covid-19 ini. Nah, yang mengerti semacam ini adalah warga sendiri dan para RW, sehingga dia meminta proaktif para RW itu untuk melaporkan melalui aplikasi terdampak Covid-19, dan apabila pihak RW merasa kesulitan, RW itu bisa langsung ke kelurahan melaporkan warga terdampaknya itu.

"Nanti Dinsos akan melakukan verifikasi. Kami minta data ke Disnaker dan perusahaan-perusahaan yang melakukan PHK, jika warga tersebut masuk ke data MBR, maka tidak mungkin dikasik, tapi kalau tidak tersentuh bantuan apapun, maka warga tersebut akan diberi bantuan sembako ini," tegasnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya ini juga memastikan bahwa bantuan sembako ini berasal dari bantuan Presiden sebesar 10 ribu paket sembako, bantuan dari Pemprov Jatim, bantuan dari pihak swasta dan Pemkot Surabaya.

Eri juga memastikan bahwa penerima bantuan sembako ini tidak termasuk dalam data MBR Surabaya yang saat ini jumlahnya sudah final sebanyak 235.477 KK. Ia memastikan bahwa warga yang masuk MBR ini sudah mendapatkan beberapa bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Nah, dari warga yang masuk MBR sebanyak 235.477 KK itu, sebanyak 61.145 KK sudah masuk ke DTKS dan sudah mendapatkan bantuan PKH serta sembako regular, dan selama ini sudah berjalan. Kemudian sisanya sebanyak 174.332 KK akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu perbulan selama 3 bulan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Kanti Budiarti, menjelaskan bantuan sembako ini akan disalurkan ke kecamatan-kecamatan, lalu ke kelurahan. Selanjutnya, akan melibatkan RT/RW serta tokoh masyarakat untuk mengantarkan ke rumah-rumah warga sesuai data yang telah ada by name by addres.

"Jadi, RT/RW dan tokoh masyarakat ini nanti yang akan mengantarkan ke rumah-rumah warga dengan mempedomani by name by addres yang telah diverifikasi Dinsos. Ini penting untuk menghindari antrean di kelurahan," ujarnya.

Nantinya, warga yang sudah menerima bantuan sembako itu akan diminta identitasnya dan ada tanda terimanya. Bahkan, nanti akan difoto sebagai laporan bahwa bantuan tersebut sudah sampai ke tangan yang tepat. "Tentunya, ini akan bertahap terus hingga semua terdampak Covid-19 ini bisa menerima semuanya," pungkasnya.(Red)
Share:

Ijin Pengurusan Untuk Membuka Pom Mini, Berujung Pelaporan Di Ditreskrimum Polda Jatim

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Berawal dari pengurusan ijin SPBU sub penyalur dalam bentuk pom mini secara legalitas akan tetapi sampai saat ini belum selesai.

Salah satu Claen atau pemilik modal Hariyanto pemuda asal Bojonegoro, memberikan kepercayaan kepada satu orang yaitu Wandra pemuda asal Mojokerto untuk mengurusi ijin Pom mini di Bojonegoro.

Wandra bertemu orang lagi diantaranya Much Ainur Rofik alias Aldy di suatu warkop (Ojo Gelo... Red) dibelakang Polda Jatim.

Sampai di situ Wandra dengan Aldi  bercerita masalah ijin Pom mini dan juga Aldi langsung menyanggupi untuk mengurus ijin Legalitas Pom Mini.

Aldi juga menunjukan bukti-bukti penggarapan yang sudah berjalan langsung dilapangan pada (4/2/2019), selanjutnya pemuda asal Mojokerto ini Wandra langsung percaya kepada Aldi untuk mengerjakan pengurus ijin Pom Mini tersbut.

"Dari situ lah mulai melakukan transfer pada (29/3/2019),tepatnya pada pukul 15.00 Wib pemilik modal Hariyanto mentransfer uang untuk pengurusan ijin pom mini sebesar Rp 45 juta kepada rekening BCA atas nama Wandra pemuda asal Mojokerto untuk tanda jadi," terangnya.

"Setelah itu, saya mentransfer ke Aldi agar segera cepat diurus perijinan uang sebesar Rp 25 juta. Sisanya uang sebesar Rp 13 juta dikasihkan secara tunai atau cash oleh mas Hariyanto, dan kita ketemu dilokasi daerah bojonegoro yang akan didirikan Pom Mini," tambahnya.

Sampai saat ini tidak ada kejelasan terkait pengurusan ijin pom mini yang dijanjikan Aldi, akhirnya Wandra beserta Hariyanto melaporkan ke Polda Jatim di Ditreskrimum, dengan melampirkan data-data lengkap dan dapat rekom ke SPKT dibuatkan laporan.

"Saya meminta kepada Ditreskrimum polda Jatim segera pelaku ditangkap oleh sebab itu saya telah di bohongi oleh pelaku tersebut" Tutur Wandra salah satu pelapor.

Pelaku bakal dijerat pasal pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP.

"Sampai berita ini diturunkan kami masih meminta data-data terkait dari narasumber atau pihak yang terkait,"pungkasnya.(HM/Red)
Share:

Selasa, 05 Mei 2020

Polda Jatim Ungkap Kasus Residivis Bandit Langsung Tembak Mati

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Ditreskrimum subdit Jatanras, mengungkap dan menangkap ditengah pandemi Covid-19 spesialis curanmor, Selasa( 5/5/2020).

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Kompol Oki Ahadian Purnomo S. I.K. M.H didampingi humas AKBP  Sinwan, dan jajaran. Menggelar press release di halaman Ditreskrimum dan Polda Jatim.

Kasubdit Jatanras Kompol Oki Ahadian Purnomo S.l.K. M. H mengatakan, dengan tindakan tegas yang dilakukan anggota Jatanras. Itu menunjukan bentuk keseriusan anggota apabila pelaku mencoba melawan ketika ditangkap.

"Kedua pelaku ini melawan dengan mengunakan pisau penghabisan dan melakukan tembakan dengan senjata api rakitan"Tegasnya.

Para pelaku adalah bernisial MS(40) warga asal Dusun kanigoro, Desa Kertosari, kecamatan Purwosari, Pasuruan dan ZP (36) warga asal Dusun Jogosari, Desa Jogonalah Kecamatan Pandaan.

"Adapun catatan kepolisian disinyalir, kedua pelaku merupakan residivis kambuhan, padahal mereka itu baru saja menghirup udara bebas beberapa bulan lalu. Karena mendapatkan program asimilasi dari Menkumham"lmbuhnya.

Setelah diketahui kedua pelaku ini adalah residivis dan baru bebas dari LP Lowokwaru daerah Malang, dan mereka beberapa bulan mendapatkan asimilasi.

Alhasil kedua pelaku tersebut juga merupakan pelaku Curanmor antar Kota, itupun sasaran target operasi Tulungagung, dan di daerah Pasuruan.

Barang bukti yang diamankan dari para kedua pelaku yaitu satu unit mobil Xenia, satu pucuk pistol rakitan dengan isi empat peluru amunisi dan senjata tajam pisau.

"Dengan tertangkap kedua pelaku didaerah Gempol, Pasuruan, pada saat kejadiannya masih dini hari"Pungkasnya.(HM)
Share:

Selama Sepekan PSBB, Ini Evaluasi Pemkot Surabaya

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Kota Pahlawan. Bahkan, memasuki hari ke 7 ini, pemkot juga telah melakukan beberapa evaluasi.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Eddy Christijanto mengatakan selama 7 hari pelaksanaan PSBB ini, memang ada beberapa bidang yang sudah berjalan sesuai harapan, dan ada pula yang masih terus dievaluasi.

Salah satu bidang yang sudah berjalan adalah bidang pendidikan. Di lembaga pendidikan sudah tidak ada lagi aktivitas, baik di swasta maupun di sekolah negeri, termasuk pula lembaga pendidikan lainnya. Selain itu, bidang kegiatan sosial budaya seperti pesta pernikahan, pesta khitanan dan beberapa acara lainnya relative nihil dan sudah sesuai aturan Perwali nomor 16 tahun 2020. 

"Kemudian yang relative berjalan juga aktivitas di taman-taman, karena kita sudah satu bulan setengah atau bahkan lebih melakukan penutupan semua taman di Kota Surabaya. Kebetulan di PSBB juga ada pembatasan aktivitas di taman, sehingga sekarang sudah tidak ada lagi aktivitas di taman-taman," ujarnya.

Sementara yang menjadi perhatian dan terus dilakukan evaluasi adalah bidang rumah ibadah atau keagamaan. Berdasarkan evaluasi dengan Kemenag kemarin, dari 2.504 masjid dan musholla yang ada di Kota Surabaya, hingga saat ini masih ada 290 masjid atau musholla yang melaksanakan taraweh dan sekitar 96 masjid yang masih melaksanakan sholat jumatan. "Makanya, ini terus kita imbau supaya mereka bisa mentaati semua peraturan yang ada di saat PSBB," tegasnya.

Sedangkan bidang perkantoran dan perdagangan serta toko-toko yang tidak termasuk pengecualian dalam Perwali, masih banyak ditemukan pelanggaran.  Misalnya beberapa warga masih memilih makan di warung, ada pula yang sahur bersama. Padahal tidak sekali satgas melakukan sosialisasi terkait membungkus makanan yang dibeli dan dimakan di rumah masing-masing. "Makanya kawan-kawan Satpol PP melakukan tindakan tegas.  Kami hentikan kegiatan sahurnya

dengan menyuruh pengunjung keluar. Lalu kursinya kita letakkan di atas meja. Karena yang boleh take away," ungkap dia.

Kemudian untuk toko yang tidak sesuai dengan aturan PSBB, Eddy memastikan bakal dilakukan peringatan secara tertulis dan dilokasi itu langsung dilakukan penyemprotan disinfektan. Tidak hanya itu, tak sedikit pula warga yang khususnya ada di pasar masih melanggar aturan. Seperti tidak menerapkan physical distancing. "Ada juga yang belum pakai masker," katanya.

Bahkan, Dinas Ketenagakerjaaan (Disnaker) Kota Surabaya juga turut berkeliling melakukan operasi di setiap kantor untuk menyesuaikan dengan peraturan PSBB yang berlaku. Berikutnya untuk transportasi dan mobilitas penduduk terpantau cukup mengalami pengurangan.

"Kalau pagi memang sudah berkurang kecuali orang yang pergi kantor yang kantornya masih buka. Tapi setelah jam 08.00-16.00 WIB cendrung lebih sepi. Lalu jam 16.00 sore cenderung ramai kembalo karena  mungkin mendekati buka puasa. Namun mereka banyak yang belum memakai masker juga," papar dia.

Menurut Eddy, kunci keberhasilan dari PSBB ini adalah kepatuhan masyarakat terhadap peraturan walikota (perwali) nomor 16 tahun 2020. Namun dalam implementasinya ternyata masih banyak ditemui pelanggaran-pelanggaran. "Jadi sampai hari ke 7 ini masih ada pelanggaran-pelanggaran dalam PSBB ini. Dan ini menjadi bagian dari evaluasi kita supaya masyarakat lebih patuh," ujarnya.

Oleh karena itu, nantinya Satgas-satgas yang sudah berjalan sesuai peraturan, seperti Satgas yang bergerak di bidang pendidikan akan dialihkan ke Satgas yang lainnya yang masih terus dievaluasi, seperti Satgas di bidang ke agamaan dan lainnya.

"Harapannya tentu PSBB ini bisa diterapkan dan dipatuhi bersama di berbagai bidang,"pungkasnya.(Red)
Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support