This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 15 Mei 2021

Pengendara Sepeda Tewas Akibat Tabrak Lari


SIDOARJO, BeritaCakrawala.co.id - Seorang pria yang mengayuh sepeda Onthel terjatuh setelah tersenggol pengendara motor yang tak tahu indentitasnya, Sabtu (15/05/2021).

AKP Sugeng kanit laka Polresta menceritakan, kejadian dijalan Thamrin. awalnya onthelis itu berjalan dari arah barat menuju timur. Sesampainya di TKP, diduga terserempet sepeda motor yang tidak diketahui nomor polisi dan identitasnya.

"Setelah diperiksa, korban yang meninggal dunia itu tidak membawa identitas. Dia meninggal dunia dan sudah dilarikan ke rumah sakit," kata Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono.

Dari keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, peristiwa nahas ini bermula saat korban mengayuh sepeda pancal melaju dari arah barat.

Sesampai di lokasi, tepatnya di depan toko Wijaya, ada sepeda motor melaju dari arah sama dan menyerempetnya. Korban pun terjatuh di jalan.

Iroisnya, pengendara sepeda motor tersebut kabur. Dia berlalu begitu saja meninggalkan korban yang tergeletak di jalan.

Warga yang melihat itu kemudian menolong korban. Termasuk petugas kepolisian yang mendapat laporan juga langsung ke lokasi kejadian.


"Korban dievakuasi ke rumah sakit. Petugas juga sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa ini," jelasnya

Petugas sedang mendalami mencari pengendara motor yang bersenggolan dengan sepeda korban. Termasuk dengan mengorek keterangan dari warga sekitar dan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Identitas korban juga masih kita dalami. Dan kami mengimbau masyarakat yang kehilangan keluarganya segera melapor, karena sejauh ini korban belum diketahui identitasnya," harapnya.

Ciri-ciri korban yaitu berjenis kelamin laki-laki, berusia sekira 50 tahunan, berambut tipis, dan kulit sawo matang. Memakai kaus lengan panjang berwarna abu-abu dan hitam, celana jeans biru pendek, dan sepatu berwarna hitam dan putih. Adapun sepeda yang dikendarai korban bemerek Polygon Neo Geometry, dengan rangka berwarna putih, biru, dan merah.

Sampai sabtu sore, polisi juga belum mengantongi nomor polisi sepeda motor dan identitas pelaku karena pelaku langsung melarikan diri setelah kecelakaan terjadi,"pungkasnya.(Yusf/Din).

Share:

Polres Gresik Pastikan Penerapan Prokes Obyek Wisata Setigi


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Libur Lebaran Idul Fitri 1442 H, warga masyarakat umumnya menikmati libur lebaran bersama keluarga dengan mengunjungi tempat-tempat wisata atau rekreasi, Tidak terkecuali tempat wisata Setigi (Selo, Tirto, Giri) yang ada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Menyikapi hal tersebut, Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito,SH bersama anggota dan TNI, Satpol PP dan UPT Puskesmas Sekapuk memantau Objek wisata Setigi (Selo, Tirto, Giri) yang ada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Sabtu (15/5/2021).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH. S.I.K M.M.melalui Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito S.H. berpesan agar, anggotanya jangan pernah lelah mengingatkan warga agar selalu patuh protokol kesehatan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.

“Mari kita bersama-sama putus penyebaran virus Covid-19, kita dukung kebijakan yang telah dibuat Pemerintah dan patuhi protokol kesehatan,”ujarnya.

Kedatangan kami untuk memantau lokasi objek wisata dan melakukan koordinasi dengan pengelola, kami harus memastikan  dalam operasional tempat wisata ini tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu tidak berkerumun, menjaga jarak dan memakai masker.

“Kami akan menempatkan personil yang akan melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi objek wisata Setigi ini, Untuk mengantisipasi adanya kerumunan warga yang akan menikmati libur lebaran,”imbuhnya

Pendekatan persuasif tetap dikedepankan. Tapi bila pengelola tidak mengindahkan imbauan untuk mematuhi Protokol Kesehatan, Kepolisian bisa menutup.Hal tersebut perlu dilakukan guna mencegah terjadinya klaster baru saat momen libur sekarang ini. 

"Terlebih kondisi Kabupaten Gresik belum aman dari penyebaran Covid-19" pungkasnya.(BDI)

Share:

Polres Gresik Gelar Giat Penyekatan, 10 Orang Dirapid Test antigen


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Dalam rangka menekan peningkatan kasus positif covid-19, Pemerintah secara resmi telah melarang mudik Lebaran 2021.

Menindaklanjuti hal tersebut Polres Gresik bersaman tim gabungan menggelar kegiatan penyekatan dan himbauan protokol kesehatan di Pos Pam Desa Pandanan Duduk Sampeyan, Sabtu (15/5/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Yanto Mulyanto.P., S.H., S.I.K, di dampingi Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa dan Kanit Turjawali IPTU Darwoyo., S.H.

Sebanyak 26 personil dilibatkan pada kegiatan penyekatan kali ini diantaranya Polri 10 personil, TNI 2 personil, Sat pol PP 2 personil, Dishub 7 personil, Kesehatan 3 personil dan dari PPKM Duduksampeyan 2 personil.

Dalam kegiatan tersebut petugas menghentikan dan memeriksa sebanyak 36 sepeda motor, 75 mobil penumpang 4 mobil penumpang selanjutnya dilakukan Rapid test antigen terhadap 10 orang dengan hasil dinyatakan negatif covid-19. Selain itu 13 kendaraan harus diputar balikan oleh petugas.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kasat Lantas AKP Yanto Mulyanto.P., S.H., S.I.K, dikonfirmasi mengatakan kegiatan penyekatan akan terus dilaksanakan hingga 17 Mei 2021 mendatang untuk mencegah pemudik dari luar Gresik yang masuk dan sebagai salah satu Upaya mencegah penyebaran covid-19 untuk menekan peningkatan kasus positif covid-19. 

"Kita berharap tidak ada masyarakat yang mencoba untuk mudik karena sudah dipastikan akan diputar balik mengingat pandemi covid-19 belum berakhir, yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan, sehingga penyebaran covid-19 cepat berakhir dan situasi normal kembali,” pungkasnya.(BDI)

Share:

Pastikan Pengunjung Patuhi Prokes, Polres Gresik Perketat Pengamanan Tempat Wisata Pasir Putih Delegan


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Personil Gabungan dari Polres Gresik dan Polsek Panceng Kembali mendatangi tempat wisata Pasir Putih Delegan yang ada di wilayah, Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, Minggu pagi, (15/5/2021).

Kedatangan aparat kepolisian ke tempat wisata ini untuk melakukan pengamanan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Dalam pengamanan tersebut Kapolsek Panceng AKP Jannah bersama anggota Polsek Panceng dan Personil Polres Gresik nampak Bertugas di tempat tersebut tampak berjaga di area pintu masuk lokasi wisata tersebut.

Mereka mengecek setiap pengunjung yang hendak masuk. Supaya bisa diketahui apabila ada yang tidak menggenakan masker.

Sementara Personil Polsek Panceng langsung memberikan teguran bagi pengunjung yang tidak memakai masker. 

Mengimbau mentaati Protokol Kesehatan dengan cara melaksanakan 3M + 1T (memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan dan tidak berkerumun).

“ Sebab, langkah-langkah tersebut merupakan cara efektif untuk pencegahan penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Petugas Kepolisian juga tampak, membatasi pengunjung yang masuk diarea wisata pasir putih Delegan (saling bergantian).

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto,.SH., S.I.K., M.M, Melalui Kapolsek Panceng AKP Jannah mengatakan Pendekatan persuasif tetap dikedepankan.Tapi bila pengelola tidak mengindahkan imbauan untuk mematuhi Protokol Kesehatan, Kepolisian bisa menutup.

Hal tersebut perlu dilakukan guna mencegah terjadinya klaster baru saat momen libur sekarang ini. Terlebih kondisi Kabupaten Gresik belum aman dari penyebaran Covid-19" Pungkasnya.(BDI)

Share:

Jumat, 14 Mei 2021

Kapolda Jatim Tinjau Chek Point, Beberapa Daerah di Jatim


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Usai melakukan pengecekan di pos penyekatan Sidoarjo, Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim kembali melakukan pengecekan di wilayah Pacet Mojokerto, sekaligus menghimbau kepada anggota di Mojokerto untuk melakukan pengamanan di tempat wisata dan pasar, hal ini dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Jatim Pasca lebaran, Jum'at (14/5/2021).

Ada beberapa hal yang di sampaikan kapolda dalam pelaksanaan pengecekan kali ini, diantaranya terkait dengan penyekatan di beberapa titik di wilayah Jawa Timur, pelaksanaan pengamanan terhadap pasar maupun mall yang menjadi tujuan masyarakat, dan tempat wisata, serta tempat religi.

“Saya melihat apa yang sudah dikerjakan oleh seluruh petugas, disini ada sinergitas, TNI, Polri, didukung oleh Satpol PP maupun stakeholder lainnya dan unsur masyarakat,” papar Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta disela kunjungannya di pos penyekatan Pacet Mojokerto.

“Kesadaran masyarakat dibutuhkan di dalam menangani covid ini. Jadi dalam masa liburan ini tetap protokol kesehatan diutamakan. Ada tiga hal. Yang pertama adalah petugas. Yang kedua, pengelola tempat wisata maupun wisata religi, dan pasar, lalu yang ketiga masyarakat itu sendiri,” tambahnya.

Ini menjadi bagian penting di dalam penanganan Prokes. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting, atau bagian utama, tentu bersama-sama dengan petugas maupun pengelola tempat.

“Ayo mari jaga diri, jaga masyarakat dan jaga negara terkait dengan protes ini. Mudah-mudahan Jawa Timur aman,” pungkasnya.(Red)

Share:

Pastikan Pos Penyekatan Berfungai Optimal Di Jatim


SURABAYA, Beritacakrawala.co.id - Mengantisipasi lonjakan ada hari Sabtu dan Minggu, yang akan diantisipasi karena ada keinginan masyarakat untuk mendatangi tempat wisata, mall, dan tempat Religi, Jumat (14/5/2021).

Dalam giat tersebut diikuti oleh, Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakukan pengecekan di pos penyekatan di Jawa Timur, diantaranya di kawasan Sidoarjo kota, pasca lebaran Idul Fitri, guna mengoptimalkan fungsi pos penyekatan di Wilayah.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim lrjen Pol. Nico Afinta mengatakan, bahwa Pada hari ini saya melakukan pengecekan di beberapa pos PAM di seluruh Jawa Timur terkait dengan masalah pengamanan pelaksanaan pasca hari raya Idul Fitri yang kedua ini.

Dan pengecekan ini sekaligus juga saya memberikan semangat kepada seluruh anggota untuk bekerja dalam melayani masyarakat memberikan pengamanan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalulintas, (Kamseltib Carlantas), serta masalah protokol kesehatan.

Harapannya dengan kedatangan Kapolda bersama Pejabat Utama di setiap pos PAM ini dapat menambah semangat dan menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuh pada prokes pasca liburan ini, dan angka covid bisa tetap terjaga. 

" Petugas maupun pengelola serta masyarakat, ketiga-tiganya mempunyai pemahaman yang sama bahwa kita semua masih dikelilingi oleh covid, sehingga punya pemikiran yang sama yaitu untuk mencegahnya tetap melaksanakan prokes dengan baik,"tegasnya.

Adapun itu setelah usai melakukan pengecekan di Pos penyekatan Sidoarjo Kota. 

Sehingga masyarakat yang datang petugas yang menjaga maupun yang semuanya punya kesepakatan yang sama.  

"Bahkan sama-sama kita mencegah covid dengan melaksanakan prokes. Saya kira kegiatan ekonomi harus tetap berjalan, prokes tetap kita jaga, sehingga dua-duanya bisa seimbang, mari kita laksanakan sama-sama sehingga harapan kita tercapai,"imbuhnya.

Bahkan untuk seluruh anggota sudah diperintahkan bersama-sama dengan stakeholder, TNI, pemerintah daerah, maupun pengelola tempat wisata religi, maupun tempat pasar atau mall, harapannya bisa mendapatkan posisi masing-masing dan masyarakat bisa mengerti, apabila nanti prokes dilaksanakan. 

Disamping itu juga ada 9 titik di seluruh Jawa Timur yang dilakukan penyekatan, sampai sekarang yang masuk maupun keluar Jawa Timur, harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, yaitu membawa surat tugas, kemudian dengan surat bebas dari covid. 

"Itupun selama ini saya lihat masyarakat bisa bekerja sama dengan baik dan itu terus dipertahankan sehingga Jawa Timur tetap terjaga kondusivitasnya,"pungkasnya.( HM)

Share:

Rabu, 12 Mei 2021

Kapolsek Gubeng, Pengecekan 4 Takmir Masjid dan Berikan Reward


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Pada saat malam Takbiran Idul Fitri Polsek Gubeng tak akan henti- hentinya melakukan pengecekan dibeberapa Takmir Masjid, terkait Protokol Kesehatan (Prokes), guna persiapan Sholat Idul Fitri (Ied), Rabu (12/05/2021).

Perlu diketahui, kegiatan tersebut bukan hanya pengecekan, akan tetapi melihat masjid-masjid yang mentaati Prokes dan juga akan diberikan Reward.


Dengan pengecekan 4 Masjid diantaranya, Masjid Al- Muhajirin Baratajaya, Masjid Baitul Falah Ngagel Jaya Tengah, Masjid Jam'ul Fawa'id Gubeng Kertajaya, Masjid Raudlatul Falah, Jalan Prof Dr Moestopo 14a.

Dalam Patroli kali ini, dihadiri Kapolsek Gubeng, Kanit Binmas beserta anggotanya, Sekcam Gubeng dan Kodim 0831 Surabaya Timur.


Kapolsek Gubeng Akay Fahli S.Kom.S.I.K mengatakan, 4 Masjid yang kami kunjungi bersama 3 pilar apakah sudah mentaati Prokes, mulai dari Cuci Tangan, Termogan, Jaga Jarak sampai adanya Satgas Mandiri (Wani ngandani..red) yang berarti bilamana para jamaah yang melakukan Sholat Ied, tidak memakai masker atau lupa akan di ingatkan.

" Untuk kedepannya tetap kami pantau bukan hanya Sholat Ied saja tetapi sholat 5 Waktu dan Sholat Jum'at Jama'ah. Dikarenakan masih massa pandemi Covid-19,"egasnya.


"Para anggota Polsek Gubeng akan kami sebar di beberapa Masjid untuk memantau pelaksanaan Sholat Ied, bilamana ada jama'ah yang melanggar Prokes tersebut akan kami tindak,"imbuhnya.

Kami berharap di Polsek Gubeng wilayah hukum Polrestabes Surabaya aman dan Kondusif pada malam ini.


"Saiful Selaku Kepala Takmir Masjid Al-Muhajirin Baratajaya menambahkan, saya sangat berterimakasih kepada jajaran 3 pilar Polsek Gubeng, memberikan Reward kepada Masjid kami ini,"terangnya.

" Semoga Polsek Gubeng diberikan kesehatan bersama rombongannya yang tadi berkunjung di Takmir Masjid Kami,"tutupnya.

"Akay panggilan akrab Kapolsek Gubeng, mengucapkan,"Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin,"pungkasnya.(SJ/Red)

Share:

Bagi Masyarakat Nekat Takbir Keliling, Berlebaran di Kantor Polisi


GRESIK, BeritaCakrawala.co.id - Kepolisian Resor Gresik menyiapkan pengamanan malam takbir menyambut Idul Fitri 1442 H, disamping penyekatan larangan mudik.

"Sebanyak 444 personel Polres Gresik dan jajaran diturunkan untuk pengamanan. Dibantu Kodim 0817/Gresik dan Sat Pol PP Pemkab Gresik." kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM ketika memimpin apel siaga pengamanan malam takbir di halaman Mapolres Gresik, Rabu (12/5/2021).

Selain pengamanan malam takbir, apel dipenghujung Ramadhan ini juga dalam rangka menghadapi pengamanan Sholat Ied dan Kenaikan Isa Al-Masih tahun 2021 yang bertepatan dengan Idul Fitri tanggal 13 Mei.

Dijelaskan, petugas yang akan melakukan pengamanan malam takbir diluar dari kegiatan personel penyekatan di posko terpadu.

Pihaknya mengaku, fokus pengamanan untuk mencegah adanya masyarakat yang masih nekat Takbir keliling. Polisi akan langsung menghalau dan membubarkannya.

"Apabila masih ditemukan masyarakat yang nekat melakukan Takbir keliling, maka akan merayakan lebaran di kantor Polisi." tegasnya

Kegiatan takbir keliling ditiadakan demi mencegah terjadinya kerumunan dan peningkatan kasus Covid-19 saat masa libur lebaran.

Imbauan-imbauan sudah disampaikan melalui Takmir Masjid oleh Bhabinkamtibmas hingga media sosial. Bahkan Kapolres Gresik sendiri turun tangan merangkul para ketua perguruan silat di Gresik.

"pelaksanaan malam takbir dapat dilakukan di Masjid dan Musholla dengan pembatasan 10 persen dari kapasitas. Selebihnya bisa dipancarluaskan melalui virtual"imbuhnya

Seruan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Menag RI No. SE 07 tahun 2021 tentang malam Takbir.

Situasi sekarang ini masih dirundung pandemi Covid-19. Masyarakat diharapkan bisa mengerti dan menyadari berbagai pembatasan yang dilakukan pemerintah.

"Semua ikhtiyar dilakukan demi memutus rantai penyebaran virus wuhan dan menyudahi pandemi berkepanjangan ini." ungkapnya

Selain melakukan patroli menyisir tiap sudut Kota Santri, personel juga ditempatkan di simpul-simpul jalan. Memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif dan tanpa Takbir keliling," Pungkasnya.(BDI)

Share:

Selasa, 11 Mei 2021

Arogan, Kades Bagelan Berujung ke Ranah Hukum


PESAWARAN, BeritaCakrawala.co.id - Hendak dikonfirmasi terkait dugaan perampasan upah buruh tukang mengalirkan air ke sawah di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran membuat Kades setempat, Merdi Parmanto, S.Kom naik pitam sampai mengancam dan mengeluarkan kata-kata kasar serta mengumpulkan warga sekitar dan mengajak  wartawan dan LSM yang ingin minta kererangan sebantaian.

Dugaan pengancaman yang dialami Yuliansyah dan Samsudin dari LSM LIRA,  Herizon dari FPII, pada Sabtu, (8/5/2021)

Dari kejadian yang dialami beberapa wartawan tersebut, kemudian Koordinator Wilayah Forum Pers Independent Indonesia (Korwil FPII) Kabupaten Pesawaran yang didampingi Penasehat Hukum DR. (Can) Nurul Hidayah, SH., MH melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pesawaran.

“Kami sudah melaporkan dugaan pengancaman yang dilakukan oleh Kades Bagelan dan sesuai intruksi Pimpinan agar segera membuat pelaporan pengaduan ke Polres Kabupaten Pesawaran,” ungkap Ketua FPII Korwil Pesawaran, Sufiawan dalam release yang diterima Media Patners FPII, Selasa (11/05/2021).

Terpisah, DR. ( Can ) Nurul Hidayah, SH.MH  mengatakan, wartawan dalam menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial merupakan amanat Undang Undang, sehingga kejadian ini tidak boleh terulang kembali dan harus ditindak lanjuti demi keselamatan wartawan yang berada diseluruh indonesia terlebih lagi wartawan yang ada di daerah-daerah Lampung.

"Jurnalis berada dalam perlindungan Undang- Undang Pers pihak manapun yang menghambat, menghalangi, mengancam tugas-tugasnya merupakan pelanggaran terhadap pasal 18  undang-undang  No 40 Tahun 1999,” kata Nurul.

Lanjutnya, langkah ini kami ambil untuk melindungi wartawan dari kriminalisasi dan keselamatannya dalam menjalankan tugasnya sebagai wartawan, maka kami dari team Penasehat Hukum bersedia mendampingi yang bersangkutan untuk melaporkan pengancaman yang dilakukan oleh Kepala Desa ke Pihak Kepolisian untuk segera ditindak lanjuti.

"Untuk itu kepada Polres Pesawaran  kami berharap agar segera memproses persoalan ini supaya Kades Bagelan mempertanggung jawabkan akibat dari tindakannya tersebut, "Tutup Nurul.

Sementara Aminudin S.P selaku Ketua FPII Prov Lampung memberi suport penuh dengan langkah yang dilakukan anggota nya di kabupaten pesawaran yang telah melaporkan  oknum kades yang mengancam dan ingin menghanisi wartawan saat bertugas.

Menurutnya ini perlu dilakukan agar tidak menjadi presiden buruk bagi para pencari informasi untuk kepentingan sebuah berita mengingat kejadian tersebut sudah berulangkali terjadi di kabupaten pesawaran. 


"Saya selaku ketua FPII Prov Lampung mendukung penuh  langkah FPII Pesawaran melaporkan oknum kades Bagelen ke Penegak hukum, agar hal serupa tidak menimpa rekan- rekan yang lain pada saat beetugas menggali sebuah informasi guna kepentingan publik" jelas Aminudin kepada beberapa awak media selasa (11/05/2021).

"proses hukum yang sedang berjalan ini  kami serahkankan penuh kepada pihak  Polres Pesawaran.

Terkait ajakan rekan-rekan dari FPII seluruh kabupaten kota, serta beberapa organisasi Pers  lain dan LSM untuk melakukan aksi / demo  akan kita peetimbangkan dan kita koordinasikan setelah hari raya idul fitri,"pungkasnya.(Red)

Sumber realise : FPII Pesawaran

Share:

Polres Gresik Bersama PT.Petrokimia Bagi Takjil Wujud Kepedulian Di Bulan Ramadhan


GRESIK, BeritaCakrawala.co id - Wujud dari kepedulian antar sesama manusia dan sekaligus berbagi di Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah, Polres Gresik bersama PT Petrokimia melaksanakan pembagian takjil keliling dengan mengusung tema ( Insan petrokimia di kota Gresik, Polwan dambaan sabar sifatnya ada baiknya menunda mudik, timbang keluarga terpapar corona...red), Selasa (11/05/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH,. SIK,. MM di dampingi Wakapolres Kompol Eko Iskandar, SH, SiK, MSi, VP Komunikasi Korporat PT. Petrokimia Awang Djohan Bachtiar, Widodo Heru, bersama PJU dan Polwan Polres Gresik.

Rombongan bergerak dari Mapolres langsung menuju Masjid KH. Ahmad Dahlan, Masjid Agung Gresik, Masjid KH. Faqih Usman UMMUH dan Masjid Jami Baitus Salam dan memberikan secara simbolis sebanyak 500 takjil kepada perwakilan masing - masing masjid tersebut .

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH,. SIK,. MM mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengajak kepada pengurus Masjid membantu menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak Mudik lebaran dan tetap menegakan Protokol kesehatan khususnya pada pelaksanaan sholat Idul Fitri tahun 2021.

" Pembagian takjil akan diserahkan kepada perwakilan masjid yang telah ditunjuk untuk menghindari terjadinya kerumunan dan mencegah timbulnya klaster baru karena situasi dan kondisi saat ini masih dalam masa pandemi covid 19" Pungkasnya.(BDI)

Share:

Kapolsek Gubeng Lakukan Pengecekan Masjid Maryam, dan Berikan Bingkisan


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Mapolsek Gubeng wilayah hukum Polrestabes Surabaya, laksanakan kegiatan, "Pengecekan Protokol Kesehatan (Prokes) Masjid Maryam. Bersama 3 Pilar, Beserta Pemberian Penghargaan Kepada Pengurus Masjid," dan kegiatan kali ini bertempat di Masjid Maryam, di Jalan Manyar Sambongan Surabaya, Selasa (11/5/2021).

Dalam giat tersebut, dihadiri oleh Kapolsek Gubeng Akay Fahmi S, kom, S.I.K, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sugeng Harijono, dan pengurus masjid harian. Prima, Bendahara Suradi, Ketua RT 6 RW 3 Kelurahan Kertajaya Sonie, serta Kanit Binmas Polsek Gubeng beserta anggota, juga Kanit Intelkam Polsek Gubeng beserta anggota turut hadir. Dalam kegiatan Pengecekan Protokol Kesehatan (Prokes) Masjid Maryam, yang akan dijadikan tempat untuk sholat Idul Fitri 1442 H.


Kapolsek Gubeng Akay Fahmi S Kom, S.I.K mengatakan, kegiatan pengecekan pada masjid maryam kali ini, tak lain hanya memastikan untuk kesiapan Takmir Masjid melaksanakan Prokes. Dikarenakan masjid ini akan dipakai untuk sholat Idul Fitri. Serta pihak dari Kapolsek juga akan memberikan penghargaan kepada pengurus masjid

"Setelah kita lakukan pengecekan, dan kesiapan pengurus masjid, terkait Prokes, seperti Masker, Hand Sanitizer, Pengukur Suhu, dan juga Mengatur Jarak, untuk masyarakat yang nantinya melaksanakan Sholat Ied. Ini semua sesuai surat edaran Walikota Surabaya,"terangnya.


"Dengan kesiapan pengurus masjid Maryam, saya Kapolsek Gubeng Akay Fahmi, memberikan bingkisan kepada Takmir Masjid Maryam. Dan Masjid ini menjadi contoh buat masjid-masjid yang lain, agar menerapkan Prokes, sesuai surat edaran Walikota Surabaya,"tegasnya.

Dalam kegiatan ini, salah satu 16 program prioritas dari Kapolri, dalam Pemantapan Harkamtibmas. Agar tercipta suasana lingkungan yang aman, tertib untuk masyarakat secara luas, khususnya didaerah hukum Polsek Gubeng.


"Alhamdulillah, kegiatan ini, berjalan dengan tertib, aman dan kondusif,"pungkasnya.(Red)

Share:

Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuat Hasil Swab Illegal


SURABAYA, Beritacakrawala.co.id - Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bongkar sindikat dugaan pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19. 

Para tersangka ini sudah memproduksi dan menjual sebanyak 600 lembar surat keterangan palsu dalam kurun waktu 4 (Empat) bulan di Kabupaten Sidoarjo, Selasa, 11/5/2021.

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K., didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol. Totok Suharyanto beserta jajajran, menggelar Konferensi Press di Gedung Humas Baru.

Dihadapan awak media beritacakrawala Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K., mengatakan, bahwa Kelima tersangka ini mempunyai peran masing-masing, sedangkan untuk para tersangka diamankan di Jalan by pass, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

"Adapun dari pengungkapan ini, polda jatim meringkus 5 (Lima) tersangka diantaranya, NH, (33) warga Jalan KH. Gasbullah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang, SG, (36) warga Jalan Pabean, Kelurahan Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, MZA, (22) warga Desa Pagerwojo, RT 17/ RW 04, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, IB, (51) warga Jalan Malik Ibrahim Kuwangsan RT 006/003 Sedati, Sidoarjo dan IF, (27) warga Jalan Petukangan Ampel, Surabaya"Tegasnya.

Para tersangka NH berperan Pembuat surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR), AF berperan sebagai Pembuat/Pencetak surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR)

Sedangkan tiga tersangka lain yakni IB, SG dan MZA berperan sebagai membantu mencari pemesan surat keterangan hasil rapid test swab antigen dan swab PCR (marketing).

Tidak luput juga, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka, mereka secara bersama-sama memasarkan surat keterangan hasil Swab Antigen dan Swab PCR milik RS Sheila Medika kepada pemesan yang memerlukan surat keterangan instan tanpa dilakukan pemeriksaan.

"Disamping itu pelaku sudah melakukan tindak pidana pemalsuan tersebut kurang lebih empat bulan dan telah mencetak kurang lebih 600 (enam ratus) lembar surat keterangan hasil rapid test swab antigen" Tandasnya.

Itupun surat Keterangan yang dipalsu adalah milik RS Sheila Medika yang beralamat di Jalan Letjen Wahono No. 77-79 bypass Juanda Baru, Sedati Gede, Sedati, Sidoarjo. Dimana tersangka NH sebelumnya adalah karyawan (OB) RS Sheila Medika yang telah diberhentikan 4 (empat) bulan yang lalu.

"Bahkan para pelaku yang berperan sebagai marketing (tersangka SG, MZA dan IB) membeli dari pembuat seharga Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab antigen dan Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab PCR" lmbuhnya.

Alhasil dijual oleh marketing kepada pemesan Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) untuk hasil swab antigen dan Rp 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) untuk hasil swab PCR. Para pemesan adalah para penumpang pesawat terbang dan penumpang travel.

Anggota timsus mencoba memesan kepada tersangka SG dengan harga Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) per/surat, dan  setelah surat keterangan hasil Rapid Tsst tersebut diterima anggota, selanjutnya pelaku langsung diamankan beserta barang bukti.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku memesan surat tersebut dari tersangka NH. Beberapa saat kemudian, tersangka NH datang untuk mengantarkan pesanan lainnya dari tersangka SG. Saat itu juga anggota langsung mengamankan pelaku tersebut.

"Kemudian yang tersangka NH, ia mengaku membuat sendiri dokumen palsu tersebut dengan laptop dan printer dengan mengatasnamakan RS Shelila Medika Sidoarjo, dimana blanko/formnya sudah ada dilaptop pelaku.

Awalnya anggota menangkap dua tersangka, beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Jatim guna proses lebih lanjut. Kemudian hasil keterangan dari keduanya, Timsus Subdit III mengamankan kembali 3 (tiga) orang pelaku lainnya yang 2 (dua) diataranya berperan sebagai marketing dan 1 (satu) orang lainnya berperan sebagai pembuat dan pencetak.

Berdasarkan interogasi, perhari dapat mencetak rata-rata 3 (tiga) surat keterangan hasil swab PCR palsu dan 5 (lima) surat keterangan hasil rapid  test antigen palsu.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang berhasil diamankan yakni, Uang  tunai Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)dari tersangka NH, sedangkan dari tersangka SG, polisi mengamankan uang Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah),

4 (empat) lembar hasil rapid test swab antigen yang sudah jadi beserta amplop,

1 (satu) bendel blangko kosong rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika beserta amplopnya, 1 (satu) bendel surat rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika yang salah print.

"Para tersangka bakal melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP Subsider Pasal 268 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara"Pungkasnya.(HM)

Share:

Polres gresik berhasil ringkus tersangka 3c bulan maret dan april


GREsIK, BeritaCakrawala.co.id - Satreskrim polres gresik berhasil mengungkap kasus pencurian di bulan Maret dan April 2021.

Bertempat di halaman mako polres gresik diadakan press release mengungkap kasus pencurian. 

Di dedepan awak media beritacakrawala kapolres gresik  AKBP Arief fitrianto.,S.H.,S.I.K.,M.M.,menyampaikan Polres gresik selama bulan maret dan april berhasil mengungkap 10 kasus curat(pencurian dengan pemberatan) dengan 11tersangka, untuk curas(pencurian dengan kekerasan),kami berhasil mengungkap 2 kasus dengan tersangka sebanyak 3 orang, untuk curanmor(pencurian kendaraan bermontor) kami berhasil mengungkap 8 kasus dengan tersangka sebnyak 10 orang. 

"Modus yang mereka lakukan rata2 yang curat kebanyakan korban adalah perempuan atau laki laki yang masih di bawah umur (yang sedang pacaran di pinggir jalan), ini merupakan pencurian pemberatan atau dengan cara  kekerasan"ungkapnya.

Sedangkan untuk pencurian kendaraan bermotor modusnya selain ada yang mengamati kendaraan bermotor yang kurang dalam pengawasan, juga di kemudikan perempuan maupun laki-laki masih di bawah umur

Maka dari itu kami menghimbau kepda masyarakat selalu waspada, kita amankan aset kendaraan bermotor yang kita miliki, mari kita tambahkan kunci pengaman dan tidak memberikan kesempatan pada pelaku pelaku  curanmor

Kemudian pencurian pemberatan yang terbaru berhasil kami ungkap pencurian kotak amal di Masjid Al-Roudlo. menurut pengakuan tersangka baru 1kali melakukan pencurian kotak amal di kabupaten gresik dan 4 tkp di wilayah sidoarjo. 

Pada saat ini melaksanakan puasa ramadhan kami menghimbau kepada masyarakat khususnya pada takmir masjid agar lebih hati hati dan waspada terhadap oknum oknum yang ingin melakukan pencurian kotak amal di masjid dan Mushola, jangan sampai niat amal baik kita dan bersedekah di curi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab dan digunakan dengan hal hal yang tidak semestinya. 

"Dari tersangka berhasil kami amankan Di antaranya 10 motor curian,2 aki, 2 diesel, uang tunai, sejumlah HP dan peralatan untuk mencuri" Imbuhnya.

Saat ini semua tersangka kami tahan di mapolres gresik untuk proses hukum lebih lanjut.

"Kami sangat apresiasi kepada Satreskrim polres gresik,Jangan beri ampun untuk para pelaku kriminal di kota santri" Pungkasnya.(BDI)

Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support