This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 21 Juni 2025

Pra Hani (Hari Anti Narkoba Nasional) 2025, BNNP Jatim Laksanakan Giat Konten Insert CFD Bersama GSI dan Pengiat Anti Narkoba Sejatim


SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - BNNP Jawa Timur melaksanakan Insert Konten di kegiatan Car Free Day Surabaya dalam Rangka Pra HANI 2025 dengan tema “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba, melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan menuju Indonesia Emas 2045” di Jalan Juwingan-Darmo Surabaya, Kota Surabaya, Minggu (22/06/2025). 

Dalam kegiatan ini BNNP Jatim mengundang 13 Penggiat Anti Narkoba di Jawa Timur salah satunya Yayasan Gerakan Masyarakat Anti Narkoba (GAMAN) Semeru Indonesia (GSI).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Brigjen. Pol. Awang Joko Rumitro, S.I.K., M.Si. bersama jajaran.

Pada kesempatan ini, panitia pelaksana menggelar long march, cek kesehatan gratis, fun games, edukasi bahaya narkoba dan live music accoustic. Spesial hadir Berkah Angklung Surabaya.

Disampaikan Ka BNNP Jatim, Awang Joko Rumitro disela kegiatan bahwa “Mari kita putus mata rantai narkoba, kita selamatkan masa depan demi anak cucu kita,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Yayasan GSI, Dadang Buana, SH. secara terpisah menegaskan, Gaman Semeru Indonesia akan turut aktif melakukan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba, serta mendukung upaya preventif Pemerintah Kab/kota.

“Semua ini merupakan wujud kepedulian kita bersama dalam membantu negara dan pemerintah agar narkoba tidak menjangkau generasi muda,” ucapnya.

Informasi dihimpun sebelumnya, dalam rangka peringatan HANI 2025, BNNP Jawa Timur (Jatim..red) juga telah menggelar beberapa rangkaian kegiatan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan lembaga terkait dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Timur.

Salah satunya beberapa kegiatan telah dilaksanakan antaralain senam bersama dan donor darah. Selain itu, pada 26 Juni mendatang, akan digelar Malam Renungan Suci tingkat nasional yang dipusatkan di Taman Mini Indonesia.

Kepala BNNP se-Indonesia dan perwakilan masyarakat dari Jawa Timur akan hadir di Jakarta, sementara BNNP dan BNNK di Jatim juga akan menggelar nonton bersama di daerah masing-masing.

Usai peringatan HANI, BNNP Jatim juga menggalakkan kampanye Lagu Anti Narkotika di 969 desa rawan narkoba hingga Oktober mendatang.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, BNNP Jawa Timur juga akan memasang spanduk imbauan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika di berbagai titik strategis di seluruh provinsi, "pungkasnya.(13E4).
Share:

LaNyala Mataliti ; Jangan Terus Menambahi Beban Presiden, Habis Aceh, Kini Trenggalek

JAKARTA, BeritaCakrawala.co.id - Setelah Presiden Prabowo Subianto membatalkan kebijakan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan mengembalikan kepemilikan Pulau Panjang, kemudian Pulau Lipan, kemudian Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, ke Provinsi Aceh, kini muncul persoalan serupa di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim) 

Hal ini menyusul Keputusan Mendagri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau, Kemendagri tetap memasukkan 13 pulau itu yang dulunya berada di wilayah Kabupaten Trenggalek menjadi masuk ke wilayah Tulungagung.

Tak ayal, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal daerah pemilihan Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti angkat bicara. Ia mengaku heran dengan kebijakan Kementerian Dalam Negeri yang justru memicu kegaduhan di daerah, mengingat sejak dulu 13 Pulau itu berada dalam wilayah Kabupaten Trenggalek.

“13 Pulau itu sejak dulu sudah berada di wilayah Trenggalek, dan sudah sesuai dengan RTRW Provinsi Jawa Timur. Bahkan sudah ada SK tentang 13 Pulau itu, yaitu SK Nomor 100.1.1-6117 tahun 2022 yang memutuskan 13 pulau kecil itu milik Kabupaten Trenggalek,” ujar LaNyalla, Kamis (19/6/2025) di Jakarta.

LaNyalla sebelumnya sudah mengingatkan para pembantu presiden agar tidak menambah beban kepada presiden, mengingat beban yang ditanggung Presiden Prabowo sangat besar dalam menghadapi situasi yang tidak menentu dalam perspektif geopolitik regional maupun internasional saat ini.

“Jangan sampai nanti presiden terus dibawa-bawa untuk menyelesaikan masalah dengan menganulir keputusan-keputusan para pembantunya. Karena dalam catatan saya sudah ada beberapa kebijakan presiden yang menganulir kebijakan kementerian teknis,” ungkap Ketua DPD RI ke-5 itu.

Kebijakan menteri yang dianulir Prabowo itu, lanjut LaNyalla, di antaranya pembatalan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen untuk barang esensial, dengan hanya mengenakan untuk barang mewah di Kementerian Keuangan. Lalu membatalkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang menunda pengangkatan CASN 2024. Merespons itu, Prabowo mengeluarkan instruksi agar pengangkatan dipercepat.

Kebijakan lainnya adalah mencabut izin eksplorasi tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, setelah muncul protes publik atas kondisi Raja Ampat, karena menabrak UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil yang tidak boleh ditambang. Terbaru, Prabowo mengambil alih dan menyelesaikan polemik pengalihan empat pulau ke Sumatera Utara yang memicu keberatan rakyat Aceh.

“Jangan terus menerus presiden diseret untuk mengambil alih penyelesaian masalah. Ini namanya menambah beban. Seharusnya hanya ada satu visi, yaitu visi presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. Bukan visi menteri yang berbeda-beda, apalagi dampaknya membuat daerah bergolak,” tandasnya.

Seperti diberitakan, 13 pulau yang dimaksud adalah, Pulau Anak Tamengan, Pulau Anakan, Pulau Boyolangu, Pulau Jewuwur, Pulau Karangpegat, Pulau Solimo, Pulau Solimo Kulon, Pulau Solimo Lor, Pulau Solimo Tengah, Pulau Solimo Wetan, Pulau Sruwi, Pulau Sruwicil, dan Pulau Tamengan.

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono, mendesak Pemerintah Provinsi tidak “lepas tangan” soal sengketa batas wilayah 13 pulau di perairan selatan Jawa Timur antara Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung.

Mengingat adanya dokumen otentik rapat resmi pada 11 Desember 2024 yang digelar di Gedung Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri telah yang secara sah menyepakati bahwa 13 pulau tersebut merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Trenggalek. 

Rapat itu dihadiri Kemendagri, Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementerian Kelautan dan Perikanan, hingga Pemprov Jatim,"pungkasnya.(Red)
Share:

Pelindo Peduli Terhadap Warga Binaan Rutan Bangil, Dengan Program Pelita Warna

PASURUAN, BeritaCakrawala.co.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa resmi membuka program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertajuk "Pelita Warna di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil, Pasuruan pada Rabu (18/06/2025).

Program ini menghadirkan pelatihan keterampilan praktis berupa pelatihan bakery, barista, menjahit, pengolahan sampah organik unorganik, hidroponik dan perikanan hingga microsoft office design grafis by canva kepada sekitar ± 180 warga binaan sebagai bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata.

Program yang akan berjalan hingga Oktober 2025 ini merupakan inisiatif Pelindo untuk membantu warga binaan memperoleh keahlian fungsional yang dapat digunakan baik selama masa pembinaan maupun setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Executive Director 3 Regional 3 Pelindo, Daru Wicaksono Julianto, menyampaikan bahwa Pelita Warna merupakan salah satu wujud komitmen Pelindo dalam menjalankan peran aktifnya di masyarakat melalui program TJSL yang berdampak langsung.

“Kami percaya bahwa kesempatan kedua harus diiringi dengan bekal yang tepat, melalui pelatihan ini, warga binaan tidak hanya dibina, tapi juga dipersiapkan untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi,” ujar Daru.

Senada dengan itu, Sub Regional Head Jawa Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menyebut bahwa pelatihan yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan riil pasar dan dunia kerja saat ini.

“Kami memilih pelatihan bakery, barista, menjahit, pengolahan sampah organik unorganik, hidroponik dan perikanan hingga microsoft office design grafis by canva karena keterampilan ini sangat aplikatif dan mudah dikembangkan menjadi peluang usaha maupun pekerjaan, harapan kami, warga binaan bisa langsung memanfaatkannya sebagai modal hidup baru setelah masa tahanan berakhir,” ungkap Purwanto.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, Bc.IP, S.IP, M.Si, yang turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi Pelindo dan jajaran pemasyarakatan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Pembinaan tidak hanya cukup dengan pengawasan, tapi juga harus dibarengi pemberdayaan, Program Pelita Warna adalah contoh kolaborasi ideal antara BUMN dan lembaga pemasyarakatan dalam menciptakan pembinaan yang bermakna,” tutur Kadiyono.

Salah satu peserta program, Andi (nama samaran), yang mengikuti pelatihan barista, menyampaikan kesannya terhadap kegiatan ini.

“Saya nggak pernah bayangin bisa belajar jadi barista di dalam rutan, tapi sekarang saya punya skill baru yang bisa saya pakai nanti, terima kasih buat semua pihak yang sudah bikin program ini terutama kepada Pelindo,” ucapnya penuh antusias.

Pelita Warna membuktikan, bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat menjangkau kelompok - kelompok yang rentan dan membuka pintu harapan baru. 

Melalui pembekalan keterampilan praktis, Pelindo menunjukkan komitmennya dalam mendorong perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Program Pelita Warna juga mengimplementasikan program proritas TJSL yang diamanatkan Kementerian BUMN yaitu program pendidikan, lingkungan dan penguatan UMK,"pungkasnya.(Red) 
Share:

Ketidaksiapan Rumah Sakit, Untuk Menerapkan Sistem KRIS (Kelas Rawat Inap Standar)

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Dalam acara Media Gathering KC BPJS Kesehatan Surabaya Tahun 2025 yang berlangsung di Bon Cafe Gubeng Surabaya, Jum'at (20/06/2025).

Dua tokoh penting di bidang jaminan kesehatan, Hermina Agustin Arifin Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya dan Arief Supriyono Kepala BPJS Watch Jawa Timur, menyampaikan keprihatinan terhadap rencana penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) oleh pemerintah.

Arief Supriyono menyatakan, bahwa kebijakan KRIS harus dibatalkan, bukan hanya ditunda.

Ia menilai kebijakan ini berpotensi memperparah ketimpangan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

“Jika KRIS diberlakukan, ibaratnya seperti lagu Iwan Fals yang kaya bisa langsung akses layanan kesehatan, yang miskin disuruh menunggu,”tegas Arief.

“Banyak rumah sakit pemerintah di luar Jawa belum siap. Pasien JKN dari Ambon, Manado, Sumatera masih harus dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya karena layanan di daerah mereka belum memadai.”imbuhnya.

Arief juga menambahkan, bahwa 98% pasien saat ini adalah peserta JKN. Namun pengaduan masih marak, termasuk pasien IGD yang belum ditangani cepat karena fasilitas belum standar.

Senada dengan itu, Hermina Agustin Arifin menyoroti keterbatasan rumah sakit dalam memenuhi 12 kriteria KRIS.

“Dari total ruang rawat inap, kemungkinan yang bisa memenuhi KRIS hanya sekitar 30%. Ini mengkhawatirkan karena kebutuhan tempat tidur sangat besar,”jelas Hermina.

“Untuk saat ini, penerapan KRIS masih ditunda hingga Desember 2025 berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan. Kami minta masyarakat bersabar menunggu regulasi resmi.”terangnya.

Kedua narasumber berharap, Pemerintah lebih fokus pada pemerataan infrastruktur kesehatan di seluruh Indonesia, bukan hanya mengatur standar tanpa kesiapan. 

Kolaborasi antar instansi, terutama Kementerian Kesehatan dan rumah sakit di daerah, dinilai penting untuk menjamin akses kesehatan yang adil dan merata, "pungkasnya.(Red) 
Share:

Alumni SMA Negeri 5 Surabaya Gelar Donor Darah Serta Konsultasi Kesehatan, Turut Hadir Tri Rismaharini

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - Dalam semangat kemanusiaan dan pengabdian sosial, Ikatan Alumni SMA Negeri 5 Surabaya (IKASMANCA Komda Surabaya) kembali menggelar kegiatan “Donor Darah dan Konsultasi Kesehatan” acara yang digelar tersebut untuk umum, dan ini sudah kedua kalinya. Sabtu (21/06). 

Acara yang dilaksanakan di SMAN 5 Surabaya, bekerja sama dengan PMI serta melibatkan para alumni yang kini berprofesi sebagai dokter. Termasuk dokter spesialis.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Tri Rismaharini, mantan Menteri Sosial RI sekaligus alumni SMA Negeri 5 Surabaya.

Tri Rismaharini menyampaikan kebanggaannya, atas semangat sosial para alumni yang tetap peduli terhadap kemanusiaan.

“Saya bangga menjadi alumni SMA 5 Surabaya. Meskipun para alumninya kini tersebar ke seluruh dunia, mereka tetap peduli dengan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan,”ujar Risma.

Ia juga menyinggung tentang pentingnya ketersediaan peralatan penyimpanan darah, agar PMI dapat menampung lebih banyak. Serta mengajak para alumni, untuk terus mendukung pendidikan dan perbaikan fasilitas sekolah.

Sementara itu, Ketua panitia dr. Ida Widyastuti, Sp.DVE FINSDV., SE., M.M (Smala ’79) menjelaskan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar donor darah, tetapi juga forum silaturahmi lintas angkatan serta ajang berbagi manfaat bagi masyarakat.

“Tahun ini kita targetkan 500 peserta donor, namun karena keterbatasan kapasitas PMI, kuota hanya diberikan 300. Semoga ke depan bisa lebih luas lagi,”ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan ini melibatkan alumni lintas generasi. Bahkan panitia tahun ini berasal dari angkatan 2025 yang baru saja lulus. 

Selain donor darah, konsultasi kesehatan oleh dokter-dokter alumni juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sekitar.

"Berbagai perusahaan dan komunitas turut berpartisipasi mendukung acara ini, termasuk Pertamina, Mind ID, Pramita Lab, BSI dan Bank Jatim Syariah,"urainya.

Dengan tema “Tetesan Darah Anda, Nyawa Buat Semua”, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya mempererat ikatan antaralumni, tetapi juga memberi kontribusi nyata kepada masyarakat,"pungkasnya.(Red) 
Share:

Rabu, 18 Juni 2025

PPM Ranting Khusus Kodam V Brawijaya Gelar Senam Bersama Veteran dan Umum

SURABAYA, BeritaCakrawala.co.id - PPM Ranting Khusus Kodam V/ Brawijaya perdana setelah dilantiknya Ketua Dea Melanie,SH, Sekretaris  Ayu Widyat,SE, dan Bendahara Nazwa H.S, "Karena itu kita adakan kegiatan acara senam sehat bersama Veteran kota Surabaya memperingati Hari Lahir Pancasila, tema yang diangkat," Didalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat ". 

Dimana acara tersebut dihadiri ketua DPC LVRI Surabaya Kolonel Purn. Gitojo, SE, M.M beserta istrinya, Ketua PPM  DPC Surabaya,  Ibu - ibu Pepabri yg dibawah naungan Mutiara Lince Dance, Anggota PIVERI dan LVRI, PPM, Srikandi Forum Pers Independent Indonesia(FPII Jatim),   dan masyarakat umum.  Acara senam tersebut  dilaksanakan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila dan diselenggarakan di Hotel Nite And Day di Jalan Mastrip no 41, Surabaya, Sabtu (14/06/2026). 

Berbagai doorprice dari Hotel Nite & Day Gunungsari, Rumah Rehab LRPPN ( Drs. Siswanto) Dan Pengurus PPM yang Telah memberikan untuk doorprice, Lisna Beauty dan MD Parfume juga memberikan goodie Bag berisi Parfumme dan Body Wash.

Banyaknya doorprice ini membuat antusias yang mengikuti acara senam,senam di pimpin oleh Anis W rekan DPC PPM Surabaya  dengan bersemangat tanpa mengenal berapapun usia mereka .

Pesan dan Kesan Ketua DPC LVRI Surabaya Kolonel Purn. Gitojo, SE, M.M, sangat Apresiasi dan  menyambut baik harapan   beliau semoga acara ini bisa terus berjalan dan istighomah, semoga PPM kedepan bisa lebih baik,lebih hidup lagi semakin banyak kegiatan - kegiatan selanjutnya".

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan saya harapkan. Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin. Bisa 1 bulan sekali atau 3 bukan sekali," terangnya. 

Acara senam kali ini, di dukung oleh beberapa pihak antara lain, Media Cetak dan Online Berita Cakrawala, Hotel Nite and Day, Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Lisna Beauty, Beauty Parfume. 

Dimana Bapak Bayu selaku Pemimpin redaksi dan sekaligus owner berita cakrawala akan terus mensupport kegiatan PPM Ranting Khusus Kodam untuk lebih baik lagi dan siap support kegiatan - kegiatannya, karena kegiatan ini sifatnya juga kegiatan sosial mengajak bapak, ibu lansia pola hidup sehat juga. 

Adapun pendapat Prof Drs Siswanto dari lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika tentang acara seperti ini akan support kegiatan sosial ini dan beliau juga menjelaskan di usia sekarang ini kita juga harus menjaga pola pikir dan hipnotis ini bukan sulap. Kalau kita sakit kita harus bisa berfikir positif harus bisa mengontrol pikiran kita, hipnotis ini hanya memerlukan waktu -+30menit, setelah kita melakukan itu semua wajah tampak segar dan ceria lagi. Itu terbukti pada salah satu nenek yg awal punya penyakit pendengaran sekarang sudah bisa mendengar, Alhamdulillah kegiatan ini membawa dampak positif.  

Bapak Puri Wijaya selaku Owner Nite and day hotel mendukung kalau ada acara kembali di hotelnyq disisi lain acara ini acara sosial juga jadi beliau akan siap kapanpun kalau ada acara, disisi lain posisi hotel dekat dengan kantor MACAB.

Pihak Lisna Beauty dan Beauty parfum dimana produk mereka produk kecantikan yg berbadan BPOM  dan aman untuk usia muda dan tua, apalagi melihat acara seperti ini beliau sangat support dan mendukung sekali seperti visi beliau kesehatan itu utama.
Acara demi acara telah usai dan ditutup dengan acara Hipnoterapi yang menambah nilai positif untuk kegiatan sosial ini karena pulang membawa hal - hal positif untuk peserta kegiatannya,"pungkasnya.(4yu)
Share:

Selasa, 17 Juni 2025

PT SGM Lakukan Mediasi di Rumah Pendopo Kabupaten Sidoarjo Bersama Wabup Mimik Idayana, Wawali Kota Surabaya Armuji: Ada Itikad Baik Untuk Proses Penyelesaian

SIDOARJO, BeritaCakrawala.co.id - Upaya penyelesaian konflik antara pihak korban dan manajemen PT SGM mulai menunjukkan titik terang. Mediasi yang difasilitasi oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Selasa  (17/6/2025), dengan menghadirkan langsung Direksi PT SGM, Deni Irawan.

Deni hadir didampingi istrinya, Merlisnawati, S.H., M.H., dan menyatakan bahwa pihaknya memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Dalam forum tersebut, ia menegaskan telah memenuhi kewajiban sesuai daftar yang diminta sebelumnya.

“Hari ini kami sudah hadir menyerahkan list yang diminta, sesuai permintaan pada Selasa (17/06/2025).lalu. Tinggal menunggu tanggapan dari pihak mereka, termasuk kemungkinan adanya penyesuaian ulang terhadap nilai jaminan yang telah kami serahkan, yang jumlahnya sekitar Rp7 miliar lebih,”ujar Deni.

"Saya sudah memenuhi undangan, mediasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dan saya menyayangkan adanya awal sidak yang dilakukan oleh Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dan Wawali Kota Surabaya
Armuji,"tambahnya.

Mestinya, baik pihak Wabup Sidoarjo, dan Wawali Kota Surabaya harus bijak menanggapi aduan masyarakat. Karena mereka adalah panutan masyarakat. Dan kalau ingin mengkonfirmasi harus nya berkirim surat dan datang dengan baik - baik,"urainya.

Terbukti hari ini, Selasa 17 Juni 2025, kami dari pihak PT Surya Gemilang Multindo (SGM..Red) melakukan mediasi dengan para pihak yang merasa dirugikan, bersama Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dan Wawali Kota Surabaya Armuji sebagai penegah. Alhamdulillah pihak SGM sudah memberikan jaminan kepada para berpekara,"tegasnya.

Dalam pertemuan yang dihadiri berbagai pihak termasuk kuasa hukum dan perwakilan korban, disepakati bahwa sejumlah jaminan yang diajukan oleh PT SGM bisa dimasukkan ke dalam skema penyelesaian.

“Alhamdulillah beberapa jaminan yang kami ajukan bisa diterima sebagai bentuk penyelesaian tanggung jawab kami,” tambahnya.

Menurut Deni, proses penyelesaian memang membutuhkan waktu, mengingat beberapa proses case. Memang butuh proses, yang prosedurnya cenderung kompleks dan memakan waktu. Namun ia memastikan bahwa PT SGM tidak lari dari tanggung jawab.

“Intinya kami siap menyelesaikan semuanya secara bertanggung jawab. Tidak ada maksud menipu atau lari dari masalah, "jelasnya.

Sementara itu, suasana mediasi sempat memanas karena adanya perbedaan pendapat dari sejumlah pihak. Namun, situasi dapat diredam dengan sikap tenang dan bijak dari Merlisnawati, yang turut menyampaikan pandangannya secara terbuka dan solutif.

Di akhir mediasi, seluruh pihak menyepakati bahwa akan ada pertemuan lanjutan untuk mengerucutkan nilai final penyelesaian serta memastikan tidak ada lagi korban yang belum tertangani. Notulen hasil mediasi juga telah dicatat secara resmi sebagai pijakan pertemuan selanjutnya.

"Hasil dari mediasi tadi, bilamana ada yang bermasalah lagi. Akan kita tangani sendiri,"tambahnya.

“Kami berharap semua bisa selesai dengan baik, semua pihak mendapat haknya, dan tidak ada lagi kesalahpahaman di kemudian hari,”pungkasnya.(Red) 
Share:

Link Berita

Definition List

Unordered List

Support